MANAGED BY:
SELASA
21 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 10 Januari 2018 11:56
Drama' Hanura Ditentukan KPU

Pasangan Oke Klaim Kantongi SK Resmi, Tim Bais Bungkam

ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, class="BODYteks2011">TARAKAN – Keputusan Partai Hanura untuk Pilwali Tarakan benar-benar bikin politisi geleng kepala. Di menit-menit terakhir masa pendaftaran bakal calon (balon) wali kota dan wakil wali kota, Hanura yang sebelumnya dikabarkan telah memberikan dukungan kepada pasangan H. Badrun dan H. Ince Rifai (Bais) membuat kejutan. Hanura sang insiator koalisi pengusung dr. Khairul-Effendhi Djuprianto (Oke), kembali mendukung kadernya.

Hingga berita ini diketik malam tadi, belum ada informasi resmi dari tim Bais terkait dukungan Hanura yang sebelumnya sudah mereka terima dari partai pimpinan Oesman Sapta Odang (Oso) ini.

Ketua Tim Pemenangan Oke, Muddain mengatakan, SK dukungan Hanura untuk pasangan OKE akan mereka bawa hari ini ke KPU saat melaksanakan deklarasi, sekaligus mendaftar secara resmi pasangan Oke ke KPU Tarakan dengan komposisi koalisi parpol awal.

“Kami akan membawa surat rekomendasi atau surat keputusan B1KWK, yang wajib diterbitkan oleh tiga partai pengusung pasangan Oke,” tutur Muddain.

Koalisi parpol yang dimaksud  Muddain, yang mengusung pasangan Oke adalah Demokrat, Hanura dan Nasdem dengan dibuktikan surat dukungan yang sah. Termasuk syarat-syarat yang akan diserahkan ke KPU sudah mereka penuhi.  “Siang ini (kemarin), kami akan berkonsultasi kepada KPU untuk memudahkan kinerja KPU besok (hari ini),” ujarnya.

Menurut Muddain, pelaksanaan deklarasi merupakan sebuah kesepakatan bersama. Untuk itu, dalam pelaksanaan deklarasi, selain menghadirkan kader dari ketiga parpol pengusung Oke, juga melibatkan relawan Oke.

Sementara itu, saat ditemui Radar Tarakan, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Kota Tarakan, Yulius Dinandus mengatakan bahwa dirinya masih belum dapat berkomentar banyak terkait kembalinya Hanura ke pasangan Oke. “Maaf, saya belum ingin berkomentar. Besok (hari ini), akan saya buka semuanya,” singkatnya.

Terpisah, saat dihubungi media ini H. Badrun yang sebelumnya juga dikabarkan mendapatkan dukungan dari Hanura, belum dapat berkomentar banyak terakit hal ini.

Untuk diketahui, sebelumnya saling klaim SK dari Hanura memang diperebutkan dua kubu yakni dr. Khairul-Effendhi dan H. Badrun-Ince A. Rifai.

PASTIKAN MUNDUR, JIKA SUDAH ADA PENETAPAN

Sang petahana  Sofian Raga, memastikan dirinya akan mundur sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), jika sudah ditetapkan sebagai calon oleh KPU Tarakan.  Selain itu, dirinya juga memastikan sudah mengajukan surat cuti guna mengikuti rangkaian pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang akan berlangsung Juni mendatang.

"Berkasnya di KPU. Terkait pengunduran diri sebagai ASN sudah saya urus dan nanti juga kami tembuskan ke kementerian," kata ayah empat anak ini.

Termasuk menyangkut surat cutinya sebagai Wali Kota Tarakan yang akan mencalonkan kembali, hal itu juga sudah dilakukannya. "Surat cuti sudah saya kirim," ujar suami Juislinda.

Sebagai petahana, dirinya juga sudah tidak lagi menggunakan fasilitas negara, semisal rumah jabatan wali kota, kendaraan dinas dan beberapa fasilitas lainnya.

Semuanya sudah tidak digunakan lagi oleh pria yang akan berpasangan dengan Sabar Santuso ini. Karena sesuai undang-undang (UU), petahana yang masih menjabat dilarang menggunakan fasilitas negara selama masa kampanye.  "Baik itu tempat tinggal, fasilitas kendaraan tidak boleh dan sudah saya tinggalkan," bebernya.

Sejak mengajukan surat cuti, kata Sofian, dirinya sudah tidak lagi menempati rumah dinas dan kembali ke rumah pribadinya. “Kembali ke laptop," ujarnya bercanda.

Berkaitan dengan surat pengunduran dirinya sebagai ASN yang sudah diajukannya, selain akan ditembuskan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) juga akan ditembuskan ke Panwaslu.

Sementara itu, Ketua Pamwaslu Tarakan, Sulaiman, juga menegaskan, pihaknya akan mengawasi proses pilkada termasuk larangan apa saja yang tertuang dalam PKPU.

"Akan kami awasi termasuk petahana, semua fasilitas negara harus ditinggalkan, karena memang aturannya seperti itu," kata alumnus Fakultas Hukum UBT ini. Selain petahana, pihaknya juga akan mengawasi paslon lainnya, yang masih berstatus ASN dan pejabat daerah lainnya.

"Nah, kami juga akan awasi netralitas ASN. Ini juga penting karena ASN harus netral apalagi dia sebagai pelayan masyarakat. Tidak boleh berpihak," tegasnya. (*/shy/keg/nri)


BACA JUGA

Selasa, 21 Agustus 2018 16:54

Kuota Angkutan Online Se-Kaltara 191 Unit

TARAKAN- Pengoperasian kendaraan online atau angkutan sewa khusus belum dibuka, kendati diketahui kuota…

Selasa, 21 Agustus 2018 16:12

Optimis PAD Sampai Target

TARAKAN - Meski jumlah Pendapatan Asli Daerah (PAD) saat ini baru mencapai 30 persen, namun pihak pemerintah…

Selasa, 21 Agustus 2018 16:09

Inginkan Wilayah Pesisir Diperhatikan

TARAKAN—Hingga 2018, wilayah RT 2 Kelurahan Karang Anyar Pantai, belum mendapat bantuan perbaikan…

Selasa, 21 Agustus 2018 16:00

Predikat SAKIP Tarakan Masih C

TARAKAN - Predikat Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) yang diperoleh Bumi Paguntaka…

Selasa, 21 Agustus 2018 14:28

Dua Pelaku Penerima Sabu 1 Kg Berhasil Dibekuk di Makassar

  TARAKAN - Polres Tarakan bekerja sama dengan Polda Sulsel, Kamis (16/8) berhasil membekuk dua…

Senin, 20 Agustus 2018 23:59

RASAKAN..!! Kapal Illegal Fishing Ditenggelamkan

TARAKAN – Penenggelaman kapal ikan asing (KIA) yang melakukan illegal fishing digelar serentak…

Senin, 20 Agustus 2018 23:43

SUDAH TAK WAJAR..!! Harga Ayam Potong di Tarakan

TARAKAN – Harga daging ayam di sejumlah pasar masih saja berpolemik. Berkaca dari Hari Raya Idulfitri…

Senin, 20 Agustus 2018 17:32

Sabu Dikirim via Kargo

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Utara (Kaltara) bersama Bandara Internasional Juwata…

Senin, 20 Agustus 2018 17:30

Jaringan Tiga Kabupaten Blackout

TARAKAN - Ruang baterai Site Telkom Mamburungan Minggu (19/8) malam hangus terbakar. Belum diketahui…

Senin, 20 Agustus 2018 17:23

Dilanda Suhu Panas, Jamaah Lebih Banyak di Hotel

SUHU panas di Kota Makkah yang mencapai 46 derajat celcius membuat para jamaah calon haji diimbau untuk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .