MANAGED BY:
JUMAT
23 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 12 Januari 2018 12:16
Jembatan Meranti Hanya Jadi ‘Pajangan’
TAK DILANJUTKAN: Jembatan Meranti ini belum dapat digunakan karena akses jalan ke permukiman belum ada. PIJAI PASARIJA/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Sejak kelar dibangun tahun 2016, hingga saat ini Jembatan Meranti yang rencananya menghubungkan Kelurahan Tanjung Selor Hilir dengan Buluh Perindu, Kelurahan Tanjung Selor Hulu hanya jadi ‘pajangan’.

Sebab hingga saat ini jembatan dengan panjang 129 meter dan lebar 12 meter tersebut belum bisa digunakan, karena akses tembus ke permukiman warga Buluh Perindu belum ada akibat terkendala pembebasan lahan.

Nasib jembatan yang menelan anggaran sekira Rp 37 miliar dari APBD Bulungan itu akan berlanjut jadi ‘pajangan’ tahun ini. Selain, masalah pembebasan lahan belum klir, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) Bulungan juga akan fokus memperbaiki akses jalan menuju jembatan Buluh  Perindu ke Desa Gunung Seriang yang sudah rampung.

Kepala Bidang Bina Marga DPU-PR Bulungan, Fakhrudin mengatakan, karena masalah lahan belum klir maka jembatan meranti belum bisa difungsikan tahun ini.

“Kita akan mengalihkan jalur warga Buluh Perindu ke Jembatan Gunung Seriang, sambil menunggu proses ganti rugi lahan diselesaikan,” kata Fakrudin kepada Radar Kaltara belum lama ini.

Sebenarnya, aku dia, yang menjadi masalah tidak hanya pembebasan lahan, tapi juga untuk pembuatan badan jalan selebar 30 meter sulit.

“Hanya pulau kecil jadi susah, apalagi ada lekukan di ujung jembatan sehingga susah dikerjakan,” ungkapnya.

Karena itu, pihaknya juga harus merevisi ulang perencanaan pembuatan badan jalan.

“Tapi tahun ini kami fokus mendekatkan jarak masyarakat ke Tanjung Palas, tidak hanya warga Buluh Perindu, tapi juga warga lainnya,” katanya, seraya mengatakan, akan melakukan pembenahan jalan agar bisa dilalui, minimal pemasangan batu agergat. Karena sifatnya hanya jalan sementara.

“Nanti pembenahannya akan menggunakan DAK (dana alokasi khusus) Rp 2 miliar,” ungkapnya.

Sementara, Bupati Bulungan H. Sudjati mengatakan, untuk pembebasan lahan masih banyak warga yang belum bisa menunjukkan bukti kepemilikan lahan.

 “Jadi itu yang menjadi kendala, sebab hanya pengakuan saja,” ujarnya.

Padahal sudah ada tim appraisal melakukan penghitungan. Jika masyarakat dapat menunjukkan dokumen kepemilikan baru diproses ganti rugi.

“Nanti ganti ruginya melalui DPU-PR,” sebutnya. (*/pij/ana)


BACA JUGA

Jumat, 23 Februari 2018 14:46

Coba Kelabui Petugas, Sabu Disimpan di Bungkus Rokok

TANJUNG SELOR – Guna mengelabui pemeriksaan petugas kepolisian. Tersangka berinisial Fa (33) menyembunyikan…

Jumat, 23 Februari 2018 10:33

Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Singgung Pemkab

TANJUNG SELOR - Di sejumlah titik ruas jalan dalam Kota Tanjung Selor, utamanya yang menjadi kewenangan…

Jumat, 23 Februari 2018 10:32

Ratusan Sekolah Rusak Berat

TANJUNG SELOR – Tahun ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bulungan mendapatkan bantuan…

Jumat, 23 Februari 2018 10:30

Peminjaman Panti Sosial hingga Jabatan Bupati Berakhir

TANJUNG SELOR - Setelah melalui berbagai persiapan dan mekanisme serta prosedur, serah terima pinjam…

Jumat, 23 Februari 2018 10:29

DLH Akui Belum Terima Laporan

TANJUNG SELOR - Dugaan pencemaran di muara Bulungan yang mengakibatkan banyaknya ikan mati beberapa…

Jumat, 23 Februari 2018 10:28

Pensiun Badrun Tunggu Persetujuan Presiden

TANJUNG SELOR - Setelah ditetapkan KPU Tarakan sebagai kandidat Walikota dalam Pemilihan Kepala Daerah…

Kamis, 22 Februari 2018 10:25

Oknum ASN Hadirkan Saksi Meringankan

TANJUNG SELOR – Sidang kasus dugaan pencabulan yang dilakukan oknum kepala instansi vertikal di…

Kamis, 22 Februari 2018 10:16

Cegah Konflik, Raperda Zona Wilayah Pesisir Dikebut

TANJUNG SELOR – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau…

Kamis, 22 Februari 2018 10:14

Manfaatkan Sungai sebagai Sumber Daya Listrik

Sejak menjadi Provinsi Kaltara, wilayah utara Kalimantan ini terus berkembang. Kendati demikikan, infrastruktur…

Kamis, 22 Februari 2018 10:13

500 Kepala Keluarga Terbebas dari Ancaman Air Bersih

TANJUNG SELOR – Warga Desa Pimping, Kecamatan Tanjung Palas Utara akhirnya lepas dari ancaman…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .