MANAGED BY:
JUMAT
20 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 06 Januari 2018 11:15
Nakhoda Diwajibkan Jelaskan Penggunaan Alat Keselamatan
BERI ARAHAN: ABK speedboat saat memberikan penjelasan terkait penggunaan alat keselamatan dan tindakan pertama yang harus dilakukan saat speedboat bermasalah. PIJAI PASARIJA/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Tanjung Selor memperketat pengawasannya dengan mewajibkan seluruh anak buah kapal (ABK) dan nakhoda speedboat menyampaikan kepada penumpang untuk menggunakan jaket keselamatan dan menjelaskan tindakan pertama yang dilakukan jika terjadi masalah jika saat berlayar.

Kepala KSOP Kelas III Tanjung Selor, Mulyono menjelaskan, penerapan sistem ini merupakan perintah langsung dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Laut (Hubla). Sehingga, ini wajib dilaksanakan bagi nakhoda maupun ABK speedboat. “Tidak dilaksanakan trayek kita cabut, sebab ini merupakan perintah langsung dari pusat,” tegasnya.

Bahkan untuk nakhoda juga harus menjelaskan pintu dan jendela darurat yang dapat digunakan untuk menyelamatkan diri, apabila speedboat berlayar. Serta, pintu tidak boleh ditutup rapat dan harus selalu terbuka. “Kalau ditutup penumpang akan susah keluar, seperti speedboat yang terbalik belum lama ini. Itu pintu semua tertutup,” jelasnya.

Selama ini menurut Mulyono, banyak penumpang yang tidak mengetahui yang mana manjadi pintu darurat, apabila terjadi sesuatu akhirnya penumpang panik. Akibat panic, posisi speedboat tidak akan stabil. “Kalau sudah disampaikan, penumpang akan lebih tahu tindakan yang akan dilakukan apabila terjadi masalah,” ujarnya.

Namun, kata dia, di balik itu semua ada yang manjadi kendala. Sebab dari 25 speedboat sebenarnya hanya satu saja yang sudah dilengkapi dengan pintu dan jendela darurat, selebihnya speedboat yang beroperasi saat ini dinilainya tidak aman.

“Itulah yang kita tekankan kepada motoris dan ABK, agar tidak menutup pintu ketika sedang berlayar. Sebab, itu bisa digunakan sebagai pintu darurat,” jelasnya.

Dengan adanya sistem yang seperti ini disambut baik semua nakhoda speedboat. Salah satunya Tamrin (48), dirinya menyambut baik aturan itu. Dengan begitu, akan lebih mengingatkan ABK, nakhoda dan penumpang agar lebih mengutamakan keselamatan dan tahu harus berbuat apa saat terjadi masalah.

“Kita sebenarnya sudah sering mengingatkan kepada penumpang, hanya saja kadang kita lupa,namanya juga manusia tidak ada yang sempurna,” katanya.

Hal yang sama diungkapkan Bambang (44), nakhoda yang cukup berpengalaman ini sangat mendukung kebijakan tersebut. Hanya saja, karena hal ini baru pertama diterapkan kepada nakhoda dan ABK, sehingga masih banyak kru speedboat yang masih malu-malu menjelaskan kepada penumpang. “Tapi kami akan tetap upayakan bisa menyampaikan kepada penumpang, sebab ini demi kebaikan bersama,” jelasnya.

Bahkan, ada nakhoda yang sampai ingin berhenti karena merasa malu, karena tidak pandai berbicara dengan orang banyak. Sementara, Adi Wibowo (27), salah seorang penumpang mengungkapkan, dirinya sangat terbantu untuk memahami tindakan apa yang akan dilakukan jika terjadi masalah. Namun, ia menyesalkan kebijakn itu baru diterapkan setelah ada musibah terbaliknya speedboat. “Sudah ada korban baru bekerja, sudah telat sebenarnya,” tegasnya.

Namun, dirinya tetap mendukung tindakan ini, paling tidak ini dapat mengantisipasi jumlah korban nantinya. Sebab dengan sudah disampaikan seperti ini penumpang akan bisa tahu tindakan apa yang akan dilakukan kalau sudah terjadi sesuatu.

“Tapi saya berharap sistem ini jangan hanya hangat-hangat sekarang saja, kalau sudah berjalan beberapa bulan dilupakan sudah dan banyak lagi memakan korban,” pungkasnya. (*/pij/eza)


BACA JUGA

Jumat, 20 Juli 2018 20:36

Sempat Terhenti, Pengerjaan BPU Dilanjutkan

TANJUNG SELOR - Pengerjaan fisik bangunan gedung Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Tanjung Selor,…

Jumat, 20 Juli 2018 20:34

Bawaslu Ingatkan Bacaleg Tak Curi Start

TANJUNG SELOR – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kaltara kembali mengingatkan kepada peserta…

Jumat, 20 Juli 2018 11:58

Warga Dihebohkan Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas

TANJUNG SELOR - Warga Desa Ruhui Rahayu, Jalan Sawit RT 14, RW 01, Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten…

Jumat, 20 Juli 2018 11:53

Belum Ada Desa Libatkan TP4D

TANJUNG SELOR –Keberadaan Tim Pengawalan Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) di…

Jumat, 20 Juli 2018 11:52

Pemanfaatan Tata Ruang Tidak Terkendali

TANJUNG SELOR - Hingga saat ini, 10 kecamatan di Kabupaten Bulungan belum memiliki Rencana Detail Tata…

Jumat, 20 Juli 2018 11:50

Dishub Akan Kelola Dermaga Ancam

TANJUNG SELOR – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bulungan dalam waktu dekat akan mengambil…

Jumat, 20 Juli 2018 11:49

Bantuan BTS Khusus Wilayah Perbatasan

TANJUNG SELOR – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalimantan Utara (Kaltara) mendapatkan…

Jumat, 20 Juli 2018 11:35

Dapat Banyak Lahan Bertatus HPL

TANJUNG SELOR - Upaya percepatan merealisasikan pembangunan rumah bersubsidi untuk masyarakat berpenghasilan…

Kamis, 19 Juli 2018 20:06

Kewenangan Aset Jalan di Bulungan Tak Jelas

TANJUNG SELOR – Belasan ruas jalan di Bulungan hingga kini belum dapat dibangun secara masksimal.…

Kamis, 19 Juli 2018 20:05

Belasan Balon DPD Belum Penuhi Syarat

TANJUNG SELOR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltara telah menyelesaikan verifikasi dokumen administrasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .