MANAGED BY:
SELASA
18 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 12 Januari 2018 11:45
Warning Masyarakat yang Tak Punya IMB

Gencar Sosialisasi dan Jemput Bola

Demi mengais rezeki, tak perduli meski harus membangun bangunan tepat di atas trotoar dan melewati Garis Sempadan Bangunan (GSB). RIKO/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TANA TIDUNG – Sejumlah bangunan didirikan warga dan melewati garis sempadan bangunan (GSB) dan tak memiliki izin mendirikan bangunan (IMB) bakal di-warning pemerintah.

Pasalnya sejumlah bangunan dibangun tepat di atas trotoar dan mengganggu hak pejalan kaki. Seperti yang tampak di Jalan Perintis pertigaan ­­Pasar Imbayud Taka Tana Tidung.

Diungkapkan Plt Kepala Dinas Penanaman Modal Tenaga Kerja Transmigrasi dan PTSP saat dikonfirmasi media Radar Tarakan mengakui pihaknya belum bisa memastikan jumlah pati warga yang membangun melewati GSB. Namun yang pasti,  hampir setiap tahun terjadi peningkatan. Pun begitu juga dengan kepemilikan IMB. Ia  tak menampik masih ada masyarakat yang enggan mengurus IMB dan membangun bangunan melewati Garis Sempadan Bangunan (GSB).

Meski demikian kondisinya, pihaknya  tak berhenti dan terus memberikan sosialisasi baik melalui media massa koran harian  maupun jemput bola ke rumah-rumah masyarakat. “Ini akan terus kami sosialisasikan tentang IMB dan GSB kepada masyarakat agar bangunan tersebut tertata rapi dan memiliki IMB dan tidak membangun di atas GSB sesuai dengan peraturan daerah,” tegasnya.

Dijelaskannya lagi, aturan terkait IMB tertuang sesuai dengan Peraturan Daerah nomor 6 tahun 2013 tentang Bangunan Gedung pasal 49 huruf a. Bahwa setiap orang atau badan dilarang mendirikan bangunan apabila tidak mempunyai surat izin mendirikan bangunan. Lebih jauh dijelaskan Kurono lagi, kewenangan kepemilikan IMB rumah tinggal di ibu kota/ kabupaten  dikeluarkan dengan dasar hukum Undang-Undang nomor 28 tahun 2002 tentang Bangunan Gedung, serta Peraturan Daerah nomor 4 tahun 2012 tentang Retribusi Perizinan Tertentu. Di samping itu juga melihat Surat Keputusan Bupati nomor 188,45/462/KUM/2012 tentang Harga Satuan Bangunan dan Surat Keputusan Bupati nomor III-180-2-1975 tentang Jalan dan Bangunan.

Ia juga menambahkan, permohonan IMB pada dasarnya tidaklah sulit.  Pertama harus diketahui kades atau lurah dan camat, lalu  fotokopi KTP pemohon, fotokopi surat bukti hak milik tanah, fotokopi tanda lunas PBB tahun terakhir, fotokopi surat izin lokasi (berbadan hukum) dan kelengkapan surat-surat lainnya. “ Kami berharap kepada masyarakat yang bermukim atau tinggal di wilayah Tana Tidung agar sekiranya dapat mengurus IMB bagi yang belum mempunyai dan belum mengurus IMB diimbau untuk mengurus IMB agar pihak kami dengan mudah mendata bangunan yang akan didirikan di wilayah ini,” ujar Kurono, Kamis (11/1).(*/rko/zia)


BACA JUGA

Jumat, 11 September 2015 15:28

Lebih Langsing dengan Berenang

<p>Berenang termasuk olahraga yang menyenangkan. Tetapi kebanyakan orang lebih menganggap olahraga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .