MANAGED BY:
KAMIS
15 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 02 Januari 2018 10:33
344 Pelaku Diamankan, 18,6 Kg BB Disita
DIRINGKUS: Empat tersangka diduga jaringan pengedar narkoba diamankan di indekos yang berada di wilayah Karang Anyar Pantai, Sabtu (30/12). JOHANNY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Pemberantasan peredaran narkoba memang seakan tidak ada habisnya. Total 16 kasus yang berhasil diungkap oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kaltara, BNNK Tarakan dan BNNK Nunukan (selengkapnya lihat grafis).

Kepala BNNP Kaltara, Brigjend Pol Drs Erry Nursatari MH mengatakan, selain berhasil mengungkap 16 kasus nakotika jenis sabu-sabu, pihaknya juga berhasil mengamankan 21 pelaku yang berusaha mengedarkan narkoba dengan berbagai modus.

Pria dengan bintang satu di pundaknya ini mengungkapkan, kebanyakan pelaku yang berhasil diamankan tahun ini merupakan kurir yang dipekerjakan bandar besar.

“Meski kurir, mainan narkotika sabu-sabu yang akan diselundupkannya sudah cukup besar, sementara untuk bandar tahun ini belum ada yang berhasil kami tangkap,” ujarnya.

Dari 21 pelaku, barang bukti BB), yang berhasil diamankan sebanyak 5.674,12 gram atau setara dengan sekitar 5,6 kilogram (kg).

“Untuk tindak lanjut kasus ini, 18 orang sudah dinyatakan selesai (tahap P21) dan sudah disidangkan. Tiga kasus masih dalam proses penyidikan serta 11 kasus sudah divonis,” beber Ery.

Lebih lanjut dia menjelaskan, dari semua kasus, yang paling menonjol yakni pada Rabu (12/7) dengan tempat kejadian perkara (TKP) di perairan Juata Laut yang diamankan oleh pihak Lantamal XIII Tarakan. Adapun barang bukti sabu seberat kurang lebih 5 kg dan mengamankan 3 tersangka yang berinisial SA, AR dan HD.  “Yang ini juga melibatkan salah seorang oknum sipir di Lapas Tarakan,” ujarnya.

Selain itu, ada lagi kasus kedua yang paling menonjol yakni terjadi Jumat (8/12) di sekitar Gunung Daeng, Kelurahan Selumit Pantai diamankan oleh BNNP Kaltara, BNNP Kaltim dan BNNK Tarakan. Adapun barang buktinya sebanyak 10 bungkus sabu dengan berat 487,21 gram dan 1 tersangka dengan inisial SA.

“Ini sedang kami proses dan dia juga baru keluar 2 bulan dari penjara. Mudahan dalam waktu dekat berkasnya bisa selesai,” papar pria berpangkat bintang satu ini.

Selain itu, untuk memaksimalkan upaya memberantas peredaran narkoba di Kaltara, BNNP Kaltara masih kekurangan sumber daya manusia (SDM). Terutama personel kepolisian untuk melakukan penyelidikan. Dirinya mengungkapkan, idealnya untuk setingkat BNNP Kaltara memiliki SDM berjumlah 60 orang, terdiri dari Polri, PNS dan kesehatan.

“Kami sudah mengajukan ke Polda Kaltim untuk dapat memberikan tambahan personel, ada 9 yang kami ajukan untuk penempatan di Tarakan 6 orang dan Malinau 4 orang,” ucapnya.

Selain penambahan personel sebagai upaya melakukan pemberantasan narkoba, pihaknya juga mengupayakan kegiatan pemberdayaan masyarakat. Dalam arti kegiatan BNNP berupa advokasi di instansi pemerintahan untuk mengajak dan mendukung gerakan anti narkoba.

Ada juga desiminasi yang berupa sosialisasi baik itu turun ke lapangan maupun ke media massa sudah dilakukan sebanyak 139 kali. BNNP Kaltara yang baru berdiri sejak 5 bulan lalu, juga telah melakukan kegiatan rehabilitasi di Kota Tarakan dan Kabupaten Nunukan sebanyak 107 orang.

“Mudahan kami lebih maksimal lagi di tahun 2018. Mohon serta juga untuk dukungan kami dari warga Kaltara demi melakukan pemberantasan dan pencegahan bagi para pecandu narkoba,” pungkas  Ery.

Tak hanya BNN saja yang fokus memberantas narkoba. Kepolisian pun turut bersama-sama memberantas hal itu. Setelah mengamankan beberapa tersangka, personel kepolisian harus kerja lebih ekstra lagi. Berdasarkan data, dari 258 kasus di tahun 2016 meningkat 2 kasus dengan total 260 kasus pada tahun 2017.

Kapolres Tarakan, AKBP Dearystone M.H.R Supit menjelaskan, tahun ini mereka akan lebih mewaspadai meningkatnya jumlah tersangka wanita yang terjerat kasus narkoba di tahun 2017. Dari sebelumnya hanya 27 orang, menjadi 41 orang di tahun 2017. Sedangkan untuk tersangka laki-laki menurun dari 306 orang menjadi 282 orang. Selain itu, untuk barang bukti narkoba jenis sabu-sabu yang diamankan pada tahun ini seberat 13 kilogram (kg).

 “Kami akan pelajari kembali. Apakah dengan banyaknya penangkapan sehingga modusnya berubah. Yang mungkin sasarannya melalui pelaku berjenis kelamin wanita,” tegasnya.

Yang lebih dikhawatirkan lagi, jika wanita sudah ikut dalam lingkaran pengedar. Sebab dari 154 tersangka berstatus pengedar yang ditangkap aparat diduga wanita terlibat di dalamnya.

Dirinya juga mengimbau apabila ada warga yang menjumpai peredaran narkoba, segera melaporkan ke kepolisian terdekat ataupun ke Satuan Reserse Narkoba (Reskoba). Bagi warga yang juga nantinya melaporkan, terkait identitasnya akan dirahasiakan.

“Jadi untuk kerahasiaan akan kami jamin. Kami juga berharap pada orang tua untuk memberikan pengawasan terhadap anak-anaknya agar tidak terjerumus pada peredaran narkoba,” pungkasnya

SATRESKOBA RINGKUS KOMPOLOTAN PENJUAL SABU-SABU DI KOSAN

Berawal dari informasi masyarakat, kos-kosan yang berada di Jalan Cenderawasih RT 14 Kelurahan Karang Anyar Pantai, sering dijadikan tempat transaksi narkoba.

Berkat informasi tersebut, Satreskoba Polres Tarakan berhasil meringkus empat orang yang merupakan komplotan pengedar jenis sabu-sabu pada Sabtu (30/12). Empat orang yang berhasil diringkus Satreskoba Polres Tarakan kali ini, adalah tiga orang pria berinisial AJ, SD, GB dan seorang perempuan berinisial RA.

Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit melalui Paur Subbag Polres Tarakan, Ipda Denny Mardiyanto mengatakan, sebelum meringkus keempatnya, Satreskoba Polres Tarakan terlebih dahulu melakukan penyelidikan setelah mendapatkan informasi dari masyarakat.

“Penyelidikan kurang lebih dilakukan selama seminggu. Setelah dipastikan ada transaksi jual beli narkoba, baru tadi malam dilakukan penggerebekan sekitar pukul 18.00 Wita,” tuturnya.

Sebelum menggerebek indekos yang ada Jalan Cenderawasih RT 14 Kelurahan Karang Anyar Pantai itu, Satreskoba Polres Tarakan terlebih dahulu mengikuti GB yang saat itu sedang mengendarai kendaraan bermotor.

“Setelah kami hentikan dia (GB), langsung kami bawa ke kosannya, ternyata di dalam indekos tersebut ada AJ, SD dan RA,” tuturnya.

Dengan disaksikan salah seorang warga setempat Satreskoba Polres Tarakan, langsung melakukan penggeledahan terhadap tubuh keempatnya, dari hasil penggeledahan tersebut ditemukan sabu-sabu dengan bungkus besar seberat 44,13 gram dari kantong kanan celana GB, diketahui sabu-sabu tersebut akan dirinya bawa ke salah satu pemesannya yang berinisial ER.

“Kami juga menemukan 2 bungkus ukuran kecil sabu-sabu  dengan berat 2,60 gram dari RA, yang sebelumnya dia berusaha membuang BB ke bawah kursi ruang tamu yang ada di indekos tersebut. Namun upaya tersebut gagal karena saksi melihat ketika RA mencoba membuang barang haram tersebut,” tuturnya.

Selain mengamankan  BB berupa sabu-sabu, Satreskoba Polres Tarakan juga mengamankan 1 celana pendek, 5 hp, uang tunai Rp 4.710.000, 1 alat bong, 1 gunting, 1 korek api, 1 amplop putih dan 1 kresek hitam.

“Keempatnya langsung kami bawa ke Mako Polres Tarakan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, terkait dari mana mendapatkan barang haram tersebut. Keempatnya diketahui selain pengedar juga positif menggunakan narkoba jenis sabu-sabu setelah dilakukan tes urine,” pungkasnya. (jnr/*/sep/nri)


BACA JUGA

Rabu, 14 November 2018 15:55
Dugaan Korupsi Lahan di Karang Balik

BPKP Bilang Tersangka di Tangan Penyidik

TARAKAN – Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kalimantan Utara…

Rabu, 14 November 2018 15:54

Air Menyembur di Bagian Mesin Lampu

TARAKAN - Keenam anak buah kapal (ABK) tugboat atau kapan…

Rabu, 14 November 2018 15:52

Wisuda UBT, Lagu ‘Ayah’ untuk Orangtua Enggarsyah

TARAKAN - Universitas Borneo Tarakan mewisuda 262 mahasiswanya di Gedung…

Rabu, 14 November 2018 15:51

Canggung Hanya karena Anak dari Desa

Emha Bintang menerima predikat cum laude pada wisuda ke-XX Universitas…

Rabu, 14 November 2018 15:49

Perbatasan Rentan Kekerasan terhadap Perempuan

JOHANNY SILITONGA/RADAR TARAKAN BERI ORASI ILMIAH: Menteri Pemberdayaan Perempuan dan…

Rabu, 14 November 2018 15:48

UNTUNG NGGA DITUNTUT MATI..!! Dituntut 20 Tahun, Cewek Cantik Ini Syok

TARAKAN- Terdakwa kasus sabu 1,08 kg yaitu Andi Riski Amelia…

Rabu, 14 November 2018 11:53

Di Pesantren Lapas, BNNP Temukan Sabu

TARAKAN – Berkunjung ke Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II-A Tarakan,…

Rabu, 14 November 2018 11:51

Persoalan Sampah Masih Berlarut-larut

TARAKAN - RT 13 Kelurahan Selumit Pantai masih memiliki masalah…

Rabu, 14 November 2018 11:47

Wakil Menteri ESDM Harapkan Konversi BBM ke LPG Bisa Lebih Hemat

TARAKAN - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM),…

Selasa, 13 November 2018 21:45

FINAL! DPT Tarakan 154.706 Pemilih

TARAKAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) memilih menunggu petunjuk teknis…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .