MANAGED BY:
MINGGU
16 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 09 Januari 2018 11:06
Tambah 53 SDM, Perketat Lapas

Antisipasi Masuknya Barang Ilegal

SIAGA: Enam pos jaga di Lapas Kelas II A Tarakan nantinya akan diisi petugas agar maksimal melakukan pengawasan terhadap warga binaan serta dapat memantau aktivitas di luar lapas. JOHANY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Dipastikan tahun ini Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II A Tarakan akan mendapatkan penambahan 53 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham).

Adanya penambahan ini sebagai upaya untuk menambah sumber daya manusia (SDM) di Lapas Kelas II A Tarakan yang jumlahnya saat ini belum ideal. Hal tersebut diungkapkan Plh Kalapas Kelas II A Tarakan, Ruslan Makassau. Ia menyebutkan, saat ini jumlah SDM yang ada hanya 45 orang, tentu jumlah tersebut belum ideal untuk mengawasi warga binaan yang jumlahnya lebih dari 1.000 orang.

“Saat ini saja dalam satu regu hanya 2 hingga 3 orang saja yang melakukan pengawasan warga binaan yang jumlahnya lebih dari seribu orang, tentu jumlah ini sangat tidak ideal,” tuturnya.

Dengan adanya penambahan CPNS berjumlah 53 orang dari Kemenkumham, dirinya nilai sudah dapat menjadikan Lapas Kelas II A Tarakan maksimal dalam melakukan pengawasan terhadap warga binaan dengan total SDM berjumlah 98 orang.

“Ada 10 hingga 15 orang dalam satu regu jaga. Regu jaga ini nantinya dapat mengisi enam pos yang selama ini kosong karena kurangnya SDM, minimal empat pos saja yang terisi sudah bagus dalam melakukan pengawasan terhadap warga binaan,” bebernya.

Terisinya pos jaga nanti diharapkan dapat lebih maksimal untuk melakukan pengawasan terutama dalam hal upaya memasukan barang-barang dilarang dari luar ke dalam Lapas Kelas II A Tarakan.

“Kita antisipasi adalah upaya penyelundupan barang illegal seperti narkoba, senjata tajam dan lain-lain yang biasa menggunakan cara melempar dari luar tembok, penyelundupan barang illegal dengan cara dilempar bisa terjadi mengingat ada tembok kita yang tingginya hanya 2 meter saja di pos 5,” bebernya.

Dalam kesempatan tersebut dirinya juga menjelaskan bahwa tahun ini Kemenkumham juga melakukan “Deklarasi Janji Kinerja Tahun 2018”, dimana dalam deklarasi tersebut ada 5 poin penting yang akan dilaksanakan untuk meningkatkan kinerja dalam hal melayani masyarakat.

“Kelima poin tersebut harus dilaksanakan untuk oleh seluruh pegawai Kemenkumham sebagai upaya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tuturnya.

Dirinya menjelaskan kelima poin tersebut di antaranya menerapkan kode etik dan kode perilaku pegawai dalam melaksanakan tugas dan fungsi sehari-hari, bekerja dan berkinerja secara Profesional, Akuntabel, Sinegritas, Transparan dan Inovatif (PASTI), memaksimalkan pemanfaatan e-Gov melalui tata kelola  pemerintahan efektif efisien untuk good governance. Juga melayani publik dengan sepenuh hati dan siap mewujudkan wilayah bebas korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM)  serta menjaga stabilitas politik dan keamanan NKRI serta menjadi perekat pancasila dan Bhineka Tunggal Ika.

“Bila ada yang melanggar pasti terkena sanksi, apalagi bila ada pegawai Kemenkumham yang tersangkut kasus narkoba dan korupsi pasti terancam dikenakan sanksi berat sampai pemecatan,” bebernya.

Dijelaskannya juga bahwa Deklarasi Janji Kinerja Tahun 2018 merupakan dampak dari diberikannya Kemenkuham predikat zona hijau oleh Ombundsman Republik Indonesia (ORI) pada tahun 2017 dalam hal pelayanan kepada masyarakat.

“Dapatnya Kemenkumham zona hijau oleh ORI membuat kami berbenah mulai dari infrastruktur, SDM dan hal-hal lain yang sebagai upaya memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat,” pungkasnya.(jnr/zia)


BACA JUGA

Sabtu, 15 Desember 2018 12:12

Bawaslu Bilang ODGJ dan Orang Gila Beda, BEDANYA DIMANA YA..??

TARAKAN - Pada Pemilu 2019 mendatang, akan ada tempat pemungutan…

Sabtu, 15 Desember 2018 12:10

Awali dengan Senandung Harmoni Paguntaka

Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21 Kota Tarakan, Lembaga Penyiaran…

Sabtu, 15 Desember 2018 12:08

Pelaku Usaha BBM Eceran Butuh Petunjuk

TARAKAN – Penjualan bahan bakar minyak (BBM) hingga bahkan menggunakan…

Sabtu, 15 Desember 2018 12:07

Pembangunan TPA Baru Tersendat

TARAKAN - Permasalahan lahan yang berada di kawasan Bukit Indah,…

Sabtu, 15 Desember 2018 12:06

Tunggakan Terbanyak di Tarakan

TARAKAN - Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:26

Pengurus Koperasi Idec Pernah Pinjam di Bank

TARAKAN - Kasus dugaan penggelapan dana Koperasi PT Idec masih…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:24

Pemerintah Harus Tegas Soal Retribusi

TARAKAN - Tidak tercapainya pendapatan asli daerah (PAD) Tarakan di…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:22

Hendrik Bantah Keterangan Penyidik BNNP

TARAKAN – Sidang terdakwa sabu 1 kg yang melibat Hendrik…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:20

Awal 2020, PLTS Akan Dibangun

TARAKAN – Adanya keputusan untuk membangun tempat pembangkit listrik tenaga…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:19

Akses Jalan Rusak dan Drainase Dangkal

AKSES Jalan yang menjadi salah satu kebutuhan masyarakat kembali dikeluhkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .