MANAGED BY:
RABU
25 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 10 Januari 2018 11:52
Berharap Kucuran Anggaran dari DAK
SIAP DIPERBAIKI: Jalan menuju RSUD Nunukan menjadi salah satu prioritas DPUPRPK Nunukan untuk diperbaiki. Sebab, sejak 2 tahun terakhir ini peningkatan jalan tersebut tak pernah terealisasi. RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Anggaran yang diperuntukan pembangunan sarana dan prasarana di Nunukan, dinilai sangat kecil. Sehingga dipastikan tidak semuanya rencana pembangunan akan terealisasi.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang,  Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Nunukan Ir. Muhammad Sufyang mengaku, hanya mendapatkan Rp sekira Rp 26 miliar dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2018 ini.

Dikatakan,  dalam mewujudkan pembangunan sarana dan prasarana, khususnya pembangunan jalan dan jembatan tentunya tidak mampu direalisasikan seluruhnya. Termasuk juga program penataan ruang, perumahan dan kawasan permukiman.

“Kalau mengandalkan APBD saja tentunya hal itu sulit dilakukan,” kata Ir. Sufyang kepada medai ini saat ditemui sebelum sidang paripurna di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nunukan kemarin.

Untuk itu,lanjutnya, beberapa pembangunan akan diusulkan melalui pendanaan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) yang sumbernya dari APBN 2018. “Tapi saya lupa berapa jumlah DAK yang diterima 2018 ini,” akunya.

Kendati demikian, ada pula beberapa pembangunan yang begitu dibutuhkan dapat teranggarkan. Salah satunya jalan menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nunukan yang telah lama diusulkan. Sebab, jalur ini sudah beberapa kali dikeluhkan tenaga medis, khususnya bagi para pasien.  “Usulan peningkatan jalan itu masuk. Besarannya saya tidak ingat. Yang jelas termasuk program prioritas juga,” ujarnya.

Selain itu, kata mantan Camat Sebatik ini, anggaran perawatan juga masuk dalam anggaran yang dimilikinya. Sehingga, ketika ada kerusakan kecil dibeberapa jalan dan jembatan dapat dengan mudah diperbaiki. Sebab, selama ini kendala tak dilakukannya perbaikan ketika ada keluhan masyarakat karena dana perbaikannya tidak ada. “Di 2018 ini saya berharap tidak ada lagi seperti itu. Biaya perawatan memang prioritas juga. Karena berlaku untuk seluruh jalan dan jembatan yang menjadi aset daerah,” jelasnya.

Sementara untuk kelanjutan pembangunan Jalan Lingkar, lanjutnya, menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara).  Sebab, kemampuan keuangan daerah yang begitu terbatas membuat Pemkab Nunukan menyerahkan pengerjaan jalan yang termasuk kategori jalan provinsi.

“Apakah tahun ini ada dilanjutkan pembangunannya, itu juga saya belum dapat informasinya. Yang jelas, jalan itu merupakan aset dari Pemrov Kaltara karena telah diserahkan,” pungkasnya. 

Untuk diketahui, usulan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah  (RAPBD) Nunukan 2018 sebesar Rp 1,207 triliun. Dana itu meliputi, Pendapatan Asil Daerah (PAD) sebesar Rp 83,231 miliar, Dana Perimbangan sebesar Rp 1,049 triliun. Dana Perimbangan ini berasal dari penerimaan bagi hasil pajak, Dana Alokasi Umum (DAU) dan DAK serta Dana Insentif Daerah (DID). Sementara lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 74.693 miliar.

Kemudian, untuk belanja sebesar Rp 1,227 triliun dengan komposisi belanja tidak langsung dianggarkan sebesar Rp 646,036 miliar dan belanja langsung sebesar Rp 631,586 miliar. Sementara penerimaan pembiayaan yang merupakan sisa kelebihan perhitungan anggaran tahun sebelumnya (SILPA) 2017 diperkirakan sebesar Rp 73 Miliar dan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp 3 Miliar, berupa penyertaan modal pemerintah daerah. (oya/nri) 


BACA JUGA

Selasa, 24 April 2018 12:40

Bea Cukai Pasang Badan

NUNUKAN – Kapal MV Dong Thien Phu Golden yang mengangkut 2.900 ton beras asal Vietnam dengan tujuan…

Selasa, 24 April 2018 11:12

Tunjangan Khusus Guru Tak Diberikan

NUNUKAN - Sejumlah guru di Kecamatan Krayan kembali mengadukan nasib mereka di Dewan Perwakilan Rakyat…

Senin, 23 April 2018 12:23

Pos Imigrasi ‘Diserbu’ Warga

NUNUKAN – Pelayanan Imigrasi Kelas II Nunukan yang dilakukan di Pos Imigrasi Sungai Pancang Sebatik…

Senin, 23 April 2018 12:22

PR Kedua Negara Perbatasan

NUNUKAN – Permasalahan tenaga kerja Indonesia (TKI), penyelundupan barang haram hingga teroris…

Minggu, 22 April 2018 12:12

Kapal Berbendera Vietnam Dipaksa Sandar di Pelabuhan Tunon Taka

NUNUKAN - Kapal asal Vietnam dipaksa bersandar di Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan. Kapal yang memiliki…

Sabtu, 21 April 2018 10:26

Warga Harus Segera Pindah

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan dalam waktu dekat, akan segera membersihkan area…

Sabtu, 21 April 2018 10:14

Persoalan Lawas, Dideportasi Bukan TKI Resmi

NUNUKAN – Bekerja di luar negeri masih menjadi magnet tersendiri bagi para Warga Negara Indonesia…

Jumat, 20 April 2018 12:35

Satu Maskapai Melirik, Armada TNI Jadi Alternatif

NUNUKAN – Proses Lelang Subsidi Ongkos Angkut (SOA) Nunukan-Krayan kini dilirik salah satu maskapai.…

Jumat, 20 April 2018 12:16

Zona Merah, Aset Pemprov Kaltim

NUNUKAN – Warga yang bermukim di  Rukun Tetangga (RT) 14 Jalan Antasari, Kelurahan Nunukan…

Jumat, 20 April 2018 10:11

Data Belum Valid, Gaji Guru Honorer Tertahan

NUNUKAN – Pasca dilakukan uji kompetensi guru pada Februari lalu, hingga saat ini Dinas Pendidikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .