MANAGED BY:
RABU
20 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 12 Januari 2018 13:38
Pemilik Speedboat Harus Ubah Desain
DOK. RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Belajar dari insiden tenggelamnya speedboat Rejeki Baru dan Anugrah Express di perairan Kaltara. Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tarakan pun mengambil tindakan cepat dengan mengatur regulasi terbaru tentang standar speedboat reguler.

Pemilik kapal speedboat reguler diminta, untuk segera melakukan perubahan atas desain speedboat seperti pintu darurat, posisi duduk hingga tempat penyimpanan barang yang dianggap menjadi penyebab sulitnya dilakukan evakuasi penumpang.

Kepala KSOP Tarakan, Letkol Marinir Abdul Rahman melalui Kepala Seksi Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Tarakan Syaharuddin menjelaskan ia sudah melakukan pemberitahuan terhadap pemilik speedboat atau bagi pemilik kapal yang sedang melakukan pembuatan speedboat untuk membuat pintu darurat dengan ukuran yang telah ditentukan.

“Untuk ukuran pintu darurat (lihat grafis).  Sehingga apabila terjadi kecelakaan kapal para penumpang bisa dengan mudah untuk segera keluar. Dan ini  disarankan untuk speedboat reguler yang memiliki panjang di atas 10 meter. Minimal memiliki 4 pintu darurat ditambah pintu masuk dari depan kiri dan kanan dan pintu belakang untuk ke ruang mesin sehingga total jalur evakuasi ada 7 pintu,” ungkap Syaharuddin, saat ditemui di ruangannya.

Sementara itu, untuk speedboat reguler  yang memiliki panjang di bawah 10 meter cukup terdapat dua pintu darurat saja. Sesuai kapasitas penumpang sehingga mudah untuk penumpang untuk keluar jika terjadi keadaan yang tak diinginkan.

Saat disinggung soal penyimpanan barang di atas kapal. Syaharuddin juga berharap bagi pemilik speedboat untuk membuat desain baru. Seperti layaknya sebuah pesawat. Ada penyimpanan khusus untuk barang di dalam kapal dengan bentuk kabin.

“Di dalam pesawat itu kan kalau menyimpan barang di dalam kabin. Dan kami berharap nantinya speedboat itu desainnya seperti itu. Jadi tidak ada lagi yang namanya overload karena barang. Sebab setiap penumpang juga harus membawa maksimal 10 kilogram (kg) yang sudah tertera di tiket,” jelasnya.

Syahruddin menuturkan, dia pernah menemukan speedboat yang sudah memenuhi standar yang dimaksudkan oleh KSOP. Speedboat tersebut sudah memiliki rancangan yang baik. Bahkan speedboat tersebut sudah didesain, jika terjadi benturan yang bisa mengakibatkan kebocoran. Air  tersebut tidak langsung masuk ke kompartemen lain atau masuk ruangan/deck penumpang. Karena sudah dibuatkan sekat-sekat sehingga langkah-langkah penyelamatan bisa cepat ditangani dan tidak menimbulkan korban jiwa.

“Kami berharap ini bisa menjadi salah satu pelopor keselamatan kapal penumpang khususnya di Kaltara dan yang lain agar  bisa menyesuaikannya,” jelasnya.

Selain menyoal itu, KSOP juga tengah melakukan sosialisasi agar penumpang tertib saat menaiki speedboat. Nomor kursi harus sesuai dengan tiket yang ada pada penumpang. Sehingga tidak terjadi saling rebut untuk mencari tempat duduk yang disukai. Langkah ini juga mengontrol penjualan tiket yang melebihi kapasitas angkut penumpang.

“Selain itu, kelengkapan alat komunikasi radio VHF marine harus diadakan,bagi yang belum memiliki dan peralatan navigasi yaitu kompas dan GPS harus ada,” bebernya.

Tak hanya itu, alat pemadam kebaran juga harus ada di speedboat. Hal ini menghindari apabila terjadi kebakaran pada ruang mesin atau mesin, maka nakhoda bisa memadamkannya atau mengendalikan dari ruang kemudi dengan cara menarik alat. Tanpa harus bolak-balik memadamkan api.

“Jadi tidak perlu lagi dilakukan pemadaman secara manual. Semuanya sudah dirancang atau terkoneksi. Namun tetap juga kami syaratkan untuk menyiapkan alat pemadam yang dapat dipadamkan secara manual,” katanya. (eru/nri) 


BACA JUGA

Rabu, 20 Juni 2018 12:04

Serang Warga, ‘Cupping’ Biasa Diberi Makan

NUNUKAN - Seorang warga Mamolo, Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Nunukan Selatan, Syamsuddin alias…

Rabu, 20 Juni 2018 12:02

Digelar Sabtu hingga Tak Ada Buras dan Ketupat

Hampir seluruh umat muslim di Indonesia melaksanakan salat id serentak pada Jumat (15/6). Namun berbeda…

Rabu, 20 Juni 2018 12:01

Harga Daging Ayam Mulai Turun

TARAKAN – Harga daging ayam mulai turun pada H+3 Lebaran. Dari pantauan Radar Tarakan, sejumlah…

Rabu, 20 Juni 2018 11:58

Sebagian Aset Pertamina Dikembalikan Pemkot

TARAKAN – 52 aset pinjam pakai antar Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan dengan Pertamina sementara…

Rabu, 20 Juni 2018 11:57

Sampah Meningkat, Petugas Lembur

TARAKAN - Usai Hari Raya Idulfitri, sampah rumah tangga di Tarakan menumpuk, begitu juga pemandangan…

Rabu, 20 Juni 2018 11:55

Realisasi Kebutuhan Uang Capai Rp 598 Miliar

TARAKAN – Tahun ini realisasi kebutuhan uang Ramadan dan Idulfitri 1439 Hijriah melebihi target…

Rabu, 20 Juni 2018 11:54

Usai Lebaran Tidak Ada Lonjakan Pasien

TARAKAN – Pasca Lebaran tidak ada peningkatan penyakit yang begitu signifikan di Rumah Sakit Umum…

Rabu, 20 Juni 2018 11:51

Baliho Rusak karena Faktor Alam

TARAKAN – Pemandangan sejumlah baliho yang rusak di kawasan simpang Intraca dan Juata Laut diprediksi…

Rabu, 20 Juni 2018 11:50

Rawan Kejahatan, Butuh Enam Tiang PJU

TANJUNG SELOR – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) terus melakukan…

Selasa, 19 Juni 2018 21:04

Gempa 4,6 Skala Richter, BMKG Pastikan Aman dari Tsunami

TARAKAN - Gempa berkekuatan 4,6 skala richter (SR) mengguncang wilayah Timur Laut Tarakan, Selasa (19/6). …
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .