MANAGED BY:
RABU
25 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 08 Januari 2018 15:15
Diduga Bawa Lari Uang Member Rp 700 Juta

Tergiur Untung Menggiurkan, Investasi Bodong Makan Korban

DIDUGA: Akun Facebook EM, wanita yang diduga membawa lari uang member yang berasal dari Balikpapan. MEDSOS

PROKAL.CO, TARAKAN – Aksi penipuan dengan kedok investasi menguntungkan kembali menelan korban. Kali ini pelaku yang diketahui berinisial EM berhasil membawa lari uang member sebanyak Rp 700 juta.

Salah seorang korbannya Selly yang berasal dari Balikpapan meyakini dirinya menjadi korban penipuan investasi yang dijalankan oleh EM. Selly langsung datang ke Tarakan untuk mencari tahu keberadaan EM yang tidak lain owner dari investasi ini.

"Dia (EM) pada hari Jumat (5/1) sudah menutup akun Facebook-nya, sehingga saya tidak bisa menghubunginya terkait nasib dana yang sudah ditransferkan oleh member sebelumnya. Karena saya yang terdekat dari member lain yang ikut investasi ini dan  ternyata dia sudah tidak ada di Tarakan," bebernya.

Selly mengetahui bahwa EM tidak ada di Tarakan, setelah mendatangi tempat tinggalnya yang ada di Jalan Mulawarman. "EM ini tinggal bersama suaminya yang membuka usaha servis elektronik. Tadi saya sudah ke rumahnya, namun keduanya sudah tidak ada di sana alias kabur dengan membawa uang member," tuturnya.

Selly menceritakan awal mula tertarik dengan investasi yang ditawarkan oleh EM yang diketahui menggunakan sistem bank harian. Dirinya tertarik setelah EM menceritakan investasi yang sudah dijalankannya berjalan lancar dan tidak mengalami kendala dalam proses pencairan untuk member.

"Jadi sistemnya kami mentransferkan dana, contoh saja Rp 1 juta untuk investasi 10 hari. Nanti dalam waktu 1 hari kami bisa mendapatkan keuntung 5 persen dan bila di total dalam 10 hari kita mendapatkan Rp 500 ribu, sementara untuk dana transfer sebelumnya baru bisa dicairkan setelah 1 bulan," bebernya.

 

 

Selama 3 bulan dirinya mengikuti investasi ini berjalan lancar, komunikasi dengan owner dalam hal transfer dana lewat media Facebook juga berjalan lancar.

"Kemarin komunikasi soal dana transfer sempat lewat Whatsapp, namun karena handphone-nya rusak beberapa waktu lalu jatuh akibat gempa di Tarakan, sehingga komunikasi dialihkan lewat Facebook dengan menggunakan grup untuk untuk komunikasi soal dana transfer," tuturnya.

Namun member investasi dari berbagai daerah ini resah, karena secara tiba-tiba owner investasi yakni EM menutup akun medsosnya, sehingga tidak bisa dihubungi oleh member lain untuk menanyakan nasib dana yang sudah terlanjur di-transfer.

"Teman-teman member yang jumlahnya tidak terhitung berapa ratus, mulai mempertanyakan nasib dana yang sudah di transfer sebelumnya,  ada yang yang transfer Rp 5 juta, Rp 10 juta bahkan ada member asal palembang yang menyetor 60 juta, saya sendiri Rp 12 juta," bebernya.

Dirinya meyakini EM, memang sejak awal ingin membawa kabur uang member investasi yang dikelolanya, hal ini dibuktikan tidak ada satupun member asal Tarakan yang ikut investasinya.

"Saya tanya teman-teman member ternyata tidak ada yang dari Tarakan, mungkin dia sudah tahu kalau ada member dari Tarakan dapat menyulitkannya saat akab membawa kabur uang member, sehingga dia tidak menerima member asal Tarakan," ucapnya

Terkait hal ini, dia sudah melaporkan ke Polres Tarakan dan berharap pelaku yang membawa uang member dapat ditangkap. “Semoga dia (EM) dapat diketahui keberadaannya dan dapat mengembalikan uang member yang dibawa lari," pungkasnya.(jnr/nri)


BACA JUGA

Rabu, 25 April 2018 12:10
Terkait 2.900 Ton Beras Vietnam via Sebatik

NAH KAN..!! Kemendag Sebut Selundupan

JAKARTA – Direktur Jenderal (Dirjen) Perdagangan Luar Negeri pada Kementerian Perdagangan Oke Nurwan…

Rabu, 25 April 2018 11:59

AH PAYAH..!! Angka Kemiskinan Meningkat

TARAKAN - Populasi penduduk di Kaltara sedang mengalami pertumbuhan masif. Baru-baru ini Badan Pusat…

Rabu, 25 April 2018 11:57

Tak Sabar Ingin Bertemu dengan Pelajar Papua Barat

Indonesia Student & Youth Forum (ISYF) kembali menggelar Forum Pelajar Indonesia ke-10 (FOR X) dengan…

Rabu, 25 April 2018 11:55

GAWAT BAH..!! Penderita TBC Terus Bertambah

MESKI tidak menjadi kasus terbesar di Kalimantan Utara, namun penularan penyakit tuberkulosis (TBC)…

Rabu, 25 April 2018 11:53

Pusaka Tegaskan Tidak Ikut Aksi Penolakan FPI

ORGANISASI masyarakat (ormas) Pusaka Tarakan menegaskan tidak ikut ambil bagian dalam aksi damai penolakan…

Rabu, 25 April 2018 11:48

Antre Cetak E-KTP, Jaringan Malah Lelet

TARAKAN - Antrean panjang terjadi di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Tarakan dikarenakan…

Rabu, 25 April 2018 11:41

AC RSUD Bocor-Bocor Tak Kunjung Diperbaiki

TARAKAN - Penanganan plafon yang bocor di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan belum juga terealisasi.…

Rabu, 25 April 2018 11:32

Anggaran Menipis, Dishub Terpaksa Mengutang

TARAKAN - Traffic light yang berada di simpang Ladang, Pamusian, Tarakan Tengah, sudah dua hari tidak…

Rabu, 25 April 2018 11:30

Trayek Harus Dikurangi

TARAKAN - Bus rapid transit (BRT) yang telah beroperasi di Tarakan sejak 2017 lalu, memang masih harus…

Rabu, 25 April 2018 11:28

2022 Tak Terima Uang Tunai

Tarakan- Direncanakan bulan April ini, Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) mulai diimplementasikan secara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .