MANAGED BY:
SABTU
20 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 10 Januari 2018 11:52
Berharap Kucuran Anggaran dari DAK
SIAP DIPERBAIKI: Jalan menuju RSUD Nunukan menjadi salah satu prioritas DPUPRPK Nunukan untuk diperbaiki. Sebab, sejak 2 tahun terakhir ini peningkatan jalan tersebut tak pernah terealisasi. RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Anggaran yang diperuntukan pembangunan sarana dan prasarana di Nunukan, dinilai sangat kecil. Sehingga dipastikan tidak semuanya rencana pembangunan akan terealisasi.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang,  Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Nunukan Ir. Muhammad Sufyang mengaku, hanya mendapatkan Rp sekira Rp 26 miliar dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2018 ini.

Dikatakan,  dalam mewujudkan pembangunan sarana dan prasarana, khususnya pembangunan jalan dan jembatan tentunya tidak mampu direalisasikan seluruhnya. Termasuk juga program penataan ruang, perumahan dan kawasan permukiman.

“Kalau mengandalkan APBD saja tentunya hal itu sulit dilakukan,” kata Ir. Sufyang kepada medai ini saat ditemui sebelum sidang paripurna di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nunukan kemarin.

Untuk itu,lanjutnya, beberapa pembangunan akan diusulkan melalui pendanaan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) yang sumbernya dari APBN 2018. “Tapi saya lupa berapa jumlah DAK yang diterima 2018 ini,” akunya.

Kendati demikian, ada pula beberapa pembangunan yang begitu dibutuhkan dapat teranggarkan. Salah satunya jalan menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nunukan yang telah lama diusulkan. Sebab, jalur ini sudah beberapa kali dikeluhkan tenaga medis, khususnya bagi para pasien.  “Usulan peningkatan jalan itu masuk. Besarannya saya tidak ingat. Yang jelas termasuk program prioritas juga,” ujarnya.

Selain itu, kata mantan Camat Sebatik ini, anggaran perawatan juga masuk dalam anggaran yang dimilikinya. Sehingga, ketika ada kerusakan kecil dibeberapa jalan dan jembatan dapat dengan mudah diperbaiki. Sebab, selama ini kendala tak dilakukannya perbaikan ketika ada keluhan masyarakat karena dana perbaikannya tidak ada. “Di 2018 ini saya berharap tidak ada lagi seperti itu. Biaya perawatan memang prioritas juga. Karena berlaku untuk seluruh jalan dan jembatan yang menjadi aset daerah,” jelasnya.

Sementara untuk kelanjutan pembangunan Jalan Lingkar, lanjutnya, menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara).  Sebab, kemampuan keuangan daerah yang begitu terbatas membuat Pemkab Nunukan menyerahkan pengerjaan jalan yang termasuk kategori jalan provinsi.

“Apakah tahun ini ada dilanjutkan pembangunannya, itu juga saya belum dapat informasinya. Yang jelas, jalan itu merupakan aset dari Pemrov Kaltara karena telah diserahkan,” pungkasnya. 

Untuk diketahui, usulan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah  (RAPBD) Nunukan 2018 sebesar Rp 1,207 triliun. Dana itu meliputi, Pendapatan Asil Daerah (PAD) sebesar Rp 83,231 miliar, Dana Perimbangan sebesar Rp 1,049 triliun. Dana Perimbangan ini berasal dari penerimaan bagi hasil pajak, Dana Alokasi Umum (DAU) dan DAK serta Dana Insentif Daerah (DID). Sementara lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 74.693 miliar.

Kemudian, untuk belanja sebesar Rp 1,227 triliun dengan komposisi belanja tidak langsung dianggarkan sebesar Rp 646,036 miliar dan belanja langsung sebesar Rp 631,586 miliar. Sementara penerimaan pembiayaan yang merupakan sisa kelebihan perhitungan anggaran tahun sebelumnya (SILPA) 2017 diperkirakan sebesar Rp 73 Miliar dan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp 3 Miliar, berupa penyertaan modal pemerintah daerah. (oya/nri) 


BACA JUGA

Kamis, 18 Januari 2018 10:57

Tak Gersang Semangat dan Prestasi

Sejumlah sekolah dasar negeri (SDN) di Nunukan, umumnya dibangun dengan mewah dan bertingkat.  Namun…

Kamis, 18 Januari 2018 10:54

Saksi Kasus Budiman Sakit

NUNUKAN – Sidang perkara dugaan korupsi pengadaan tanah yang rencananya kembali digelar Rabu (17/1),…

Kamis, 18 Januari 2018 10:50

Lima Kasus Pencurian Belum Terungkap

NUNUKAN – Setidaknya ada lima kasus pencurian yang hingga kini belum terungkap di tangan Kepolisian…

Kamis, 18 Januari 2018 10:33

Lahan Bermasalah, Rehab PPI Lanjut Terus

NUNUKAN – Rehab Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) di Desa Sei Pancang, Kecamatan Sebatik Utara terus…

Kamis, 18 Januari 2018 10:32

ADD 2018 Terjun Bebas

NUNUKAN - Persoalan desa tampaknya terus berlanjut di 2018 ini. Setelah Alokasi Dana Desa (ADD) tahap…

Kamis, 18 Januari 2018 10:31

Maksimalkan Pajak Perusahaan Perkebunan

DINAS Pertanian Ketahanan Pangan (DPKP) Nunukan mendesak agar pajak perusahaan sawit terdaftar di Nunukan.…

Kamis, 18 Januari 2018 10:29

Diguyur Hujan, Pelayaran Diperketat

NUNUKAN – Memasuki awal 2018, hujan terus mengguyur Nunukan. Kondisi tersebut bakal terjadi hingga…

Kamis, 18 Januari 2018 10:27

Masih Aman Difteri

KASUS virus difteri yang menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) di Kalimantan Utara (Kaltara) pasca ditemukannya…

Rabu, 17 Januari 2018 15:10

Ratusan Deportan Lahir di Malaysia

NUNUKAN – Warga Negara Indonesia (WNI) yang dipulangkan paksa Pemerintah Malaysia pada tahun lalu …

Rabu, 17 Januari 2018 15:02

Dibuat Seperti Mal Khas Perbatasan Kaltara

Masyarakat Nunukan tak lama lagi akan dimanjakan dengan bangunan Pusat Jajanan Serba Ada (Pujasera)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .