MANAGED BY:
RABU
19 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 13 Januari 2018 10:58
Sabu dari Malaysia Dimusnahkan

Baru Dua Bulan Keluar, SM Kembali Masuk Sel

DIMUSNAHKAN: Sabu-sabu 488 gram dimusnahkan dengan dilarutkan kedalam air, lalu dibuang ke toilet dan diperhatikan dua tersangka. MEGA WULANDARI/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltara kembali melakukan pemusnahan barang bukti (BB), jumat (12/1), dengan berat 488.64 gram narkotika jenis sabu, hasil tangkapan terhadap dua tersangka  berinisial SM dan MR sebelum tahun baru.

Berdasarkan pantaun Radar Tarakan, dua pelaku yang saat itu mengenakan baju oranyeserta menggunakan masker itu. Hanya terlihat tertunduk sambil memperhatikan aparat BNN membuka satu persatu bungkus putih berisikan sabu-sabu untuk dilakukan pemeriksaan. Sebelum akhirnya dilarutkan di toilet.

Kepala BNNP Kaltara Brigjend Pol Drs Erry Nursatari MH mengatakan,  pelaku SM ditangkap pada 8 Desember lalu kemudian di kembangkan dan kembali mendapatkan pelaku MR pada 24 Desember menjelang akhir tahun.

“Ini semua berkat kerja sama kita dengan Polres Tarakan. Karena pada saaat penangkapan kami juga mendapatkan informasi dari BNNP Kaltim. Jadi Kaltim menangkap kemudian hasil pengembangannya kita lanjutkan di Tarakan,” ungkap Ery Nursatari.

Selanjutnya, pelaku MR berhasil diamankan di Kelurahan Selumit, sementara MR berhasil diamankan di gunung daeng. “Saat kita mengamankan SM, total sabunya itu 487,21 gram dengan 10 bungkus. Sementara itu, MR kita dapatkan tujuh bungkus sabu dengan berat sabu 1,43 gram. Keduanya langsung ditahan di BNNP Kaltara,” ujarnya.

Diungkapkan Ery, saat pemeriksaan diketahui SM ternyata baru saja keluar dari balik jeruji besi dua bulan lalu. Setelah menjalani masa tahanannya enam tahun. “Tersangka ini rencananya ingin mengedarkan sabu-sabu ke Samarinda. Jadi belum sempat berangkat, sabu ini sudah kita amankan, SM ini merupakan pengedar lama yang dulunya sempat masuk penjara dan sudah bebas,  kini masuk lagi," bebernya.

Dihadapan tersangka, sabu-sabu tersebut dilarutkan kedalam air. "Jadi setelah dilarutkan, air itu langsung kita masukan ke dalam toilet dan dari pengakuan kedua tersangka itu.  Mereka mendapatkan dari Malaysia," ucapnya.

Adapun saat disinggung soal pernyataan Kepala BNN Komisaris Jenderal Polisi Budi Waseso, yang memerintahkan anggotanya agar bertindak tegas dengan menembak mati setiap pengedar narkoba. Demi memutus mata rantai penyelundupan dan peredaran narkoba di Indonesia. Ery pun juga sangat mendukung hal tersebut.

“Kita memang tidak ada toleransi jika memang pelaku ataupun bandar, saat kita melakukan upaya paksa dan tiba-tiba melakukan pemberontakan dengan melawan petugas bisa saja. Karena tidak mungkin kita tembak jika tidak berontak kan melanggar HAM,” pungkasnya. (eru/udn)


BACA JUGA

Selasa, 18 September 2018 23:57

BKSDA Sarankan Diserahkan ke LK

TARAKAN – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) menyarankan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tarakan…

Selasa, 18 September 2018 23:44

Sehari Penukaran, Tembus 1.142 Kartu GPN

TARAKAN – Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Kalimantan Utara terus mendorong penggunaan sistem…

Selasa, 18 September 2018 12:24

KASIHAN..!! Beruang Madu Kurus di Kandang Besi

TARAKAN – Sedih rasanya melihat nasib tiga ekor beruang madu di dua kandang di dalam Hutan Kota…

Selasa, 18 September 2018 12:22

Potensi PAD, Investasi dan Libatkan Pihak Ketiga

KRITIK datang dari pemerhati lingkungan di Kalimantan Timur (Kaltim). Mantan Direktur Kawasan Wisata…

Selasa, 18 September 2018 12:19

Dibatasi, Dolar Naik, hingga Kompetitor Menguat

Semarak Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, tidak berdampak signifikan bagi usaha jasa percetakan seperti…

Selasa, 18 September 2018 12:13

DPT Dicermati untuk Kali Kedua

TARAKAN- Imbauan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI agar dilakukan pencermatan ulang terhadap jumlah…

Selasa, 18 September 2018 12:11

Imunisasi MR Masih 46 Persen

TARAKAN – Pencapaian imunisasi measles rubella (MR) di Kalimantan Utara (Kaltara) masih cukup…

Selasa, 18 September 2018 11:59

Dua Spesialis Congkel Jok Motor Terciduk

TARAKAN - Dua pelaku pencurian spesialis merusak jok motor berhasil diamankan pihak kepolisian dari…

Selasa, 18 September 2018 11:51

Dolar Naik, Material KPR Ikut Naik

TARAKAN- Naiknya kurs dolar masih menjadi polemik. Pasalnya berbagai usaha juga mengalami imbasnya,…

Selasa, 18 September 2018 11:48

Akses Menuju Pemakaman Rusak Parah

TARAKAN - Jalan lingkungan menuju ke arah Tempat Pemakaman Umum (TPU) khusus Nasrani, Kelurahan Juata…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .