MANAGED BY:
SELASA
21 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 15 Januari 2018 10:38
Dari Pacaran hingga Berhubungan Badan

Minim Edukasi, Anak Jadi Korban Kekerasan

Faridah Aryani. FOTO: DOK/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Angka kekerasan yang terjadi pada anak tahun lalu alami penurunan. Selama 2016, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Nunukan menangani sebanyak 47 kasus dan menjadi 32 kasus selama 2017 lalu.

Kepala DP3AP2KB Nunukan Faridah Aryani, S.E, menjelaskan, jika 2016 ada kenaikan kasus hingga 422,22 persen dibanding 2015. Tahun ini mengalami penurunan sebesar 31,92 persen dibanding 2016.

“Kalau tahun lalu ada penurunan kasus. Jika dibanding dengan 2016 itu sedikit kasus tetapi jumlah korban banyak. Tahun ini, banyak kasus korban sedikit,” ujar Faridah kepada Radar Nunukan, Jumat (12/1).

Dirincikan, Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) anak yang menjadi korban sebanyak 15 anak. Kekerasan seksual 13 anak, kekerasan fisik satu anak, penelantaran satu orang. Sedangkan 2016 ada 12 anak dan didominasi kekerasan seksual. (lihat grafis). “Untuk KDRT kekerasan seksual pada anak mendominasi,” ungkap mantan Camat Nunukan Selatan ini.

Tingginya jumlah ditengarai anak usia remaja tidak mendapatkan pengawasan dari orang tua. Sehingga, menjadi korban seksual dengan alasan cinta. Sehingga, peran orang tua seharusnya mampu memberikan pemahaman secara dini kepada anak agar terhindar dari kasus kekerasan.

“Usai remaja masa puber, rasa ingin tahun dan mencoba begitu besar. Jika tidak diawasi bisa menjadi korban. Dan anak yang menjadi korban ini berhubungan dengan orang dewasa alasan pacaran,” ungkapnya.

Sedangkan anak yang menjadi korban Tindak Pidana Penjualan Orang (TPPO) dikarenakan ikut orang tua. Sedangkan tiga tahun terakhir kasus ini terjadi hanya sekali. Sedangkan 2017 ada empat anak. “Karena ekonomi ikut orang tua. Sehingga kasus ini masuk kategori eksploitasi anak,” imbuhnya.

Para korban mendapatkan pelayanan seperti rehab medis, rehab sosial, pendampingan rohani, pendampingan hukum, reintegrasi dan pemulangan. Untuk itu pihaknya berharap agar para orang tua ikut mengawasi pergaulan anak. Sehingga hal yang tidak diinginkan tidak terjadi dan dapat menekan jumlah anak yang menjadi korban.

“Selain mengawasi, edukasi kepada anak juga sangat perlu bagian tubuh mana saja yang tidak bisa disentuh orang dan cara menghindari orang pelaku,” bebernya. (akz/lim)

loading...
BERITA TERKAIT

BACA JUGA

Selasa, 21 Agustus 2018 16:56

Berbulan-bulan di Hutan, Aliran Sungai Navigasi Utama

Hutan Kalimantan menyimpan sejuta kekayaan. Salah satunya kayu gaharu. Menjadi buruan meski harus bertaruh…

Selasa, 21 Agustus 2018 16:52

Dua Parpol Ditegur Bawaslu

NUNUKAN -Dua partai politik (parpol) peserta pemilu 2019 ditegur Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nunukan.…

Selasa, 21 Agustus 2018 16:52

Kades Dilema, Antara Mundur atau Tidak

NUNUKAN – Kepala Desa (Kades) yang ingin mencalonkan diri sebagai calon anggota Dewan Perwakilan…

Selasa, 21 Agustus 2018 16:43

3.000 Orang Terancam Tak Bisa Gunakan Hak Pilih

NUNUKAN – Berdasarkan aturan yang berlaku, saat pemilihan umum (pemilu) 2019, setiap pemilih harus…

Selasa, 21 Agustus 2018 16:04

Oknum ASN Cabul Diberhentikan

NUNUKAN - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Nunukan akhirnya mengambil…

Selasa, 21 Agustus 2018 16:03

RTH Direncanakan di Jalan Lingkar

NUNUKAN – Jalan lingkar yang selama ini hanya menjadi jalur transportasi darat dari dan menuju…

Senin, 20 Agustus 2018 17:26

Berjam-jam Menunggu demi Tumpangan

Enam anggota Komunitas Gerakan Batas Negara (GBN) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sedang menjalankan…

Senin, 20 Agustus 2018 16:58

Daerah Tak Cicipi Untung

Aktivitas impor barang di Perbatasan Indonesia Nunukan dan Tawau Malaysia memang sudah bukan hal baru.…

Senin, 20 Agustus 2018 16:56

TAKUT KAH?? Satpol PP Tak Tindak Pengecer BBM

NUNUKAN – Pengecer Bahan Bakar Minyak (BBM) belum dilakukan penindakan, karena hingga saat ini…

Senin, 20 Agustus 2018 16:31

Pemkab Segera Lakukan Konsultasi

NUNUKAN – Keberadaan penangkaran buaya tampaknya menjadi hal prioritas di Kelurahan Tanjung Harapan,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .