MANAGED BY:
SENIN
22 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 06 Januari 2018 11:15
Nakhoda Diwajibkan Jelaskan Penggunaan Alat Keselamatan
BERI ARAHAN: ABK speedboat saat memberikan penjelasan terkait penggunaan alat keselamatan dan tindakan pertama yang harus dilakukan saat speedboat bermasalah. PIJAI PASARIJA/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Tanjung Selor memperketat pengawasannya dengan mewajibkan seluruh anak buah kapal (ABK) dan nakhoda speedboat menyampaikan kepada penumpang untuk menggunakan jaket keselamatan dan menjelaskan tindakan pertama yang dilakukan jika terjadi masalah jika saat berlayar.

Kepala KSOP Kelas III Tanjung Selor, Mulyono menjelaskan, penerapan sistem ini merupakan perintah langsung dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Laut (Hubla). Sehingga, ini wajib dilaksanakan bagi nakhoda maupun ABK speedboat. “Tidak dilaksanakan trayek kita cabut, sebab ini merupakan perintah langsung dari pusat,” tegasnya.

Bahkan untuk nakhoda juga harus menjelaskan pintu dan jendela darurat yang dapat digunakan untuk menyelamatkan diri, apabila speedboat berlayar. Serta, pintu tidak boleh ditutup rapat dan harus selalu terbuka. “Kalau ditutup penumpang akan susah keluar, seperti speedboat yang terbalik belum lama ini. Itu pintu semua tertutup,” jelasnya.

Selama ini menurut Mulyono, banyak penumpang yang tidak mengetahui yang mana manjadi pintu darurat, apabila terjadi sesuatu akhirnya penumpang panik. Akibat panic, posisi speedboat tidak akan stabil. “Kalau sudah disampaikan, penumpang akan lebih tahu tindakan yang akan dilakukan apabila terjadi masalah,” ujarnya.

Namun, kata dia, di balik itu semua ada yang manjadi kendala. Sebab dari 25 speedboat sebenarnya hanya satu saja yang sudah dilengkapi dengan pintu dan jendela darurat, selebihnya speedboat yang beroperasi saat ini dinilainya tidak aman.

“Itulah yang kita tekankan kepada motoris dan ABK, agar tidak menutup pintu ketika sedang berlayar. Sebab, itu bisa digunakan sebagai pintu darurat,” jelasnya.

Dengan adanya sistem yang seperti ini disambut baik semua nakhoda speedboat. Salah satunya Tamrin (48), dirinya menyambut baik aturan itu. Dengan begitu, akan lebih mengingatkan ABK, nakhoda dan penumpang agar lebih mengutamakan keselamatan dan tahu harus berbuat apa saat terjadi masalah.

“Kita sebenarnya sudah sering mengingatkan kepada penumpang, hanya saja kadang kita lupa,namanya juga manusia tidak ada yang sempurna,” katanya.

Hal yang sama diungkapkan Bambang (44), nakhoda yang cukup berpengalaman ini sangat mendukung kebijakan tersebut. Hanya saja, karena hal ini baru pertama diterapkan kepada nakhoda dan ABK, sehingga masih banyak kru speedboat yang masih malu-malu menjelaskan kepada penumpang. “Tapi kami akan tetap upayakan bisa menyampaikan kepada penumpang, sebab ini demi kebaikan bersama,” jelasnya.

Bahkan, ada nakhoda yang sampai ingin berhenti karena merasa malu, karena tidak pandai berbicara dengan orang banyak. Sementara, Adi Wibowo (27), salah seorang penumpang mengungkapkan, dirinya sangat terbantu untuk memahami tindakan apa yang akan dilakukan jika terjadi masalah. Namun, ia menyesalkan kebijakn itu baru diterapkan setelah ada musibah terbaliknya speedboat. “Sudah ada korban baru bekerja, sudah telat sebenarnya,” tegasnya.

Namun, dirinya tetap mendukung tindakan ini, paling tidak ini dapat mengantisipasi jumlah korban nantinya. Sebab dengan sudah disampaikan seperti ini penumpang akan bisa tahu tindakan apa yang akan dilakukan kalau sudah terjadi sesuatu.

“Tapi saya berharap sistem ini jangan hanya hangat-hangat sekarang saja, kalau sudah berjalan beberapa bulan dilupakan sudah dan banyak lagi memakan korban,” pungkasnya. (*/pij/eza)


BACA JUGA

Senin, 22 Januari 2018 14:24

Faktor Penting Itu Rp 20 Miliar

TARAKAN – Tahun ini hanya Bumi Paguntaka saja yang melaksanakan pemilihan kepala daerah (pilkada)…

Senin, 22 Januari 2018 13:35

Jembatan Terpanjang di Indonesia Butuh Triliunan Rupiah

TANJUNG SELOR – Proses pembangunan Jembatan Bulungan-Tarakan (Bulan) yang merupakan salah satu…

Senin, 22 Januari 2018 13:29

Mampu Berikan Multiplier Effect

TANJUNG SELOR – Pemprov Kaltara berkomitmen mewujudkan percepatan realisasi pembangunan Jembatan…

Senin, 22 Januari 2018 13:23

Pemprov Bangun Jalan Koridor

TANJUNG SELOR – Percepatan terwujudnya pembangunan Jembatan Bulan terus diupayakan Pemprov Kaltara.…

Senin, 22 Januari 2018 13:17

Biaya Rekrutmen CPNS Belum Terakomodir di APBD

TANJUNG SELOR – Meski dipastikan tahun ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan berencana membuka…

Senin, 22 Januari 2018 11:06

Pemprov Anggarkan Rp 5 M untuk Revisi RTRW

TANJUNG SELOR – Berbagai upaya terus dilakukan Pemprov Kaltara untuk mendukung percepatan pembangunan…

Senin, 22 Januari 2018 10:47

Pelabuhan Pesawan Bakal Telan Rp 250 M

TANJUNG SELOR – Meski status sebagai provinsi termuda di Indonesia. Kalimantan Utara (Kaltara)…

Minggu, 21 Januari 2018 20:00

Posting Kehilangan di Medsos, Orang Tua Nyaris Tertipu

Sempat dikabarkan menghilang, Joshua (14) akhirnya kembali kepada keluarganya, ia ditemukan tertidur…

Minggu, 21 Januari 2018 19:56

Koperasi Dibobol, Karyawan Terancam Tak Gajian

TANJUNG SELOR – Aksi pencurian kembali terjadi di Ibu Kota Kaltara, Tanjung Selor. Kali ini pelaku…

Minggu, 21 Januari 2018 19:53

Warga Wonomulyo Rugi Puluhan Juta Rupiah

TANJUNG SELOR – Banjir yang diakibatkan hujan deras di Sungai Sajau, Tanjung Palas Timur, Bulungan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .