MANAGED BY:
JUMAT
20 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 26 Desember 2017 14:45
Lima Tahun Tak Ada Perbaikan
BELUM NYAMAN: Jalan yang rusak di RT 21, Kelurahan Mamburungan membutuhkan perbaikan dari pemkot. JOHANNY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Ketua RT 21, Kelurahan Mamburungan, Asrin R. Saleh mengatakan, ada beberapa infrastruktur yang sering diajukan pada saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) maupun melalui reses. Namun karena keterbatasan anggaran sehingga tak kunjung direalisasikan.

Seperti jalan lingkungan di RT 21 ini terdapat empat titik jalan yang semenisasinya sudah hancur dan miring. Ia juga sudah menyurati ke kelurahan yang ditembuskan ke instansi terkait. Tetapi usahanya itu tak menuai hasil.

“Ada jalan di gang yang tembus ke pembuangan sampah, dan jalan yang mengarah ke Masjid Baitul Amin itu semenisasinya rusak parah,” tuturnya kepada Radar Tarakan.

Dikatakannya sejak 2012 tidak ada perbaikan fasilitas umum di lingkungannya karena defisit anggaran. Padahal jalan yang memiliki lebar dua meter ini sebenarnya mendapat dukungan positif dari warganya.

Apabila sudah dianggarkan dan dilakukan perbaikan, maka warga siap menyumbangkan halaman rumahnya masing-masing satu meter dari sisi kanan dan kiri jalan. Sehingga lebar jalan menjadi empat meter. Dikatakannya, jalan menuju Masjid Baitul Amin Tanjung Pasir tidak bisa dilewati saat hujan. Karena seluruh badan jalan tertutup air setinggi 25 centimeter, lantaran belum ada drainase. Sehingga ia sempat mengusulkan pengadaan drainase sepanjang 450 meter.

“Air sampai di mata kaki, karena memang drainase tidak ada. Sudah lima tahun tidak ada perbaikan di sini,” jelasnya.

Berbicara mengenai fasilitas umum, ia juga sempat menyinggung mengenai jembatan kayu yang menghubungkan daerah RT 22 di Tanjung Batu. Jembatan kayu yang dibangun sejak 2010, dengan panjang 350 meter dan lebar dua meter ini, sudah jebol dan jabuk.

Sehingga hanya dilakukan sulam tambal jika ada papan yang jebol. Padahal jembatan ini merupakan akses satu-satunya yang menghubungkan ke daerah pesisir.

“Saya imbau kepada masyarakat, kalau ada papan yang jebol di depan rumahnya bisa ditambal dengan papan yang ada,” tambahnya.

Pada 2015 lalu sebenarnya jembatan tersebut sudah diukur dan rencananya akan disemenisasi. Namun entah mengapa sampai saat ini belum ada kepastian kapan dilakukan semenisasi. Warga setempat juga sudah berharap dan merasa kecewa karena tak kunjung direalisasikan.

“Katanya cuma janji-janji. Ada juga warga yang bilang, kalau ada yang datang ukur dan tidak ada kepastian jangan dilayani, karena percuma saja,” jelasnya.

Dia berharap agar infrastruktur di lingkungannya segera dibenahi. Sebab ia khawatir ada kecemburuan sosial, pembangunan hanya difokuskan di perkotaan sementara di perkampungan kurang mendapat perhatian.

“Contohnya jalan di kota sudah bagus tapi ditambah aspalnya. Di pesisir jalan yang sudah tidak bisa dilewati kok tidak diperbaiki,” tutupnya. (*/one/udn)


BACA JUGA

Kamis, 19 Juli 2018 21:15

Stok Air Tersisa untuk Tiga Hari

TARAKAN - Kondisi air bersih di Bumi Paguntaka kian krisis. Komposisi air di tiga embung sudah semakin…

Kamis, 19 Juli 2018 21:12

Transportasi Online Dianggap Ilegal

TARAKAN – Kemarin, aksi damai kembali dilakukan Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (SPTI)…

Kamis, 19 Juli 2018 11:34

Ratusan Sopir Angkot Demo Tolak Grab

TARAKAN - Ratusan sopirĀ  angkot yang tergabung dalam SPTI dan sopir angkutan konvensional lainnya, Kamis…

Kamis, 19 Juli 2018 11:21

Presiden Jokowi Belum Dipastikan Datang

TARAKAN – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi)…

Kamis, 19 Juli 2018 11:19

200 Pelanggan Alami Gangguan Token Listrik

TARAKAN – Tak hanya merasakan pemadaman listrik saja, masyarakat Tarakan juga sempat tidak bisa…

Kamis, 19 Juli 2018 11:17

Tiga Daerah Raih WDP

TARAKAN -  Tiga dari lima kabupaten di Provinsi Kalimantan Utara mendapat opini Wajar Dengan…

Kamis, 19 Juli 2018 11:16

Tak Penuhi Kuota, Selektif Pilih Bacaleg

TARAKAN – Bertambahnya jumlah daerah pemilihan (dapil) di Bumi Paguntaka membuat para legislator…

Kamis, 19 Juli 2018 09:56

Lapas Penuh, Hak Tahanan Tak Terpenuhi

TARAKAN - Kondisi lembaga pemasyarakatan (lapas) cukup memprihatinkan. Tak hanya kapasitasnya, namun…

Rabu, 18 Juli 2018 23:06

Antisipasi Lonjakan Harga Sembako

TARAKAN – Mengatasi lonjakan harga kebutuhan pokok di Bumi Paguntaka, terutama menjelang pelaksanaan…

Rabu, 18 Juli 2018 11:50

Tambah Flight di Rakernas Apeksi

TARAKAN – Jelang Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .