MANAGED BY:
MINGGU
20 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 08 Januari 2018 11:42
Cuaca Ekstrem, Alarm bagi Nelayan Kecil
OMBAK TINGGI: Nelayan diminta mewaspadai angin kencang dan ombak tinggi yang akan terjadi dalam beberapa hari ke depan. DOK/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Nunukan memberikan peringatan kepada masyarakat khususnya nelayan. Sebab, gelombang tinggi mulai terjadi di sekitar perairan Pulau Nunukan.

Kali ini, gelombang di lautan mencapai 1-1,5 meter. Jelas keadaan ini akan membahayakan sejumlah kegiatan di perairan Pulau Nunukan.

Itu diungkapkan prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Nunukan Taufik. Dirinya mengatakan, dampak dari angin kencang dan berhembus ke lautan dapat menimbulkan ombak tinggi.

“Kalau di darat angin kencang terjadi pada pagi hari hingga siang. Akibat dari angin kencang yang terjadi inilah mengakibatkan gelombang,” ujar Taufik kepada Radar Nunukan.

Keadaan ini pun diprediksi berlangsung hingga beberapa hari ke depan. Pihaknya mengimbau sejumlah kegiatan di laut untuk mewaspadai ombak tinggi tersebut. Terutama nelayan yang menggunakan perahu kecil serta kegiatan pelayaran reguler.

“Ya, terutama untuk perahu-perahu kecil yang sering berlayar di laut seperti nelayan kalau bisa tidak dulu melakukan aktivitas pencarian ikan dalam beberapa hari ke depan, karena ombak bisa saja lebih tinggi dari prakiraan kami,” beber Taufik.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Nunukan Agus Subagyo juga berpendapat sama. Agus pun meminta sejumlah nelayan, serta nakhoda untuk mewaspadai tinggi gelombang serta tidak memaksakan pelayaran.

“Kami juga sudah punya wadah untuk mengetahui update cuaca dari BMKG. Ini memudahkan kami melakukan koordinasi,” ungkap Agus.

Atas kemudahan informasi tersebut, pihaknya sering melakukan imbauan di sejumlah dermaga dan pelabuhan. Apalagi menurutnya, seorang nakhoda memiliki hak dan kewenangan berlayar atau menunda pelayaran.

“Ya, nakhoda memang punya hak, keputusan di tangannya. Di mana jika dirinya mengatakan tidak ingin berlayar, pemilik kapal atau pihak dari mana pun tidak bisa memaksakan, karena hanya nakhodalah yang mempunyai kewenangan berlayar,” tambah Agus.

Meski gelombang normal dan pelayaran bisa dilakukan, lanjut Agus, dirinya juga tetap menekankan seluruh pihak yang beraktivitas di laut untuk mengutamakan keselamatan dengan menggunakan life jacket. Sebab, bisa saja ombak di lautan tiba-tiba meninggi lantaran angin kencang yang diprediksi akan terus terjadi selama sepekan.

“Keselamatan paling utama, status kita masih waspada karena ini akan terjadi di beberapa hari ke depan. Jadi tetap waspada dengan menyediakan pelampung,” harap Agus mengakhiri. (raw/lim)


BACA JUGA

Jumat, 18 Januari 2019 11:56

Perdana, 63 Ton Menuju Korea Selatan

NUNUKAN – Budidaya rumput laut yang menjadi unggulan masyarakat Nunukan…

Jumat, 18 Januari 2019 11:55

Dua WNI Dapat Tindakan Kekerasan

NUNUKAN – Dua WNI yang bekerja di Sabah, Malaysia, mendapatkan…

Jumat, 18 Januari 2019 11:54

WNI Dipulangkan Dari Kota Kinabalu

NUNUKAN – Sebanyak 150 orang buruh migran Indonesia (BMI) yang…

Jumat, 18 Januari 2019 11:53

Pilkades Batal Dilaksanakan

NUNUKAN – Pelaksanaan pemilihan Kepala Desa (Kades) terpaksa ditunda setelah…

Jumat, 18 Januari 2019 09:40

Usulkan Rp 134 Miliar untuk Pembangunan Bandara Krayan

NUNUKAN – Sejumlah Bandar Udara (Bandara) perintis di Krayan bakal…

Jumat, 18 Januari 2019 09:38

Jalan Poros Sebatik Bisa Dilewati Kembali

NUNUKAN – Jalan Bukit Keramat di Desa Bambangan, Kecamatan Sebatik…

Jumat, 18 Januari 2019 09:36

Perlu Pertimbangan Tak Terima Guru Honorer

NUNUKAN – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy telah…

Rabu, 16 Januari 2019 12:01

PLBN Butuh Lahan Tujuh Hektare

NUNUKAN – Pos Lintas Batas Negara (PLBN) akan dibangun di…

Rabu, 16 Januari 2019 11:59

DPUPRPKP Bertahap Lakukan Perbaikan Jalan

NUNUKAN – Jalan menuju Pantai Wisata Kayu Angin, Desa Tanjung…

Rabu, 16 Januari 2019 11:58

Februari, Gedung Lama Puskesmas Nunukan Tutup

NUNUKAN – Akibat situasi dan kondisi yang tidak memadai lagi,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*