MANAGED BY:
SABTU
20 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 11 Januari 2018 13:12
Masih Sebatas Keterangan Saksi
SIDANG SAKSI: JPU kembali hadirkan sejumlah saksi di persidangan perkara dugaan korupsi pengadaan tanah di Pengadilan Tipikor Samarinda. PENGADILAN TIPIKOR SAMARINDA

PROKAL.CO, NUNUKAN - Sidang perkara dugaan korupsi pengadaan tanah seluas 62 hektare di Jalan Ujang Dewa, Kecamatan Nunukan Selatan kembali digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Samarinda, Rabu (10/1).

Dalam sidang, jaksa penuntut umum (JPU) kembali hadirkan setidaknya tujuh orang saksi. Keseluruhannya berasal dari Nunukan. Terdakwa H. Budiman Arifin sekaligus mantan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Nunukan itu membenarkan sejumlah keterangan saksi.

Itu diungkapkan Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Nunukan Rusli kepada media ini ketika dikonfirmasi perkembangan sidang dugaan korupsi pengadaan tanah tersebut. “Masih saksi, yang hadir Petrus, Dadang, H. Sumiati dan empat orang lainnya dari lingkungan OPD di Nunukan,” ujar Rusli kepada Radar Nunukan, kemarin.

Sayang Rusli tak banyak mengurai keterangan dari sejumlah saksi yang dihadirkan. Hanya dari keterangan sang pemilik tanah yakni H. Sumiati. Keterangan yang diberikan pun hampir sama pada sidang sebelumnya.

“Jadi tanah tersebut memang merupakan tanah aset. Tapi sejak tahun 2015 lalu, tanah tersebut ternyata tidak terdaftar di aset,” ungkap Rusli.

Keterangan itu pun dibenarkan Budiman. Pada sidang selanjutnya, JPU masih akan kembali menghadirkan saksi. Dikatakannya masih ada sepuluh orang saksi lainnya, belum lagi satu saksi ahli. Sidang pun diprediksi masih berjalan panjang.

Sebelumnya, Budiman didakwa JPU dengan pasal 2 ayat 1 juncto pasal 18 Undang-Undang (UU) nomor 31/1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU nomor 20/2001 tentang Tindak Pidana Korupsi juncto pasal 55 Ayat 1 KHUP subsider pasal 3 juncto pasal 18 UU nomor 31/1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU nomor 20/2001 tentang Tindak Pidana Korupsi juncto pasal 55 ayat 1 KHUP.

Budiman memang diduga kuat memiliki peran dalam kasus pengadaan tanah seluas 62 hektare itu. Kerugian negara akibat perkara korupsi itu mencapai Rp 7 miliar. Dalam perkara, beberapa pejabat daerah sudah lebih dulu merasakan dinginnya sel tahanan, salah satunya Bupati Nunukan dua periode H. Abdul Hafid Achmad dan sejumlah pegawai di lingkungan Pemkab Nunukan. (raw/lim)


BACA JUGA

Kamis, 18 Januari 2018 10:57

Tak Gersang Semangat dan Prestasi

Sejumlah sekolah dasar negeri (SDN) di Nunukan, umumnya dibangun dengan mewah dan bertingkat.  Namun…

Kamis, 18 Januari 2018 10:54

Saksi Kasus Budiman Sakit

NUNUKAN – Sidang perkara dugaan korupsi pengadaan tanah yang rencananya kembali digelar Rabu (17/1),…

Kamis, 18 Januari 2018 10:50

Lima Kasus Pencurian Belum Terungkap

NUNUKAN – Setidaknya ada lima kasus pencurian yang hingga kini belum terungkap di tangan Kepolisian…

Kamis, 18 Januari 2018 10:33

Lahan Bermasalah, Rehab PPI Lanjut Terus

NUNUKAN – Rehab Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) di Desa Sei Pancang, Kecamatan Sebatik Utara terus…

Kamis, 18 Januari 2018 10:32

ADD 2018 Terjun Bebas

NUNUKAN - Persoalan desa tampaknya terus berlanjut di 2018 ini. Setelah Alokasi Dana Desa (ADD) tahap…

Kamis, 18 Januari 2018 10:31

Maksimalkan Pajak Perusahaan Perkebunan

DINAS Pertanian Ketahanan Pangan (DPKP) Nunukan mendesak agar pajak perusahaan sawit terdaftar di Nunukan.…

Kamis, 18 Januari 2018 10:29

Diguyur Hujan, Pelayaran Diperketat

NUNUKAN – Memasuki awal 2018, hujan terus mengguyur Nunukan. Kondisi tersebut bakal terjadi hingga…

Kamis, 18 Januari 2018 10:27

Masih Aman Difteri

KASUS virus difteri yang menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) di Kalimantan Utara (Kaltara) pasca ditemukannya…

Rabu, 17 Januari 2018 15:10

Ratusan Deportan Lahir di Malaysia

NUNUKAN – Warga Negara Indonesia (WNI) yang dipulangkan paksa Pemerintah Malaysia pada tahun lalu …

Rabu, 17 Januari 2018 15:02

Dibuat Seperti Mal Khas Perbatasan Kaltara

Masyarakat Nunukan tak lama lagi akan dimanjakan dengan bangunan Pusat Jajanan Serba Ada (Pujasera)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .