MANAGED BY:
MINGGU
20 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 12 Januari 2018 12:16
Jembatan Meranti Hanya Jadi ‘Pajangan’
TAK DILANJUTKAN: Jembatan Meranti ini belum dapat digunakan karena akses jalan ke permukiman belum ada. PIJAI PASARIJA/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Sejak kelar dibangun tahun 2016, hingga saat ini Jembatan Meranti yang rencananya menghubungkan Kelurahan Tanjung Selor Hilir dengan Buluh Perindu, Kelurahan Tanjung Selor Hulu hanya jadi ‘pajangan’.

Sebab hingga saat ini jembatan dengan panjang 129 meter dan lebar 12 meter tersebut belum bisa digunakan, karena akses tembus ke permukiman warga Buluh Perindu belum ada akibat terkendala pembebasan lahan.

Nasib jembatan yang menelan anggaran sekira Rp 37 miliar dari APBD Bulungan itu akan berlanjut jadi ‘pajangan’ tahun ini. Selain, masalah pembebasan lahan belum klir, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) Bulungan juga akan fokus memperbaiki akses jalan menuju jembatan Buluh  Perindu ke Desa Gunung Seriang yang sudah rampung.

Kepala Bidang Bina Marga DPU-PR Bulungan, Fakhrudin mengatakan, karena masalah lahan belum klir maka jembatan meranti belum bisa difungsikan tahun ini.

“Kita akan mengalihkan jalur warga Buluh Perindu ke Jembatan Gunung Seriang, sambil menunggu proses ganti rugi lahan diselesaikan,” kata Fakrudin kepada Radar Kaltara belum lama ini.

Sebenarnya, aku dia, yang menjadi masalah tidak hanya pembebasan lahan, tapi juga untuk pembuatan badan jalan selebar 30 meter sulit.

“Hanya pulau kecil jadi susah, apalagi ada lekukan di ujung jembatan sehingga susah dikerjakan,” ungkapnya.

Karena itu, pihaknya juga harus merevisi ulang perencanaan pembuatan badan jalan.

“Tapi tahun ini kami fokus mendekatkan jarak masyarakat ke Tanjung Palas, tidak hanya warga Buluh Perindu, tapi juga warga lainnya,” katanya, seraya mengatakan, akan melakukan pembenahan jalan agar bisa dilalui, minimal pemasangan batu agergat. Karena sifatnya hanya jalan sementara.

“Nanti pembenahannya akan menggunakan DAK (dana alokasi khusus) Rp 2 miliar,” ungkapnya.

Sementara, Bupati Bulungan H. Sudjati mengatakan, untuk pembebasan lahan masih banyak warga yang belum bisa menunjukkan bukti kepemilikan lahan.

 “Jadi itu yang menjadi kendala, sebab hanya pengakuan saja,” ujarnya.

Padahal sudah ada tim appraisal melakukan penghitungan. Jika masyarakat dapat menunjukkan dokumen kepemilikan baru diproses ganti rugi.

“Nanti ganti ruginya melalui DPU-PR,” sebutnya. (*/pij/ana)


BACA JUGA

Minggu, 20 Mei 2018 17:35

Taman Sungai Kayan Akan Dipadukan dengan Kapal Wisata

TANJUNG SELOR - Keberadaan taman di tepian Sungai Kayan atau Taman Sungai Kayan (TSK) dan Taman Kaltara…

Minggu, 20 Mei 2018 17:31

Dua Tahun Wilayah Ini Tak Punya Dokter

TANJUNG SELOR – Sejak dua tahun terakhir, Puskesmas Desa Long Bang, Kecamatan Peso Hilir mengalami…

Sabtu, 19 Mei 2018 17:16

Waspada Takjil Tak Layak Konsumsi

TANJUNG SELOR – Seperti tahun-tahun sebelumnya, di Bumi Tenguyun –sebutan lain Bulungan…

Sabtu, 19 Mei 2018 17:10

Di Wilayah Ini, KTP Warganya Masih Berlogo Provinsi Lain

TANJUNG SELOR - Kepemilikan Kartu Tanda Penduduk (KTP) kovensional maupun KTP elektronik (e-KTP) di…

Sabtu, 19 Mei 2018 08:54

Ombudsman Survei SOP di Rutan dan Lapas

TANJUNG SELOR - Ombudsman RI perwakilan Kaltara sedang menghimpun informasi dari masyarakat tentang…

Sabtu, 19 Mei 2018 08:52

Polisi Belum Tetapkan Tersangka

TANJUNG SELOR – Sejumlah aparat gabungan telah melakukan penertiban terhadap penjualan bensin…

Sabtu, 19 Mei 2018 08:50

Berkas Pencabulan Anak Segera Dilimpahkan ke Kejari

TANJUNG SELOR – Kasus pencabulan anak di bawah umur yang terjadi belum lama ini di daerah Kilometer…

Sabtu, 19 Mei 2018 08:48

Pasokan BBM Aman Hingga Idul Fitri

TANA TIDUNG – Memasuki Ramadan, stok dan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Agen Premium, Minyak…

Jumat, 18 Mei 2018 17:31

Ini Bentuk Kapal Wisata yang Akan Dimiliki Kaltara

TANJUNG SELOR - Tahapan pembangunan atau pembuatan Kapal Pariwisata Pemprov Kalimantan Utara (Kaltara)…

Jumat, 18 Mei 2018 17:27

Beras untuk Warga Miskin Ini Dijual Bebas

TANJUNG SELOR – Menjual beras sejahtera (rastra) yang diperuntukan bagi warga dengan kategori…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .