MANAGED BY:
SABTU
20 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 10 Januari 2018 11:13
Bertengkar Terus-menerus Dominan

Angka Perceraian Menanjak

ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Angka perceraian tahun 2017 meningkat dari tahun sebelumnya. Hal itu dikarenakan beberapa faktor, mulai dari pertengkaran terus menerus hingga karena menikah pada usia tidak siap.

Saat ditemui, Humas Pengadilan Agama (PA) Tanjung Selor, Basarudin mengatakan, angka perceraian tahun 2017 sebanyak 306 perkara, sementara tahun 2016 sebanyak 278 perkara yang diputus. Tak hanya Bulungan, beberapa pasangan juga berasal dari Kabupaten Tana Tidung (KTT) maupun Kabupaten Malinau.

“Banyak faktor, seiring dengan bertambahnya masyarakat Bulungan maka bertambah pula masalah yang muncul baik umum maupun dalam rumah tangga,” ujarnya kepada Radar Kaltara, Selasa (9/1).

Beberapa faktor yaang paling dominan menyebabkan perceraian seperti pertengkaran terus menerus, ditinggalkan oleh salah satu pihak, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), madat alias mabuk-mabukan.

“Ada pemicu juga karena usia menikah tidak siap, seperti wanita masih di bawah 16 tahun dan laki-laki juga masih di bawah 19 tahun,” tuturnya.

Karena perceraian bukan hanya bagi pasangan yang lama menikah, tetapi ada yang masih usia 26 tahun sudah mengajukan perkara perceraian. “Tahun ini rata-rata yang mengajukan cerai usia 26 hingga 40 tahun,” sebutnya.

Namun tidak semua perkara yang masuk sudah pasti bercerai, tapi ada beberapa pasangan yang rujuk kembali. Seperti tahun ini perkara cerai talak (diajukan oleh suami) yang dicabut sebanyak 7 perkara, sedangkan perkara cerai gugat (diajukan oleh istri) sebanyak 15 yang dicabut.

“Dicabutnya perkara tersebut karena mereka mau kembali membina rumah tangga setelah dilakukan mediasi. Karena mediasi ini upaya untuk penyelesaian konflik dan mempersatukan kembali pasangan yang sudah mengajukan perkara cerai,” jelasnya.

Lanjutnya, sesuai dengan Peraturan Mahkamah Agung (Perma) nomor 1 tahun 2016 tentang Prosedur Mediasi di Pengadilan, yang melakukan mediasi bisa dari hakim pengadilan, juga mediator di luar pengadilan yang bersertifikat.

“Yang memilih ini kedua belah pihak, kalau dia pilih mediator luar pengadilan maka biayanya ditanggung kedua pihak tadi, kalau mediator, dalam pengadilan gratis,” ungkapnya.

Sementara untuk tarif sidang sesuai dengan radius, seperti di Tanjung Selor hanya Rp 500 ribu ke bawah, Kecamatan Peso sekitar Rp 700 ribu, dan yang paling jauh seperti Malinau bisa sampai Rp 2 juta satu kali panggilan.

“Begitu perkaranya masuk, lalu penunjukan majelis hakim dan majelis hakim yang menentukan jadwal sidangnya. Biayanya juga tergantung jaraknya karena sampai saat ini kita masih melayani KTT dan Malinau,” bebernya. (lee/lim)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 18 Januari 2018 10:52

Tekan Kebiasaan Merokok dengan Perda

TANJUNG SELOR - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltara saat ini tengah berupaya mengubah kebiasaan merokok…

Kamis, 18 Januari 2018 10:46

Legislatif Dorong Percepatan DOB Kota Tanjung Selor

TANJUNG SELOR – Berbagai upaya terus dilakukan sejumlah instansi dan lembaga terkait guna mendorong…

Kamis, 18 Januari 2018 10:41

Warga Tanjung Palas Utara Keluhkan Armada Damkar

TANJUNG SELOR – Tidak adanya armada pemadam kebakaran (Damkar) yang berfungsi di Kecamatan Tanjung…

Kamis, 18 Januari 2018 10:40

Cuaca Buruk, Harga Sayur Merangkak Naik

TANJUNG SELOR – Beberapa pekan terakhir, Kabupaten Bulungan terus diguyur hujan dengan waktu yang…

Kamis, 18 Januari 2018 10:38

Tahun Ini, Pemkab Usulkan 220 Formasi CPNS

TANJUNG SELOR – Kabar gembira bagi warga Bulungan. Tahun ini, Pemkab Bulungan berencana membuka…

Kamis, 18 Januari 2018 10:36

Km 2 Jadi Titik Rawan Lakalantas

TANJUNG SELOR – Mengaca pada kasus kecelakaan lalu lintas (lakalantas) setahun terakhir di Ibu…

Kamis, 18 Januari 2018 10:35

Beasiswa Kaltara Cerdas Diusulkan 5 Ribu Kuota

SETELAH banyak mahasiswa yang tidak terakomodir untuk mendapatkan beasiswa 2017 lalu karena kuota yang…

Rabu, 17 Januari 2018 14:31

“Kalau Ditawar, Biarkan Kami ke Malaysia”

MALINAU – Masyarakat Apau Kayan, Kabupaten Malinau tak berhenti mengadu kepada pemerintah menyangkut…

Rabu, 17 Januari 2018 14:26

Revisi Perda BGSB Lamban, DPUPR Ditarget April

Beberapa wakil rakyat di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulungan mengungkap sejumlah masyarakat…

Rabu, 17 Januari 2018 14:22

Pengelolaan Sampah Terkendala Lahan dan Anggaran

TANJUNG SELOR – Pengelolaan dan penanganan sampah organik dan non organik di lima kabupaten/kota…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .