MANAGED BY:
KAMIS
26 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 02 Januari 2018 12:06
Anggaran Pengamanan Pilkada Belum Jelas
ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TARAKAN- Memasuki tahapan pemilihan kepala daerah (pilkada), tidak hanya Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Tarakan yang dituntut memersiapkan diri, Kepolisian Resort (Polres) Tarakan sebagai penanggung jawab keamanan juga demikian.

Kapolres Tarakan, AKBP Dearystone M.H.R Supit mengaku, anggaran yang diperuntukkan pada pihaknya masih belum disetujui oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan. “Sampai saat ini kami belum dapat anggaran dukungan Pilkada. Seharusnya dari tahun kemarin,” katanya saat dikonfimrasi Radar Tarakan, Senin (1/1).

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Supit, menyatakan bahwa tahun lalu, sudah ada beberapa kegiatan yang digelar terkait pilkada, dan sudah dikerjakan oleh Polres Tarakan. Seperti deklarasi pasangan Sofian Raga  dan Sabar Santuso di salah satu hotel beberapa waktu lalu. Namun, pihaknya belum didukung anggaran. “Kami sudah ajukan anggaran ini sebesar Rp 9 miliar yang meliputi  seluruh kegiatan mulai dari tahapan hingga pasca pencoblosan. Dana itu sudah termasuk pengamanan bersama TNI,” tegasnya.

Dijelaskannya, dengan belum terealisasinya anggaran tersebut,  juga berdampak pada  persiapan pengamanan. Dalam contoh, saat ini pihaknya perlu melakukan latihan pra operasi bagi anggota yang akan dilibatkan nanti. Untuk kegiatan itu, pihaknya membutuhkan konsumsi dan keperluan pendukung lain yang sudah pasti membutuhkan anggaran. “Jadi ini juga berpengaruh bagi kesiapan anggota. Kalau terburu-buru tidak bisa juga. Sekarang kan setelah pendaftaran tanggal 8, kami wajib memberikan pengawalan kepada pasangan calon. Sekarang anggota ini belum terlatih,” ungkap pria berdarah Sulawesi ini.

Menurutnya, kesiapan anggaran tersebut dianggap perlu agar pilkada berjalan sukses dari segi pengamanan. Tidak hanya dari sisi anggaran saja, termasuk juga prosesnya, sehingga memperlancar kegiatan pengamanan yang dilakukan aparat. “Karena kan di sini punya potensi kerawanan yang tidak bisa dianggap sepele. Makanya butuh pengamanan ekstra untuk tetap menjaga stabilitas keamanan,” tutur Supit.

Mengingat dari  pengalaman sebelumnya, konflik berbau suku, agama, ras dan antar golongan (SARA) merupakan salah satu potensi yang perlu diwaspadai muncul kembali. Karena itu, perlu dilakukan persiapan matang dari anggota untuk mengantisipasi ancaman tersebut.

“Kita tahu dulu kan ada kejadian itu. Ini merupakan potensi yang sangat besar. Kita harus pro aktif untuk pasangan-pasangan calon atau tim sukses agar tidak memanfaatkan isu-isu SARA,” pungkas pria berpangkat melati dua ini.(*/sep/zia)


BACA JUGA

Rabu, 25 April 2018 12:10
Terkait 2.900 Ton Beras Vietnam via Sebatik

NAH KAN..!! Kemendag Sebut Selundupan

JAKARTA – Direktur Jenderal (Dirjen) Perdagangan Luar Negeri pada Kementerian Perdagangan Oke Nurwan…

Rabu, 25 April 2018 11:59

AH PAYAH..!! Angka Kemiskinan Meningkat

TARAKAN - Populasi penduduk di Kaltara sedang mengalami pertumbuhan masif. Baru-baru ini Badan Pusat…

Rabu, 25 April 2018 11:57

Tak Sabar Ingin Bertemu dengan Pelajar Papua Barat

Indonesia Student & Youth Forum (ISYF) kembali menggelar Forum Pelajar Indonesia ke-10 (FOR X) dengan…

Rabu, 25 April 2018 11:55

GAWAT BAH..!! Penderita TBC Terus Bertambah

MESKI tidak menjadi kasus terbesar di Kalimantan Utara, namun penularan penyakit tuberkulosis (TBC)…

Rabu, 25 April 2018 11:53

Pusaka Tegaskan Tidak Ikut Aksi Penolakan FPI

ORGANISASI masyarakat (ormas) Pusaka Tarakan menegaskan tidak ikut ambil bagian dalam aksi damai penolakan…

Rabu, 25 April 2018 11:48

Antre Cetak E-KTP, Jaringan Malah Lelet

TARAKAN - Antrean panjang terjadi di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Tarakan dikarenakan…

Rabu, 25 April 2018 11:41

AC RSUD Bocor-Bocor Tak Kunjung Diperbaiki

TARAKAN - Penanganan plafon yang bocor di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan belum juga terealisasi.…

Rabu, 25 April 2018 11:32

Anggaran Menipis, Dishub Terpaksa Mengutang

TARAKAN - Traffic light yang berada di simpang Ladang, Pamusian, Tarakan Tengah, sudah dua hari tidak…

Rabu, 25 April 2018 11:30

Trayek Harus Dikurangi

TARAKAN - Bus rapid transit (BRT) yang telah beroperasi di Tarakan sejak 2017 lalu, memang masih harus…

Rabu, 25 April 2018 11:28

2022 Tak Terima Uang Tunai

Tarakan- Direncanakan bulan April ini, Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) mulai diimplementasikan secara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .