MANAGED BY:
SABTU
20 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 09 Januari 2018 11:26
PKB Alihkan Dukungan

Berbelok ke Balon Perseorangan

ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TARAKAN – Hari pertama pendaftaran bakal calon (balon) Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwali) Tarakan, muncul surat keputusan (SK) dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang ditujukan ke balon Hj. Umi Suhartini-H. Mahrudin Mado. Padahal sebelumnya PKB juga sudah menyerahkan SK dukungan ke Sofian Raga-Sabar Santuso (Sobat) pada Rabu (20/12) lalu.

Saat dikonfirmasi, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Tarakan Nasir Mahmud mengatakan di  dalam dunia perpolitikan semua hal dapat terjadi termasuk membeloknya dukungan PKB dari Sobat. Menurutnya dalam hal ini, SK yang berada di tangan Hj. Umi Suhartini, merupakan SK asli yang diberikan langsung oleh DPP PKB.

“Tetapi SK milik Sobat itu juga asli. Saya sudah lihat SK-nya (Hj. Umi), sepertinya SK itu benar. Ini semua dinamika politik, jadi tidak ada masalah,” ungkap Nasir sapaan akrabnya, kepada Radar Tarakan.

Sebelumnya, isu membeloknya PKB ini muncul saat setelah Sobat melakukan deklarasi. Saat itu Nasir langsung berinisiatif menemui pengurus DPP PKB untuk membahas hal tersebut. “Saya sudah bertemu dengan pengurus DPP. Ya, lihat saja akhirnya,” ujarnya.

Disinggung soal ketidakhadirannya saat deklarasi pasangan Sobat, Nasir mengatakan saat itu dirinya sedang berada di luar kota, sehingga ia tak sempat menghadiri deklarasi tersebut.

Dalam kesempatan ini Nasir pun menuturkan, walaupun tanpa PKB pun balon Sobat sudah memenuhi syarat untuk mendaftar ke KPU Tarakan. Sebab sudah didukung beberapa partai seperti PAN dengan 4 kursi di DPRD Tarakan, Gerindra 3 kursi, PKS 1 kursi dan PBB 1 kursi. “Pasangan Sobat kan sudah memenuhi syarat, jadi tidak ada masalah walau tanpa PKB. Nasir Mahmud pasti ke paslon Sobat,” katanya.

“Saya hanya berpikir untuk apa SK (ke Hj. Umi Suhartini) itu? Karena Bu Umi itu calon perseorangan,” sambungnya.

Sebelumnya, Nasir pernah menyatakan sikap jika PKB mengeluarkan SK dua kali, maka dia siap untuk hengkang dari PKB. Hal itu ternyata terjadi. Kini dia siap menerima keputusan dari PKB. Pantang baginya berkata-kata namun tidak mampu bertanggung jawab.

“Tidak mungkin saya berkata, kalau tidak sanggup mempertanggungjawabkan perkataan itu,” tegasnya.

Melalui hal tersebut, Nasir menyatakan bahwa PKB akan mengalir saja dalam dunia perpolitikan. Ia hanya akan menunggu perintah partai lebih dulu. “Terserah apa kata partai, nanti akan ketahuan juga. Kan proses pendaftaran balon saat ini masih berjalan,” akhirnya.

Sementara itu, menanggapi dukungan parpol ke balon perseorangan. Ketua KPU Tarakan, Teguh Dwi Subagyo mengatakan berdasarkan Peraturan KPU (PKPU) nomor 3 tahun 2017 pasal 34, yang menyatakan bahwa bakal pasangan calon perseorangan yang telah mengikuti proses verifikasi administrasi sebagaimana dimaksud dalam pasal 18 ayat (1), tidak dapat diajukan sebagai calon dan/atau bakal pasangan calon oleh partai politik (parpol) atau gabungan parpol.

“Jadi di aturan itu sudah jelas, calon perseorangan tidak dapat didukung parpol,” ungkap Teguh.

Untuk diketahui, pada 25 hingga 29 November 2017 lalu, Hj. Umi Suhartini bersama Mahruddin Mado, telah memasukkan berkas dukungan kepada KPU dan langsung diverifikasi oleh KPU. Pleno penetapan dukungan yang memenuhi syarat juga sudah dilakukan pada Desember 2017.

“Artinya sejak itu, secara otomatis akan menutup peluang pasangan itu untuk didukung oleh parpol secara lembaga. Jadi tidak ada istilah partai ini mendukung calon perseorangan,” tuturnya.

Meski begitu, jika secara personal kader parpol memutuskan untuk mendukung pasangan calon independen, maka itu merupakan hak masing-masing kader. Namun untuk secara resmi, yang hanya akan diproses oleh KPU ialah dukungan perseorangan saja.

“Perseorangan ya perseorangan, parpol ya parpol, tidak ada gabungan,” tegasnya.

Untuk itu, ia menekankan bahwa pada prinsipnya tidak ada dokumen yang mengizinkan parpol untuk memiliki dukungan ganda. Misalkan dengan mendukung calon parpol dan perseorangan secara bersamaan. “Kalau secara internal mau mendukung, itu urusan parpol. Secara legalitas, tidak ada hubungannya dengan KPU,” pungkasnya.

Terpisah, sang petahana Sofian Raga yang ditemui saat pendaftaran hari pertama mengungkapkan, dia tak menutup diri jika PKB tetap dapat bisa bergabung bersama. Dia kembalikan semuanya ke pengurus PKB.

“Tadinya lima yang mengusung. Satu partai tidak hadir (PKB) dan tidak menandatangani. Jadi hanya empat saja yang kami bawa berkasnya ke KPU,” ungkapnya.

Terpisah, Perwakilan Tim Penghubung pasangan perseorangn Hj. Umi Suhartini-Mahrudin Mado, Laode Ali memastikan PKB sudah mengeluarkan surat dukungan untuk mereka.

Dukungan itu diberikan langsung dari DPP PKB kepada satu-satunya pasangan perseorangan, yang akan mendaftar ke KPU hari ini, Selasa (9/1).

"Kalau PKB lari (mendukung) ke Ibu Umi. Sebagai pendukung saja. Surat dukungan langsung dari DPP," bebernya.

Nah dukungan itu ditunjukkan dengan kehadiran pengurus DPP PKB ke Tarakan dan langsung mengikuti deklarasi sebelum mendaftar ke KPU Tarakan. (*/shy/keg/nri)


BACA JUGA

Jumat, 19 Juli 2019 09:44

Ramaikan Pawai Pembangunan

TARAKAN – Pawai pembangunan akan dilaksanakan dalam 31 hari lagi,…

Jumat, 19 Juli 2019 09:42

Tingkatkan Pengawasan dan Ajak Kerja Sama Mitra di Perbatasan

TARAKAN – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus berupaya…

Jumat, 19 Juli 2019 09:41

Dulu Sering Disumpahi, Sekarang Tidur Lebih Nyenyak

Said Usman Assegaf telah terbiasa dengan perannya sebelum menjadi direktur…

Jumat, 19 Juli 2019 09:06

Disdikbud Nilai Tarakan Belum Butuh SMA Baru

TARAKAN - Pembentukan 2 SMP baru oleh Dinas Pendidikan dan…

Jumat, 19 Juli 2019 09:05

Nilai Ada Perusahaan Nakal yang ‘Bebas’

TARAKAN - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalan Himpunan Mahasiswa Islam…

Jumat, 19 Juli 2019 08:40

Harapkan Jalan Semenisasi Dilakukan Peningkatan

TARAKAN - Perlunya peningkatan terhadap jalan semenisasi yang ada di…

Kamis, 18 Juli 2019 10:32

Dikalungkan Bunga Oleh Polisi Cilik

TARAKAN - Kapolri Jenderal Polisi Prof. Drs. H. Muhammad Tito…

Kamis, 18 Juli 2019 10:31

Minim Akses, Penanganan Lantung Tak Dilakukan

TARAKAN – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengharapkan adanya penanganan terhadap…

Kamis, 18 Juli 2019 10:30

Tampilkan Seragam Kebanggaan Ekstrakurikuler

TARAKAN – Sudah siapkah Anda dengan pawai pembangunan, yang dilaksanakan…

Kamis, 18 Juli 2019 10:30

Enam Ekor Ikan Napoleon Gagal Diselundupkan

TARAKAN - Selama Mei hingga Juli tahun ini, Balai Karantina…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*