MANAGED BY:
SABTU
20 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 09 Januari 2018 10:51
Disdikbud Belum Sosialisasi, Sekolah Tak Tahu

Rencana USBN Jenjang SD

USBN: Rencananya USBN yang akan diterapkan mulai tahun ini untuk jenjang SD belum tersosialisasikan. Tampak siswa kelas VI SDN 006 Tanjung Selor yang bersiap mengikuti ujian sekolah ini. FITRIANI/ RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Mulai tahun ini, Ujian Sekolah Berbasis Nasional (USBN) akan diterapkan di jenjang Sekolah Dasar (SD). Bahkan, mata pelajaran (mapel) yang diujikan yang sebelumnya tiga, menjadi delapan mapel.

Namun hingga kini, belum ada sosialisasi yang dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bulungan ke sekolah-sekolah. Sehingga masih ada sekolah yang belum mengetahui informasi tersebut, khususnya sekolah yang berada di daerah terpencil seperti SDN 008 Desa Liagu, Kecamatan Sekatak.

Saat dikonfirmasi, Kepala SDN 008, Jusri mengaku hingga kini belum mengetahui terkait informasi tersebut. Ia juga belum mendapat informasi dari Disdikbud terkait rencana penerapan USBN itu. “Belum dapat informasi, kalau delapan mapel agak sulit juga karena waktu kita yang mepet,” ujarnya kepada Radar Kaltara melalui sambungan selulernya, Senin (8/1).

Lanjut dia, jika USBN akan diterapkan tahun ini, pihaknya dapat menggenjot anak didiknya. Khusus delapan mapel itu apakah mengikuti les dan lainnya. “Supaya anak-anak bisa siap, tahun ini sekitar 20 siswa kelas 6. Kalau mepet begini terus belum ada pemberitahuan juga. Tapi kalau sudah keputusan ya mau tidak mau harus diikuti, tapi kita berharap Disdikbud cepat menyosialisasikan atau memberikan surat pemberitahuan agar pihak sekolah bisa mempersiapkan untuk USBN itu,” jelasnya.

Selain itu, Kepala SDN 006 Tanjung Selor, Martiana mengungkapkan, sudah mengetahui informasi tersebut. Tapi, memang belum ada sosialisasi dari Disdikbud. Namun, jika kebijakan baru itu diterapkan, maka siswa akan dimaksimalkan belajarnya. Ia pun akan mengadakan try out dan belajar tambahan. “Kalau memang itu keputusan pemerintah, kita siap saja karena sebelumnya juga pernah seperti itu,” tuturnya.

Jika sudah ada sosialisasi dari Disdikbud, maka pihaknya juga akan langsung menyosialisasikan aturan baru itu kepada orang tua siswa dan komite sekolah. Karena setiap hal yang akan dilakukan, pihaknya perlu berkoordinasi dengan komite maupun paguyuban kelas. “Jadi, setiap rencana pasti dikomunikasikan dulu, tahun ini ada 75 siswa kelas enam yang akan ikuti USBN,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pendidikan Provinsi Kaltara, Herwansyah menyarankan agar dari pendidiknya dilihat dulu apakah sudah memenuhi standar untuk memberikan delapan mapel itu. “Mungkin dicoba 5 mapel dulu,” sebutnya.

Pihaknya sangat mendukung penerapan USBN bagi jenjang SD itu, tapi sepanjang guru dan siswanya siap. “Jangan sampai hal itu diterapkan dampaknya bukan meningkatkan malah menurunkan kualitas pendidikan itu sendiri. Minimal disosialisasikan step demi step, jangan kaget-kaget langsung diterapkan,” ucapnya.

Lanjutnya, guru-guru itu diinventarisir dulu, karena ada daerah lain yang masih kekurangan guru. “Saran saya perlu adanya konsolidasi ke sekolah-sekolah. Jangan kaget-kagetan, kita lihat situasi daerah kita karena guru masih banyak yang mengeluhkan kesejahteraannya,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Disdikbud Bulungan, H. Jamaluddin Saleh menjelaskan, terkait dengan rencana pelaksanaannya tetap akan menyesuaikan dengan Peraturan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) nomor 0044/P/BSNP/XI/2017 tentang Prosedur Operasional Standar Penyelenggaraan Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2017/2018. “Pastinya akan ada pertemuan khusus dalam rangka sosialisasinya,” pungkasnya singkat. (lee/eza)


BACA JUGA

Sabtu, 20 Oktober 2018 15:28

Kontraktor Terkendala Mobilisasi Material

TANJUNG SELOR - Dirjen Penyediaan Perumahan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PUPR)…

Sabtu, 20 Oktober 2018 15:24

UMP Tahun Depan Diprediksi Naik

TANJUNG SELOR – Kementerian Ketenagakerjaan telah menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP). Itu…

Sabtu, 20 Oktober 2018 15:21

Tak Bosan Usul Lapas Bulungan

TANJUNG SELOR – Kejaksan Negeri (Kejari) Bulungan optimistis, pembangunan kantor perwakilan Kejari…

Sabtu, 20 Oktober 2018 15:19

Sabu Disinyalir Berasal dari Taiwan

TANJUNG SELOR –Kepolisian Daerah (Polda) Kaltara memastikan bahwa wilayah ini kerap dijadikan…

Sabtu, 20 Oktober 2018 15:17

Siapkan Gedung Logistik Pemilu

TANJUNG SELOR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) tengah mempersiapkan…

Jumat, 19 Oktober 2018 21:26

Pemprov Mau Beli Pesawat, Ini yang Ditunggu...

TANJUNG SELOR – Rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara),  membeli…

Jumat, 19 Oktober 2018 20:54

Kontraktor Terkendala Mobilisasi Material

TANJUNG SELOR - Dirjen Penyediaan Perumahan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PUPR)…

Jumat, 19 Oktober 2018 20:53

Kontraktor Terkendala Mobilisasi Material

TANJUNG SELOR - Dirjen Penyediaan Perumahan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PUPR)…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:36

DJKA Bantu Pengembangan Kereta Api

TANJUNG SELOR – Dinas Perhubungan (Dishub) Kalimantan Utara menyebutkan detail engineering design…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:32

Pergub Pembebasan PKB Berpotensi Diperpanjang

TANJUNG SELOR - Penerapan Peraturan Gubernur (Pergub) nomor 29 dan 30 tahun 2018 berdampak signifikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .