MANAGED BY:
JUMAT
23 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 16 Januari 2018 10:55
Pemprov Siapkan 26 Ribu Hektare Lahan di 11 Titik

Untuk Penempatan Pasukan TNI di Kaltara

ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Kepastian waktu pergeseran atau penempatan pasukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kaltara belum jelas. Kendati demikian, Pemprov Kaltara telah menyiapkan lahan dengan total 26.239,58 ribu hektare (ha) guna mendukung rencana dari Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam).

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan (Bappeda dan Litbang) Kaltara, Fredrick Ellia Gugkang mengatakan, penyediaan lahan itu tersebesar di 11 titik sesuai dengan rencana awal.

Rinciannya adalah 915,50 ha di Long Layu, Kecamatan Krayan Selatan, Kabupaten Nunukan. Lalu, seluas 7.932,43 ha di Long Pujungan, Kabupaten Malinau, 616,22 ha di Bebatu, Sesayap Hilir, Kabupaten Tana Tidung (KTT).  Serta seluas 2.657,75 ha di Tinabasan, Nunukan. (Selengkapnya lihat grafis).

Menurut Fredrick, 11 titik tersebut menjadi lokasi prioritas untuk menempatkan pasukan TNI di provinsi ke-34 ini. Lokasi itu kata dia, merupakan daerah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Malaysia dengan tingkat kerawanan terhadap pertahanan cukup tinggi.

“Selain di perbatasan, dari 11 titik lokasi ini juga ditempatkan kawasan strategis seperti KIPI (Kawasan Industri Pelabuhan Internasional) Tanah Kuning dan PLTA Peso,” ujar dia.

Lanjutnya, lokasi yang telah disiapkan Pemprov Kaltara tersebut juga sudah disurvei Kemenko Polhukam beberapa waktu lalu. “Sudah mereka datang ke sini (Kaltara, Red.) untuk melihat langsung dan selanjutnya dilaporkan ke pusat,” imbuh dia.

Namun dari beberapa lokasi yang nantinya akan dibangun pos TNI itu ada yang berada di kawasan hutan konservasi. Meski persentasenya hanya sekira 0,09 persen dari kawasan hutan yang ada, namun tetap harus dikoordinasikan dengan kementerian terkait.

Sementara itu, mengenai kepastian dimulainya proses pembangunan dan pergeseran pasukan tersebut, Fredrick tidak dapat berkomentar banyak. “Karena kami hanya menyediakan lahan. Untuk selanjutnya pemerintah pusat. Kami tetap koordinasikan soal ini,” bebernya.

Sebelumnya, Gubernur Kaltara Irianto Lambrie mengatakan, letak geografis Kaltara sangat strategis dikarenakan berbatasan langsung dengan negara lain. Pergeseran pasukan TNI ini nanti katanya, untuk memperkuat keamanan di perbatasan negara. “Lahannya pemprov yang siapkan. Sedangkan untuk pembangunan menggunakan APBN,” pungkas Gubernur. Diketahui, Kaltara memiliki garis perbatasan darat sepanjang 1.170,35 kilometer (km) dan berbatasan langsung dengan Malaysia. (isl/eza)


BACA JUGA

Jumat, 23 Februari 2018 14:46

Coba Kelabui Petugas, Sabu Disimpan di Bungkus Rokok

TANJUNG SELOR – Guna mengelabui pemeriksaan petugas kepolisian. Tersangka berinisial Fa (33) menyembunyikan…

Jumat, 23 Februari 2018 10:33

Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Singgung Pemkab

TANJUNG SELOR - Di sejumlah titik ruas jalan dalam Kota Tanjung Selor, utamanya yang menjadi kewenangan…

Jumat, 23 Februari 2018 10:32

Ratusan Sekolah Rusak Berat

TANJUNG SELOR – Tahun ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bulungan mendapatkan bantuan…

Jumat, 23 Februari 2018 10:30

Peminjaman Panti Sosial hingga Jabatan Bupati Berakhir

TANJUNG SELOR - Setelah melalui berbagai persiapan dan mekanisme serta prosedur, serah terima pinjam…

Jumat, 23 Februari 2018 10:29

DLH Akui Belum Terima Laporan

TANJUNG SELOR - Dugaan pencemaran di muara Bulungan yang mengakibatkan banyaknya ikan mati beberapa…

Jumat, 23 Februari 2018 10:28

Pensiun Badrun Tunggu Persetujuan Presiden

TANJUNG SELOR - Setelah ditetapkan KPU Tarakan sebagai kandidat Walikota dalam Pemilihan Kepala Daerah…

Kamis, 22 Februari 2018 10:25

Oknum ASN Hadirkan Saksi Meringankan

TANJUNG SELOR – Sidang kasus dugaan pencabulan yang dilakukan oknum kepala instansi vertikal di…

Kamis, 22 Februari 2018 10:16

Cegah Konflik, Raperda Zona Wilayah Pesisir Dikebut

TANJUNG SELOR – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau…

Kamis, 22 Februari 2018 10:14

Manfaatkan Sungai sebagai Sumber Daya Listrik

Sejak menjadi Provinsi Kaltara, wilayah utara Kalimantan ini terus berkembang. Kendati demikikan, infrastruktur…

Kamis, 22 Februari 2018 10:13

500 Kepala Keluarga Terbebas dari Ancaman Air Bersih

TANJUNG SELOR – Warga Desa Pimping, Kecamatan Tanjung Palas Utara akhirnya lepas dari ancaman…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .