MANAGED BY:
SENIN
20 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 11 Januari 2018 13:08
Anggaran Cair, Pekerjaan Belum Selesai

Mantan Kepala KSOP Segera Dipanggil Jaksa

ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TERSANGKA kasus dugaan korupsi rehab kapal Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Nunukan bakal dipanggil penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Nunukan. Agenda itu menyusuk perhitungan kerugian negara yang selesai dilakukan.

Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Nunukan Rusli mengatakan kasus dugaan korupsi itu menyeret mantan Kepala KSOP Nunukan tahun 2013 lalu. “Ya, masih menunggu perhitungan kerugian negara, setelah itu langsung kami panggil tersangkanya,” ujar Rusli kepada Radar Nunukan, kemarin.

Memang yang menjadi kendala pihaknya saat ini, hanya persoalan perhitungan kerugian negara oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Tarakan. Padahal permintaan perhitungan kerugian negara tersebut telah dilakukan pada 2017 lalu. “Sudah beberapa bulan lalu itu saya minta dihitung itu di sana (Tarakan, Red) tapi sampai sekarang belum ada hasil ini,” ungkap Rusli.

Dirinya hanya berharap Januari ini sudah ada hasil dari BPKP Tarakan terkait perhitungan kerugian negara pasca kasus dugaan korupsi rehab kapal KSOP Nunukan. “Kan kalau sudah ada itu, kami juga sudah ada bayangan apakah harus dilimpahkan ke Pengadian Tipikor atau tidak, kuncinya di hasil perhitungan itu. Jadi sabar dululah, kami juga tunggu itu,” beber Rusli.

Sebelumnya Kejari Nunukan memang menetapkan mantan kepala KSOP Nunukan pada tahun 2013 lalu yang berinisial NA itu menjadi tersangka dalam dugaan korupsi kapal tersebut Senin (11/9) lalu. Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, NA diperiksa sebagai saksi dalam kasus tersebut.

Pemeriksaan dilakukan karena terdapat kejanggalan dalam proses lelang kegiatan. Anggaran dalam perbaikan kapal tersebut sebesar Rp 620 juta telah dicairkan. Namun hingga kini kapal tersebut pengerjaannya belum juga selesai.  (raw/lim)


BACA JUGA

Sabtu, 18 Agustus 2018 22:36

Enaknya Musim Durian, di Sebatik, Bersantap Durian di Bawah Pohon

MUSIM durian di Sebatik telah berlangsung sejak Juli lalu. Sejumlah masyarakat dari daerah lain di Kaltara…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:22

Biaya Bervariasi, Tergantung Kebutuhan Caleg

NUNUKAN – Pertarungan pemilihan umum (pemilu) 2019 mulai terasa, aroma pesta demokrasi mulai panas.…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:13

Swasembada Ayam, Pemerintah Tak Mampu Hentikan Pasokan Luar

NUNUKAN – Meskipun merasa telah swasembada ayam, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan ternyata…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:10

Kasus Pungli Sebatik Dilimpahkan ke Kejari

NUNUKAN – Setelah setahun dilakukan penyidikan, kasus dugaan pungli agen pelayaran di Sebatik…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:08

Pakai Listrik Ilegal, Bayar Rp 19,4 Juta

NUNUKAN – Operasi Penerbitan Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) PT Perusahaan Listrik Negara (PLN)…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:07

BAHAYA..!! Wabah Flu Burung Kembali Mengancam

NUNUKAN – Wabah flu burung kembali mengancam wilayah Sabah, Malaysia. Saat ini mulai diantisipasi…

Rabu, 15 Agustus 2018 12:56

Penanganan Abrasi Tanggung Jawab Kemen PUPR

NUNUKAN – Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Ari Yusnita mengaku telah menyampaikan…

Rabu, 15 Agustus 2018 11:57

Cuaca di Tanah Suci Mencapai 44 Derajat

NUNUKAN - Cuaca panas yang terjadi di Tanah Suci saat ini mencapai 44 derajat selsius. Sehingga, jamaah…

Rabu, 15 Agustus 2018 11:52

Menuju Lumbis Ogong, Perahu Karam

NUNUKAN – Rencana anggota legislator Nunukan yang ingin melakukan reses bersama masyarakat di…

Selasa, 14 Agustus 2018 16:26

Calo TKI Diduga Lindungi Tersangka

NUNUKAN – Kepolisian dan petugas Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .