MANAGED BY:
KAMIS
15 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 10 Januari 2018 12:41
Tiga Titik Jalan Terancam Putus
HARUS DIPERBAIKI: Selain jembatan Sungai Karai, masih ada tiga titik jalan lagi yang terancam putus karena jembatannya sudah tidak layak dilalui. PIJAI PASARIJA/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Selain hanyutnya jembatan Sungai Karai, Kecamatan Tanjung Palas, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) Bulungan juga memberikan perhatian serius terhadap tiga jembatan lainnya di jalan yang sama, yakni jalan dari Tanjung Selor menuju tiga kecamatan yang ada di hulu Sungai Kayan.

Sebab, kondisi jembatan sudah tak layak dan jalan terancam putus jika tidak diperbaiki dengan segera.

Kepala Bidang Bina Marga DPU-PR Bulungan Fakhruddin mengatakan, perbaikan jembatan tersebut akan diupayakan menggunakan dana alokasi khusus (DAK). 

“Karena untuk APBD Bulungan tak memungkinkan,  sehingga tak ada dianggarkan di APBD,” ujarnya kepada Radar Kaltara belum lama ini.

Menurutnya, selain terancam putus, kondisi jembatan juga bisa membahayakan pengendara yang melintas di atas jembatan yang hanya terbuat dari kayu log. Apalagi kondisi jembatan sudah jebol dan hanya ditutup menggunakan papan kayu.

“Ditambah lagi sering dilintasi truk bemuatan sawit, kalau terus dilintasi bisa ambruk jembatan,” ujarnya.

Tidak hanya jembatan, jalan juga sudah banyak belobang besar, bahkan beberapa sudah hampir putus akibat longsor.

Menurutnya, jika ingin jalan awet, pemerintah harus segera membuat larangan melintasdi jalan aspal,  khusunya untuk kendaraan yang memiliki beban besar.

“Maksimal beban untuk jalan itu hanya 2 ton, kalau mobil pembawa sawit itu bisa lebih dari 2 ton, bahkan bisa sampai 5 ton,” ungkapnya.

Karena itu, harus ada peraturan daerah (perda) yang mengatur soal larangan melintas di jalan milik pemda dengan beban tidak melebihi 2 ton.

“Kalau tidak ada perda, jalan tak akan bagus-bagus, kalaupun diperbaiki, kalau yang melintas bukan pada tempatnya tidak akan bisa baik jalan,” jelasnya.

“Pihak perusahaan juga harusnya membuat jalan khusus untuk lintasan,” sambungnya.

Dia mencontohkan, beberapa perusahan di Samarinda yang menyediakan jalan khusus untuk lintasan mobil perusahan.

“Kalau di sini (Bulungan) masih bebas mobil perusahaan menggunakan akses jalan yang bukan seharusnya digunakan untuk mobil perusahan,” ujarnya. (*/pij/ana)


BACA JUGA

Rabu, 14 November 2018 15:46

Kemenpan RB Evaluasi Hasil SKD

TANJUNG SELOR – Minimnya peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)…

Rabu, 14 November 2018 15:31

DPRD Bulungan Sesalkan Gagalnya Pembebasan Lahan Pesawan

TANJUNG SELOR – Proses pembebasan lahan pembangunan mega proyek Pelabuhan…

Rabu, 14 November 2018 15:30

Perlu Sinergisme Tutup Jalur Tikus

TANJUNG SELOR – Tak dapat dipungkiri lagi, saat ini masalah…

Rabu, 14 November 2018 15:23

Realisasi PMA Tertinggi di Bulungan

TANJUNG SELOR – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu…

Rabu, 14 November 2018 15:22

Estimasi Anggaran SOA Barang Senilai Rp 9 Miliar

TANJUNG SELOR - Besaran anggaran Subsidi Ongkos Angkut (SOA) khusus…

Rabu, 14 November 2018 15:18

Pembahasan Batas KTT-Malinau Alot

TANJUNG SELOR - Pembahasan persoalan batas wilayah antara Kabupaten Tana…

Rabu, 14 November 2018 14:56

Tiga Hari Dicari, Jasad Nasir Akhirnya Ditemukan

TARAKAN - Setelah tiga hari dilakukan pencarian, korban tenggelamnya tugboat…

Selasa, 13 November 2018 14:14

Kejar Deadline APBD 2019

TANJUNG SELOR – Proses pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD)…

Selasa, 13 November 2018 14:08

Optimistis Dana Rp 100 M untuk UMKM Terealisasi

TANJUNG SELOR – Tahun ini, Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB)…

Selasa, 13 November 2018 14:07

Tambang Emas Ilegal ‘Makan’ Korban

TANJUNG SELOR - Hingga kini tambang emas ilegal di Kecamatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .