MANAGED BY:
JUMAT
23 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 11 Januari 2018 13:08
Anggaran Cair, Pekerjaan Belum Selesai

Mantan Kepala KSOP Segera Dipanggil Jaksa

ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TERSANGKA kasus dugaan korupsi rehab kapal Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Nunukan bakal dipanggil penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Nunukan. Agenda itu menyusuk perhitungan kerugian negara yang selesai dilakukan.

Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Nunukan Rusli mengatakan kasus dugaan korupsi itu menyeret mantan Kepala KSOP Nunukan tahun 2013 lalu. “Ya, masih menunggu perhitungan kerugian negara, setelah itu langsung kami panggil tersangkanya,” ujar Rusli kepada Radar Nunukan, kemarin.

Memang yang menjadi kendala pihaknya saat ini, hanya persoalan perhitungan kerugian negara oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Tarakan. Padahal permintaan perhitungan kerugian negara tersebut telah dilakukan pada 2017 lalu. “Sudah beberapa bulan lalu itu saya minta dihitung itu di sana (Tarakan, Red) tapi sampai sekarang belum ada hasil ini,” ungkap Rusli.

Dirinya hanya berharap Januari ini sudah ada hasil dari BPKP Tarakan terkait perhitungan kerugian negara pasca kasus dugaan korupsi rehab kapal KSOP Nunukan. “Kan kalau sudah ada itu, kami juga sudah ada bayangan apakah harus dilimpahkan ke Pengadian Tipikor atau tidak, kuncinya di hasil perhitungan itu. Jadi sabar dululah, kami juga tunggu itu,” beber Rusli.

Sebelumnya Kejari Nunukan memang menetapkan mantan kepala KSOP Nunukan pada tahun 2013 lalu yang berinisial NA itu menjadi tersangka dalam dugaan korupsi kapal tersebut Senin (11/9) lalu. Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, NA diperiksa sebagai saksi dalam kasus tersebut.

Pemeriksaan dilakukan karena terdapat kejanggalan dalam proses lelang kegiatan. Anggaran dalam perbaikan kapal tersebut sebesar Rp 620 juta telah dicairkan. Namun hingga kini kapal tersebut pengerjaannya belum juga selesai.  (raw/lim)


BACA JUGA

Jumat, 23 Februari 2018 10:25

Pasien Terima Obat Kedaluwarsa

NUNUKAN – Telah ditemukan obat-obatan dari salah satu Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) di Sebatik…

Jumat, 23 Februari 2018 10:23

Mantan TKI Ditemukan Meninggal Dunia

NUNUKAN – Masyarakat di sekitar Kantor Imigrasi Kelas II Nunukan, Jalan Ujang Dewa, Kelurahan…

Jumat, 23 Februari 2018 10:19

Perkuat Pengawasan, TNI Tambah Koramil

NUNUKAN – Untuk menjaga situasi dan keamanan wilayah perbatasan khusus di Kabupaten Nunukan, Komando…

Kamis, 22 Februari 2018 12:41

Sosok Mayat Ditemukan Depan Kantor Imigrasi

NUNUKAN - Sosok mayat tiba-tiba ditemukan di depan Kantor Imigrasi Kelas II B Nunukan. Jalan Ujang Dewa, …

Kamis, 22 Februari 2018 10:37

Dugaan Pungli PTSL Bakal Ditelusuri ORI

NUNUKAN – Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Kalimantan Utara (Kaltara) akan menindaklanjuti…

Kamis, 22 Februari 2018 10:09

Masak Air Ditinggal, Rumah Jadi Arang

NUNUKAN – Amukan si jago merah melalap satu rumah warga di Jalan Cut Nyak Dien, Gang Bukit Indah,…

Kamis, 22 Februari 2018 10:08

Sekolah Tanpa Kursi dan Meja Direspons

NUNUKAN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) akan mendistribusikan bantuan ke Sekolah…

Kamis, 22 Februari 2018 10:07

Desak Perusahaan Berkantor di Nunukan

NUNUKAN – Upaya Dinas Pertanian Ketahanan Pangan (DPKP) Nunukan agar perusahaan besar berkantor…

Rabu, 21 Februari 2018 11:13

Memprihatinkan, ke Sekolah Memakai Perahu

Berada di daerah pelosok memang segalanya masih serba tertinggal. Begitu pula dengan kondisi pendidikan.…

Rabu, 21 Februari 2018 10:54

NAH KENAPA INI..??? Kejari SP3 Kasus Rumjab Bupati

NUNUKAN - Hilangnya rumah jabatan (rujab) Bupati Nunukan sampai saat ini penuh misteri. Entah, pembongkaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .