MANAGED BY:
SELASA
21 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 26 Desember 2017 11:50
Gorong dari Zaman Belanda Butuh Perhatian
MENYEMPIT: Kondisi sedimentasi di gorong yang berlokasi RT 5 Kelurahan Kampung Enam membutuhkan solusi. JOHANNY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Masyarakat  RT 5 berharap adanya perhatian pemerintah terhadap kondisi  saluran air atau gorong-gorong air yang berada di depan SD 6, Kelurahan Kampung Empat.

Kondisinya saat ini tidak lagi mampu mengalirkan air secara maksimal terutama pada waktu hujan turun. Hal itu diungkapkan Ketua RT 5 Kelurahan Kampung Empat, Sukatmanto saat ditemui Radar Tarakan, Senin (25/12).

Disebutkan Sukatmanto, gorong-gorong tersebut memiliki panjang sekitar 4 meter dengan diameter sekitar 0,5 meter. Gorong tersebut sebetulnya sudah ada sejak masa penjajahan Belanda. Hingga kini diakui Sukatmanto, gorong-gorong tersebut sangat berguna untuk mengalirkan air dari beberapa wilayah RT 5, RT 6, dan RT 12.

Hanya saja, sejak beberapa tahun terakhir atau sekitar 2011 lalu, gorong-gorong tersebut tidak lagi mampu mengalirkan air secara opatimal, sehingga rentan sekali ketika hujan turun dan mengakibatkan aliran air meluap ke jalan. “ Dan akhirnya terjadi banjir,” ujarnya.

Ketika terjadi banjir, tentu saja hal tersebut sangat mengganggu aktivitas warga. Pasalnya tidak sedikit masyarakat yang lalu-lalang di Kelurahan Kampung Empat yang notabene banyak terdapat beberapa fasilitas masyarakat seperti SD 006, SMP  Negeri 3, dan Masjid Baitul Izza Islamic Center.

“Dulu bahkan pernah meluap hingga ke depan rumah saya. Apabila terjadi banjir, kegiatan anak-anak sekolah untuk bersekolah menjadi terganggu,” keluh Sukatmanto.

Ia telah menyampaikan keluhan warga tersebut ke tingkat kelurahan. Selain itu hal tersebut sering kali disampaikan pada pertemuan bersama pihak-pihak terkait seperti pada pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dan pertemuan lainnya.  Dan di dalam proposal yang diajukan, pihaknya meminta segera diberikannya perbaikan pada gorong-gorong tersebut  yang juga merupakan keinginan masyarakat.

 “Tidak perlu banyak hal yang diusulkan. Cukup satu hal yang menjadi prioritas dan diusulkan dengan harapan segera terealisasi, karena bukan hanya pada sekitar 68 KK (kepala keluarga) yang ada di RT 5, namun ini juga menyangkut kepentingan orang banyak yang lalu lalang,” tuturnya.

Hanya saja hingga kini harapan masyarakat belum dapat terealisasi, meski pihak terkait seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Tarakan diakuinya sudah pernah meninjau lokasi dan mengambil gambar foto juga pada lingkungan RT yang mayoritas bekerja sebagai pegawai swasta.

Selain gorong-gorong, perhatian juga dapat diberikan pada pohon-pohon yang bukan saja berada di RT 5, namun sepanjang jalan raya di Kelurahan Kampung empat dari arah SMP Negeri 3 Tarakan menuju Masjid Baitul Izza Islamic Center. Dahan pohon saat ini tidak sedikit yang mengarah ke jalan raya dan hal tersebut mengganggu kenyamanan para pengguna jalan yang melintas. Apalagi Bus Rapid Transit (BRT)  yang dipergunakan oleh anak-anak sekolah sering lalu-lalang melintas  dan sering terkena dedahanan pohon. 

“Kami mengapresiasi karena beberapa waktu yang lalu pernah dilakukan pemangkasan dahan pohon yang menjorok ke jalan raya. Hanya saja belum maksimal secara menyeluruh dan diharapkan segera ada pemangkasan dahan,” tuturnya

Perlu juga perhatian sedikitnya 3 titik yang belum mendapat penerangan jalan. Untuk masalah jalan, saat ini kondisinya secara umum cukup baik. Masalah kebersihan memang sangat menjadi perhatian seluruh warga. Setiap 1 bulan  sekali, masyarakat secara bergotong-royong melakukan kegiatan kerja bakti bersama, yaitu tepatnya pada akhir bulan.

“Tingkat kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan tetap bersih sangat baik,” pungkasnya.  (*/jhn/zia)


BACA JUGA

Selasa, 21 Agustus 2018 16:54

Kuota Angkutan Online Se-Kaltara 191 Unit

TARAKAN- Pengoperasian kendaraan online atau angkutan sewa khusus belum dibuka, kendati diketahui kuota…

Selasa, 21 Agustus 2018 16:12

Optimis PAD Sampai Target

TARAKAN - Meski jumlah Pendapatan Asli Daerah (PAD) saat ini baru mencapai 30 persen, namun pihak pemerintah…

Selasa, 21 Agustus 2018 16:00

Predikat SAKIP Tarakan Masih C

TARAKAN - Predikat Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) yang diperoleh Bumi Paguntaka…

Selasa, 21 Agustus 2018 14:28

Dua Pelaku Penerima Sabu 1 Kg Berhasil Dibekuk di Makassar

  TARAKAN - Polres Tarakan bekerja sama dengan Polda Sulsel, Kamis (16/8) berhasil membekuk dua…

Senin, 20 Agustus 2018 23:59

RASAKAN..!! Kapal Illegal Fishing Ditenggelamkan

TARAKAN – Penenggelaman kapal ikan asing (KIA) yang melakukan illegal fishing digelar serentak…

Senin, 20 Agustus 2018 23:43

SUDAH TAK WAJAR..!! Harga Ayam Potong di Tarakan

TARAKAN – Harga daging ayam di sejumlah pasar masih saja berpolemik. Berkaca dari Hari Raya Idulfitri…

Senin, 20 Agustus 2018 17:32

Sabu Dikirim via Kargo

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Utara (Kaltara) bersama Bandara Internasional Juwata…

Senin, 20 Agustus 2018 17:30

Jaringan Tiga Kabupaten Blackout

TARAKAN - Ruang baterai Site Telkom Mamburungan Minggu (19/8) malam hangus terbakar. Belum diketahui…

Senin, 20 Agustus 2018 17:23

Dilanda Suhu Panas, Jamaah Lebih Banyak di Hotel

SUHU panas di Kota Makkah yang mencapai 46 derajat celcius membuat para jamaah calon haji diimbau untuk…

Senin, 20 Agustus 2018 17:21

PAW H. Ruddin Paling Cepat Bulan Depan

NAMA Hj. Haryati disebut-sebut sebagai pengganti H. Ruddin di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .