MANAGED BY:
SABTU
20 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 13 Januari 2018 10:30
Hutan Lindung Nunukan Kembali Dijarah
DIJARAH: Satgas Batalyon Infanteri (Yonif) 621/Manuntung kembali mengamankan kayu ilegal hasil pembalakan liar dari orang-orang tidak bertanggung jawab. SATGAS PAMTAS UNTUK RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN - Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Batalyon Infanteri (Yonif) 621/Manuntung kembali mengamankan kayu ilegal sebanyak 60 kubik di Hutan Lindung, Kelurahan Tanjung Harapan, Nunukan Selatan. Komandan Satgas Pamtas Batalyon Infanteri (Yonif) 621/Manuntung Letkol Inf Rio Neswan menjelaskan, patroli rutin yang dilakukan personelnya di daerah Hutan Lindung menemukan kayu hasil pembalakan liar pada Rabu (3/1) lalu.

Dirincikan, kayu olahan seperti papan, balok dan kayu gelonggongan yang telah ditebang. Tentunya ini merupakan kegiatan ilegal di beberapa titik hutan lindung yang merusak.

“Hasil pembalakan liar ditemukan berbagai ukuran. Tak hanya itu di sekitar lokasi penemuan kayu yang telah diolah ditemukan kayu gelondongan,”  terang Rio kepada Radar Nunukan, Jumat (12/1).

Lanjutnya, setelah mengetahui temuan kayu tersebut, personelnya melakukan pelaporan terkait temuan di lapangan. Sehingga diputuskan untuk melakukan pengendapan dalam operasi menangkap pelaku. Namun, berhari-hari melakukan pengendapan tidak membuahkan hasil.

“Hingga hari ke sembilan Kamis (11/1) dilakukan pengendapan tidak juga ditemukan pelaku pembalakan. Sehingga diputuskan untuk disampaikan ke pihak terkait,” ungkapnya.

Pihaknya memutuskan bersama UPT Dinas Kehutanan Nunukan untuk mengamankan hasil temuan personelnya. Barang bukti yang ditemukan diserahkan ke UPT Dinas Kehutanan Nunukan. “Pembalakan ini dilakukan dengan modus membuka perkebunan untuk sawit dan ladang,” jelasnya.

Sebelumnya, Satgas Pamtas Batalyon Infanteri (Yonif) 621/Manuntung (MTG) telah mengamankan kayu sebanyak 15 kubik yang ditemukan di Hutan Lindung (20/11) lalu.(akz/lim)


BACA JUGA

Kamis, 18 Januari 2018 10:57

Tak Gersang Semangat dan Prestasi

Sejumlah sekolah dasar negeri (SDN) di Nunukan, umumnya dibangun dengan mewah dan bertingkat.  Namun…

Kamis, 18 Januari 2018 10:54

Saksi Kasus Budiman Sakit

NUNUKAN – Sidang perkara dugaan korupsi pengadaan tanah yang rencananya kembali digelar Rabu (17/1),…

Kamis, 18 Januari 2018 10:50

Lima Kasus Pencurian Belum Terungkap

NUNUKAN – Setidaknya ada lima kasus pencurian yang hingga kini belum terungkap di tangan Kepolisian…

Kamis, 18 Januari 2018 10:33

Lahan Bermasalah, Rehab PPI Lanjut Terus

NUNUKAN – Rehab Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) di Desa Sei Pancang, Kecamatan Sebatik Utara terus…

Kamis, 18 Januari 2018 10:32

ADD 2018 Terjun Bebas

NUNUKAN - Persoalan desa tampaknya terus berlanjut di 2018 ini. Setelah Alokasi Dana Desa (ADD) tahap…

Kamis, 18 Januari 2018 10:31

Maksimalkan Pajak Perusahaan Perkebunan

DINAS Pertanian Ketahanan Pangan (DPKP) Nunukan mendesak agar pajak perusahaan sawit terdaftar di Nunukan.…

Kamis, 18 Januari 2018 10:29

Diguyur Hujan, Pelayaran Diperketat

NUNUKAN – Memasuki awal 2018, hujan terus mengguyur Nunukan. Kondisi tersebut bakal terjadi hingga…

Kamis, 18 Januari 2018 10:27

Masih Aman Difteri

KASUS virus difteri yang menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) di Kalimantan Utara (Kaltara) pasca ditemukannya…

Rabu, 17 Januari 2018 15:10

Ratusan Deportan Lahir di Malaysia

NUNUKAN – Warga Negara Indonesia (WNI) yang dipulangkan paksa Pemerintah Malaysia pada tahun lalu …

Rabu, 17 Januari 2018 15:02

Dibuat Seperti Mal Khas Perbatasan Kaltara

Masyarakat Nunukan tak lama lagi akan dimanjakan dengan bangunan Pusat Jajanan Serba Ada (Pujasera)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .