MANAGED BY:
JUMAT
27 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 05 Januari 2018 10:31
Tiga Warga Malaysia Gagal ke Tarakan
DITANGKAP: Tiga WNA asal Malaysia diamankan ketika ingin ke Tarakan melalui Pelabuhan Sei Pancang, Kecamatan Sebatik Utara, Rabu (3/12). POLRES NUNUKAN UNTUK RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Tiga Warga Negara Asing (WNA) asal Malaysia diamankan Kepolisian Sektor (Polsek) Sebatik Timur, di Pelabuhan Sei Pancang, Kecamatan Sebatik Utara, Rabu (3/1).

Kapolres Nunukan, AKBP Jefri Yuniardi SIK, melalui Kapolsek Sebatik Timur, AKP Oman mengatakan, tiga warga Malaysia ini sudah diserahkan ke Pos Imigrasi Sebatik di Sei Pancang, Kecamatan Sebatik Utara, lantaran tidak memiliki dokumen keimigrasian yang lengkap saat hendak ke Tarakan dari pelabuhan Sei Pancang. “Tiga WNA tersebut datang dari Tawau, Malaysia yang rencananya akan menuju ke Tarakan menggunakan speadboat,” kata AKP Oman kepada Radar Nunukan, Kamis (4/1).

Adapun identitas  ketiga WNA tersebut adalah Sudirman (31), Subir (31) dan Kadir (28). Ketiga WNA tersebut berasal dari Kota Kinabalu, Sabah Malaysia. Pekerjaan selama ini sebagai petani di wilayahnya.

Sebelum ditangkap, sekira pukul 08.00 Wita pada Rabu pagi itu, Sudirman, Subir, dan Kadir, tiba di dermaga tradisional Aji Kuning, Kecamatan Sebatik Tengah dari Tawau, Malaysia, menggunakan speadboat. Usai tiba, ketiganya langsung menuju ke Pelabuhan Sei Pancang, Kecamatan Sebatik Utara, menggunakan kendaraan roda dua. Di pelabuhan ini mereka langsung membeli tiket untuk melanjutkan perjalanan ke Tarakan menggunakan kapal cepat SB Sinar Baru.

Ketika ingin menaiki SB Sinar Baru, personel Polsek Sebatik Timur yang sedang berada di Pelabuhan Sei Pancang, melakukan pemerikasaan dokumen kepada seluruh penumpang yang akan berangkat ke Tarakan.

Dari hasil pemeriksaan dokumen, ketiganya tersebut hanya dapat memperlihatkan Identitas Card (IC) atau kartu kependudukan warga Malaysia. Sedangkan untuk dokumen keimigrasian berupa paspor tak dapat diperlihatkan. Sehingga langsung diamankan ke Polsek Sebatik Timur. “Untuk barang bawaan dari ketiga WNA tersebut tidak ditemukan barang terlarang, hanya tidak memiliki dokumen resmi,” ujarnya.

Selanjutnya, ketiganya telah diserahkan ke Pos Imigrasi Sebatik untuk dilakukan penanganan lebih lanjut. Rencananya ketiga warga Malaysia tersebut akan didata ulang dan akan di deportasi ke Malaysia.

Kepala Pos Imigrasi Sebatik, Anas mengatakan, ketiga WNA ini telah dibawa ke Kantor Imigrasi Kelas II Nunukan. Untuk tindakan selanjutnya akan diserahkan kepada pihak Imigrasi di Nunukan. “Untuk penanganan selanjutnya, pasti akan ditangani oleh Kantor Imigasi di Nunukan, apakah akan dideportasi atau diberikan hukuman sesuai aturan yang berlaku,” kata Anas kepada media ini kemarin. (nal/ash)


BACA JUGA

Kamis, 26 April 2018 13:54
Dugaan Penyelundupan Beras di Nunukan

TERUNGKAP..!! Ada Beberapa Oknum Dapat "Jatah" ..??

NUNUKAN – Selain informasi keuntungan beras Vietnam tujuan Filipina telah dibagi-bagi ke sejumlah…

Kamis, 26 April 2018 11:08

Dua Kali Tak Hadiri Hearing, DPRD Sambangi PT DTR

NUNUKAN – Sikap tak acuh manajemen PT Duta Tambang Rekayasa (DTR) yang tidak hadir setelah diundang…

Kamis, 26 April 2018 11:00

Hanya Swadaya, Warga Dirikan Sekolah

NUNUKAN – Kecamatan Sebatik Barat belum memiliki Sekolah Menengah Atas (SMA). Saat ini hanya Sekolah…

Rabu, 25 April 2018 12:02
Dugaan Beras Selundupan dari Vietnam

Keuntungan Sudah Dibagi-bagi?

NUNUKAN – Beras Vietnam yang diangkut kapal MV Dong Thien Phu Golden masuk ke Sebatik diduga ada…

Rabu, 25 April 2018 11:08

Listrik Padam, UNBK SMP Terganggu

NUNUKAN – Hari kedua pelaksanaan Ujian Nasional Berbasik Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Menengah…

Rabu, 25 April 2018 11:07

Harga Rumput Laut Anjlok

NUNUKAN – Sempat berada di harga Rp 20 ribu per kilogram, kini harga rumput laut kering anjlok…

Selasa, 24 April 2018 12:40

Bea Cukai Pasang Badan

NUNUKAN – Kapal MV Dong Thien Phu Golden yang mengangkut 2.900 ton beras asal Vietnam dengan tujuan…

Selasa, 24 April 2018 11:12

Tunjangan Khusus Guru Tak Diberikan

NUNUKAN - Sejumlah guru di Kecamatan Krayan kembali mengadukan nasib mereka di Dewan Perwakilan Rakyat…

Senin, 23 April 2018 12:23

Pos Imigrasi ‘Diserbu’ Warga

NUNUKAN – Pelayanan Imigrasi Kelas II Nunukan yang dilakukan di Pos Imigrasi Sungai Pancang Sebatik…

Senin, 23 April 2018 12:22

PR Kedua Negara Perbatasan

NUNUKAN – Permasalahan tenaga kerja Indonesia (TKI), penyelundupan barang haram hingga teroris…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .