MANAGED BY:
SENIN
21 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 08 Januari 2018 11:37
Pemilik Kapal Belum Bisa ‘Move On’
BERHARAP PELAKUAN KHUSUS: Pemilik kapal sembako hingga saat ini masih menunggu keputusan akhir pemerintah Malaysia, agar tetap dapat berlayar ke Tawau, Malaysia. DOK/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Pemilik kapal pengangkut sembilan bahan pokok (sembako), dari Tawau, Malaysia masih tenang walaupun telah dilarang masuk sejak 1 Januari lalu. Saat ini masih diupayakan adanya negosiasi ke pemerintah Malaysia agar tetap dapat mengangkut sembako dari Tawau, Malaysia.

Salah seorang pemilik kapal sembako, H. Dama mengatakan, telah dilakukan pertemuan dengan pemerintah Malaysia yang ada di Tawau. Namun belum ada kesepakatan jalur tersebut terbuka bagi mereka. Para pengusaha berharap perlakuan khusus.

“Tetap tenang dulu hingga ada keputusan kembali, apakah masih diizinkan mengangkut sembako menggunakan kapal kayu,” kata H. Dama.

Menurutnya, syarat yang dilayangkan Malaysia sangat sulit dipenuhi, yakni armada dengan klasifikasi kapal besi. Satu harga kapal besi sangat mahal.

Menggunakan kapal jenis kayu, dinilai masih aman mengangkut sembako dari Tawau, Malaysia ke Nunukan. “Saat ini tidak ada yang punya kapal besi, jadi tidak ada yang bisa mengangkut sembako dari Tawau, Malaysia. Saya masih tetap berharap pemerintah Malaysia kembali memberikan izin untuk kapal kayu,” ujarnya.

Sementara, Ketua Kelompok Kertas Kerja Tiga Sosek Malindo Petrus Kanisius mengatakan, kapal pengangkut sembako dilarang masuk ke Malaysia. Jika ingin masuk perairan Malaysia wajib menggunakan kapal yang berbahan besi. Saat ini masih tahap negosiasi dengan pemerintah Malaysia.

“Saya sudah minta untuk kapal sembako yang digunakan selama ini masuk ke perairan Malaysia tetap dapat dipertahankan,” kata Petrus Kanisius.

Telah diusulkan kepada tim Sosek Malindo, Sabah Malaysia bahwa Border Trade Agreement (BTA) yang berlaku saat ini akan ditinjau kembali. Pelayaran Nunukan ke Tawau, Malaysia disamakan dengan kapal yang berlayar dari Filipina.

Menurutnya, tim Sosek Malindo, Sabah Malaysia masih memaklumi dan akan memberikan waktu hingga Juni 2018. Karena penggunaan kapal kayu yang berlayar dari Nunukan ke Tawau, Malaysia akan dibahas di tingkat pusat Pemerintah Malaysia.

Jika kapal kayu yang mengangkut sembako dari Tawau, Malaysia harus berhenti, maka akan bepengaruh dengan sektor perekonomian di Kabupaten Nunukan. Terutama kebutuhan sembako warga.

Dua negara akan mempertahankan perdagangan lintas batas yang berlaku di Nunukan dan Tawau sebagai bagian dari hubungan bilateral selama ini. Hingga saat ini tim Sosek Malindo tetap akan membahas persoalan ini.

“Tetap akan dicari solusinya, untuk itu perlu ada negosiasi kembali dilakukan kepada pihak Malaysia,” ujarnya. (nal/lim)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 19 Mei 2018 08:46

Warga di Sini Jadi Incaran Buaya dan Ular Sembakung

NUNUKAN – Warga di Desa Tepian, Kecamatan Sembakung membutuhkan perhatian dari pemerintah. Sebab…

Sabtu, 19 Mei 2018 08:44

Layanan Belum Memenuhi Keinginan Masyarakat

NUNUKAN – Sistem birokrasi dalam tubuh pemerintah, masih banyak yang dikeluhkan oleh masyarakat.…

Jumat, 18 Mei 2018 12:38

Defisit, Pembangunan Sulit Terlaksana

NUNUKAN - Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Nunukan…

Jumat, 18 Mei 2018 12:13

Pengecer Gas Melon Ilegal Segera Ditangani Tim Satgas

NUNUKAN – Persoalan gas melon 3 kilogram (kg) di wilayah perbatasan belum berakhir. Sampai saat…

Jumat, 18 Mei 2018 12:08

Calon Anggota Legislatif Dilarang Kampanye

NUNUKAN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nunukan telah menyampaikan larangan kampanye melalui…

Jumat, 18 Mei 2018 12:06

Pencuri Handphone di Jok Motor Dibekuk

NUNUKAN – Salah seorang pelaku pencurian sejumlah handphone yang diletakkan di kantong serta jok…

Jumat, 18 Mei 2018 12:04

Terjadi Gangguan, Maskapai Ini Gagal Terbang Perdana

NUNUKAN – Maskapai Aviastar yang ditetapkan sebagai pememang lelang Subsidi Ongkos Angkut (SOA)…

Kamis, 17 Mei 2018 11:17

Temukan Barang Terlarang di Lapas

NUNUKAN – Tak ingin kejadian kerusuhan di Rumah Tahanan (Rutan) Mako Brimob, Depok, beberapa waktu…

Rabu, 16 Mei 2018 11:38

ANJING LIAR MENGGILA..!! Korban Gigitan Bertambah, Penindakan Stagnan

NUNUKAN — Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Nunukan dr. Ika Bihandayani tak menampik…

Rabu, 16 Mei 2018 11:24

Stok Blangko Cukup, Server Gangguan

NUNUKAN — Pencetakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik atau e-KTP kembali terganggu. Server…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .