MANAGED BY:
JUMAT
20 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 29 Desember 2017 10:09
Jalan Rusak dan Berlubang Dikeluhkan Warga RT 20

Butuh Siring, Warga Inisiatif Kerja Bakti

BUTUH SEMENISASI: Jalah Matahari menuju pemakaman rusak sepanjang 200 meter. Foto diabadikan Rabu (27/12). Johanny/ Radar Tarakan

PROKAL.CO, TARAKAN – Setiap satu bulan sekali, warga RT 20 Kelurahan Kampung Satu/Skip rutin mengadakan kerja bakti menimbun jalan-jalan yang berlubang. Namun seketika hujan, jalan kembali berlubang dan membahayakan pengguna jalan.

Ketua RT 20 Kelurahan Kampung Satu/Skip, Domi Ritan mengatakan, 2010 lalu ada semenisasi di Jalan Matahari sepanjang 100 meter dengan lebar lima meter. Namun karena sudah lama digunakan, kondisi semenisasi saat ini sudah hancur dan berlubang. Sama halnya dengan jalan di Gang Sepakat yang memiliki panjang 500 meter dan lebar tiga meter, diakui Domi, sapaan akrabnya begitu rusak parah.

“Tapi kualitasnya tidak bagus dan kuat, jadi berlubang jalannya. Pasirnya di atas permukaan jalan,” terang Domi kepada Radar Tarakan, Rabu (27/12).

Lebih lanjut dijelaskan Domi, jalan menuju pemakaman yang panjangnya 300 meter dari Jalan Matahari, saat ini masih bertekstur tanah dan berlubang. Apalagi jalan tersebut tanjakan gunung dan belum ada penyiringan. Sehingga ia khawatirkan sewaktu-waktu terjadi longsor. Parahnya di daerah tersebut terdapat tiang listrik, sehingga sangat membahayakan warga jika roboh.

“Masih berupa tanah dan becek lagi. Itu kan juga pinggiran jadi harus disiring, kalau tidak nanti tiang listrik roboh kena rumah warga,” keluh Domi.

Setiap bulannya, lanjut Domi, ia dan warga mengadakan kerja bakti untuk menimbun jalan-jalan yang berlubang. Namun saat hujan, jalan becek dan akhirnya kembali berlubang. Sebenarnya empat bulan lalu, pemerintah kota sudah meninjau lokasi, kemungkinan karena defisit anggaran sehingga belum direalisasikan.

“Ditimbun tanah, kalau hujan berlubang lagi dan begitu terus,” lanjutnya.

Ia sering mendapatkan laporan adanya warga yang jatuh saat melewati jalan berlubang. Seperti Senin (25/12) kemarin, saat warganya saling berkunjung ke kediamannya yang merayakan Natal justru mengalami luka ringan akibat jatuh dari kendaraan roda dua. Ia berharap agar kondisi jalan segera diperbaiki  sebelum ada korban yang mengalami luka parah.

“Ada yang mau pergi Natalan tapi jatuh dan lecet. Jangan sampai ada yang patah tulang atau kecelakaan parah. Kita tidak mau seperti itu,” tegasnya.

Rupanya akses jalan terdekat menuju RT 20 yang seharusnya berada di wilayah Kelurahan Kampung Satu/Skip, justru tidak ada. Sehingga warga harus melewati jalur terjauh, yakni harus melewati Kelurahan Karang Anyar.

Sebab sepanjang 75 meter yang seharusnya tembusan dari Kampung Satu ke Gunung Selatan belum ada. Pengadaan jalan tembusan pun bukannya tidak pernah diajukan. Diakui Domi, sudah sering kali ia usulkan di Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) jangka panjang maupun prioritas, tetapi tak kunjung direalisasikan.

“Karena akses jalan 75 meter yang tidak tembus, kita keliling sampai puluhan kilometer. Kami terpaksa lewat Karang Anyar,” bebernya.

Dengan demikian ia berharap agar ke depannya, apa yang sudah diupayakan melalui Musrenbang segera direalisasikan. Sehingga masyarakat dapat merasa nyaman dan aman saat melewati jalan tersebut. (*/one/zia)


BACA JUGA

Jumat, 20 Juli 2018 12:08

Deadline Ganti Rugi Belum Pasti

TARAKAN – Gangguan sistem jaringan yang sempat dirasakan kurang lebih 200 pelanggan karena tidak…

Jumat, 20 Juli 2018 12:05

Lakukan Perbaikan Optimis Raih WTP

TARAKAN – Wali Kota Tarakan Sofian Raga berharap laporan keuangan selanjutnya bisa mendapatkan…

Jumat, 20 Juli 2018 12:04

Kesbangpol Belum Lakukan Verifikasi

TARAKAN – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tarakan, Agus Sutanto menegaskan…

Jumat, 20 Juli 2018 11:29

Sisihkan APBD untuk Lansia

Tarakan—Angka harapan hidup masyarakat Indonesia terus meningkat setiap tahunnya. Hal itu seiiring…

Jumat, 20 Juli 2018 11:26

JR Otak Curanmor di Tiga Lokasi

TARAKAN – Selain sebagai pelaku pencurian 38 aki tower milik Telkomsel dan XL, JR yang sebelumnya…

Jumat, 20 Juli 2018 11:23

Usai Menegur, Kepala MS Berdarah

TARAKAN – Niat hanya menegur tetangganya, RA, yang menambatkan kapalnya tidak di lokasi semestinya,…

Kamis, 19 Juli 2018 21:15

Stok Air Tersisa untuk Tiga Hari

TARAKAN - Kondisi air bersih di Bumi Paguntaka kian krisis. Komposisi air di tiga embung sudah semakin…

Kamis, 19 Juli 2018 21:12

Transportasi Online Dianggap Ilegal

TARAKAN – Kemarin, aksi damai kembali dilakukan Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (SPTI)…

Kamis, 19 Juli 2018 11:34

Ratusan Sopir Angkot Demo Tolak Grab

TARAKAN - Ratusan sopirĀ  angkot yang tergabung dalam SPTI dan sopir angkutan konvensional lainnya, Kamis…

Kamis, 19 Juli 2018 11:21

Presiden Jokowi Belum Dipastikan Datang

TARAKAN – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .