MANAGED BY:
SELASA
21 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 13 Januari 2018 10:48
Pemberian Santunan Alami Peningkatan

Hanya untuk Penumpang yang Terdaftar

DILURUSKAN: Jasa Raharja menegaskan santunan yang diberikan hanya diperuntukkan bagi korban yang terdaftar secara resmi. Tampak aktivitas Pelabuhan di Dermaga Kayan II Tanjung Selor. RACHMAD RHOMADHANI/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Kantor Pelayanan Jasa Raharja, Tanjung Selor meminta kepada Unit Penyelanggara Pelabuhan (UPP) Bulungan untuk memastikan jumlah penumpang yang masuk dalam manifes setiap armada speedboat.

Pasalnya, bisa saja hal yang tak diinginkan kembali terjadi. Penumpang yang justru di luar manifes pun akan ikut meminta santunan. Padahal, jelas dalam aturan, Jasa Raharja memberikan santunan hanya kepada penumpang yang terdaftar dan mengalami luka-luka. Baik, luka ringan ataupun luka berat.

Kepala Jasa Raharja Tanjung Selor, Erry Hanindya mengatakan, sejauh ini pihaknya dalam memberikan santunan ke korban diklaim sesuai dengan aturan yang telah ada. Bahkan, tak hanya pada korban speedboat yang terbalik beberapa pekan lalu. Untuk kasus kecelakaan lalu lintas (lakalantas), santunan diberikan secara langsung ke ahli waris yang sah.

“Untuk di pelabuhan. Penumpang yang memang hanya terdaftar dan mengalami luka hingga harus dirawat. Maka, itu yang berhak kami beri santunan. Bukan yang lain (di luar manifes, Red.),” ungkap Erry kepada Radar Kaltara kemarin.

Dikatakan juga, dalam kurun waktu dua tahun terakhir. Pemberian santunan Jasa Raharja mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Diketahui dari Rp 275 juta yang dikeluarkan pihaknya pada 2016 lalu dan Rp 526 juta di 2017.

“Data itu untuk yang kategori meninggal dunia. Dan tahun ini bisa jadi akan kembali meningkat. Terdata sudah sekitar Rp 500 juta yang telah disantunkan,” jelasnya.

Terkait peningkatan jumlah itu. Erry menjelaskan bahwa dikarenakan adanya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 15/PMK.010/2017 dan Permenkeu RI nomor 16/PMK.010/2017 bahwa santunan korban kecelakaan penumpang umum, lalu lintas jalan dan transportasi laut maupun sungai dinaikkan.

Untuk santunan korban meninggal dunia yang diterima ahli waris dari Rp 25 juta menjadi Rp 50 juta. Biaya perawatan dan pengobatan korban dari Rp 10 juta menjadi Rp 20 juta. Sementara itu, biaya pemakaman dari Rp 2 juta menjadi Rp 4 juta. “Masing-masing naik menjadi seratus persen. Itulah penyebab setiap tahun mengalami peningkatan. Di samping adanya kasus-kasus kecelakaan yang terus ada,” tuturnya.

Terpisah, Kepala Pos Kesyahbandaran Kelautan Kayan II Tanjung Selor Mulyono mengatakan, terkait pemberian santunan memang pihaknya sepaham tentang penumpang yang memang harus resmi terdaftar. Sedangkan, mengenai penumpang di luar manifes, pihaknya menegaskan sejauh ini kerap melakukan pencegahan.

“Memang kita tahu aturan itu. Dan memang selama ini kami upayakan penumpang yang berangkat melalui pelabuhan resmi terdaftar semuanya,” ungkapnya.

Apalagi, lanjutnya, pasca kejadian beberapa waktu lalu. Pihaknya mengaku telah melakukan pengawasan yang lebih intens. Setiap armada berlayar dipastikan mengikuti segala prosedur yang telah ada. Salah satunya mewajibkan menggunakan life jacket.

“Dan setiap kursi juga akan dicek. Apakah penumpang di dalamnya ada yang tak dapat kursi ataupun tidak. Tapi, sejauh ini dalam pengecekan aman saja,” ujarnya seraya memastikan penumpang telah resmi terdaftar.

Namun, di sisi lain, pihaknya tak henti-hentinya menegaskan kepada nakhoda untuk tidak mengambil penumpang di luar pelabuhan resmi. “Tidak boleh menambah penumpang di luar kapasitas yang ada. Itu yang bisa menyebabkan terjadinya hal yang tak diinginkan,” pungkasnya. (omg/eza)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 21 Agustus 2018 11:24

Bravo...!!! Polda Berhasil Ungkap Jaringan Perampok Tambak

TANJUNG SELOR - Jajaran Kepolisian Polda Kaltara berhasil mengungkap pelaku perampokan di wilayah Kaltara,…

Senin, 20 Agustus 2018 20:48

KNKT Rekomendasikan Mesin Tempel Diganti

TANJUNG SELOR - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) merekomendasikan kapal yang mengangkut…

Senin, 20 Agustus 2018 20:43

Bandara Jadi Terhambat, Pemilik Lahan Bantah Tak Miliki Sertifikat

TANJUNG SELOR – Permasalahan pembebasan lahan masyarakat yang bersinggungan dengan proyek perpanjangan…

Senin, 20 Agustus 2018 17:18

Tambang Emas Ilegal Sekatak Masih Beroperasi

TANJUNG SELOR - Masalah pertambangan emas ilegal di Kecamatan Sekatak yang hingga kini masih beroperasi…

Senin, 20 Agustus 2018 17:17

Libatkan Akademisi Kembangankan Sektor Pertanian

TANJUNG SELOR - Sebagai upaya membuat dan menciptakan petani yang memiliki wawasan dan intelektual yang…

Senin, 20 Agustus 2018 17:15

Pembangunan Pasar Modern Diklaim Tepat Waktu

TANJUNG SELOR - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop…

Senin, 20 Agustus 2018 17:13

Gubernur Minta, Kepala Daerah Diminta Lebih Aktif

TANJUNG SELOR - Pemprov Kalimantan Utara (Kaltara) sesuai dengan fungsinya dipastikan sangat siap menyikapi…

Senin, 20 Agustus 2018 17:08

Pemerintah Akhiri Puluhan Izin Tambang

TANJUNG SELOR - Pemerintah telah mengakhiri Izin Usaha Pertambangan (IUP) 52 perusahaan di sektor pertambangan…

Senin, 20 Agustus 2018 12:00

Empat Sukarelawan PMI Bertolak ke Lombok

EMPAT sukarelawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kaltara akan berangkat menuju Lombok, Nusa Tenggara Barat…

Senin, 20 Agustus 2018 11:23

Maskapai di Bandara Tanjung Harapan Akan Bertambah

TANJUNG SELOR – Maskapai yang melayani penerbangan di Bandar Udara (Bandara) Tanjung Harapan,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .