MANAGED BY:
RABU
25 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 06 Januari 2018 12:03
Serang KPU, Polisi Tembakan Gas Air Mata
RICUH: Sejumlah massa yang mencoba masuk ke halaman kantor KPU Tarakan, saat simulasi pengamanan pilkada yang akan digelar tahun ini. JOHANNY/ RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Kemarin pagi (5/1) matahari begitu terik menyengat kepala hingga kulit demonstran dan kepolisian. Saat itu kondisi di lapangan tidak kondusif. Puluhan demonstran dan kepolisian Polres Tarakan adu pertahanan dengan saling dorong.

Para demonstran yang tidak terima jagoannya kalah tersebut, terus memaksa ingin memasuki kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tarakan, di Jalan Sei Sesayap Kecamatan Tarakan Timur, untuk menggagalkan tahapan pemilihan kepala daerah (pilkada).

Dengan membawa berbagai spanduk dan bendera partai politik pengusung, demonstran menuntut KPU melakukan kembali pemilihan ulang. Karena, terindikasi adanya kecurangan yang dilakukan salah satu pasanagn calon (paslon). Meski demikian, pengamanan penghitungan suara di kantor KPU terus tetap berjalan, dengan pengamanan super ketat dari petugas.

Di tempat kejadian, terlihat Kapolres Tarakan Dearystone Michael Hance Royke Supit, memerintahkan agar dilakukannya pembentangan kawat barier di depan kantor KPU Tarakan. Guna membatasi pergerakan massa yang mencoba segala cara untuk masuk ke halaman kantor. Hal ini juga dilakukan untuk mengantisipasi tindakan anarkis seperti perusakan terhadap kotak suara dan lain sebagainya.

Namun, bukannya kondusif. Massa kian bertambah dan memanas untuk tetap bersikeras menggagalkan penghitungan suara. Dalam situasi darurat seperti ini, Kapolres Tarakan akhirnya terpaksa memerintahkan pasukan Dalmas (polisi pengendali massa) lengkap dengan tameng (perisai) di tangannya untuk mem-bac kup timnegosiator untuk bisa menahan puluhan demonstran.

Dalam kondisi yang kian memanas tentunya Kapolres Tarakan, lagi-lagi harus menambah pengamanan petugas. Untuk membubarkan massa tetapi massa malah semakin anarkis dan tidak bisa dibendung.

Dalam situasi seperti ini, tindakan kepolisian selanjutnya memerintahkan tim pasukan huru-hara (PHH) Brimob Polda Kaltim untuk melakukan lintas ganti. Berdasarkan pantauan saat itu, di kantor KPU akhirnya telah tiba tim PHH Brimob untuk melakukan lintas ganti dengan tim Dalmas lanjut.

Dalam melaksanakan tugas di lapangan, PHH Brimob memiliki prosedur tetap, yakni diawali dengan memberikan imbauan kepada massa untuk membubarkan diri dan tetap menjaga keamanan dan ketertiban.

Saat petugas memberikan imbauan, PHH Brimob terus berusaha mendorong mundur para demonstran dan menggunakan tongkat lecut yang diarahkan ke massa. Namun,  para pendemo tidak juga membubarkan diri.

Alhasil, Komandan Kompi PHH Brimob Polda Kaltim, akhirnya memberikan imbauan kedua. Namun, lagi-lagi massa tetap bertahan. Akhirnya petugas penembakan gas air mata dengan langsung melakukan penangkapan terhadap sang provokator. Setelah itu, petugas langsung melakukan pembubaran massa dengan memerintahkan water canon air ke arah massa. Setelah dipastikan situasi aman Kapolres Tarakan memerintahkan untuk melakukan konsolidasi agar situasi tetap aman.

Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Michael Hance Royke Supit saat ditemui mengatakan, apa yang dilakukan pihaknya merupakan simulasi dan bagian dari tahapan Pilkada Tarakan yang akan dimulai pada 8-10 Januari 2018. Menurutnya  tahapan ini dilakukan, karena sudah banyak potensi kerawanan yang muncul sehingga harus diantisipasi.

“Mulai hari ini saja sudah sangat rawan. Tidak ada yang tidak kita anggap tidak rawan. Makanya kami bersama melakukan simulasi supaya saat mengamankan kejadian yang sesungguhnya, anggota sudah bisa mengarahkan dan melakukan tindakan,” ungkap Supit sapaan akrabnya, kepada Radar Tarakan.

Tak hanya itu. Menurut Supit pula, dalam membubarkan massa, Kepolisian Tarakan juga memiliki berbagai macam  cara. Mulai, dari yang soft hingga hard. Tergantung situasi dan kondisi di lapangan nantinya. “Personel kami tentunya juga akan dibantu dengan kekuatan yang dimiliki pasukan TNI untuk menjaga kondusif Tarakan,” pungkasnya.

Untuk diketahui, tahapan pendaftaran yang akan diikuti para bakal calon (balon) dimulai pada 8 hingga 10 Januari. Lalu akan dilanjutkan dengan tahapan lainnya seperti pemeriksaan kesehatan dan juga pendaftaran harta kekayaan para balon yang akan berubah status sebagai paslon. (eru/nri)


BACA JUGA

Rabu, 25 April 2018 12:10
Terkait 2.900 Ton Beras Vietnam via Sebatik

NAH KAN..!! Kemendag Sebut Selundupan

JAKARTA – Direktur Jenderal (Dirjen) Perdagangan Luar Negeri pada Kementerian Perdagangan Oke Nurwan…

Rabu, 25 April 2018 11:59

AH PAYAH..!! Angka Kemiskinan Meningkat

TARAKAN - Populasi penduduk di Kaltara sedang mengalami pertumbuhan masif. Baru-baru ini Badan Pusat…

Rabu, 25 April 2018 11:57

Tak Sabar Ingin Bertemu dengan Pelajar Papua Barat

Indonesia Student & Youth Forum (ISYF) kembali menggelar Forum Pelajar Indonesia ke-10 (FOR X) dengan…

Rabu, 25 April 2018 11:55

GAWAT BAH..!! Penderita TBC Terus Bertambah

MESKI tidak menjadi kasus terbesar di Kalimantan Utara, namun penularan penyakit tuberkulosis (TBC)…

Rabu, 25 April 2018 11:53

Pusaka Tegaskan Tidak Ikut Aksi Penolakan FPI

ORGANISASI masyarakat (ormas) Pusaka Tarakan menegaskan tidak ikut ambil bagian dalam aksi damai penolakan…

Rabu, 25 April 2018 11:48

Antre Cetak E-KTP, Jaringan Malah Lelet

TARAKAN - Antrean panjang terjadi di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Tarakan dikarenakan…

Rabu, 25 April 2018 11:41

AC RSUD Bocor-Bocor Tak Kunjung Diperbaiki

TARAKAN - Penanganan plafon yang bocor di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan belum juga terealisasi.…

Rabu, 25 April 2018 11:32

Anggaran Menipis, Dishub Terpaksa Mengutang

TARAKAN - Traffic light yang berada di simpang Ladang, Pamusian, Tarakan Tengah, sudah dua hari tidak…

Rabu, 25 April 2018 11:30

Trayek Harus Dikurangi

TARAKAN - Bus rapid transit (BRT) yang telah beroperasi di Tarakan sejak 2017 lalu, memang masih harus…

Rabu, 25 April 2018 11:28

2022 Tak Terima Uang Tunai

Tarakan- Direncanakan bulan April ini, Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) mulai diimplementasikan secara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .