MANAGED BY:
SENIN
22 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 08 Januari 2018 10:34
Nakhoda Nakal, Izin Trayek dan SIB Dicabut
SANKSI TEGAS: Speedboat yang beroperasi di Pelabuhan Kayan II dan menuju Kota Tarakan diwajibkan hanya memiliki satu tujuan dan tidak singgah ke dermaga lain untuk mengambil penumpang di luar manifest. PIJAI PASARIJA/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Setelah terjadinya musibah terbaliknya Anugrah Express, Senin (1/1) lalu. Layanan speedboat di Pelabuhan Kayan II terus dilakuakan perbaikan, bahkan saat ini speedboat tujuan Tanjung Selor-Tarakan sudah tidak diperbolehkan lagi singgah selain ke tujuannya untuk mengambil penumpang yang tidak terdaftar dimanifest.

Sanksi pun bakal diberikan kepada speedboat yang masih nakal dan mengambil penumpang di luar dermaga resmi. Tak tanggung-tanggung, sanksi tegas yang akan diberikan pencabutan trayek dan surat izin berlayar (SIB).

Kepala KSOP Kayan II Tanjung Selor, Mulyono mengatakan, selama ini banyak speedboat yang singgah-singgah untuk mengambil penumpang di Kecamatan Tanjung Palas dan Salimbatu. Sehingga, penumpang tersebut tidak terdaftar di manifes.“Jadi, mulai sekarang tidak ada lagi yang beleh singgah-singgah mengambil penumpang,” ungkapnya, Sabtu (6/1).

Aapabila ada penumpang yang berada di Kecamatan Tanjung Palas dan Kecamatan Salimbatu, harus ke Pelabuhan Kayan II dan tidak ada lagi yang boleh menunggu di luar pelabuhan yang telah ditentukan. “Ini buat kebaikan bersama, sebab kalau sudah terjadi musibah, siapa yang akan bertanggung jawab. Apalagi tidak terdaftar di manifes,” katanya.

Bahkan, akibatnya speedboad menjadi kelebihan kapasitan karena penumpang yang diluar manifes. “Kalau singgah lagi mengambil penumpang, maka akan melebihi jumlah kapasitas,” jelasnya.

Untuk masyarakat, dirinya berharap apabila menemukan ada speedboat yang membandel segera melaporkan. Sebab yang menjadi tujuan utama speedboat adalah Kota Tarakan, jadi tidak aturan yang membenarkan nakhoda singgah untuk mengambil penumpang.“Kalau sudah speedboat berlayar, kami sudah tidak bisa melihat.Jadi, kalau ada masyarakat yang melihat segera laporkan ke saya,” ujarnya.

Terkait barang bawaan penumpang, ia menjelaskan, selama ini barang penumpang selalu disimpan diatasspeedboat. Dalam aturan, barang bawaan penumpang tidak diperbolehkan disimpan diatas speedboat, sebab akan mengganggu keseimbangan dari speedboat.“Barang itu harusnya disimpan di dalam, bukan diatas,” jelasnya.

Dalam waktu dekat, untuk barang bawaan penumpang akan dibatasi, apabila melebihi kapasitas penumpang tidak diperbolehkan untuk berangkat. Namun, hal ini harus dituangkan melalui peraturan daerah (perda). “Saya berharap pemerintah daerah bisa duduk bersama membahas ini,” ujarnya.

Apalagi transportasi speedboat ini merupakan transportasi yang banyak diminati masyarakat, bahkan dapat dikatakan menjadi akses utama masyarakat di Kaltara saat menuju Kota Tarakan.“Semua harus ikut serta, sama-sama memperbaiki sarana utama ini,” ujarnya.

Kalau tidak ada upaya perbaikan yang lebih baik, maka tidak menutup kemungkinan semua speedboat tidak akan diizinkan berlayar.“Saya jujur saja, tidak ada speedboat disini (Bulungan, Red.) yang layak,” tegasnya.

Sementara, Bambang (46), nakhoda speedboat Limex Permai mengakui tidak menjadi masalah apabila tidak dibolehkan lagisinggah selain dermaga yang telah ditentukan. Akan tetapi,jika persoalan barang yang akan dibatasi dirinya kurang setuju.“Kami ini untuk uang rokok dari barang itu, kalau dibatasi uang rokok kami bagaimana,” ujarnya.

“Apalagi gaji hanya Rp 1,5 juta saja, kalau memang akan diterapkan sistem seperti itu, naikkan terlebih dahulu gaji motoris.Kalau sudah naik maka untuk uang rokok juga akan ada,” pungkasnya. (*/pij/eza)


BACA JUGA

Senin, 22 Januari 2018 14:24

Faktor Penting Itu Rp 20 Miliar

TARAKAN – Tahun ini hanya Bumi Paguntaka saja yang melaksanakan pemilihan kepala daerah (pilkada)…

Senin, 22 Januari 2018 13:35

Jembatan Terpanjang di Indonesia Butuh Triliunan Rupiah

TANJUNG SELOR – Proses pembangunan Jembatan Bulungan-Tarakan (Bulan) yang merupakan salah satu…

Senin, 22 Januari 2018 13:29

Mampu Berikan Multiplier Effect

TANJUNG SELOR – Pemprov Kaltara berkomitmen mewujudkan percepatan realisasi pembangunan Jembatan…

Senin, 22 Januari 2018 13:23

Pemprov Bangun Jalan Koridor

TANJUNG SELOR – Percepatan terwujudnya pembangunan Jembatan Bulan terus diupayakan Pemprov Kaltara.…

Senin, 22 Januari 2018 13:17

Biaya Rekrutmen CPNS Belum Terakomodir di APBD

TANJUNG SELOR – Meski dipastikan tahun ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan berencana membuka…

Senin, 22 Januari 2018 11:06

Pemprov Anggarkan Rp 5 M untuk Revisi RTRW

TANJUNG SELOR – Berbagai upaya terus dilakukan Pemprov Kaltara untuk mendukung percepatan pembangunan…

Senin, 22 Januari 2018 10:47

Pelabuhan Pesawan Bakal Telan Rp 250 M

TANJUNG SELOR – Meski status sebagai provinsi termuda di Indonesia. Kalimantan Utara (Kaltara)…

Minggu, 21 Januari 2018 20:00

Posting Kehilangan di Medsos, Orang Tua Nyaris Tertipu

Sempat dikabarkan menghilang, Joshua (14) akhirnya kembali kepada keluarganya, ia ditemukan tertidur…

Minggu, 21 Januari 2018 19:56

Koperasi Dibobol, Karyawan Terancam Tak Gajian

TANJUNG SELOR – Aksi pencurian kembali terjadi di Ibu Kota Kaltara, Tanjung Selor. Kali ini pelaku…

Minggu, 21 Januari 2018 19:53

Warga Wonomulyo Rugi Puluhan Juta Rupiah

TANJUNG SELOR – Banjir yang diakibatkan hujan deras di Sungai Sajau, Tanjung Palas Timur, Bulungan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .