MANAGED BY:
JUMAT
27 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 26 Desember 2017 14:45
Lima Tahun Tak Ada Perbaikan
BELUM NYAMAN: Jalan yang rusak di RT 21, Kelurahan Mamburungan membutuhkan perbaikan dari pemkot. JOHANNY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Ketua RT 21, Kelurahan Mamburungan, Asrin R. Saleh mengatakan, ada beberapa infrastruktur yang sering diajukan pada saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) maupun melalui reses. Namun karena keterbatasan anggaran sehingga tak kunjung direalisasikan.

Seperti jalan lingkungan di RT 21 ini terdapat empat titik jalan yang semenisasinya sudah hancur dan miring. Ia juga sudah menyurati ke kelurahan yang ditembuskan ke instansi terkait. Tetapi usahanya itu tak menuai hasil.

“Ada jalan di gang yang tembus ke pembuangan sampah, dan jalan yang mengarah ke Masjid Baitul Amin itu semenisasinya rusak parah,” tuturnya kepada Radar Tarakan.

Dikatakannya sejak 2012 tidak ada perbaikan fasilitas umum di lingkungannya karena defisit anggaran. Padahal jalan yang memiliki lebar dua meter ini sebenarnya mendapat dukungan positif dari warganya.

Apabila sudah dianggarkan dan dilakukan perbaikan, maka warga siap menyumbangkan halaman rumahnya masing-masing satu meter dari sisi kanan dan kiri jalan. Sehingga lebar jalan menjadi empat meter. Dikatakannya, jalan menuju Masjid Baitul Amin Tanjung Pasir tidak bisa dilewati saat hujan. Karena seluruh badan jalan tertutup air setinggi 25 centimeter, lantaran belum ada drainase. Sehingga ia sempat mengusulkan pengadaan drainase sepanjang 450 meter.

“Air sampai di mata kaki, karena memang drainase tidak ada. Sudah lima tahun tidak ada perbaikan di sini,” jelasnya.

Berbicara mengenai fasilitas umum, ia juga sempat menyinggung mengenai jembatan kayu yang menghubungkan daerah RT 22 di Tanjung Batu. Jembatan kayu yang dibangun sejak 2010, dengan panjang 350 meter dan lebar dua meter ini, sudah jebol dan jabuk.

Sehingga hanya dilakukan sulam tambal jika ada papan yang jebol. Padahal jembatan ini merupakan akses satu-satunya yang menghubungkan ke daerah pesisir.

“Saya imbau kepada masyarakat, kalau ada papan yang jebol di depan rumahnya bisa ditambal dengan papan yang ada,” tambahnya.

Pada 2015 lalu sebenarnya jembatan tersebut sudah diukur dan rencananya akan disemenisasi. Namun entah mengapa sampai saat ini belum ada kepastian kapan dilakukan semenisasi. Warga setempat juga sudah berharap dan merasa kecewa karena tak kunjung direalisasikan.

“Katanya cuma janji-janji. Ada juga warga yang bilang, kalau ada yang datang ukur dan tidak ada kepastian jangan dilayani, karena percuma saja,” jelasnya.

Dia berharap agar infrastruktur di lingkungannya segera dibenahi. Sebab ia khawatir ada kecemburuan sosial, pembangunan hanya difokuskan di perkotaan sementara di perkampungan kurang mendapat perhatian.

“Contohnya jalan di kota sudah bagus tapi ditambah aspalnya. Di pesisir jalan yang sudah tidak bisa dilewati kok tidak diperbaiki,” tutupnya. (*/one/udn)


BACA JUGA

Kamis, 26 April 2018 13:51

Kapolres Baru, Fokus Suksesi Pilwali

TARAKAN – Rabu (25/4), nakhoda kepemimpinan Polres Tarakan secara resmi berganti dari AKBP Dearystone…

Kamis, 26 April 2018 13:49

Batu Lokal Diminati, Sempat Diundang Datu Bandar Tawau

Empat tahun lalu tren batu akik melejit, diburu para kolektor. Harganya pun tak main-main, sebuah batu…

Kamis, 26 April 2018 13:23

Stunting Serang 30 Persen Balita di Kaltara

TARAKAN - Kasus stunting yang menimpa 30 persen balita di Kalimantan Utara memang perlu segera ditangani.…

Kamis, 26 April 2018 13:17

Tiga Tahun Bangun 60 BTS, Medan Menyulitkan

TARAKAN -  Direktur Infrastruktur Balai Penyedia Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika…

Kamis, 26 April 2018 13:16

Penertiban Allana, Prospek Cerah Daging Lokal

TARAKAN - Daging beku saat ini tidak semua ilegal. Tetapi karena banyaknya daging beku ilegal yang beredar,…

Kamis, 26 April 2018 13:11

SUDAH DARI DULU..!! KP Pertamina EP Dikuasai Warga

TARAKAN – Mendirikan bangunan di atas wilayah kerja pertambangan (WKP) cukup berbahaya. Berisiko…

Kamis, 26 April 2018 12:51

Stok Barang Aman, Harga Masih Normal

TARAKAN - Menjelang Ramadan dan Idul Fitri, Kementerian Perdagangan melakukan sidak ke beberapa pasar.…

Kamis, 26 April 2018 12:40

Salurkan 5.800 Tabung Per Hari

TARAKAN - Naiknya harga LPG 3 kg  di beberapa pangkalan dan terlihat langka memang masih menjadi…

Kamis, 26 April 2018 12:24

Tidak Kapok, Residivis Berhasil Diringkus

TARAKAN – Meski sempat mendekam di penjara karena kasus pencurian, SN (29), kembali melakukan…

Kamis, 26 April 2018 12:24

Tidak Kapok, Residivis Berhasil Diringkus

TARAKAN – Meski sempat mendekam di penjara karena kasus pencurian, SN (29), kembali melakukan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .