MANAGED BY:
SELASA
24 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 09 Januari 2018 11:28
Sobat Hanya Diusung 4 Parpol
MENDAFTAR: Pasangan Sofian Raga dan Sabar Santuso berkeliling Tarakan sebelum menyambangi Kantor KPU Kota Tarakan, untuk mendaftar sebagai pasangan calon wali kota dan wakil wali kota pada pilwali tahun ini. JOHANNY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tarakan, secara resmi telah membuka pendaftaran bakal calon (balon) Wali dan Wakil Wali Kota Tarakan yang bakal bertarung dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak Juni mendatang.

Dengan berpakaian serba putih-putih yang bertuliskan Sobat, rombongan bergerombol datang ke kantor KPU Tarakan, yang berada di Jalan Sei Sesayap Kecamatan Tarakan Timur, kemarin (8/1). Sofian Raga- Sabar Santuso  (Sobat) terlihat datang bersama istri masing-masing untuk mendaftarkan diri dan ditemani para kader parpol pengusung.

Setelah masuk ke dalam ruangan, Sobat beserta partai pendukungnya langsung menyerahkan dokumen-dokumen yang dipersyaratkan. Berdasarkan hasil pemeriksaan dokumen yang dilakukan KPU Tarakan, pasangan Sobat ini didukung oleh 4 partai politik (Parpol), PAN, Gerindra, PKS dan PBB.

"Surat keputusan (SK) dari PKB tidak ditandatngani ketua dan sekretaris. Itu dinyatakan tidak memenuhi syarat," sebut Teguh Dwi Subagyo, Ketua KPU Tarakan melalui pengeras suara.

Sesuai ketentuan, surat dukungan sebagai pengusung dalam koalisi, harus ditandatangani oleh ketua dan sekretaris parpol untuk dapat dinyatakan sah sebagai pengusung paslon. Aturan itu sangat jelas dicantumkan dalam Undang-Undang (UU) nomor 7 tahun 2017 tentang pemilihan umum (pemilu) pasal 226, yang berbunyi bahwa pendaftaran bakal paslon oleh parpol ditandatangani oleh ketua umum atau nama lain dan sekretaris jenderal atau nama lain serta paslon yang bersangkutan.

"PKB harus dikeluarkan dari koalisi. Jadi yang awalnya 11 kursi menjadi 9 kursi," kata Teguh.

Dari berkas PKB yang diserahkan kata Teguh, setelah diteliti seluruh dokumennya tidak ada satupun tandatangan dari ketua dan sekretaris. Sehingga dinyatakan tidak memenuhi syarat. "Dukungan itu sudah tidak bisa diubah, sudah kita close (tutup). Tugas kami sekarang meneliti kesesuaian data saja," bebernya.

Hanya saja, kata alumnus IPB Bogor ini, walaupun tanpa PKB, pasangan Sobat tetap dinyatakan sudah memenuhi syarat dukungan dan dinyatakan klir.

Sementara itu, Ketua Tim Sobat  Rudi Hartono menjelaskan, pihaknya memang belum menerima surat B1KWK dari PKB.  Tetapi dia tetap akan menunggu hingga hari terakhir pendaftaran. "Sampai tanggal 10 kami akan menunggu," bebernya.

Politikus Gerindra ini pun menampik,  jika pihaknya kecewa dengan sikap PKB yang terkesan membelok dukungan.  "Kalau masalah kecewa tidak ada.  Kalau deklarasi sebagai bentuk dukungan. Sampai sekarang berkas itu belum dilampirkan. Kami juga sudah berupaya berkoordinasi ke PKB," ujarnya.

Lanjutnya, Tim Sobat akan tetap berupaya merangkul partai yang diketuai oleh Muhaimin Iskandar itu, untuk bersama-sama memenangkan pasangan Sobat. "Kita tunggu B1KWK-nya saja," sebut Rudi.

Untuk diketahui, hari ini rencananya balon perseorangan, Hj. Umi Suhartini-Mahrudin Mado akan mendaftar ke KPU.  Dan hari ketiga akan diisi oleh pasangan Khairul-Effendhi Djufrianto dan Badrun-Ince.

HARI INI PEMERIKSAAN KESEHATAN

Sesuai ketentuan, sehari pasca mendaftar di KPU, pasangan calon (Kandidat) Pilwali Tarakan akan mengikuti pemeriksaan kesehatan. Hari ini, untuk pertama akan dilakukan oleh pasangan Sobat yang sudah mendaftar di hari pertama, Senin (8/1) untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan yang dilakukan di RSUD Tarakan.

"Jam 8 malam harus sudah puasa dan hanya diperkenankan minum air putih," sebut Teguh Dwi Subagyo, Ketua KPU Tarakan, kemarin (8/1).

Berikutnya, kata Teguh, pada pukul 6.30 pagi, kandidat diminta minum air putih 2 gelas dan tidak diperkenankan buang air kecil sampai pemeriksaan selesai.  "Jadi kalau mau buang air kecil sebelum minum air putih," pesannya.

Teknis lainnya, bagi kandidat yang memakai lensa kontak, 24 jam sebelum pemeriksaan sudah harus dilepas.  Termasuk surat keterangan riwayat kesehatan, bagi kandidat yang memilikinya maka diharapkan untuk membawanya.

"Jika ada mohon berdua menyiapkan berkas data riwayat kesehatan atau nama obat yang sedang dikonsumsi. Jika ada diserahkan surat keterangannya," pinta Teguh.

Surat keterangan sedang mengonsumsi obat ini, diperlukan agar tim pemeriksa kesehatan dapat mengetahui kandungan apa yang dimiliki dalam obat tersebut. Sehingga hasilnya nanti, tidak berpengaruh dengan hasil pemeriksaan kesehatan calon sebelum disampaikan ke KPU Tarakan untuk ditetapkan.

"Saat pemeriksaan kandidat tidak boleh didampingi," pintanya.

Setelah itu, kata pria yang sudah dua periode sebagai komisioner KPU Tarakan ini, akan dilakukan tahapan psikotes. "Pertama. Assesment akan dilakukan pada 14 Januari bersama kandidat lainnya di RSUD Tarakan," sebutnya.

"Waktu sekitar 4 hingga 5 jam. Pengantar kandidat hanya sampai di ruang lobi RSUD," Teguh mengingatkan.

"Kandidat tidak boleh membawa alat komunikasi atau HP. Jadi diharapkan memiliki istirahat yang cukup. Pemeriksaan semua dilakukan di RSUD Tarakan," pungkasnya. (keg/nri)


BACA JUGA

Jumat, 20 Juli 2018 12:08

Deadline Ganti Rugi Belum Pasti

TARAKAN – Gangguan sistem jaringan yang sempat dirasakan kurang lebih 200 pelanggan karena tidak…

Jumat, 20 Juli 2018 12:05

Lakukan Perbaikan Optimis Raih WTP

TARAKAN – Wali Kota Tarakan Sofian Raga berharap laporan keuangan selanjutnya bisa mendapatkan…

Jumat, 20 Juli 2018 12:04

Kesbangpol Belum Lakukan Verifikasi

TARAKAN – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tarakan, Agus Sutanto menegaskan…

Jumat, 20 Juli 2018 11:29

Sisihkan APBD untuk Lansia

Tarakan—Angka harapan hidup masyarakat Indonesia terus meningkat setiap tahunnya. Hal itu seiiring…

Jumat, 20 Juli 2018 11:28

Penutup Gorong-Gorong Rusak

TARAKAN – Rutin mengikuti Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang diadakan setiap…

Jumat, 20 Juli 2018 11:26

JR Otak Curanmor di Tiga Lokasi

TARAKAN – Selain sebagai pelaku pencurian 38 aki tower milik Telkomsel dan XL, JR yang sebelumnya…

Jumat, 20 Juli 2018 11:23

Usai Menegur, Kepala MS Berdarah

TARAKAN – Niat hanya menegur tetangganya, RA, yang menambatkan kapalnya tidak di lokasi semestinya,…

Kamis, 19 Juli 2018 21:15

CELAKA INI..!! Stok Air Tersisa untuk Tiga Hari

TARAKAN - Kondisi air bersih di Bumi Paguntaka kian krisis. Komposisi air di tiga embung sudah semakin…

Kamis, 19 Juli 2018 21:12

Transportasi Online Dianggap Ilegal

TARAKAN – Kemarin, aksi damai kembali dilakukan Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (SPTI)…

Kamis, 19 Juli 2018 11:34

Ratusan Sopir Angkot Demo Tolak Grab

TARAKAN - Ratusan sopir  angkot yang tergabung dalam SPTI dan sopir angkutan konvensional lainnya, Kamis…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .