MANAGED BY:
RABU
21 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 10 Januari 2018 11:56
Drama' Hanura Ditentukan KPU

Pasangan Oke Klaim Kantongi SK Resmi, Tim Bais Bungkam

ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, class="BODYteks2011">TARAKAN – Keputusan Partai Hanura untuk Pilwali Tarakan benar-benar bikin politisi geleng kepala. Di menit-menit terakhir masa pendaftaran bakal calon (balon) wali kota dan wakil wali kota, Hanura yang sebelumnya dikabarkan telah memberikan dukungan kepada pasangan H. Badrun dan H. Ince Rifai (Bais) membuat kejutan. Hanura sang insiator koalisi pengusung dr. Khairul-Effendhi Djuprianto (Oke), kembali mendukung kadernya.

Hingga berita ini diketik malam tadi, belum ada informasi resmi dari tim Bais terkait dukungan Hanura yang sebelumnya sudah mereka terima dari partai pimpinan Oesman Sapta Odang (Oso) ini.

Ketua Tim Pemenangan Oke, Muddain mengatakan, SK dukungan Hanura untuk pasangan OKE akan mereka bawa hari ini ke KPU saat melaksanakan deklarasi, sekaligus mendaftar secara resmi pasangan Oke ke KPU Tarakan dengan komposisi koalisi parpol awal.

“Kami akan membawa surat rekomendasi atau surat keputusan B1KWK, yang wajib diterbitkan oleh tiga partai pengusung pasangan Oke,” tutur Muddain.

Koalisi parpol yang dimaksud  Muddain, yang mengusung pasangan Oke adalah Demokrat, Hanura dan Nasdem dengan dibuktikan surat dukungan yang sah. Termasuk syarat-syarat yang akan diserahkan ke KPU sudah mereka penuhi.  “Siang ini (kemarin), kami akan berkonsultasi kepada KPU untuk memudahkan kinerja KPU besok (hari ini),” ujarnya.

Menurut Muddain, pelaksanaan deklarasi merupakan sebuah kesepakatan bersama. Untuk itu, dalam pelaksanaan deklarasi, selain menghadirkan kader dari ketiga parpol pengusung Oke, juga melibatkan relawan Oke.

Sementara itu, saat ditemui Radar Tarakan, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Kota Tarakan, Yulius Dinandus mengatakan bahwa dirinya masih belum dapat berkomentar banyak terkait kembalinya Hanura ke pasangan Oke. “Maaf, saya belum ingin berkomentar. Besok (hari ini), akan saya buka semuanya,” singkatnya.

Terpisah, saat dihubungi media ini H. Badrun yang sebelumnya juga dikabarkan mendapatkan dukungan dari Hanura, belum dapat berkomentar banyak terakit hal ini.

Untuk diketahui, sebelumnya saling klaim SK dari Hanura memang diperebutkan dua kubu yakni dr. Khairul-Effendhi dan H. Badrun-Ince A. Rifai.

PASTIKAN MUNDUR, JIKA SUDAH ADA PENETAPAN

Sang petahana  Sofian Raga, memastikan dirinya akan mundur sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), jika sudah ditetapkan sebagai calon oleh KPU Tarakan.  Selain itu, dirinya juga memastikan sudah mengajukan surat cuti guna mengikuti rangkaian pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang akan berlangsung Juni mendatang.

"Berkasnya di KPU. Terkait pengunduran diri sebagai ASN sudah saya urus dan nanti juga kami tembuskan ke kementerian," kata ayah empat anak ini.

Termasuk menyangkut surat cutinya sebagai Wali Kota Tarakan yang akan mencalonkan kembali, hal itu juga sudah dilakukannya. "Surat cuti sudah saya kirim," ujar suami Juislinda.

Sebagai petahana, dirinya juga sudah tidak lagi menggunakan fasilitas negara, semisal rumah jabatan wali kota, kendaraan dinas dan beberapa fasilitas lainnya.

Semuanya sudah tidak digunakan lagi oleh pria yang akan berpasangan dengan Sabar Santuso ini. Karena sesuai undang-undang (UU), petahana yang masih menjabat dilarang menggunakan fasilitas negara selama masa kampanye.  "Baik itu tempat tinggal, fasilitas kendaraan tidak boleh dan sudah saya tinggalkan," bebernya.

Sejak mengajukan surat cuti, kata Sofian, dirinya sudah tidak lagi menempati rumah dinas dan kembali ke rumah pribadinya. “Kembali ke laptop," ujarnya bercanda.

Berkaitan dengan surat pengunduran dirinya sebagai ASN yang sudah diajukannya, selain akan ditembuskan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) juga akan ditembuskan ke Panwaslu.

Sementara itu, Ketua Pamwaslu Tarakan, Sulaiman, juga menegaskan, pihaknya akan mengawasi proses pilkada termasuk larangan apa saja yang tertuang dalam PKPU.

"Akan kami awasi termasuk petahana, semua fasilitas negara harus ditinggalkan, karena memang aturannya seperti itu," kata alumnus Fakultas Hukum UBT ini. Selain petahana, pihaknya juga akan mengawasi paslon lainnya, yang masih berstatus ASN dan pejabat daerah lainnya.

"Nah, kami juga akan awasi netralitas ASN. Ini juga penting karena ASN harus netral apalagi dia sebagai pelayan masyarakat. Tidak boleh berpihak," tegasnya. (*/shy/keg/nri)


BACA JUGA

Selasa, 20 Februari 2018 10:56

Tunggu Hasil, Sanksi Menanti

TARAKAN – Persoalan dua kepala dinas (kadis) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan, yang…

Selasa, 20 Februari 2018 10:49

Berani Laporkan Penjualan di Atas HET!

TARAKAN – Meski sebagian wilayah Bumi Paguntaka sudah dipasangi jaringan gas (jargas), namun keberadaan…

Selasa, 20 Februari 2018 10:47

Tergerak dari Keluh Kesah Ibu-Ibu di Selawatan

Manajemen dan kru Radar Tarakan yang dipimpin Direktur Utama Anny Susilowati pun akhirnya berkesempatan…

Selasa, 20 Februari 2018 10:44

Tampung Bom dengan Bungker Darurat

TARAKAN – Seiring bergantinya tahun, penemuan bom Perang Dunia ke II semakin banyak ditemukan…

Selasa, 20 Februari 2018 10:43

UNBK Digelar Semi Online

TARAKAN - Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk Sekolah Menengah Atas (SMA) akan dilaksanakan…

Selasa, 20 Februari 2018 10:42

Simpan Sabu di Kantong Pop Ice, AS Dibekuk

TARAKAN – Aksi AS, pelaku diduga pengedar sabu-sabu akhirnya digagalkan Satreskoba Polres Tarakan.…

Selasa, 20 Februari 2018 10:41

Mulai Menipis, Butuh Semenisasi Ulang

TARAKAN - Kebutuhan akan perbaikan kondisi jalan yang rusak saat ini tengah dirasakan masyarakat RT…

Selasa, 20 Februari 2018 09:30

Sepuluh Warga Ini 'Diangkut' ke Hotel, Kok Bisa?

TARAKAN - Sejumlah warga asal Sorong Papua 'diangkut' petugas Polsek Tarakan Timur, Senin (19/2) ke…

Senin, 19 Februari 2018 10:46

Dua Kadis Pamer Simbol Empat

TARAKAN - Di tengah masa kampanye Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tarakan 2018, beredar foto…

Senin, 19 Februari 2018 10:44
Misi Sulit Setiap Sakit

Di Daerah Ini, Usahakan Jangan Sakit, Ini Alasannya....

Visi Kementerian Kesehatan yang mengharapkan masyarakat Indonesia sehat mandiri dan berkeadilan faktanya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .