MANAGED BY:
JUMAT
19 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 06 Januari 2018 11:15
Nakhoda Diwajibkan Jelaskan Penggunaan Alat Keselamatan
BERI ARAHAN: ABK speedboat saat memberikan penjelasan terkait penggunaan alat keselamatan dan tindakan pertama yang harus dilakukan saat speedboat bermasalah. PIJAI PASARIJA/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Tanjung Selor memperketat pengawasannya dengan mewajibkan seluruh anak buah kapal (ABK) dan nakhoda speedboat menyampaikan kepada penumpang untuk menggunakan jaket keselamatan dan menjelaskan tindakan pertama yang dilakukan jika terjadi masalah jika saat berlayar.

Kepala KSOP Kelas III Tanjung Selor, Mulyono menjelaskan, penerapan sistem ini merupakan perintah langsung dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Laut (Hubla). Sehingga, ini wajib dilaksanakan bagi nakhoda maupun ABK speedboat. “Tidak dilaksanakan trayek kita cabut, sebab ini merupakan perintah langsung dari pusat,” tegasnya.

Bahkan untuk nakhoda juga harus menjelaskan pintu dan jendela darurat yang dapat digunakan untuk menyelamatkan diri, apabila speedboat berlayar. Serta, pintu tidak boleh ditutup rapat dan harus selalu terbuka. “Kalau ditutup penumpang akan susah keluar, seperti speedboat yang terbalik belum lama ini. Itu pintu semua tertutup,” jelasnya.

Selama ini menurut Mulyono, banyak penumpang yang tidak mengetahui yang mana manjadi pintu darurat, apabila terjadi sesuatu akhirnya penumpang panik. Akibat panic, posisi speedboat tidak akan stabil. “Kalau sudah disampaikan, penumpang akan lebih tahu tindakan yang akan dilakukan apabila terjadi masalah,” ujarnya.

Namun, kata dia, di balik itu semua ada yang manjadi kendala. Sebab dari 25 speedboat sebenarnya hanya satu saja yang sudah dilengkapi dengan pintu dan jendela darurat, selebihnya speedboat yang beroperasi saat ini dinilainya tidak aman.

“Itulah yang kita tekankan kepada motoris dan ABK, agar tidak menutup pintu ketika sedang berlayar. Sebab, itu bisa digunakan sebagai pintu darurat,” jelasnya.

Dengan adanya sistem yang seperti ini disambut baik semua nakhoda speedboat. Salah satunya Tamrin (48), dirinya menyambut baik aturan itu. Dengan begitu, akan lebih mengingatkan ABK, nakhoda dan penumpang agar lebih mengutamakan keselamatan dan tahu harus berbuat apa saat terjadi masalah.

“Kita sebenarnya sudah sering mengingatkan kepada penumpang, hanya saja kadang kita lupa,namanya juga manusia tidak ada yang sempurna,” katanya.

Hal yang sama diungkapkan Bambang (44), nakhoda yang cukup berpengalaman ini sangat mendukung kebijakan tersebut. Hanya saja, karena hal ini baru pertama diterapkan kepada nakhoda dan ABK, sehingga masih banyak kru speedboat yang masih malu-malu menjelaskan kepada penumpang. “Tapi kami akan tetap upayakan bisa menyampaikan kepada penumpang, sebab ini demi kebaikan bersama,” jelasnya.

Bahkan, ada nakhoda yang sampai ingin berhenti karena merasa malu, karena tidak pandai berbicara dengan orang banyak. Sementara, Adi Wibowo (27), salah seorang penumpang mengungkapkan, dirinya sangat terbantu untuk memahami tindakan apa yang akan dilakukan jika terjadi masalah. Namun, ia menyesalkan kebijakn itu baru diterapkan setelah ada musibah terbaliknya speedboat. “Sudah ada korban baru bekerja, sudah telat sebenarnya,” tegasnya.

Namun, dirinya tetap mendukung tindakan ini, paling tidak ini dapat mengantisipasi jumlah korban nantinya. Sebab dengan sudah disampaikan seperti ini penumpang akan bisa tahu tindakan apa yang akan dilakukan kalau sudah terjadi sesuatu.

“Tapi saya berharap sistem ini jangan hanya hangat-hangat sekarang saja, kalau sudah berjalan beberapa bulan dilupakan sudah dan banyak lagi memakan korban,” pungkasnya. (*/pij/eza)


BACA JUGA

Kamis, 18 Oktober 2018 21:02

Formasi Guru Jadi Primadona

TANJUNG SELOR – Secara umum, pendaftar seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkungan…

Kamis, 18 Oktober 2018 21:01

Perjuangkan ‘Suntikan’ Dana dari Pusat

TANJUNG SELOR – Berbagai upaya terus dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara…

Kamis, 18 Oktober 2018 15:12

Peserta CPNS Bersaing Sesuai Pilihan Formasi

TANJUNG SELOR – Formasi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah…

Kamis, 18 Oktober 2018 15:06

Disperindagkop Akui Belum Terima Laporan

TANJUNG SELOR – Menyikapi beredarnya informasi telur palsu yang ramai dibahas masyarakat…

Kamis, 18 Oktober 2018 15:04

Tempat Penugasan Terbatas, Akui Sudah Biasa

Sempat gagal tiga kali dalam upayanya masuk pendidikan di kepolisian, namun berkat kegigihan dan usaha…

Kamis, 18 Oktober 2018 12:09

Dishub Minta Hibahkan Pelabuhan Kayan II

TANJUNG SELOR – Rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Dinas…

Kamis, 18 Oktober 2018 12:01

2019, Pengembangan Hutan Kota Dimulai

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Dinas Pekerjaan…

Kamis, 18 Oktober 2018 11:59

Tiga Tersangka Pengeroyokan Dilimpahkan ke Kejari

TANJUNG SELOR – Penyidik Kepolisian Resor (Polres) Bulungan memastikan kasus pengeroyokan, pemeresan…

Kamis, 18 Oktober 2018 10:07

Nominal Suntikan APBN Berpotensi Berkurang

TANJUNG SELOR - Tahun ini, saluran Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) ke Provinsi Kalimantan…

Kamis, 18 Oktober 2018 10:04

Jalan Banyak Rusak, Ini Loh Ternyata Penyebabnya...

TANJUNG SELOR - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) Bulungan menyebutkan, banyaknya titik…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .