MANAGED BY:
SENIN
22 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 04 Januari 2018 15:47
Gaji Bupati dan Anggota DPRD Diblokir

Selama Enam Bulan Tak Dicairkan

ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, NUNUKAN – Risiko mandeknya penetapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2018 hingga batas yang ditentukan terpaksa diterima kepala daerah dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nunukan. Yakni, tidak menerima gaji selama enam bulan. Terhitung mulai Januari ini hingga Juni mendatang.

Ketentuan tersebut diatur dalam Undang-Undang (UU) nomor  3 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Pada ayat 2 dijelaskan, “DPRD dan kepala daerah yang tidak menyetujui bersama rancangan Perda tentang APBD sebelum dimulainya tahun anggaran setiap tahun sebagaimana dimaksud ayat (1) dikenai sanksi administratif berupa tidak dibayarkan hak-hak keuangan yang diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan selama 6 (enam) bulan,” bunyi aturan tersebut.

Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid membenarkan hal tersebut. Bahkan, dirinya mengaku pasrah dan menerima konsekuensi yang harus dihadapi tahun ini. Kini, Bagian Keuangan Daerah sudah memblokir gajinya dan anggota DPRD Nunukan. “Sudah tidak gajian lagi ini. Tadi sudah diperintahkan keuangan untuk memblok gaji Bupati dan DPRD,” ungkapnya kepada media ini.

Agar tak berdampak panjang terhadap pelayanan publik, katanya, pihak telah melayangkan surat kronologis kepada Gubernur Kalimantan Utara (Kaltar) H. Irianto Lambrie agar mendapatkan masukan dan solusi. “Surat kronoligis keterlambatan pembahasan APBD 2018 sudah kami layangkan,” ujarnya.

Dalam surat itu, lanjutnya, telah disampaikan secara lengkap apa yang terjadi. Salah satunya mengenai penolakan anggota Badan Anggaran (Banggar) untuk melanjutkan pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2018 lantaran pokok pikiran anggota DPRD Nunukan yang tak diakomodir.

Puncak persoalan itu terjadi pada Kamis, 21 Desember 2017. Saat itu pihak DPRD mengundang Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Nunukan dengan agenda tindak lanjut pembahasan KUA-PPAS APBD 2018. Rapat dimulai pukul 13.00 Wita dengan dipimpin ketua Banggar DPRD Nunukan. Pada pertemuan tersebut hanya dihadiri ketua, wakil ketua dan tiga anggota Banggar lainnya. Tim Banggar menganggap pokok pikiran belum diakomodir dalam batang tubuh KUA dan PPAS 2018. Sementara berdasarkan hasil verifikasi Bapperda bahwa sebagian telah terakomodir dalam dokumen RKPD dan KUA-PPAS. “Pada saat TAPD menjelaskan tanggapan dari Banggar, ketua DPRD Nunukan memilih walk out sehingga pembahasan dihentikan,” bunyi surat kronologis keterlambatan pembahasan APBD 2018 pada nomor 7 huruf d tersebut. (oya/ash)


BACA JUGA

Senin, 22 Oktober 2018 13:51

Netralitas ASN di Politik Pengaruhi Birokrasi

NUNUKAN – Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Nunukan Serfianus mengaku telah mendapat laporan mengenai…

Senin, 22 Oktober 2018 13:48

BB Miras Dilimpahkan ke Kejari

NUNUKAN - Ribuan barang bukti minuman keras (miras) dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Nunukan.…

Senin, 22 Oktober 2018 10:35

Dua ASN Belum Penuhi Panggilan

NUNUKAN - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Nunukan akhirnya memanggil empat aparatur sipil negara…

Senin, 22 Oktober 2018 10:34

Pawai Tematik, Ada Tuna Sebesar Minibus

NUNUKAN – Setidaknya ada ribuan warga yang ikut memeriahkan pawai tematik yang dilakukan Dinas…

Senin, 22 Oktober 2018 10:06

Gara-Gara Kasus Ini, Kepala UPP Sebatik Ikut Jadi Tersangka

NUNUKAN – Kasus dugaan pungli di kantor Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Sei…

Senin, 22 Oktober 2018 09:55

Honorer Berpolitik Akan Dipantau

NUNUKAN – Tak hanya aparatur sipil negara (ASN), pegawai honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten…

Sabtu, 20 Oktober 2018 15:38

Pengusaha Elektronik Keluhkan Kenaikan Dolar

NUNUKAN – Melemahnya rupiah terhadap dolar Amerika yang kini menyentuh Rp 15.145 per USD 1 cukup…

Sabtu, 20 Oktober 2018 15:37

Jalan Lingkar Sebatik Tunggu Perbaikan

NUNUKAN – Jalan lingkar Pulau Sebatik yang menghubungkan dua Kecamatan Sebatik Tengah dan Sebatik…

Sabtu, 20 Oktober 2018 15:10

Daging Alana Ilegal Masih Sulit Dibendung

NUNUKAN – Daging kerbau jenis alana yang beredar di Nunukan, masih banyak yang didatangkan secara…

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:21

Polisi Beri Dua Penyidik ke BNNK

NUNUKAN – Polres Nunukan akhirnya memberikan dua orang penyidik ke Badan Narkotika Nasional (BNN)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .