MANAGED BY:
SABTU
20 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 06 Januari 2018 11:01
Pengusaha Sembako Siap-Siap!

Tol Laut Membuka Akses Luas Dalam Negeri

DILARANG LAGI: Kapal-kapal pengangkut sembako berbahan dasar kayu mulai dilarang masuk ke Tawau, Malaysia. Sebuah kapal kayu yang sedang mengangkut sembako di perairan Nunukan Utara beberapa waktu lalu. RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Nunukan Ir. Jabbar memastikan kebutuhan sembilan bahan pokok (sembako) di Kabupaten Nunukan tetap aman. Meskipun ada larangan kapal-kapal pengangkut sembako asal Malaysia dilarang beroperasi.

“Tetap aman saja. Paling yang sedikit masalah itu gula pasir saja. Tapi, kini sudah ada pengusaha yang mendatangkan produk dalam negeri,” kata Ir. Jabbar kepada Radar Tarakan, saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (5/1).

Untuk itu, lanjutnya, semua instansi terkait termasuk para distributor dan pengusaha sembako diundang dalam pertemuan membahas persoalan larangan kapal berbahan kayu menuju Tawau, Malaysia. “Dalam pertemuan itu juga, saya sosialisasikan adanya jalur transportasi laut yang dapat digunakan untuk mendatangkan sembako dalam negeri,” ujarnya.

Disampaikan, saat ini jalur tol laut telah memasuki kontrak baru. Di mana dalam trayek itu Pelabuhan Nunukan masuk dalam salah satu destinasi. Bahkan, Nunukan sangat diuntungkan. Jalurnya langsung kembali ke Surabaya. “Dari Surabaya ke Mamuju lalu ke Sangatta terus ke Pulau Sebatik kemudian masuk Pelabuhan Nunukan. Nah, dari Nunukan ini langsung menuju ke Surabaya,” ungkapnya.

Sehingga produk-produk yang sudah dikerjasamakan dengan Perusahaan Daerah (perusda) Nunukan dengan dapat dikirim melalui jalur tersebut. Belum lagi menggunakan KM Egon yang juga melalui jalur yang sama. “Jadi, untuk transportasi sudah sangat mendukung. Tinggal bagaimana keinginan pengusaha saja,” ungkap Jabbar.

Ketergantungan terhadap sembako Malaysia ini, memang harus ditemukan solusinya. Tidak bisa dibiarkan berlarut terus menerus. “Apakah ada jaminan, setelah permintaan kapal besi dipenuhi tidak ada permintaan lain lagi. Persoalan seperti ini bukan yang pertama kali terjadi. Sudah banyak buktinya,” tegasnya.

Olehnya itu, ia mengajak semua instansi terkait mendukung upaya Pemkab Nunukan keluar dari ketergantungan produk-produk Malaysia yang selama ini diperoleh tidak resmi. “Jika memang menerapkan aturan perdagangan internasional, harga sembakonya tidak semurah yang sekarang. Karena wajib membayar pajak dan cukai ke negara. Dan yang pasti, perdagangan resmi itu sulit karena semua sembako di Malaysia itu barang subsidi pemerintah untuk masyarakatnya. Bukan untuk diekspor,” jelasnya.

Jika menggunakan jalur tersebut, maka dipastikan harga sembako, seperti gula pasir, minyak makan termasuk liquified petroleum gas (LPG) 14 kilogram (kg) akan melambung tinggi. Pengeluaran pengusaha lebih besar lagi. Sementara sembako dalam negeri dapat bersaing dengan harga dan kualitas yang sama.

“Bahkan, sembako dalam negeri lebih murah lagi karena tidak dibebankan cukai seperti barang dari luar negeri,” pungkasnya. (oya/lim)


BACA JUGA

Jumat, 19 Juli 2019 09:22

Ingin Proyek, Ikuti Aturan yang Berlaku

NUNUKAN – Bupati Nunukan, Hj. Asmin Laura telah menegaskan kepada…

Jumat, 19 Juli 2019 09:18

Berdayakan Masyarakat untuk Keamanan, Poskamling Ditambah

NUNUKAN – Personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-105…

Jumat, 19 Juli 2019 09:16

Warga Desa Harus Tanggap Bencana

NUNUKAN – Dalam menghadapi bencana secara sigap yang sewaktu-waktu bisa…

Jumat, 19 Juli 2019 09:14

Kemenhub RI Beri Bantuan Satu Unit Kapal Pelra

NUNUKAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan menerima bantuan satu unit…

Kamis, 18 Juli 2019 10:28

Tiga Tersangka Pengusaha Kayu ‘Dipulangkan’

NUNUKAN – Tiga tersangka pengusaha kayu N (51), RH (56),…

Kamis, 18 Juli 2019 10:15

Nyaris Lolos di Jalur Legal

NUNUKAN - Imigrasi Kelas II Nunukan terpaksa membatalkan rencana keberangkatakan…

Kamis, 18 Juli 2019 10:14

Kurir Sabu Tujuan Palu Dibekuk

NUNUKAN – Seorang terduga kurir narkotika golongan satu jenis sabu-sabu…

Kamis, 18 Juli 2019 10:13

Tangkapan Barang Bekas Dilimpahkan ke Bea Cukai

NUNUKAN – Barang bekas yang diselundupkan dari Malaysia ke Indonesia…

Kamis, 18 Juli 2019 10:12

Kades Terduga Pemilik Ijazah Palsu Digugurkan

NUNUKAN - Seorang calon Kepala Desa (Kades) asal Sebatik berinisial…

Rabu, 17 Juli 2019 09:27

Kayunya Diamankan, Warga Protes, KLHK Jangan Tebang Pilih!

NUNUKAN – Puluhan warga mendatangi Kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*