MANAGED BY:
SELASA
24 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 10 Januari 2018 11:23
ASN Rawan Pelanggaran
HARUS NETRAL: Jika ASN terlibat politik praktis, dikhawatirkan menjadi salah satu penyebab kerawanan saat pemilu. DOK

PROKAL.CO, TARAKAN - Sebagai satu-satunya daerah di Kalimatan Utara (Kaltara) yang bakal menggelar pemilihan kepala daerah (Pilkada), Panwaslu Tarakan sudah memiliki catatan berkaitan dengan indeks kerawanan dalam pesta demokrasi Juni mendatang.

Ketua Panwaslu Tarakan, Sulaiman menyebutkan, hal yang bias menimbulkan konflik selama pilkada nanti, salah satu penekanannya pada penyelenggara.

"Nah, salah satu penyebab konflik yaitu penyelenggara yang tidak berintegritas," tegasnya saat ditemui media ini, kemarin (9/1).

Kemudian, kata Sukaiman, yang juga dapat menimbulkan konflik dalam pilkada, berkaitan dengan netralitas aparatur sipil negara (ASN). "ASN ini bisa juga memicu jika tidak netral. Karena ASN ini, selain pelayan masyarakat, juga pelaksana pelayanan publik dan pemersatu masyarakat," jelasnya.

Sehingga, dirinya sudah mewanti-wanti, jika ada ASN yang ditemukan atau dilaporkan berpihak pada salah satu calon, maka pihaknya tak segan-segan akan menindaknya.

"Karena jika ASN tidak netral maka bisa memicu. Ini sebenarnya isu yang masuk dalam indeks kerawanan kami yang berpotensi bisa mengganggu tahapan pilkada," bebernya.

Disinggung soal isu SARA, terkait isu ini dalam pilkada kemungkinan juga akan ada. Tetapi menurut dia, isu ini bagian tersendiri yang akan disikapi oleh pihak pengawas.  Lanjutnya, indeks kerawanan pemilu yang paling tinggi berkaitan dengan kontestasi. Sebab erat kaitannya dengan peserta dalam pilkada.

Karena secara teori, kata dia, semakin tinggi ketokohan kontestasi, maka semakin tinggin juga konflik yang bisa saja terjadi. Sebab itu, pria bergelar sarjana hukum ini mengimbau kepada para pengawas pemilu di berbagai tingkatan, agar bekerja denagn integritas dan pro aktif dalam mengawasi tahapan yang berlangsung.  "Kita tidak bisa lepas dari persoalan. Adapun terkait larangan kampanye ya black campaign bahasa populernya di pilkada, akan kami awasi," pesan Sulaiman. (keg/udn)


BACA JUGA

Jumat, 20 Juli 2018 12:08

Deadline Ganti Rugi Belum Pasti

TARAKAN – Gangguan sistem jaringan yang sempat dirasakan kurang lebih 200 pelanggan karena tidak…

Jumat, 20 Juli 2018 12:05

Lakukan Perbaikan Optimis Raih WTP

TARAKAN – Wali Kota Tarakan Sofian Raga berharap laporan keuangan selanjutnya bisa mendapatkan…

Jumat, 20 Juli 2018 12:04

Kesbangpol Belum Lakukan Verifikasi

TARAKAN – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tarakan, Agus Sutanto menegaskan…

Jumat, 20 Juli 2018 11:29

Sisihkan APBD untuk Lansia

Tarakan—Angka harapan hidup masyarakat Indonesia terus meningkat setiap tahunnya. Hal itu seiiring…

Jumat, 20 Juli 2018 11:28

Penutup Gorong-Gorong Rusak

TARAKAN – Rutin mengikuti Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang diadakan setiap…

Jumat, 20 Juli 2018 11:26

JR Otak Curanmor di Tiga Lokasi

TARAKAN – Selain sebagai pelaku pencurian 38 aki tower milik Telkomsel dan XL, JR yang sebelumnya…

Jumat, 20 Juli 2018 11:23

Usai Menegur, Kepala MS Berdarah

TARAKAN – Niat hanya menegur tetangganya, RA, yang menambatkan kapalnya tidak di lokasi semestinya,…

Kamis, 19 Juli 2018 21:15

CELAKA INI..!! Stok Air Tersisa untuk Tiga Hari

TARAKAN - Kondisi air bersih di Bumi Paguntaka kian krisis. Komposisi air di tiga embung sudah semakin…

Kamis, 19 Juli 2018 21:12

Transportasi Online Dianggap Ilegal

TARAKAN – Kemarin, aksi damai kembali dilakukan Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (SPTI)…

Kamis, 19 Juli 2018 11:34

Ratusan Sopir Angkot Demo Tolak Grab

TARAKAN - Ratusan sopir  angkot yang tergabung dalam SPTI dan sopir angkutan konvensional lainnya, Kamis…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .