MANAGED BY:
KAMIS
24 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 13 Januari 2018 11:07
Baru Saja Diusir, Ingin Balik Lagi

Bawa Paspor Baru dari Indonesia

DIPULANGKAN: Sebanyak 98 WNI yang dideportasi oleh pemerintah Malaysia, akibat tidak memiliki dokumen resmi selama berada di Tawau, Malaysia. ENAL/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Sebanyak 98 Warga Negara Indonesia (WNI) dideportasi Pemerintah Malaysia, Kamis (11/1) melalui Pelabuhan Tunon Taka. Lagi-lagi semuanya tersangkut masalah dokumen keimigrasian. Kepala Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Pelabuhan Tunon Taka Nasution mengatakan, Pemerintah Malaysia telah mendeportasi WNI tersebut setelah disidang atas berbagai kasus selama berada di Tawau, Malaysia.

“Deportasi pertama di 2018 dan jumlahnya cukup banyak,” kata Nasution kepada Radar Nunukan, Jumat (12/1).

Mereka yang tidak berhak tinggal di Malaysia, 89 orang di antaranya adalah laki-laki dewasa. Delapan orang perempuan dewasa dan satu orang anak perempuan. Para deportan telah menjalani masa hukumannya di Pusat Tahanan Sementara (PTS) Tawau, Malaysia.

Para deportan ini dipulangkan ke Indonesia, karena telah menyelesaikan hukumannya. Dari 98 WNI mayoritas melakukan pelanggaran keimigrasian sebanyak 84 orang. Sedangkan kasus narkoba 12 orang dan kasus kriminal lainnya sebanyak dua orang.

“Kembali kasus keimigrasian menjadi yang terbanyak, seperti deportasi 2017 lalu. WNI yang dipulangkan pasti bermasalah dari dokumen yang tidak lengkap,” ujarnya.

Menurutnya, para WNI yang masih banyak dipulangkan karena kasus keimigrasian, karena masih banyak yang berani ke Tawau, Malaysia tak menggunakan dokumen resmi. Di garis perbatasan masih banyak jalur yang tidak resmi dapat dilalui.

“Para WNI ini cukup berani, masih ingin masuk ke Malaysia tanpa dokumen resmi,” tuturnya.

Seperti yang diungkapkan salah seorang WNI yang baru saja dideportasi, Harmang. Mengaku saat pertama kali ke Tawau, Malaysia pada 2013 lalu tak menggunakan dokumen resmi berupa paspor. Dijanji akan dijamin dan akan diberikan paspor setelah bekerja nantinya. Paspor tersebut hanya dipegang oleh majikan, pekerja tidak diberikan, kecuali sedang cuti dan ingin kembali ke kampung.

“Ada teman di kampung panggil kerja di Tawau, kerja di perusahaan kayu, nanti dijanji akan dibuatkan paspor dan gaji akan dipotong, saat paspor telah jadi,” kata Harmang.

Harmang berniat kembali ke Tawau, Malaysia. Anak dan istrinya sedang berada di Tawau, Malaysia. Namun ingin melalui jalur resmi agar tidak ditahan lagi oleh aparat Malaysia.

“Harus minta paspor dengan majikan dulu itu pun jika diberikan. Jika tidak, maka harus buat paspor baru lagi,” ujarnya. (nal/lim)


BACA JUGA

Kamis, 24 Mei 2018 14:30

Kecelakaan Laut Terjadi Lagi, Pejabat Dishub Terancam Dicopot

TARAKAN – Selang empat bulan pasca terbaliknya speedboat Anugerah Express di Sungai Kayan, kini…

Kamis, 24 Mei 2018 11:52

Keluarga Korban Terima Santunan

LIMA korban meninggal dunia atas kecelakaan kapal cepat Harapan Baru Express akhirnya diberi santunan…

Kamis, 24 Mei 2018 11:43

Perbaiki Dulu, PAD Diatur Kemudian

TARAKAN – Aset-aset Pemkot Tarakan hingga kini masih dipertahankan, yang tak kunjung dialihkan…

Kamis, 24 Mei 2018 11:41

MAU COBA..?? Timbun Sembako, Denda Rp 100 M

TARAKAN – Antisipasi adanya penimbunan sembako saat Ramadan dan menjelang Idul Fitri, Tim Satuan…

Kamis, 24 Mei 2018 11:38

Jembatan dan Jalan Pesisir Digarap Pusat

TARAKAN – Progres pengerjaan jalan dan jembatan miring di pesisir tepatnya Selumit Pantai mulai…

Kamis, 24 Mei 2018 11:28

Menunggu Usulan Direalisasikan

Tarakan – Ketua RT 4, Kelurahan Selumit, Mansyur mengatakan, meski berulang kali mengusulkan perbaikan…

Rabu, 23 Mei 2018 12:11

Ramadan dan Lebaran, Inflasi Diprediksi Naik

TARAKAN – Seperti tahun-tahun sebelumnya peningkatan inflasi akan terjadi ketika memasuki Ramadan…

Rabu, 23 Mei 2018 12:09

AISS NGGA ASIK..!! TPP di Kota Ini ASN Ditunda

TARAKAN – Para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Tarkan mesti ekstra bersabar.…

Rabu, 23 Mei 2018 12:08

Dikejar, Dipepet dan Dilecehkan

DI bulan Ramadan yang penuh berkah ini, kejahatan jalanan masih saja terjadi. Sejumlah wanita mengalami…

Rabu, 23 Mei 2018 11:55

Belum Ada Peminat, Mobil Dinas Masih Terparkir

TARAKAN- Sejumlah mobil dinas yang terparkir di dalam parkiran Masjid Islamic Center masih menganggur.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .