MANAGED BY:
JUMAT
20 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

ADV

Rabu, 10 Januari 2018 20:16
BPJS Kesehatan dan PT PMI Bersinergi untuk JKN-KIS
KERJA SAMA: BPJS Kesehatan dengan PT Pipit Mutiara Indah jalin kerja sama untuk program JKN-KIS melalui CRS perusahaan. BPJS KESEHATAN UNTUK RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Program jaminan kesehatan nasional-kartu indonesia sehat (JKN-KIS) yang dilaksanakan oleh pemerintah saat ini telah terlaksana bahkan hingga ke pelosok Kalimantan Utara (Kaltara). 

Hal tersebut terbukti dari adanya kerja sama antara BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Kesehatan dengan PT Pipit Mutiara Indah (PMI) yang dilaksanakan di Sekatak Buji, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tarakan, Titus Sri Hardianto mengatakan, ucapan terima kasih khususnya kepada PT PMI atas keikutsertaannya dalam program donasi JKN tersebut.

“PT PMI menjadi peserta pertama yang mengikuti program donasi JKN ini,” ungkap Titus usai acara penyerahan piagam atas keikutsertaan PT PMI terhadap program JKN-KIS tersebut.

Program donasi JKN tersebut, lanjut Titus, merupakan program donasi yang mengharapkan agar perusahaan menyisihkan sebagian CSR-nya untuk mendaftarkan masyarakat sekitarnya. 

“Jadi perusahaan bisa ikut serta dalam menjaga kesehatan masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, Titus juga menyampaikan ucapan kasihnya kepada Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Irianto Lambrie, karena telah menindaklanjuti permohonan terkait instruksi kepada seluruh perusahaan yang ada di Kaltara untuk menyisihkan sebagian CSR-nya untuk program JKN-KIS tersebut.

“Karena BPJS Kesehatan tidak mungkin bisa berjalan sendiri untuk menyukseskan program JKN ini. Butuh dukungan dari banyak pihak, baik itu pemerintah, stakeholder, ataupun perusahaan seperti PT Pipit Mutiara Indah,” tuturnya.

Titus juga menambahkan, bahwa di awal tahun 2019 nanti seluruh penduduk Indonesia akan ter-cover dalam program JKN-KIS tersebut. Setiap stakeholder juga mempunyai kewenangan dan kewajiban masing-masing terkait kesuksesan untuk program tersebut.

“Seperti pemerintah daerah, baik gubernur, bupati, maupun wali kota diharapkan bisa mengalokasikan anggaran untuk mendaftarkan sebagian masyarakatnya yang tidak mampu atau yang belum terdaftar ke dalam program JKN ini,” ungkap Titus. 

Titus menambahkan, harapannya kepada pemerintah daerah selaku pemilik kebijakan atau regulasi dapat menciptakan regulasi yang dibuat untuk mendorong tingkat cakupan dari program JKN-KIS tersebut. 

“Sementara, bagi mitra kami seperti badan usaha atau perusahaan-perusahaan swasta, diharapkan agar dapat berkontribusi dalam program donasi JKN ini seperti yang dilakukan oleh PT Pipit Mutiara Indah,” harapnya.

Sementara itu, General Manager PT PMI, Ambotuo Bin Kudi mengungkapkan, pada awalnya perusahaan menargetkan sebanyak 100 orang yang menjadi peserta dari program donasi JKN-KIS tersebut. 

“Hanya saja saat ini yang baru mengikutinya adalah sebanyak 42 orang. Jadi kalau dari Desa Sekatak Buji itu sudah habis, mungkin selanjutnya akan kami cari peserta dari desa-desa yang ada untuk menggenapkan menjadi 100 orang,” ungkap pria yang ramah tersebut.

Ambotuo menjelaskan, bahwa adanya peserta yang ditargetkan sebanyak 100 orang tersebut juga merupakan tahap awal. 

“Ini merupakan salah satu edaran dari Gubernur Kaltara agar perusahaan ikut serta. Dan ternyata kami merupakan perusahaan pertama yang mengikuti program donasi JKN yang ada di Kaltara ini,” jelasnya. 

Ambotuo menambahkan, bahwa untuk tahap pertama keikutsertaan PT PMI dalam program JKN-KIS tersebut, akan menggunakan kelas III. 

“Tetapi untuk target kami ke depannya, akan kami tingkatkan kelasnya,” tegasnya. (adv/asf/har)


BACA JUGA

Kamis, 19 Juli 2018 20:18

29 Guru SMK Ikuti Pelatihan Manajemen Perkebunan

TARAKAN – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pertanian yang memiliki program studi khusus perkebunan…

Kamis, 19 Juli 2018 09:46

Baznas Dukung Program Pembinaan di Lapas

TARAKAN - Melakukan pembinaan terhadap warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) sudah seharusnya…

Kamis, 19 Juli 2018 09:44

Seminar Nasional Literasi Kelas Awal Sukses

TARAKAN -Seminar nasional literasi kelas awal yang bertemakan “Mencerdaskan Indonesia dari Kelas…

Senin, 16 Juli 2018 21:10

Pakar Literasi Berkumpul di Tarakan

TARAKAN – Pakar literasi dalam negeri dan luar negeri berkumpul di Tarakan tepatnya di UBT untuk…

Kamis, 12 Juli 2018 21:30

Tarakan Luncurkan Buku Literasi

TARAKAN – Kelompok Kerja Kepala SD (K3S) Kota Tarakan meluncurkan buku bertajuk Kisah dari Tapal…

Kamis, 12 Juli 2018 21:24

Lulus SBMPTN, Maba Wajib Lapor Diri

TARAKAN -Setelah mengetahui pengumuman kelulusan beberapa waktu lalu, calon mahasiswa baru (Maba) Universitas…

Kamis, 12 Juli 2018 21:21

Pimpinan Baznas Rutin Kunjungi Mustahik

TARAKAN - Mengunjungi mustahik merupakan kegiatan rutin pimpinan Baznas Tarakan. Kunjungan rutin ini…

Selasa, 10 Juli 2018 19:59

Dinyatakan Lulus SBMPTN, 667 Calon Maba Lapor Diri

TARAKAN – Sebanyak 667 calon mahasiswa baru (maba) yang dinyatakan lulus Seleksi Bersama Masuk…

Kamis, 05 Juli 2018 19:32

Baznas Pulangkan Warga Terlantar Asal Monokwari

TARAKAN – Kasus orang terlantar di Tarakan memang sulit dihindari. Sebagai kota transit, Tarakan…

Kamis, 05 Juli 2018 19:30

Baznas Temukan Rumah Tak Layak Huni

TARAKAN - Tim Baznas Tarakan kembali menemukan rumah warga yang tak layak huni dan penghuni yang tinggal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .