MANAGED BY:
RABU
25 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 13 Januari 2018 10:30
Hutan Lindung Nunukan Kembali Dijarah
DIJARAH: Satgas Batalyon Infanteri (Yonif) 621/Manuntung kembali mengamankan kayu ilegal hasil pembalakan liar dari orang-orang tidak bertanggung jawab. SATGAS PAMTAS UNTUK RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN - Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Batalyon Infanteri (Yonif) 621/Manuntung kembali mengamankan kayu ilegal sebanyak 60 kubik di Hutan Lindung, Kelurahan Tanjung Harapan, Nunukan Selatan. Komandan Satgas Pamtas Batalyon Infanteri (Yonif) 621/Manuntung Letkol Inf Rio Neswan menjelaskan, patroli rutin yang dilakukan personelnya di daerah Hutan Lindung menemukan kayu hasil pembalakan liar pada Rabu (3/1) lalu.

Dirincikan, kayu olahan seperti papan, balok dan kayu gelonggongan yang telah ditebang. Tentunya ini merupakan kegiatan ilegal di beberapa titik hutan lindung yang merusak.

“Hasil pembalakan liar ditemukan berbagai ukuran. Tak hanya itu di sekitar lokasi penemuan kayu yang telah diolah ditemukan kayu gelondongan,”  terang Rio kepada Radar Nunukan, Jumat (12/1).

Lanjutnya, setelah mengetahui temuan kayu tersebut, personelnya melakukan pelaporan terkait temuan di lapangan. Sehingga diputuskan untuk melakukan pengendapan dalam operasi menangkap pelaku. Namun, berhari-hari melakukan pengendapan tidak membuahkan hasil.

“Hingga hari ke sembilan Kamis (11/1) dilakukan pengendapan tidak juga ditemukan pelaku pembalakan. Sehingga diputuskan untuk disampaikan ke pihak terkait,” ungkapnya.

Pihaknya memutuskan bersama UPT Dinas Kehutanan Nunukan untuk mengamankan hasil temuan personelnya. Barang bukti yang ditemukan diserahkan ke UPT Dinas Kehutanan Nunukan. “Pembalakan ini dilakukan dengan modus membuka perkebunan untuk sawit dan ladang,” jelasnya.

Sebelumnya, Satgas Pamtas Batalyon Infanteri (Yonif) 621/Manuntung (MTG) telah mengamankan kayu sebanyak 15 kubik yang ditemukan di Hutan Lindung (20/11) lalu.(akz/lim)


BACA JUGA

Selasa, 24 April 2018 12:40

Bea Cukai Pasang Badan

NUNUKAN – Kapal MV Dong Thien Phu Golden yang mengangkut 2.900 ton beras asal Vietnam dengan tujuan…

Selasa, 24 April 2018 11:12

Tunjangan Khusus Guru Tak Diberikan

NUNUKAN - Sejumlah guru di Kecamatan Krayan kembali mengadukan nasib mereka di Dewan Perwakilan Rakyat…

Senin, 23 April 2018 12:23

Pos Imigrasi ‘Diserbu’ Warga

NUNUKAN – Pelayanan Imigrasi Kelas II Nunukan yang dilakukan di Pos Imigrasi Sungai Pancang Sebatik…

Senin, 23 April 2018 12:22

PR Kedua Negara Perbatasan

NUNUKAN – Permasalahan tenaga kerja Indonesia (TKI), penyelundupan barang haram hingga teroris…

Minggu, 22 April 2018 12:12

Kapal Berbendera Vietnam Dipaksa Sandar di Pelabuhan Tunon Taka

NUNUKAN - Kapal asal Vietnam dipaksa bersandar di Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan. Kapal yang memiliki…

Sabtu, 21 April 2018 10:26

Warga Harus Segera Pindah

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan dalam waktu dekat, akan segera membersihkan area…

Sabtu, 21 April 2018 10:14

Persoalan Lawas, Dideportasi Bukan TKI Resmi

NUNUKAN – Bekerja di luar negeri masih menjadi magnet tersendiri bagi para Warga Negara Indonesia…

Jumat, 20 April 2018 12:35

Satu Maskapai Melirik, Armada TNI Jadi Alternatif

NUNUKAN – Proses Lelang Subsidi Ongkos Angkut (SOA) Nunukan-Krayan kini dilirik salah satu maskapai.…

Jumat, 20 April 2018 12:16

Zona Merah, Aset Pemprov Kaltim

NUNUKAN – Warga yang bermukim di  Rukun Tetangga (RT) 14 Jalan Antasari, Kelurahan Nunukan…

Jumat, 20 April 2018 10:11

Data Belum Valid, Gaji Guru Honorer Tertahan

NUNUKAN – Pasca dilakukan uji kompetensi guru pada Februari lalu, hingga saat ini Dinas Pendidikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .