MANAGED BY:
KAMIS
15 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 26 Desember 2017 11:50
Gorong dari Zaman Belanda Butuh Perhatian
MENYEMPIT: Kondisi sedimentasi di gorong yang berlokasi RT 5 Kelurahan Kampung Enam membutuhkan solusi. JOHANNY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Masyarakat  RT 5 berharap adanya perhatian pemerintah terhadap kondisi  saluran air atau gorong-gorong air yang berada di depan SD 6, Kelurahan Kampung Empat.

Kondisinya saat ini tidak lagi mampu mengalirkan air secara maksimal terutama pada waktu hujan turun. Hal itu diungkapkan Ketua RT 5 Kelurahan Kampung Empat, Sukatmanto saat ditemui Radar Tarakan, Senin (25/12).

Disebutkan Sukatmanto, gorong-gorong tersebut memiliki panjang sekitar 4 meter dengan diameter sekitar 0,5 meter. Gorong tersebut sebetulnya sudah ada sejak masa penjajahan Belanda. Hingga kini diakui Sukatmanto, gorong-gorong tersebut sangat berguna untuk mengalirkan air dari beberapa wilayah RT 5, RT 6, dan RT 12.

Hanya saja, sejak beberapa tahun terakhir atau sekitar 2011 lalu, gorong-gorong tersebut tidak lagi mampu mengalirkan air secara opatimal, sehingga rentan sekali ketika hujan turun dan mengakibatkan aliran air meluap ke jalan. “ Dan akhirnya terjadi banjir,” ujarnya.

Ketika terjadi banjir, tentu saja hal tersebut sangat mengganggu aktivitas warga. Pasalnya tidak sedikit masyarakat yang lalu-lalang di Kelurahan Kampung Empat yang notabene banyak terdapat beberapa fasilitas masyarakat seperti SD 006, SMP  Negeri 3, dan Masjid Baitul Izza Islamic Center.

“Dulu bahkan pernah meluap hingga ke depan rumah saya. Apabila terjadi banjir, kegiatan anak-anak sekolah untuk bersekolah menjadi terganggu,” keluh Sukatmanto.

Ia telah menyampaikan keluhan warga tersebut ke tingkat kelurahan. Selain itu hal tersebut sering kali disampaikan pada pertemuan bersama pihak-pihak terkait seperti pada pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dan pertemuan lainnya.  Dan di dalam proposal yang diajukan, pihaknya meminta segera diberikannya perbaikan pada gorong-gorong tersebut  yang juga merupakan keinginan masyarakat.

 “Tidak perlu banyak hal yang diusulkan. Cukup satu hal yang menjadi prioritas dan diusulkan dengan harapan segera terealisasi, karena bukan hanya pada sekitar 68 KK (kepala keluarga) yang ada di RT 5, namun ini juga menyangkut kepentingan orang banyak yang lalu lalang,” tuturnya.

Hanya saja hingga kini harapan masyarakat belum dapat terealisasi, meski pihak terkait seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Tarakan diakuinya sudah pernah meninjau lokasi dan mengambil gambar foto juga pada lingkungan RT yang mayoritas bekerja sebagai pegawai swasta.

Selain gorong-gorong, perhatian juga dapat diberikan pada pohon-pohon yang bukan saja berada di RT 5, namun sepanjang jalan raya di Kelurahan Kampung empat dari arah SMP Negeri 3 Tarakan menuju Masjid Baitul Izza Islamic Center. Dahan pohon saat ini tidak sedikit yang mengarah ke jalan raya dan hal tersebut mengganggu kenyamanan para pengguna jalan yang melintas. Apalagi Bus Rapid Transit (BRT)  yang dipergunakan oleh anak-anak sekolah sering lalu-lalang melintas  dan sering terkena dedahanan pohon. 

“Kami mengapresiasi karena beberapa waktu yang lalu pernah dilakukan pemangkasan dahan pohon yang menjorok ke jalan raya. Hanya saja belum maksimal secara menyeluruh dan diharapkan segera ada pemangkasan dahan,” tuturnya

Perlu juga perhatian sedikitnya 3 titik yang belum mendapat penerangan jalan. Untuk masalah jalan, saat ini kondisinya secara umum cukup baik. Masalah kebersihan memang sangat menjadi perhatian seluruh warga. Setiap 1 bulan  sekali, masyarakat secara bergotong-royong melakukan kegiatan kerja bakti bersama, yaitu tepatnya pada akhir bulan.

“Tingkat kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan tetap bersih sangat baik,” pungkasnya.  (*/jhn/zia)


BACA JUGA

Rabu, 14 November 2018 15:55
Dugaan Korupsi Lahan di Karang Balik

BPKP Bilang Tersangka di Tangan Penyidik

TARAKAN – Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kalimantan Utara…

Rabu, 14 November 2018 15:54

Air Menyembur di Bagian Mesin Lampu

TARAKAN - Keenam anak buah kapal (ABK) tugboat atau kapan…

Rabu, 14 November 2018 15:52

Wisuda UBT, Lagu ‘Ayah’ untuk Orangtua Enggarsyah

TARAKAN - Universitas Borneo Tarakan mewisuda 262 mahasiswanya di Gedung…

Rabu, 14 November 2018 15:51

Canggung Hanya karena Anak dari Desa

Emha Bintang menerima predikat cum laude pada wisuda ke-XX Universitas…

Rabu, 14 November 2018 15:49

Perbatasan Rentan Kekerasan terhadap Perempuan

JOHANNY SILITONGA/RADAR TARAKAN BERI ORASI ILMIAH: Menteri Pemberdayaan Perempuan dan…

Rabu, 14 November 2018 15:48

UNTUNG NGGA DITUNTUT MATI..!! Dituntut 20 Tahun, Cewek Cantik Ini Syok

TARAKAN- Terdakwa kasus sabu 1,08 kg yaitu Andi Riski Amelia…

Rabu, 14 November 2018 11:53

Di Pesantren Lapas, BNNP Temukan Sabu

TARAKAN – Berkunjung ke Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II-A Tarakan,…

Rabu, 14 November 2018 11:51

Persoalan Sampah Masih Berlarut-larut

TARAKAN - RT 13 Kelurahan Selumit Pantai masih memiliki masalah…

Rabu, 14 November 2018 11:47

Wakil Menteri ESDM Harapkan Konversi BBM ke LPG Bisa Lebih Hemat

TARAKAN - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM),…

Selasa, 13 November 2018 21:45

FINAL! DPT Tarakan 154.706 Pemilih

TARAKAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) memilih menunggu petunjuk teknis…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .