MANAGED BY:
KAMIS
26 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 05 Januari 2018 12:59
Penyelidikan Kasus SB Rejeki Baru Belum Rampung
SPEEDBOAT NAHAS: Bangkai speedboat SB Rejeki Baru di sekitar kantor Polair Tarakan, kondisinya masih seperti saat dievakuasi 26 Juli 2017 lalu. RURY JAMIANTO/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Masih ingat dengan speedboat SB Rejeki Baru. Salah satu tragedi kelam yang terjadi di perairan Tarakan yang merenggut 10 nyawa pada 26 Juli 2017 lalu. Berkas pemeriksaan kasusnya belum rampung dan tengah dalam tahap penyelesaian.

Investigator pelayaran di Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Bambang Safari Alwi mengungkapkan hasil pemeriksaan kasus tersebut sementara belum dapat diungkapkan ke media. “Saat ini kami belum bisa menyampaikan rekomendasinya. Karena terlebih dahulu kita akan mengirim ke instansi-instansi terkait untuk dimintai tanggapan. Jika dalam hasil tanggapan mereka menyetujui. Baru bisa kita rilis hasilnya,” ungkap Bambang kepada Radar Tarakan.

Hasil investigasi KNKT dirahasiakan. “Tapi, mungkin prosesnya sudah finishing tinggal kami akan mengirim ke stakeholder. Nanti dari stakeholder kami akan minta lagi tanggapan dan waktunya itu sebulan untuk tanggapan dari Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) dan Dirjen Perhubungan laut untuk tanggapan mereka dari rekomendasi yang kami berikan,” bebernya.

Setelah rekomendasi dan tanggapan diterima, selanjutnya KNKT bisa menerbitkan rekomendasi laporan finalnya. Yang selanjutnya akan dimasukkan ke sistem agar dapat dilihat masyarakat umum lainnya,” katanya.

Pemeriksaan KNKT terhadap terbaliknya speedboat ini bersifat ilmiah, di mana harus memeriksa sedetail-detailnya dengan laporan-laporan masyarakat seperti saksi, nakhoda, dan lainnya. Bahkan, sampai ke desain kapal. KNKT sendiri memiliki tim ahli dalam hal arsitek kapal.

“Di KNKT itu lengkap. Namun, memang untuk melakukan pemeriksaan ini membutuhkan waktu yang tak sebentar. Bisa tiga bulan hingga satu tahun lamanya,” ucapnya.

Kepala Seksi Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli pada KSOP kelas III Tarakan Syahruddin mengatakan,melengkapi jumlah armada di Pelabuhan Tengkayu I SDF Tarakan,jadwal speedboat SB Rejeki Baru

Telah diisi dengan speedboat pengganti lainnya, Tanjung Express. Ini langkah pelayanan transportasi laut di Kaltara tetap berjalan seperti biasa.

“Jumlah armada semua itu jumlahnya ada 56, khusus untuk speedboat. Dengan jumlah penumpang yang setiap harinya hampir ribuan,” kata Syahruddin saat perjalanan menuju ke Tanjung Selor, kemarin. (eru/lim)


BACA JUGA

Rabu, 25 April 2018 12:10
Terkait 2.900 Ton Beras Vietnam via Sebatik

NAH KAN..!! Kemendag Sebut Selundupan

JAKARTA – Direktur Jenderal (Dirjen) Perdagangan Luar Negeri pada Kementerian Perdagangan Oke Nurwan…

Rabu, 25 April 2018 11:59

AH PAYAH..!! Angka Kemiskinan Meningkat

TARAKAN - Populasi penduduk di Kaltara sedang mengalami pertumbuhan masif. Baru-baru ini Badan Pusat…

Rabu, 25 April 2018 11:57

Tak Sabar Ingin Bertemu dengan Pelajar Papua Barat

Indonesia Student & Youth Forum (ISYF) kembali menggelar Forum Pelajar Indonesia ke-10 (FOR X) dengan…

Rabu, 25 April 2018 11:55

GAWAT BAH..!! Penderita TBC Terus Bertambah

MESKI tidak menjadi kasus terbesar di Kalimantan Utara, namun penularan penyakit tuberkulosis (TBC)…

Rabu, 25 April 2018 11:53

Pusaka Tegaskan Tidak Ikut Aksi Penolakan FPI

ORGANISASI masyarakat (ormas) Pusaka Tarakan menegaskan tidak ikut ambil bagian dalam aksi damai penolakan…

Rabu, 25 April 2018 11:48

Antre Cetak E-KTP, Jaringan Malah Lelet

TARAKAN - Antrean panjang terjadi di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Tarakan dikarenakan…

Rabu, 25 April 2018 11:41

AC RSUD Bocor-Bocor Tak Kunjung Diperbaiki

TARAKAN - Penanganan plafon yang bocor di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan belum juga terealisasi.…

Rabu, 25 April 2018 11:32

Anggaran Menipis, Dishub Terpaksa Mengutang

TARAKAN - Traffic light yang berada di simpang Ladang, Pamusian, Tarakan Tengah, sudah dua hari tidak…

Rabu, 25 April 2018 11:30

Trayek Harus Dikurangi

TARAKAN - Bus rapid transit (BRT) yang telah beroperasi di Tarakan sejak 2017 lalu, memang masih harus…

Rabu, 25 April 2018 11:28

2022 Tak Terima Uang Tunai

Tarakan- Direncanakan bulan April ini, Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) mulai diimplementasikan secara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .