MANAGED BY:
MINGGU
21 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 08 Januari 2018 10:54
Demokrat Sebut Bagian Dinamika

Dagelan Politik ala Sabirin, Gerindra Tegas Dukung Sobat

ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TARAKAN – Menjelang hari pertama pendaftaran yang dibuka pada Senin 8 hingga 10 Januari, persoalan saling klaim memang belum terselesaikan. Untuk menghindari penyerahan formulir model B1 KWK atau berbentuk surat keputusan (SK) ganda, KPU Tarakan telah menyiapkan cara penyelesaian.

Kepada media ini, Ketua KPU Kota Tarakan, Teguh Dwi Subagyo menjelaskan, pada prinsipnya KPU selalu berpegang pada setiap (dewan pimpinan pusat) DPP partai yang telah tercantum, di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). Begitu pula cabang partai di tingkat daerah, yang sangat berpengaruh pada pembuatan SK untuk para bakal calon (balon) yang akan diusung. “Prinsipnya, yang akan kami pegang adalah SK yang diakui Kemenkumham,” tegasnya.

Tak hanya SK dari Kemenkumham, namun SK yang berasal dari tingkat DPP partai politik (parpol) yang ditandatangani langsung oleh ketua umum (ketum) dan sekretaris jenderal (sekjen), yang merupakan poin yang dinilai oleh KPU.

Lebih lanjut Teguh menjelaskan, mekanisme yang akan mereka lakukan nantinya akan memeriksa SK yang ditunjukkan. Jika tidak ditandatangani langsung oleh ketum dan sekjen, maka KPU akan lansgung menghubungi helpdesk KPU RI. Sebab, pada Senin, 8 hingga 10 Januari, helpdesk akan siaga untuk menerima laporan-laporan serta mengumpulkan para liaison officer (LO) pada masing-masing parpol.

“Jadi kalau ada keraguan, masing-masing KPU daerah akan menghubungi helpdesk KPU RI dan menanyakan kebenarannya saat itu juga,” jelasnya.

Untuk diketahui, helpdesk KPU RI merupakan bagian dari dari  KPU RI yang melayani laporan dari KPU daerah yang memiliki keraguan. Untuk itu, helpdesk KPU RI harus stand by, jika nanti KPU di daerah memiliki sejumlah pertanyaan, terkhusus terkait keaslian SK yang diserahkan para balon.

“Jadi saat melakukan pendaftaran, hari itu juga harus klir pendaftarannya. Nah, syarat-syarat yang lain, seperti legalisir ijazah, akan diverifikasi di kemudian hari,” terangnya.

Menurut Teguh, permasalahan SK ini hanyalah permasalahan etika politik saja. Untuk itu, partai harus benar-benar terbuka ke masyarakat kepada siapa SK tersebut diberikan dan sebisa mungkin tidak ditutup-tutupi.

Sementara itu, terkait kabar Sabirin Sanyong yang telah mengklaim SK dari Gerindra dibantah oleh Ketua Bidang Informasi Strategis DPP Gerindra, Danang WS.

Dia mengungkapkan, Gerindra telah menyerahkan berkas termasuk form model B1 KWK kepada pihak DPC Gerindra Kota Tarakan yang ditujukan pada pasangan Sofian-Sabar (Sobat). Melalui hal tersebut ia mengharapkan agar seluruh masyarakat Tarakan dapat menggunakan hak pilihnya pada 27 Juni nanti dengan bijak.

“Kami tetap akan fokus medukung Sobat. Untuk itu masyarakat harus lebih selektif nantinya. Karena suara masyarakat, menentukan masa depan Tarakan,” singkatnya.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Tarakan Rudi Hartono menambahkan, akibat isu yang dilontarkan Sabirin Sanyong, membuatnya berinisiasi menemui DPP, untuk mempertanyakan kebenaran kabar tersebut pada 2 Januari lalu.

Rudi menjelaskan bahwa form B1 KWK dari Gerindra yang akan dibawa ke KPU Tarakan saat pendaftaran, hanya ditujukan pada pasangan Sobat. Hal tersebut ia terima, sekaligus memastikan bahwa dukungan resmi Gerindra tetap berada di Sobat.

“Opini yang berkembang di masyarakat terkait isu SK yang didukung oleh Sabirin Sanyong, saya pastikan itu tidak benar. Saya juga sudah kroscek  ke DPP bahwa nama tersebut tidak ada,” tegasnya.

Rudi menyampaikan kepada seluruh masyarakat agar tidak terpancing akan isu yang kebenarannya tidak dapat dibuktikan. Melalui hal tersebut juga, ia menyatakan bahwa sikap Sabirin, dalam memberikan informasi, dianggap tidak santun dalam dunia perpolitikan.

“Kalau memang ada, seharusnya Pak Sabirin langsung menyampaikannya kepada DPD dan DPC yang memiliki otoritas dalam mekanisme ini. Bukan menyampaikannya secara gamblang ke masyarakat yang tidak ada kaitannya dengan ini. Dengan demikian, ini kami anggap tidak santun dalam berpolitik,” pungkasnya.

Di sisi lain, saat ini Sabirin memang tercatat sebagai kader Demokrat di tingkat DPP Kaltara dengan posisi wakil ketua. Menurut Ketua DPC Demokrat Tarakan Herman Hamid, apa yang dilakukan Sabirin merupakan hal yang wajar di dalam dunia politik.

“Menurut pandangan politik, saya menganggap bahwa Pak Sabirin tidak membuat kegaduhan. Ini hanyalah dinamika politik. Itulah makna dari demokrasi,” tutur Herman sapaan akrabnya.

Herman menegaskan, sejauh ini ia masih berpikir positif, sebab baginya yang dilakukan Sabirin merupakan bagian dari pesta demokrasi. “Saya tidak ingin membawa atas nama Demokrat. Tapi itu (yang dilakukan Sabirin Sanyong) atas nama pribadi, dan ini hal yang biasa saja,” ujarnya.

Untuk itu, urusan klaim mengklaim partai, baginya merupakan sebuah dinamika politik dan makna dari pelaksanaan demokrasi, yang sudah tak asing lagi dilakukan figur mana pun. “Kami menghargai dan menghormati setiap pergerakan semua balon. Itu hanya hal positif. Tak hanya Pak Sabirin saja yang melakukan hal itu. Tetapi balon juga sama seperti itu,” katanya.

Dengan demikian, Herman menekankan bahwa sikap Sabirin bukan membangkang, namun inilah pesta demokrasi. Untuk itu, setiap balon memiliki hak untuk dipilih dan memilih.

Untuk diketahui, hingga kini komunikasi antara Demokrat dan Sabirin masih berjalan normatif. Akan tetapi, ia tidak ingin berkomentar terkait perjalanan tugas yang dilakukan Sabirin Sanyong untuk Demokrat. (*/shy/nri/lim)


BACA JUGA

Sabtu, 20 Januari 2018 11:54

Polisi Kantongi Akun Provokator

TARAKAN – Tahapan kampanye Pilwali Tarakan memang masih beberapa bulan lagi. Namun gegap-gempita…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:50

Nelayan Masih Pakai Pukat Hela

TARAKAN – Per Januari ini larangan penggunaan alat tangkap pukat hela (trawls) atau cantrang resmi…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:36

Transaksi Non Tunai Segera Diterapkan

TARAKAN - Bank Indonesia (BI) akhirnya segera merealisasikan pilot project gerakan non tunai (GNT) di…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:33

Perbaikan Dermaga ‘Menelan’ Ratusan Juta

TARAKAN - Perbaikan Pelabuhan Tengkayu I SDF Tarakan, yang rusak akibat ditabrak tongkang kini memasuki…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:31

Fokus Bayar Utang, Tidak Bangun Sekolah Baru

TARAKAN- Di tahun anjing tanah kali ini, hanya bisa membuat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud)…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:30

Perbaikan Jembatan Diprioritaskan

TARAKAN – Ketua RT 11, Kelurahan Juata Laut, Hamzah mengatakan, banyak infrastruktur yang perlu…

Sabtu, 20 Januari 2018 10:16

Duh...Lagi-Lagi Listrik Padam Lagi

TARAKAN - Listrik oh listrik. Lagi dan lagi, warga kembali merasakan pemadaman listrik mendadak di beberapa…

Kamis, 18 Januari 2018 11:01

Usai Bongkar Barang, Kapal Tenggelam

TANA TIDUNG – Kemarin (17/1) pukul 17.00 wita, warga disekitar Pelabuhan Tunon Taka, Kabupaten…

Kamis, 18 Januari 2018 10:59

Awal Tahun, Temukan Mortir 2,5 kg

TARAKAN – Sudah bukan rahasia lagi jika Bumi Paguntaka banyak didiami mortir, bom dan peralatan…

Kamis, 18 Januari 2018 10:56

Ambil Sabu-Sabu dari Dalam Tanah

TARAKAN – Peredaran sabu di Kaltara dan Kaltim, khususnya Tarakan dan Balikpapan benar-benar memprihatinkan.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .