MANAGED BY:
SENIN
22 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 08 Januari 2018 11:42
Cuaca Ekstrem, Alarm bagi Nelayan Kecil
OMBAK TINGGI: Nelayan diminta mewaspadai angin kencang dan ombak tinggi yang akan terjadi dalam beberapa hari ke depan. DOK/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Nunukan memberikan peringatan kepada masyarakat khususnya nelayan. Sebab, gelombang tinggi mulai terjadi di sekitar perairan Pulau Nunukan.

Kali ini, gelombang di lautan mencapai 1-1,5 meter. Jelas keadaan ini akan membahayakan sejumlah kegiatan di perairan Pulau Nunukan.

Itu diungkapkan prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Nunukan Taufik. Dirinya mengatakan, dampak dari angin kencang dan berhembus ke lautan dapat menimbulkan ombak tinggi.

“Kalau di darat angin kencang terjadi pada pagi hari hingga siang. Akibat dari angin kencang yang terjadi inilah mengakibatkan gelombang,” ujar Taufik kepada Radar Nunukan.

Keadaan ini pun diprediksi berlangsung hingga beberapa hari ke depan. Pihaknya mengimbau sejumlah kegiatan di laut untuk mewaspadai ombak tinggi tersebut. Terutama nelayan yang menggunakan perahu kecil serta kegiatan pelayaran reguler.

“Ya, terutama untuk perahu-perahu kecil yang sering berlayar di laut seperti nelayan kalau bisa tidak dulu melakukan aktivitas pencarian ikan dalam beberapa hari ke depan, karena ombak bisa saja lebih tinggi dari prakiraan kami,” beber Taufik.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Nunukan Agus Subagyo juga berpendapat sama. Agus pun meminta sejumlah nelayan, serta nakhoda untuk mewaspadai tinggi gelombang serta tidak memaksakan pelayaran.

“Kami juga sudah punya wadah untuk mengetahui update cuaca dari BMKG. Ini memudahkan kami melakukan koordinasi,” ungkap Agus.

Atas kemudahan informasi tersebut, pihaknya sering melakukan imbauan di sejumlah dermaga dan pelabuhan. Apalagi menurutnya, seorang nakhoda memiliki hak dan kewenangan berlayar atau menunda pelayaran.

“Ya, nakhoda memang punya hak, keputusan di tangannya. Di mana jika dirinya mengatakan tidak ingin berlayar, pemilik kapal atau pihak dari mana pun tidak bisa memaksakan, karena hanya nakhodalah yang mempunyai kewenangan berlayar,” tambah Agus.

Meski gelombang normal dan pelayaran bisa dilakukan, lanjut Agus, dirinya juga tetap menekankan seluruh pihak yang beraktivitas di laut untuk mengutamakan keselamatan dengan menggunakan life jacket. Sebab, bisa saja ombak di lautan tiba-tiba meninggi lantaran angin kencang yang diprediksi akan terus terjadi selama sepekan.

“Keselamatan paling utama, status kita masih waspada karena ini akan terjadi di beberapa hari ke depan. Jadi tetap waspada dengan menyediakan pelampung,” harap Agus mengakhiri. (raw/lim)


BACA JUGA

Senin, 22 Oktober 2018 10:35

Dua ASN Belum Penuhi Panggilan

NUNUKAN - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Nunukan akhirnya memanggil empat aparatur sipil negara…

Senin, 22 Oktober 2018 10:34

Pawai Tematik, Ada Tuna Sebesar Minibus

NUNUKAN – Setidaknya ada ribuan warga yang ikut memeriahkan pawai tematik yang dilakukan Dinas…

Senin, 22 Oktober 2018 10:06

Gara-Gara Kasus Ini, Kepala UPP Sebatik Ikut Jadi Tersangka

NUNUKAN – Kasus dugaan pungli di kantor Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Sei…

Senin, 22 Oktober 2018 09:55

Honorer Berpolitik Akan Dipantau

NUNUKAN – Tak hanya aparatur sipil negara (ASN), pegawai honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten…

Sabtu, 20 Oktober 2018 15:38

Pengusaha Elektronik Keluhkan Kenaikan Dolar

NUNUKAN – Melemahnya rupiah terhadap dolar Amerika yang kini menyentuh Rp 15.145 per USD 1 cukup…

Sabtu, 20 Oktober 2018 15:37

Jalan Lingkar Sebatik Tunggu Perbaikan

NUNUKAN – Jalan lingkar Pulau Sebatik yang menghubungkan dua Kecamatan Sebatik Tengah dan Sebatik…

Sabtu, 20 Oktober 2018 15:10

Daging Alana Ilegal Masih Sulit Dibendung

NUNUKAN – Daging kerbau jenis alana yang beredar di Nunukan, masih banyak yang didatangkan secara…

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:21

Polisi Beri Dua Penyidik ke BNNK

NUNUKAN – Polres Nunukan akhirnya memberikan dua orang penyidik ke Badan Narkotika Nasional (BNN)…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:24

Setahun, Hasil Laut Lenyap Rp 1,4 T

NUNUKAN – Kekayaan alam Indonesia sudah sangat terkenal banyak di dunia. Termasuk hasil laut yang…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:21

Rumah di Pesisir Bisa Terima Sertifi kat HGB

NUNUKAN – program penerbitan sertifikat hak guna bangunan (HGB) oleh Badan Pertanahan Nasional…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .