MANAGED BY:
SABTU
20 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 12 Januari 2018 13:38
Pemilik Speedboat Harus Ubah Desain
DOK. RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Belajar dari insiden tenggelamnya speedboat Rejeki Baru dan Anugrah Express di perairan Kaltara. Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tarakan pun mengambil tindakan cepat dengan mengatur regulasi terbaru tentang standar speedboat reguler.

Pemilik kapal speedboat reguler diminta, untuk segera melakukan perubahan atas desain speedboat seperti pintu darurat, posisi duduk hingga tempat penyimpanan barang yang dianggap menjadi penyebab sulitnya dilakukan evakuasi penumpang.

Kepala KSOP Tarakan, Letkol Marinir Abdul Rahman melalui Kepala Seksi Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Tarakan Syaharuddin menjelaskan ia sudah melakukan pemberitahuan terhadap pemilik speedboat atau bagi pemilik kapal yang sedang melakukan pembuatan speedboat untuk membuat pintu darurat dengan ukuran yang telah ditentukan.

“Untuk ukuran pintu darurat (lihat grafis).  Sehingga apabila terjadi kecelakaan kapal para penumpang bisa dengan mudah untuk segera keluar. Dan ini  disarankan untuk speedboat reguler yang memiliki panjang di atas 10 meter. Minimal memiliki 4 pintu darurat ditambah pintu masuk dari depan kiri dan kanan dan pintu belakang untuk ke ruang mesin sehingga total jalur evakuasi ada 7 pintu,” ungkap Syaharuddin, saat ditemui di ruangannya.

Sementara itu, untuk speedboat reguler  yang memiliki panjang di bawah 10 meter cukup terdapat dua pintu darurat saja. Sesuai kapasitas penumpang sehingga mudah untuk penumpang untuk keluar jika terjadi keadaan yang tak diinginkan.

Saat disinggung soal penyimpanan barang di atas kapal. Syaharuddin juga berharap bagi pemilik speedboat untuk membuat desain baru. Seperti layaknya sebuah pesawat. Ada penyimpanan khusus untuk barang di dalam kapal dengan bentuk kabin.

“Di dalam pesawat itu kan kalau menyimpan barang di dalam kabin. Dan kami berharap nantinya speedboat itu desainnya seperti itu. Jadi tidak ada lagi yang namanya overload karena barang. Sebab setiap penumpang juga harus membawa maksimal 10 kilogram (kg) yang sudah tertera di tiket,” jelasnya.

Syahruddin menuturkan, dia pernah menemukan speedboat yang sudah memenuhi standar yang dimaksudkan oleh KSOP. Speedboat tersebut sudah memiliki rancangan yang baik. Bahkan speedboat tersebut sudah didesain, jika terjadi benturan yang bisa mengakibatkan kebocoran. Air  tersebut tidak langsung masuk ke kompartemen lain atau masuk ruangan/deck penumpang. Karena sudah dibuatkan sekat-sekat sehingga langkah-langkah penyelamatan bisa cepat ditangani dan tidak menimbulkan korban jiwa.

“Kami berharap ini bisa menjadi salah satu pelopor keselamatan kapal penumpang khususnya di Kaltara dan yang lain agar  bisa menyesuaikannya,” jelasnya.

Selain menyoal itu, KSOP juga tengah melakukan sosialisasi agar penumpang tertib saat menaiki speedboat. Nomor kursi harus sesuai dengan tiket yang ada pada penumpang. Sehingga tidak terjadi saling rebut untuk mencari tempat duduk yang disukai. Langkah ini juga mengontrol penjualan tiket yang melebihi kapasitas angkut penumpang.

“Selain itu, kelengkapan alat komunikasi radio VHF marine harus diadakan,bagi yang belum memiliki dan peralatan navigasi yaitu kompas dan GPS harus ada,” bebernya.

Tak hanya itu, alat pemadam kebaran juga harus ada di speedboat. Hal ini menghindari apabila terjadi kebakaran pada ruang mesin atau mesin, maka nakhoda bisa memadamkannya atau mengendalikan dari ruang kemudi dengan cara menarik alat. Tanpa harus bolak-balik memadamkan api.

“Jadi tidak perlu lagi dilakukan pemadaman secara manual. Semuanya sudah dirancang atau terkoneksi. Namun tetap juga kami syaratkan untuk menyiapkan alat pemadam yang dapat dipadamkan secara manual,” katanya. (eru/nri) 


BACA JUGA

Kamis, 18 Januari 2018 11:02

Panwaslu Sudah Panggil KPU

TARAKAN - Pasca ditolaknya pendaftaran yang dilakukan Sabirin-Tajuddin Tuwo (Santun), karena dianggap…

Kamis, 18 Januari 2018 11:01

Usai Bongkar Barang, Kapal Tenggelam

TANA TIDUNG – Kemarin (17/1) pukul 17.00 wita, warga disekitar Pelabuhan Tunon Taka, Kabupaten…

Kamis, 18 Januari 2018 10:59

Awal Tahun, Temukan Mortir 2,5 kg

TARAKAN – Sudah bukan rahasia lagi jika Bumi Paguntaka banyak didiami mortir, bom dan peralatan…

Kamis, 18 Januari 2018 10:56

Ambil Sabu-Sabu dari Dalam Tanah

TARAKAN – Peredaran sabu di Kaltara dan Kaltim, khususnya Tarakan dan Balikpapan benar-benar memprihatinkan.…

Kamis, 18 Januari 2018 10:53

MANTAP..!! 2 Unit Pesawat Nurtanio Dibeli Maret Ini

TARAKAN – Rencana pembelian pesawat jenis N-219 Nurtanio, buatan PT Dirgantara dan Lembaga Penerbangan…

Kamis, 18 Januari 2018 10:49

Pikun, Kakek Hilang 19 Jam

TARAKAN – Setelah melakukan pencarian selama 19 jam lebih, tim Search and Rescue (SAR) gabungan,…

Kamis, 18 Januari 2018 10:47

Jalan Rusak dan Rawan Longsor

TARAKAN – Berada di wilayah pegunungan seharusnya mendapatkan perhatian khusus. Apalagi jika tanjakan…

Kamis, 18 Januari 2018 10:21

BREAKING NEWS!!! Hujan Deras, Satu Rumah Warga Hanyut dan Tenggelam

TARAKAN - Cuaca buruk tampaknya berimbas terhadap wilayah pesisir  di Kelurahan Juata Laut. Seperti…

Rabu, 17 Januari 2018 15:06

Jalan Terakhir, Laksanakan Putusan

TARAKAN – Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid sedang menghadapi persoalan hukum. Pengadilan Tata…

Rabu, 17 Januari 2018 15:03

Turis Tiongkok Tunda ke Kaltara

TARAKAN – Pemerintah Tiongkok, memberikan warning terhadap warganya yang akan berkunjung ke Indonesia.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .