MANAGED BY:
MINGGU
20 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 11 Januari 2018 13:08
Anggaran Cair, Pekerjaan Belum Selesai

Mantan Kepala KSOP Segera Dipanggil Jaksa

ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TERSANGKA kasus dugaan korupsi rehab kapal Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Nunukan bakal dipanggil penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Nunukan. Agenda itu menyusuk perhitungan kerugian negara yang selesai dilakukan.

Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Nunukan Rusli mengatakan kasus dugaan korupsi itu menyeret mantan Kepala KSOP Nunukan tahun 2013 lalu. “Ya, masih menunggu perhitungan kerugian negara, setelah itu langsung kami panggil tersangkanya,” ujar Rusli kepada Radar Nunukan, kemarin.

Memang yang menjadi kendala pihaknya saat ini, hanya persoalan perhitungan kerugian negara oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Tarakan. Padahal permintaan perhitungan kerugian negara tersebut telah dilakukan pada 2017 lalu. “Sudah beberapa bulan lalu itu saya minta dihitung itu di sana (Tarakan, Red) tapi sampai sekarang belum ada hasil ini,” ungkap Rusli.

Dirinya hanya berharap Januari ini sudah ada hasil dari BPKP Tarakan terkait perhitungan kerugian negara pasca kasus dugaan korupsi rehab kapal KSOP Nunukan. “Kan kalau sudah ada itu, kami juga sudah ada bayangan apakah harus dilimpahkan ke Pengadian Tipikor atau tidak, kuncinya di hasil perhitungan itu. Jadi sabar dululah, kami juga tunggu itu,” beber Rusli.

Sebelumnya Kejari Nunukan memang menetapkan mantan kepala KSOP Nunukan pada tahun 2013 lalu yang berinisial NA itu menjadi tersangka dalam dugaan korupsi kapal tersebut Senin (11/9) lalu. Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, NA diperiksa sebagai saksi dalam kasus tersebut.

Pemeriksaan dilakukan karena terdapat kejanggalan dalam proses lelang kegiatan. Anggaran dalam perbaikan kapal tersebut sebesar Rp 620 juta telah dicairkan. Namun hingga kini kapal tersebut pengerjaannya belum juga selesai.  (raw/lim)


BACA JUGA

Sabtu, 19 Mei 2018 08:46

Warga di Sini Jadi Incaran Buaya dan Ular Sembakung

NUNUKAN – Warga di Desa Tepian, Kecamatan Sembakung membutuhkan perhatian dari pemerintah. Sebab…

Sabtu, 19 Mei 2018 08:44

Layanan Belum Memenuhi Keinginan Masyarakat

NUNUKAN – Sistem birokrasi dalam tubuh pemerintah, masih banyak yang dikeluhkan oleh masyarakat.…

Jumat, 18 Mei 2018 12:38

Defisit, Pembangunan Sulit Terlaksana

NUNUKAN - Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Nunukan…

Jumat, 18 Mei 2018 12:13

Pengecer Gas Melon Ilegal Segera Ditangani Tim Satgas

NUNUKAN – Persoalan gas melon 3 kilogram (kg) di wilayah perbatasan belum berakhir. Sampai saat…

Jumat, 18 Mei 2018 12:08

Calon Anggota Legislatif Dilarang Kampanye

NUNUKAN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nunukan telah menyampaikan larangan kampanye melalui…

Jumat, 18 Mei 2018 12:06

Pencuri Handphone di Jok Motor Dibekuk

NUNUKAN – Salah seorang pelaku pencurian sejumlah handphone yang diletakkan di kantong serta jok…

Jumat, 18 Mei 2018 12:04

Terjadi Gangguan, Maskapai Ini Gagal Terbang Perdana

NUNUKAN – Maskapai Aviastar yang ditetapkan sebagai pememang lelang Subsidi Ongkos Angkut (SOA)…

Kamis, 17 Mei 2018 11:17

Temukan Barang Terlarang di Lapas

NUNUKAN – Tak ingin kejadian kerusuhan di Rumah Tahanan (Rutan) Mako Brimob, Depok, beberapa waktu…

Rabu, 16 Mei 2018 11:38

ANJING LIAR MENGGILA..!! Korban Gigitan Bertambah, Penindakan Stagnan

NUNUKAN — Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Nunukan dr. Ika Bihandayani tak menampik…

Rabu, 16 Mei 2018 11:24

Stok Blangko Cukup, Server Gangguan

NUNUKAN — Pencetakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik atau e-KTP kembali terganggu. Server…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .