MANAGED BY:
SENIN
22 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 08 Januari 2018 15:15
Diduga Bawa Lari Uang Member Rp 700 Juta

Tergiur Untung Menggiurkan, Investasi Bodong Makan Korban

DIDUGA: Akun Facebook EM, wanita yang diduga membawa lari uang member yang berasal dari Balikpapan. MEDSOS

PROKAL.CO, TARAKAN – Aksi penipuan dengan kedok investasi menguntungkan kembali menelan korban. Kali ini pelaku yang diketahui berinisial EM berhasil membawa lari uang member sebanyak Rp 700 juta.

Salah seorang korbannya Selly yang berasal dari Balikpapan meyakini dirinya menjadi korban penipuan investasi yang dijalankan oleh EM. Selly langsung datang ke Tarakan untuk mencari tahu keberadaan EM yang tidak lain owner dari investasi ini.

"Dia (EM) pada hari Jumat (5/1) sudah menutup akun Facebook-nya, sehingga saya tidak bisa menghubunginya terkait nasib dana yang sudah ditransferkan oleh member sebelumnya. Karena saya yang terdekat dari member lain yang ikut investasi ini dan  ternyata dia sudah tidak ada di Tarakan," bebernya.

Selly mengetahui bahwa EM tidak ada di Tarakan, setelah mendatangi tempat tinggalnya yang ada di Jalan Mulawarman. "EM ini tinggal bersama suaminya yang membuka usaha servis elektronik. Tadi saya sudah ke rumahnya, namun keduanya sudah tidak ada di sana alias kabur dengan membawa uang member," tuturnya.

Selly menceritakan awal mula tertarik dengan investasi yang ditawarkan oleh EM yang diketahui menggunakan sistem bank harian. Dirinya tertarik setelah EM menceritakan investasi yang sudah dijalankannya berjalan lancar dan tidak mengalami kendala dalam proses pencairan untuk member.

"Jadi sistemnya kami mentransferkan dana, contoh saja Rp 1 juta untuk investasi 10 hari. Nanti dalam waktu 1 hari kami bisa mendapatkan keuntung 5 persen dan bila di total dalam 10 hari kita mendapatkan Rp 500 ribu, sementara untuk dana transfer sebelumnya baru bisa dicairkan setelah 1 bulan," bebernya.

 

 

Selama 3 bulan dirinya mengikuti investasi ini berjalan lancar, komunikasi dengan owner dalam hal transfer dana lewat media Facebook juga berjalan lancar.

"Kemarin komunikasi soal dana transfer sempat lewat Whatsapp, namun karena handphone-nya rusak beberapa waktu lalu jatuh akibat gempa di Tarakan, sehingga komunikasi dialihkan lewat Facebook dengan menggunakan grup untuk untuk komunikasi soal dana transfer," tuturnya.

Namun member investasi dari berbagai daerah ini resah, karena secara tiba-tiba owner investasi yakni EM menutup akun medsosnya, sehingga tidak bisa dihubungi oleh member lain untuk menanyakan nasib dana yang sudah terlanjur di-transfer.

"Teman-teman member yang jumlahnya tidak terhitung berapa ratus, mulai mempertanyakan nasib dana yang sudah di transfer sebelumnya,  ada yang yang transfer Rp 5 juta, Rp 10 juta bahkan ada member asal palembang yang menyetor 60 juta, saya sendiri Rp 12 juta," bebernya.

Dirinya meyakini EM, memang sejak awal ingin membawa kabur uang member investasi yang dikelolanya, hal ini dibuktikan tidak ada satupun member asal Tarakan yang ikut investasinya.

"Saya tanya teman-teman member ternyata tidak ada yang dari Tarakan, mungkin dia sudah tahu kalau ada member dari Tarakan dapat menyulitkannya saat akab membawa kabur uang member, sehingga dia tidak menerima member asal Tarakan," ucapnya

Terkait hal ini, dia sudah melaporkan ke Polres Tarakan dan berharap pelaku yang membawa uang member dapat ditangkap. “Semoga dia (EM) dapat diketahui keberadaannya dan dapat mengembalikan uang member yang dibawa lari," pungkasnya.(jnr/nri)


BACA JUGA

Senin, 22 Januari 2018 14:22

Balon-Tim Sukses Harus Melek UU

PERSOALAN biaya kampanye memang rentan mengarah ke arah black campaign. Belajar dari pengalaman sebelum-sebelumnya,…

Senin, 22 Januari 2018 14:19

Arief Jadi Wali Kota Selama 130 Hari

TARAKAN – Sang petahana Sofian Raga yang memutuskan untuk ingin melanjutkan kerjanya, pada Pilwali…

Senin, 22 Januari 2018 14:07

Andalkan Sumbangan Sukarela Masyarakat-Gereja

KEBERADAAN maskapai Mission Aviation Fellowship (MAF), seolah menjadi penolong bagi masyarakat pedalaman…

Senin, 22 Januari 2018 14:04

Uang ATM Dibobol Pakai Lidi

TARAKAN – Masyarakat kudu waspada, khususnya saat akan melakukan transaksi tunai di mesin Anjungan…

Senin, 22 Januari 2018 13:52

Tingginya Kepedulian, Minim Keluhan

TARAKAN - Ketua RT 8 Kelurahan Pamusian Andi Laskariya mengatakan secara umum kondisi jalan yang berada…

Senin, 22 Januari 2018 11:45

MD Tak Diberi Akses Bertemu Anaknya

ANAK dari salah satu Warga Negara Asing (WNA) Filipina yang jadi kurir narkotika dititipkan Kepolisian…

Senin, 22 Januari 2018 11:28

Ular Hangus, Listik Padam

TARAKAN - Tidak ada hujan dan tak ada badai, tiba-tiba warga Bumi Paguntaka kembali merasakan listrik…

Senin, 22 Januari 2018 11:17

Siap Cabut Algaka Tak Berizin

TARAKAN – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018. Segala atribut berbagai macam alat…

Senin, 22 Januari 2018 11:08

Enam Tahun Menantikan Gapura

TARAKAN – Tidak banyak yang dikeluhkan oleh warga RT 14, Kelurahan Pamusian ini. Ruang lingkup…

Minggu, 21 Januari 2018 20:29

Harta Effendhi Rp 26 Miliar

TARAKAN – Hampir dipastikan seluruh Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) para bakal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .