MANAGED BY:
SENIN
20 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 12 Januari 2018 12:16
Jembatan Meranti Hanya Jadi ‘Pajangan’
TAK DILANJUTKAN: Jembatan Meranti ini belum dapat digunakan karena akses jalan ke permukiman belum ada. PIJAI PASARIJA/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Sejak kelar dibangun tahun 2016, hingga saat ini Jembatan Meranti yang rencananya menghubungkan Kelurahan Tanjung Selor Hilir dengan Buluh Perindu, Kelurahan Tanjung Selor Hulu hanya jadi ‘pajangan’.

Sebab hingga saat ini jembatan dengan panjang 129 meter dan lebar 12 meter tersebut belum bisa digunakan, karena akses tembus ke permukiman warga Buluh Perindu belum ada akibat terkendala pembebasan lahan.

Nasib jembatan yang menelan anggaran sekira Rp 37 miliar dari APBD Bulungan itu akan berlanjut jadi ‘pajangan’ tahun ini. Selain, masalah pembebasan lahan belum klir, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) Bulungan juga akan fokus memperbaiki akses jalan menuju jembatan Buluh  Perindu ke Desa Gunung Seriang yang sudah rampung.

Kepala Bidang Bina Marga DPU-PR Bulungan, Fakhrudin mengatakan, karena masalah lahan belum klir maka jembatan meranti belum bisa difungsikan tahun ini.

“Kita akan mengalihkan jalur warga Buluh Perindu ke Jembatan Gunung Seriang, sambil menunggu proses ganti rugi lahan diselesaikan,” kata Fakrudin kepada Radar Kaltara belum lama ini.

Sebenarnya, aku dia, yang menjadi masalah tidak hanya pembebasan lahan, tapi juga untuk pembuatan badan jalan selebar 30 meter sulit.

“Hanya pulau kecil jadi susah, apalagi ada lekukan di ujung jembatan sehingga susah dikerjakan,” ungkapnya.

Karena itu, pihaknya juga harus merevisi ulang perencanaan pembuatan badan jalan.

“Tapi tahun ini kami fokus mendekatkan jarak masyarakat ke Tanjung Palas, tidak hanya warga Buluh Perindu, tapi juga warga lainnya,” katanya, seraya mengatakan, akan melakukan pembenahan jalan agar bisa dilalui, minimal pemasangan batu agergat. Karena sifatnya hanya jalan sementara.

“Nanti pembenahannya akan menggunakan DAK (dana alokasi khusus) Rp 2 miliar,” ungkapnya.

Sementara, Bupati Bulungan H. Sudjati mengatakan, untuk pembebasan lahan masih banyak warga yang belum bisa menunjukkan bukti kepemilikan lahan.

 “Jadi itu yang menjadi kendala, sebab hanya pengakuan saja,” ujarnya.

Padahal sudah ada tim appraisal melakukan penghitungan. Jika masyarakat dapat menunjukkan dokumen kepemilikan baru diproses ganti rugi.

“Nanti ganti ruginya melalui DPU-PR,” sebutnya. (*/pij/ana)


BACA JUGA

Minggu, 19 Agustus 2018 21:36

Pembebasan Lahan Bandara Mandek

TANJUNG SELOR - Pemkab Bulungan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Bulungan belum dapat menyelesaikan…

Minggu, 19 Agustus 2018 21:34

Masyarakat Resah, Pedagang ‘Menjerit’

TANJUNG SELOR – Meski uji sampel dugaan beras plastik dari hasil inspeksi mendadak (sidak) oleh…

Sabtu, 18 Agustus 2018 20:37

CANTIK..!! Ini Dia Calon Ibu Kota Provinsi Kaltara yang Baru

TANJUNG SELOR – Peralihan status Tanjung Selor dari Ibu Kota Kabupaten Bulungan menjadi Ibu Kota…

Sabtu, 18 Agustus 2018 20:36

Bawaslu Minta Bacaleg Menahan Diri

TANJUNG SELOR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kaltara belum lama ini telah menetapkan nama-nama…

Sabtu, 18 Agustus 2018 19:27

Kaltara Makin Maju, Gubernur Persilakan Masyarakat Nilai Sendiri

TANJUNG SELOR - Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Irianto Lambrie menyebutkan Provinsi Kaltara telah…

Sabtu, 18 Agustus 2018 19:24

Jadi Pengalaman Berharga, Grogi Saat Bertatap Gubernur

Dipercaya sebagai pembawa baki bendera merah putih pada peringatan HUT ke-73 Republik Indonesia di Tanjung…

Jumat, 17 Agustus 2018 20:29

Polda Bidik Kasus Pidana Khusus

TANJUNG SELOR - Kepolisian Daerah (Polda) Kaltara melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus)…

Jumat, 17 Agustus 2018 20:24

Bangunan SPN Masih Butuh Miliaran Rupiah

TANJUNG SELOR – Setelah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau menghibahkan lahan berikut gedung…

Kamis, 16 Agustus 2018 21:31

Biaya BBNKB 15 Persen Dinilai Memberatkan

TANJUNG SELOR - Penerapan beban Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) sebesar 15 persen dirasa perlu…

Kamis, 16 Agustus 2018 21:30

BPSK Terima Laporan Dugaan Beredarnya Beras Plastik

TANJUNG SELOR – Laporan adanya dugaan beras plastik yang beredar di pasar tradisional di Ibu Kota…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .