MANAGED BY:
SELASA
21 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 16 Januari 2018 10:55
Pemprov Siapkan 26 Ribu Hektare Lahan di 11 Titik

Untuk Penempatan Pasukan TNI di Kaltara

ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Kepastian waktu pergeseran atau penempatan pasukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kaltara belum jelas. Kendati demikian, Pemprov Kaltara telah menyiapkan lahan dengan total 26.239,58 ribu hektare (ha) guna mendukung rencana dari Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam).

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan (Bappeda dan Litbang) Kaltara, Fredrick Ellia Gugkang mengatakan, penyediaan lahan itu tersebesar di 11 titik sesuai dengan rencana awal.

Rinciannya adalah 915,50 ha di Long Layu, Kecamatan Krayan Selatan, Kabupaten Nunukan. Lalu, seluas 7.932,43 ha di Long Pujungan, Kabupaten Malinau, 616,22 ha di Bebatu, Sesayap Hilir, Kabupaten Tana Tidung (KTT).  Serta seluas 2.657,75 ha di Tinabasan, Nunukan. (Selengkapnya lihat grafis).

Menurut Fredrick, 11 titik tersebut menjadi lokasi prioritas untuk menempatkan pasukan TNI di provinsi ke-34 ini. Lokasi itu kata dia, merupakan daerah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Malaysia dengan tingkat kerawanan terhadap pertahanan cukup tinggi.

“Selain di perbatasan, dari 11 titik lokasi ini juga ditempatkan kawasan strategis seperti KIPI (Kawasan Industri Pelabuhan Internasional) Tanah Kuning dan PLTA Peso,” ujar dia.

Lanjutnya, lokasi yang telah disiapkan Pemprov Kaltara tersebut juga sudah disurvei Kemenko Polhukam beberapa waktu lalu. “Sudah mereka datang ke sini (Kaltara, Red.) untuk melihat langsung dan selanjutnya dilaporkan ke pusat,” imbuh dia.

Namun dari beberapa lokasi yang nantinya akan dibangun pos TNI itu ada yang berada di kawasan hutan konservasi. Meski persentasenya hanya sekira 0,09 persen dari kawasan hutan yang ada, namun tetap harus dikoordinasikan dengan kementerian terkait.

Sementara itu, mengenai kepastian dimulainya proses pembangunan dan pergeseran pasukan tersebut, Fredrick tidak dapat berkomentar banyak. “Karena kami hanya menyediakan lahan. Untuk selanjutnya pemerintah pusat. Kami tetap koordinasikan soal ini,” bebernya.

Sebelumnya, Gubernur Kaltara Irianto Lambrie mengatakan, letak geografis Kaltara sangat strategis dikarenakan berbatasan langsung dengan negara lain. Pergeseran pasukan TNI ini nanti katanya, untuk memperkuat keamanan di perbatasan negara. “Lahannya pemprov yang siapkan. Sedangkan untuk pembangunan menggunakan APBN,” pungkas Gubernur. Diketahui, Kaltara memiliki garis perbatasan darat sepanjang 1.170,35 kilometer (km) dan berbatasan langsung dengan Malaysia. (isl/eza)


BACA JUGA

Selasa, 21 Agustus 2018 16:50

Kursi Kepala Bappeda Tak Diminati

TANJUNG SELOR - Pendaftaran dua jabatan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah…

Selasa, 21 Agustus 2018 16:49

Pekan Depan KUA-PPAS Dibahas

TANJUNG SELOR - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Utara (Kaltara), Marten Sablon…

Selasa, 21 Agustus 2018 16:48

Nilai Ekspor SDA Akan Ditingkatkan

TANJUNG SELOR – Pemprov Kaltara melalui Biro Perekonomian akan memproyeksikan jumlah produksi…

Selasa, 21 Agustus 2018 16:47

DPRD Minta Hasil Uji Beras Segera Dibeberkan

TANJUNG SELOR – Belum dibeberkannya hasil uji sampel dugaan beras plastik dari inspeksi mendadak…

Selasa, 21 Agustus 2018 16:46

KPU Belum Terima Laporan Masyarakat

TANJUNG SELOR – Hampir 10 hari pasca ditetapkannya bakal calon legislatif (bacaleg) sebagai daftar…

Selasa, 21 Agustus 2018 11:24

Bravo...!!! Polda Berhasil Ungkap Jaringan Perampok Tambak

TANJUNG SELOR - Jajaran Kepolisian Polda Kaltara berhasil mengungkap pelaku perampokan di wilayah Kaltara,…

Senin, 20 Agustus 2018 20:48

KNKT Rekomendasikan Mesin Tempel Diganti

TANJUNG SELOR - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) merekomendasikan kapal yang mengangkut…

Senin, 20 Agustus 2018 20:43

Bandara Jadi Terhambat, Pemilik Lahan Bantah Tak Miliki Sertifikat

TANJUNG SELOR – Permasalahan pembebasan lahan masyarakat yang bersinggungan dengan proyek perpanjangan…

Senin, 20 Agustus 2018 17:18

Tambang Emas Ilegal Sekatak Masih Beroperasi

TANJUNG SELOR - Masalah pertambangan emas ilegal di Kecamatan Sekatak yang hingga kini masih beroperasi…

Senin, 20 Agustus 2018 17:17

Libatkan Akademisi Kembangankan Sektor Pertanian

TANJUNG SELOR - Sebagai upaya membuat dan menciptakan petani yang memiliki wawasan dan intelektual yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .