MANAGED BY:
JUMAT
21 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 16 Januari 2018 10:50
588 Guru Sudah Bersertifikat Profesi
LULUS: Salah satu guru yang dinyatakan lulus saat mengikuti PLPG dan berhak menerima tunjangan sertifi kasi. DOK/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Sebanyak 588 guru jenjang TK, SD hingga SMP berhak memiliki sertifikat guru setelah mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Profesi Guru (PLPG). Seluruh guru ini pun akan mendapatkan tunjangan sertifikasi dengan besaran satu kali gaji pokok yang akan diberikan per triwulan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bulungan, Jamaluddin melalui Operator Sertifikasi Guru, Heru Sunardi mengatakan, guru SD yang sudah tersertifikasi sebanyak 552 orang, SMP 177 orang dan TK 12 orang pada tahun lalu.

Namun bukan hanya guru, beberapa pengawas sekolah juga sudah disertifikasi. Di antaranya pengawas SD 15 orang dan pengawas SMP 14 orang. Sementara, tahun ini ada sekitar 59 guru yang sudah sertifikasi, baik di jenjang TK, SD dan SMP.

“Sekitar 59 orang ini lulus dari sebanyak 200 guru yang mengikuti PLPG. Pusat memberikaan kesempatan sebanyak empat kali untuk mengikuti tes itu, lebih dari empat kali kita belum tahu apa kebijakan dari pusat,” ujarnya kepada Radar Kaltara saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (15/1).

Tahun ini, diungkapkannya, akan ada lagi tes untuk sertifikasi guru yang akan digelar Oktober hingga November mendatang. Syarat utamanya harus PNS, selain itu mengikuti tes dan peserta sudah terdaftar di akun pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB) dan mengikuti post test PKB. 

Selanjutnya mengikuti pra test pendidikan profesi guru (PPG). Setelah hasilnya keluar akan dilakukan pemeringkatan oleh pusat dan selanjutnya menunggu kuota. Jika kuota yang diberikan pusat sebanyak 100 orang, maka diambil berdasarkan rangking teratas dan dilanjutkan pemberkasan.

“Kalau yang ikut tes sebanyak 150 guru dan kuota hanya seratus, maka yang 50 ini menunggu. Jika yang masuk dalam kuota namun tidak melengkapi berkas, maka akan gugur dan yang 50 tadi pasti ada yang naik,” jelasnya.

Standar nilai yang lulus adalah 80. Jika misalnya ada tiga orang yang nilainya 80, maka akan dilihat lagi dari status pendidikannya, umur dan lainnya. Jika dari ketiga itu ada umurnya yang lebih tua, maka itu yang diprioritaskan.

Diakuinya, peserta yang mengikuti tes ada beberapa yang tidak melengkapi berkas, kendalanya karena ijazah belum keluar. Padahal dalam melengkapi berkas ini hanya diberikan waktu selama 2 pekan. Jika tidak ada yang dinyatakan gugur dalam pemberkasan ini, maka peserta itu akan diteruskan PLPG di kampus masing-masing sesuai jurusan. Seperti guru kelas, guru BK dan lainnya. Sesuai dengan bidang studi peserta.

“Setelah PLPG, mereka menunggu hasil. Kalau lulus baru sertifikat pendidikannya dikelurkan dalam beberapa bulan ke depan dan mereka bisa ikut pendataan untuk tunjangan sertifikasi,” ungkapnya.

Untuk besaran tunjangan yang didapatkan yakni satu bulan gaji yang dierikan per triwulan selama empat kali dalam setahun. Dan sumber anggaran dari pusat yang ditransfer ke kas daerah setiap tahunnya. “Untuk 2017 kemarin sebanyak Rp 40 miliar, tahun ini belum tahu besarannya. Tapi pasti meningkat karena ada tambahan sekitar 59 orang yang lulus sertifikasi,” pungkasnya. (lee/eza)


BACA JUGA

Kamis, 20 September 2018 12:43

Gunakan Jalur Resmi, Perlu Sinergikan Puluhan Pengusaha

TANJUNG SELOR – Pekan lalu tepatnya Kamis (13/9), Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC)…

Kamis, 20 September 2018 12:40

Tingkatkan Ekonomi Warga, Bhabinkamtibmas Harus Berperan Aktif

TANJUNG SELOR – Tugas kepolisian sebagai abdi negara tak semata-mata menjaga keamanan dan ketertiban…

Kamis, 20 September 2018 12:37

Jalan 603,91 Kilometer Prioritas KemenPU-PR

TANJUNG SELOR - Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim)…

Kamis, 20 September 2018 12:35

Modus Mengajari, Mawar Digauli Selama 3 Tahun

KASUS pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di wilayah hukum Kepolisian Resor…

Kamis, 20 September 2018 12:32

Dapati Bacaleg Curi Start Kampanye

TANJUNG SELOR – Setelah beberapa kali sempat terindikasi adanya beberapa bakal calon legislatif…

Rabu, 19 September 2018 21:27

Anggaran Disetujui, Jembatan Bulan Dikaji Lagi

TANJUNG SELOR – Upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum,…

Rabu, 19 September 2018 21:24

BKD Tegaskan Tidak Terima Berkas Titipan

TANJUNG SELOR – Meski pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2018  ditunda hingga…

Rabu, 19 September 2018 11:27

Terlambat Serahkan LADK, Caleg Dicoret

TANJUNG SELOR – Penyerahan laporan awal dana kampanye (LADK) dan rekening khusus dana kampanye…

Rabu, 19 September 2018 11:25

Pemerintah Tak Tanggung Biaya Pemulangan Pelacur

TANJUNG SELOR - Pemerintah menargetkan Indonesia bebas dari praktik prostitusi pada tahun 2019 mendatang.…

Rabu, 19 September 2018 11:24

Menyanggupi Pengembangan Hutan Kota

TANJUNG SELOR – Pengembangan Hutan Kota Bunda Hayati, Tanjung Selor bukan hanya sekedar wacana.Terbaru,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .