MANAGED BY:
SABTU
20 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 12 Januari 2018 12:05
Masalah Lahan PPI Sebatik Lanjut ke PTUN Samarinda
PERSIDANGAN: Sengketa lahan PPI Sebatik masuk dalam tahap persidangan di PTUN Samarinda. AZIZUL UNTUK RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Permasalahan lahan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Sebatik tak disangka berlanjut hingga ke Pengadilan Tata Usaha Negeri (PTUN) Samarinda. Pemilik lahan sebelumnya mempermasalahkan penerbitan sertifikat lahan PPI Sebatik.

Lahan tersebut beralamat di Desa Sei Pancang, Kecamatan Sebatik Utara. Pemilik lahan sebelumnya menggugat atas penerbitan sertifikat hak pakai nomor 7 Desa Sei Pancang, 22 Agustus 1994 dengan luas lahan 7,650 meter persegi.

Anak dari pemilik lahan tersebut, Azizul Rahim mengatakan, bahwa yang digugat hingga ke PTUN Samarinda adalah penerbitan sertifikat lahan tersebut. Permasalahan sebelumnya tidak ingin dilakukan hingga ke pengadilan, namun karena dilakukan pembangunan di area tersebut, maka lahan tersebut harus diperjelas pemilik sebenarnya.

“Orang tua saya memiliki bukti pembelian dari lahan tersebut dan ada makam kakek saya di situ. Maka dari itu tidak ada yang dapat melakukan pembangunan di sekitar lahan tersebut,” kata Azizul Rahim kepada media ini kemarin (10/1).

Menurutnya, selama ini lahan tersebut tidak pernah dilakukan jual beli kepada pemerintah. Namun kenapa tiba-tiba lahan tersebut terbit sertifikat untuk PPI Sebatik. Kuat dugaan bahwa saat penerbitan sertifikat lahan tersebut tidak sesuai dengan prosedur. “Orang tua saya minta sertifikat tersebut dibatalkan dan tidak ada pembangunan di area PPI tersebut,” ujarnya.

Sementara, Kepala Sub Bidang Sengketa Lahan Badan Pertahanan Nasional (BPN) Nunukan, Siswandi mengatakan, lahan PPI Sebatik saat ini masuk dalam proses persidangan, karena pemilik lahan telah menuntut. “Untuk kasus tersebut saya yang menangani dari BPN Nunukan, namun untuk persidangan hari ini belum dapat dihadiri,” kata Siswandi kemarin.

Persidangan akan dilanjutkan dengan jawaban tergugat. Pemilik lahan sebelumnya telah mengajukan gugatan kepada Kepala BPN Nunukan, Kepala Dinas Pertanahan Nunukan dan Kepala Desa Sei Pancang, Kecamatan Sebatik Utara.

Menurutnya, pemilik lahan tersebut mempermasalahkan sertifikat tersebut, padahal sertifikat itu telah terbit sejak 23 tahun lalu pada 1994. Sekarang yang menggugat adalah ahli waris dari lahan tersebut.

“Padahal orang tua dari pemilik lahan telah menyerahkan kepada pemerintah daerah dulu,” ujarnya. (nal/ash)


BACA JUGA

Kamis, 18 Januari 2018 10:57

Tak Gersang Semangat dan Prestasi

Sejumlah sekolah dasar negeri (SDN) di Nunukan, umumnya dibangun dengan mewah dan bertingkat.  Namun…

Kamis, 18 Januari 2018 10:54

Saksi Kasus Budiman Sakit

NUNUKAN – Sidang perkara dugaan korupsi pengadaan tanah yang rencananya kembali digelar Rabu (17/1),…

Kamis, 18 Januari 2018 10:50

Lima Kasus Pencurian Belum Terungkap

NUNUKAN – Setidaknya ada lima kasus pencurian yang hingga kini belum terungkap di tangan Kepolisian…

Kamis, 18 Januari 2018 10:33

Lahan Bermasalah, Rehab PPI Lanjut Terus

NUNUKAN – Rehab Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) di Desa Sei Pancang, Kecamatan Sebatik Utara terus…

Kamis, 18 Januari 2018 10:32

ADD 2018 Terjun Bebas

NUNUKAN - Persoalan desa tampaknya terus berlanjut di 2018 ini. Setelah Alokasi Dana Desa (ADD) tahap…

Kamis, 18 Januari 2018 10:31

Maksimalkan Pajak Perusahaan Perkebunan

DINAS Pertanian Ketahanan Pangan (DPKP) Nunukan mendesak agar pajak perusahaan sawit terdaftar di Nunukan.…

Kamis, 18 Januari 2018 10:29

Diguyur Hujan, Pelayaran Diperketat

NUNUKAN – Memasuki awal 2018, hujan terus mengguyur Nunukan. Kondisi tersebut bakal terjadi hingga…

Kamis, 18 Januari 2018 10:27

Masih Aman Difteri

KASUS virus difteri yang menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) di Kalimantan Utara (Kaltara) pasca ditemukannya…

Rabu, 17 Januari 2018 15:10

Ratusan Deportan Lahir di Malaysia

NUNUKAN – Warga Negara Indonesia (WNI) yang dipulangkan paksa Pemerintah Malaysia pada tahun lalu …

Rabu, 17 Januari 2018 15:02

Dibuat Seperti Mal Khas Perbatasan Kaltara

Masyarakat Nunukan tak lama lagi akan dimanjakan dengan bangunan Pusat Jajanan Serba Ada (Pujasera)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .