MANAGED BY:
SABTU
20 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 11 Januari 2018 12:55
Anggaran Rp 150 M Sia-Sia

Tiga Kecamatan Belum Teraliri Listrik

ROBOH: Salah satu tiang listrik di Kecamatan Tanjung Palas Timur ini rebah dan belum ada perbaikan yang dilakukan. Jaringan listrik ini masuk dalam proyek pembangunan jaringan untuk mengaliri listrik di tiga kecamatan di Kabupaten Bulungan. RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Anggaran sebesar Rp 150 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bulungan 2013 silam yang diperuntukkan pembangunan jaringan listrik seakan sia-sia.

Meski telah dianggarkan lima tahun lalu, proyek multiyears pembangunan jaringan listrik untuk tiga kecamatan, yakni Kecamatan Sekatak, Tanjung Palas Timur dan Tanjung Palas Barat belum dapat digunakan hingga kini.

Alhasil, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulungan menyoroti dan mengkritik keras proyek tersebut. Dikatakan Ketua Komisi III, Bidang Ekonomi dan Pembangunan, M. Nafis. Dirinya bersama anggota DPRD lainnya sudah melakukan peninjauan langsung ke lokasi, ada tiga tiang listrik di wilayah Kampung Baru, Kecamatan Tanjung Palas Timur yang roboh.

“Masalah listrik ini paling riskan, kemarin juga di Sekatak ada tiang listrik rebah dan ada kabel yang lepas dari tiangnya. Di Tanjung Palas Barat juga ada tiang listrik yang ditumbuhi rumput liar,” ujarnya kepada Radar Kaltara saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (10/1).

Selain itu, ada kabel pada jaringan listrik yang terlalu rendah atau setinggi orang dewasa. Sehingga, dikatakannya konstruksi pelaksanaan proyek tersebut kurang memenuhi standar. “Jaringan listrik yang seperti jemuran inikan bahaya. Kalau ada listriknya dan dipegang oleh anak-anak sangat bahaya,” sebutnya.

Dijelaskannya, proyek jaringan listrik yang berbentuk multiyears di tiga keamatan itu diberikan anggaran sebesar Rp 150 miliar pada 2013 lalu melalui Dinas Pertambangan dan Energi (Ditamben) Bulungan sebelum instansi tersebut berpindah kewenangannya ke provinsi.

“Sampai sekarang satupun (kecamatan, Red.) belum menikmati listrik. Tapi sudah pada hancur semua jaringannya. Inikan bisa dikatakan sia-sia saja anggarannya,” bebernya.

Sebelumnya, Bupati Bulungan memastikan bahwa dalam waktu tiba bulan ini jaringan listrik yang sudah terpasang itu akan dialiri listrik. Namun dirinya pesimis, karena kondisi tiang listrik banyak yang roboh dengan sendirinya dan juga tertimpa pohon tumbang.

“Saya pesimis 1 sampai 3 bulan ini bisa dialiri listrik kalau situasinya seperti ini. Kami juga bingung kewenangannya di mana, karena sebelumnya di Distamben. Selanjutnya apakah ditangani provinsi atau kabupaten, tapi kalau kabupaten tidak mendukung anggarannya,” ungkapnya.

Jika setelah pekerjaan selesai langsung diserahkan ke PLN, jelasnya lagi, maka perawatan selanjutnya dapat dilakukan PLN. Jika sekarang mau diserahkan, PLN tidak akan mau menerima karena dari segi teknis juga belum memenuhi syarat jika dialiri listrik. “Jadi harus segera dibenahi sebagaimana mestinya sesuai dengan SOP agar bisa dimanfaatkaan oleh masyarakat,” tuturnya.

Terpisah, Manajer PT PLN Rayon Tanjung Selor, Adiyoso mengatakan, jaringan listrik yang berada di Tanjung Palas Timur masih milik pemerintah daerah dan belum serah terima operasional (STO) ke PLN, sehingga belum menjadi kewenangan PLN dari segi apapun.

“Kalau jaringan sudah sesuai standar, posisi tiang dan lainnya, ada SLO (sertifikat layak operasi) dan bebas pohon sudah bisa serah terima,” jelasnya singkat.

Sementara itu, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setkab Bulungan, Hamdani menjelaskan, memang setelah pembangunan selesai hingga 2016 lalu masih tanggung jawab Distamben. Tapi saat pelaksanaan proyek itu, PLN masih kekurangan daya dan tidak memungkinkan mengaliri listrik di tiga kecamatan tersebut.

Selain itu, persyaratan dari PLN mau menerima asalkan seluruh pohon yang ada di bawah atau berada dekat dari jaringan tersebut dibersihkan. Namun, Pemkab Bulungan terkendala dengan persoalan itu karena ada perusahaan yang tidak mau menebang sawitnya. Serta, ada beberapa masyarakat meminta ganti rugi jika ingin menebang pohonnya. “Jaringan PLN yang berada di dalam kota saja ada kabel yang terkena pohon tidak ditebang, kenapa di daerah luar minta ditebang,” bebernya.

Terkait persoalan tiang listrik yang miring, dirinya meminta PLN agar membantu, karena sebelumnya juga pemerintah daerah sudah membantu PLN sejak 2000, mulai dari mesin hingga jaringan listrik. “PLN ini manja karena dari tahun 2000 kami sudah bantu mesin dan lainnya. Cobalah berlapang dada sedikit, kalau ada tiang yang miring tolonglah dibenahi,” sebutnya.

Diakuinya, saat ini memang ada beberapa jaringan listrik yang belum diserahkan ke PLN karena mengalami kerusakan. Namun jika kerusakan akibat faktor alam, maka merupakan tanggung jawab pemerintah, namun jika secara teknis tanggung jawab kontraktor karena sebelumnya sudah ada perjanjian jika dalam jangka waktu 10 tahun ada kerusakan teknis masih menjadi tanggung jawab kontraktor.

“Dan kita tidak ada anggaran untuk perbaikan, nanti kita akan cari jalan keluarnya. Makanya kita mau rapat pekan depan untuk mencari solusinya,” pungkasnya. (lee/eza)


BACA JUGA

Kamis, 18 Januari 2018 10:52

Tekan Kebiasaan Merokok dengan Perda

TANJUNG SELOR - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltara saat ini tengah berupaya mengubah kebiasaan merokok…

Kamis, 18 Januari 2018 10:46

Legislatif Dorong Percepatan DOB Kota Tanjung Selor

TANJUNG SELOR – Berbagai upaya terus dilakukan sejumlah instansi dan lembaga terkait guna mendorong…

Kamis, 18 Januari 2018 10:41

Warga Tanjung Palas Utara Keluhkan Armada Damkar

TANJUNG SELOR – Tidak adanya armada pemadam kebakaran (Damkar) yang berfungsi di Kecamatan Tanjung…

Kamis, 18 Januari 2018 10:40

Cuaca Buruk, Harga Sayur Merangkak Naik

TANJUNG SELOR – Beberapa pekan terakhir, Kabupaten Bulungan terus diguyur hujan dengan waktu yang…

Kamis, 18 Januari 2018 10:38

Tahun Ini, Pemkab Usulkan 220 Formasi CPNS

TANJUNG SELOR – Kabar gembira bagi warga Bulungan. Tahun ini, Pemkab Bulungan berencana membuka…

Kamis, 18 Januari 2018 10:36

Km 2 Jadi Titik Rawan Lakalantas

TANJUNG SELOR – Mengaca pada kasus kecelakaan lalu lintas (lakalantas) setahun terakhir di Ibu…

Kamis, 18 Januari 2018 10:35

Beasiswa Kaltara Cerdas Diusulkan 5 Ribu Kuota

SETELAH banyak mahasiswa yang tidak terakomodir untuk mendapatkan beasiswa 2017 lalu karena kuota yang…

Rabu, 17 Januari 2018 14:31

“Kalau Ditawar, Biarkan Kami ke Malaysia”

MALINAU – Masyarakat Apau Kayan, Kabupaten Malinau tak berhenti mengadu kepada pemerintah menyangkut…

Rabu, 17 Januari 2018 14:26

Revisi Perda BGSB Lamban, DPUPR Ditarget April

Beberapa wakil rakyat di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulungan mengungkap sejumlah masyarakat…

Rabu, 17 Januari 2018 14:18

Pemprov Prioritas Bangun Perkantoran

TANJUNG SELOR – Pembangunan gedung perkantoran untuk satuan kerja menjadi prioritas Pemprov Kaltara.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .