MANAGED BY:
MINGGU
21 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 26 Desember 2017 11:23
Dua Tahun Gratis, Tahun Depan Disewakan

Soal Lahan PT Pelindo Dimanfaatkan Masyarakat

AKAN DISEWAKAN: PT Pelindo IV Nunukan selaku pemilik sah lahan di sekitar Pelabuhan Tunon Taka Nunukan rencananya kembali menyewakan lahannya setelah dua tahun digratiskan. Khususnya, bangunan yang di atas rencana pembangunan jalan lingkar. RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Setelah dua tahun membiarkan lahannya dimanfaatkan masyarakat secara gratis, 2018 mendatang PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV Cabang Nunukan rencananya kembali menyewakannya.

Rencana ini belum diketahui beberapa masyarakat. Khususnya pemilik rumah toko (ruko) dan warung makan yang berdiri di atas lahan rencana pembangunan jalan lingkar tersebut. “Saya dengar informasi begitu. Tahun depan sudah dipungut sewa lagi,” kata Anton, pemilik salah satu warung makan yang berdiri di atas lahan PT Pelindo Nunukan.

Kendati demikian, katanya, sampai saat ini belum ada pemberitahuan dari pihak PT Pelindo Nunukan. Berapa jumlah sewanya. Apakah permeter atau tetap sama dengan yang sebelumnya. Itu yang belum diketahui. “Kalau pemberitahuan resmi belum ada. Tapi, baru kabar-kabar dari orang-orang di Pelindo saja. Infonya bakal kembali dipungut lagi,” ungkapnya.

Dikatakan, selama ini dirinya hanya menunggu informasi yang jelas. Apakah dibongkar untuk kelanjutan pembangunan jalanan lingkar atau dibiarkan sementara menunggu adanya anggaran pembangunan lanjutan jalan itu.

“Kalau menunggu ada anggarannya, saya rasa bangunan-bangunan di sini tetap masih berdiri. Karena, kami pedagang ini mau berjualan di mana kalau dibongkar,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, sampai saat ini juga uang tali asih yang dijanjikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan juga belum terlihat. Bahkan, jumlah yang ingin diberikan ke pemilik kios atau pedagang saja belum jelas. “Apa lagi defisit. Jadi, pemerintah sudah tidak ada anggaran lagi,” ungkapnya.

Terpisah, General Manager (GM) PT Pelindo IV Cabang Nunukan, Muhammad Ilyas membenarkan rencana tersebut. Langkah itu diambil karena lahan yang ditempati masyarakat setiap tahun pajaknya wajib dibayar.

“Ada temuan sekaligus teguran dari pimpinan juga. Kenapa banyak lahan Pelindo dimanfaatkan masyarakat, tapi sewanya tidak ada. Itulah makanya kami menyikapinya agar tidak menjadi temuan lagi,” ungkap Muhammad Ilyas yang dikonfirmasi via ponsel lantaran sedang berlibur di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) kemarin. 

Ia mengatakan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan memanggil seluruh penghuni lahan untuk menandatangani kontrak perjanjian. Dalam kontrak perjanjian itu, akan tercantum nilai sewa yang wajib dibayar penyewa. Karena, dari data yang dimiliki, di atas lahan 10 hektare milik PT Pelindo ini terdapat  400-an penyewa.

“Yang ingin kembali disewakan itu yang 28 tempat saja. Karena mereka ini yang berada di atas lahan pembuatan jalan lingkar itu,” sebutnya.

Diungkapkan, jika harus menunggu adanya pemberian tali asih dari Pemkab Nunukan tentunya harus menunggu lama lagi. Karena, besaran tali asih yang diinginkan warga senantiasa berubah. Bahkan, ada kenaikan lagi. “Dari Rp 5 juta, naik menjadi Rp 8 juta hingga Rp 14 juta itu. Sementara pemkab defisit. Makanya, saya pesimis juga bisa terpenuhi,” ungkapnya. (oya/eza)


BACA JUGA

Sabtu, 20 Januari 2018 11:48

Dilengkapi Ruang Menyusui dan Kios, Dirancang Modern

Tak lama lagi, masyarakat Nunukan bakal menikmati fasilitas bangunan pasar yang baru. Tak hanya itu,…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:42

Enam Daerah ‘Disuntik’ SOA Barang

NUNUKAN – Subsidi Ongkos Angkut (SOA) barang Sembilan Bahan Pokok (Sembako) tahun ini dianggarkan…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:18

Perlakuan Khusus bagi Sebatik

NUNUKAN – Sembilan bahan pokok (sembako) dari Tawau, Malaysia tak dapat lagi masuk ke Nunukan.…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:16

Jalan ke RSUD Dianggarkan Rp 8 Miliar

NUNUKAN - Hampir empat tahun, akses menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nunukan masih memprihatinkan.…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:15

Ditawari Kerja hingga Mau Pulkam Gratis

Pemerintah Malaysia tiap pekan memulangkan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bermasalah. Setelah dideportasi,…

Kamis, 18 Januari 2018 10:57

Tak Gersang Semangat dan Prestasi

Sejumlah sekolah dasar negeri (SDN) di Nunukan, umumnya dibangun dengan mewah dan bertingkat.  Namun…

Kamis, 18 Januari 2018 10:54

Saksi Kasus Budiman Sakit

NUNUKAN – Sidang perkara dugaan korupsi pengadaan tanah yang rencananya kembali digelar Rabu (17/1),…

Kamis, 18 Januari 2018 10:50

Lima Kasus Pencurian Belum Terungkap

NUNUKAN – Setidaknya ada lima kasus pencurian yang hingga kini belum terungkap di tangan Kepolisian…

Kamis, 18 Januari 2018 10:33

Lahan Bermasalah, Rehab PPI Lanjut Terus

NUNUKAN – Rehab Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) di Desa Sei Pancang, Kecamatan Sebatik Utara terus…

Kamis, 18 Januari 2018 10:32

ADD 2018 Terjun Bebas

NUNUKAN - Persoalan desa tampaknya terus berlanjut di 2018 ini. Setelah Alokasi Dana Desa (ADD) tahap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .