MANAGED BY:
MINGGU
19 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 08 Januari 2018 11:42
Cuaca Ekstrem, Alarm bagi Nelayan Kecil
OMBAK TINGGI: Nelayan diminta mewaspadai angin kencang dan ombak tinggi yang akan terjadi dalam beberapa hari ke depan. DOK/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Nunukan memberikan peringatan kepada masyarakat khususnya nelayan. Sebab, gelombang tinggi mulai terjadi di sekitar perairan Pulau Nunukan.

Kali ini, gelombang di lautan mencapai 1-1,5 meter. Jelas keadaan ini akan membahayakan sejumlah kegiatan di perairan Pulau Nunukan.

Itu diungkapkan prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Nunukan Taufik. Dirinya mengatakan, dampak dari angin kencang dan berhembus ke lautan dapat menimbulkan ombak tinggi.

“Kalau di darat angin kencang terjadi pada pagi hari hingga siang. Akibat dari angin kencang yang terjadi inilah mengakibatkan gelombang,” ujar Taufik kepada Radar Nunukan.

Keadaan ini pun diprediksi berlangsung hingga beberapa hari ke depan. Pihaknya mengimbau sejumlah kegiatan di laut untuk mewaspadai ombak tinggi tersebut. Terutama nelayan yang menggunakan perahu kecil serta kegiatan pelayaran reguler.

“Ya, terutama untuk perahu-perahu kecil yang sering berlayar di laut seperti nelayan kalau bisa tidak dulu melakukan aktivitas pencarian ikan dalam beberapa hari ke depan, karena ombak bisa saja lebih tinggi dari prakiraan kami,” beber Taufik.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Nunukan Agus Subagyo juga berpendapat sama. Agus pun meminta sejumlah nelayan, serta nakhoda untuk mewaspadai tinggi gelombang serta tidak memaksakan pelayaran.

“Kami juga sudah punya wadah untuk mengetahui update cuaca dari BMKG. Ini memudahkan kami melakukan koordinasi,” ungkap Agus.

Atas kemudahan informasi tersebut, pihaknya sering melakukan imbauan di sejumlah dermaga dan pelabuhan. Apalagi menurutnya, seorang nakhoda memiliki hak dan kewenangan berlayar atau menunda pelayaran.

“Ya, nakhoda memang punya hak, keputusan di tangannya. Di mana jika dirinya mengatakan tidak ingin berlayar, pemilik kapal atau pihak dari mana pun tidak bisa memaksakan, karena hanya nakhodalah yang mempunyai kewenangan berlayar,” tambah Agus.

Meski gelombang normal dan pelayaran bisa dilakukan, lanjut Agus, dirinya juga tetap menekankan seluruh pihak yang beraktivitas di laut untuk mengutamakan keselamatan dengan menggunakan life jacket. Sebab, bisa saja ombak di lautan tiba-tiba meninggi lantaran angin kencang yang diprediksi akan terus terjadi selama sepekan.

“Keselamatan paling utama, status kita masih waspada karena ini akan terjadi di beberapa hari ke depan. Jadi tetap waspada dengan menyediakan pelampung,” harap Agus mengakhiri. (raw/lim)


BACA JUGA

Sabtu, 18 Agustus 2018 22:36

Di Sebatik, Bersantap Durian di Bawah Pohon

MUSIM durian di Sebatik telah berlangsung sejak Juli lalu. Sejumlah masyarakat dari daerah lain di Kaltara…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:22

Biaya Bervariasi, Tergantung Kebutuhan Caleg

NUNUKAN – Pertarungan pemilihan umum (pemilu) 2019 mulai terasa, aroma pesta demokrasi mulai panas.…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:13

Swasembada Ayam, Pemerintah Tak Mampu Hentikan Pasokan Luar

NUNUKAN – Meskipun merasa telah swasembada ayam, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan ternyata…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:10

Kasus Pungli Sebatik Dilimpahkan ke Kejari

NUNUKAN – Setelah setahun dilakukan penyidikan, kasus dugaan pungli agen pelayaran di Sebatik…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:08

Pakai Listrik Ilegal, Bayar Rp 19,4 Juta

NUNUKAN – Operasi Penerbitan Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) PT Perusahaan Listrik Negara (PLN)…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:07

BAHAYA..!! Wabah Flu Burung Kembali Mengancam

NUNUKAN – Wabah flu burung kembali mengancam wilayah Sabah, Malaysia. Saat ini mulai diantisipasi…

Rabu, 15 Agustus 2018 12:56

Penanganan Abrasi Tanggung Jawab Kemen PUPR

NUNUKAN – Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Ari Yusnita mengaku telah menyampaikan…

Rabu, 15 Agustus 2018 11:57

Cuaca di Tanah Suci Mencapai 44 Derajat

NUNUKAN - Cuaca panas yang terjadi di Tanah Suci saat ini mencapai 44 derajat selsius. Sehingga, jamaah…

Rabu, 15 Agustus 2018 11:52

Menuju Lumbis Ogong, Perahu Karam

NUNUKAN – Rencana anggota legislator Nunukan yang ingin melakukan reses bersama masyarakat di…

Selasa, 14 Agustus 2018 16:26

Calo TKI Diduga Lindungi Tersangka

NUNUKAN – Kepolisian dan petugas Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .