MANAGED BY:
MINGGU
19 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 15 Januari 2018 10:15
Tegaskan Pelaku Cabul Bukan Guru Ngaji Melainkan Marbut
ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, BAHARUDDIN Mustafa salah seorang guru ngaji di Desa Long Beluah, Kecamatan Tanjung Palas Barat menegaskan bahwa pelaku pencabulan bernisial CM (59) yang saat ini menjalani pemeriksaan di Polres Bulungan bukan merupakan guru ngaji melainkan hanya seorang marbut.

“CM itu hanya pengurus masjid atau marbut. Yang mana kerjanya membantu mengatur sound sistem dan azan,” tegasnya.

Dikatakan juga, di Desa Long Beluah saat ini hanya memiliki tiga guru ngaji. Terdiri dari, Mahrizal, Ferliani dan dirinya sendiri. Oleh karenanya, anggapan bahwa CM seorang guru ngaji cukup merugikannya. “Kepercayaan ke kami tentu akan hilang. Dan saat ini sekalipun proses mengaji berjalan. Santrinya hanya sedikit,” keluhnya.

Lanjutnya, CM sejatinya warga biasa yang juga masih belajar mengaji. Pasalnya, ia masih belum fasih saat membaca Alquran. “Dia juga bukan imam di Masjid Keburau, Long Beluah. Intinya hanya marbut saja,” ujarnya seraya mengatakan santri di sana belajar di TK TPA Al Furqon di bawah naungan KUA Tanjung Palas Barat, BKPRMI dan LPTQ.

Sementara, Mansur pria yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala KUA Tanjung Palas Barat menambahkan, CM selama ini dikenal cukup baik. Tentunya, kejadian itu diluar dugaannya. Apalagi, keseharian dan cara berpakaian, serta tingkah lakunya tak ada yang mencurigakan. “Dia itu bagus dan sopan saja,” bebernya.

Sebelumnya, Camat Tanjung Palas Barat, Rahmad mengatakan, pria yang diketahui sehari-harinya mengurus Masjid Jami Keburau, Desa Long Beluah tersebut cukup dikenali di kampung tersebut. “Dia (pelaku, Red.) termasuk teman baik juga, sepengetahuan saya orangnya baik. Makanya bisa diangkat untuk mengurusi masjid, kita tidak tahu, mengapa ia demikian, apakah khilaf atau seperti apa,” ucapnya.

Rahmad juga mengungkapkan bahwa, meskipun dikatakan warga pendatang. Namun yang bersangkutan sudah hidup puluhan tahun lamanya dan berbaur dengan baik dengan warga masyarakat di desa tersebut dan telah memiliki keluarga. “Jadi cukup lamalah yang bersangkutan ini, puluhan tahun sudah,” sebutnya.

Untuk itu kata dia, dirinya secara pribadi cukup prihatin dan kasihan, mengapa yang bersangkutan melakukan hal yang tak terpuji tersebut. Namun kembali lagi kata dia, yang namanya manusia tak luput dari kesalahan. “Siapa pun pasti dia ada kekhilafan,” sebutnya.

Khilaf tersebut dapat muncul, ditambahkan Rahmad, mungkin saja dikarenakan istri yang bersangkutan sudah memasuki usia tua. “Tapi banyak faktor tentunya mengapa ia demikian, dengan adanya kejadian ini masyarakat cukup terkejutlah,” sebutnya. (omg/eza)


BACA JUGA

Sabtu, 18 Agustus 2018 20:37

Tanjung Palas Paling Potensial

TANJUNG SELOR – Peralihan status Tanjung Selor dari Ibu Kota Kabupaten Bulungan menjadi Ibu Kota…

Sabtu, 18 Agustus 2018 20:36

Bawaslu Minta Bacaleg Menahan Diri

TANJUNG SELOR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kaltara belum lama ini telah menetapkan nama-nama…

Sabtu, 18 Agustus 2018 19:27

Kaltara Makin Maju, Gubernur Persilakan Masyarakat Nilai Sendiri

TANJUNG SELOR - Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Irianto Lambrie menyebutkan Provinsi Kaltara telah…

Sabtu, 18 Agustus 2018 19:24

Jadi Pengalaman Berharga, Grogi Saat Bertatap Gubernur

Dipercaya sebagai pembawa baki bendera merah putih pada peringatan HUT ke-73 Republik Indonesia di Tanjung…

Jumat, 17 Agustus 2018 20:29

Polda Bidik Kasus Pidana Khusus

TANJUNG SELOR - Kepolisian Daerah (Polda) Kaltara melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus)…

Jumat, 17 Agustus 2018 20:24

Bangunan SPN Masih Butuh Miliaran Rupiah

TANJUNG SELOR – Setelah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau menghibahkan lahan berikut gedung…

Kamis, 16 Agustus 2018 21:31

Biaya BBNKB 15 Persen Dinilai Memberatkan

TANJUNG SELOR - Penerapan beban Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) sebesar 15 persen dirasa perlu…

Kamis, 16 Agustus 2018 21:30

BPSK Terima Laporan Dugaan Beredarnya Beras Plastik

TANJUNG SELOR – Laporan adanya dugaan beras plastik yang beredar di pasar tradisional di Ibu Kota…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:24

Setiap Rumah Wajib Kibarkan Bendera

TANJUNG SELOR - Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73 tahun yang akan jatuh…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:20

Tak Terima Mutasi Sistem Transaksional

TANJUNG SELOR – Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalimantan Utara (Kaltara), Muhammad Ishak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .