MANAGED BY:
KAMIS
26 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 26 Desember 2017 11:23
Dua Tahun Gratis, Tahun Depan Disewakan

Soal Lahan PT Pelindo Dimanfaatkan Masyarakat

AKAN DISEWAKAN: PT Pelindo IV Nunukan selaku pemilik sah lahan di sekitar Pelabuhan Tunon Taka Nunukan rencananya kembali menyewakan lahannya setelah dua tahun digratiskan. Khususnya, bangunan yang di atas rencana pembangunan jalan lingkar. RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Setelah dua tahun membiarkan lahannya dimanfaatkan masyarakat secara gratis, 2018 mendatang PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV Cabang Nunukan rencananya kembali menyewakannya.

Rencana ini belum diketahui beberapa masyarakat. Khususnya pemilik rumah toko (ruko) dan warung makan yang berdiri di atas lahan rencana pembangunan jalan lingkar tersebut. “Saya dengar informasi begitu. Tahun depan sudah dipungut sewa lagi,” kata Anton, pemilik salah satu warung makan yang berdiri di atas lahan PT Pelindo Nunukan.

Kendati demikian, katanya, sampai saat ini belum ada pemberitahuan dari pihak PT Pelindo Nunukan. Berapa jumlah sewanya. Apakah permeter atau tetap sama dengan yang sebelumnya. Itu yang belum diketahui. “Kalau pemberitahuan resmi belum ada. Tapi, baru kabar-kabar dari orang-orang di Pelindo saja. Infonya bakal kembali dipungut lagi,” ungkapnya.

Dikatakan, selama ini dirinya hanya menunggu informasi yang jelas. Apakah dibongkar untuk kelanjutan pembangunan jalanan lingkar atau dibiarkan sementara menunggu adanya anggaran pembangunan lanjutan jalan itu.

“Kalau menunggu ada anggarannya, saya rasa bangunan-bangunan di sini tetap masih berdiri. Karena, kami pedagang ini mau berjualan di mana kalau dibongkar,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, sampai saat ini juga uang tali asih yang dijanjikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan juga belum terlihat. Bahkan, jumlah yang ingin diberikan ke pemilik kios atau pedagang saja belum jelas. “Apa lagi defisit. Jadi, pemerintah sudah tidak ada anggaran lagi,” ungkapnya.

Terpisah, General Manager (GM) PT Pelindo IV Cabang Nunukan, Muhammad Ilyas membenarkan rencana tersebut. Langkah itu diambil karena lahan yang ditempati masyarakat setiap tahun pajaknya wajib dibayar.

“Ada temuan sekaligus teguran dari pimpinan juga. Kenapa banyak lahan Pelindo dimanfaatkan masyarakat, tapi sewanya tidak ada. Itulah makanya kami menyikapinya agar tidak menjadi temuan lagi,” ungkap Muhammad Ilyas yang dikonfirmasi via ponsel lantaran sedang berlibur di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) kemarin. 

Ia mengatakan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan memanggil seluruh penghuni lahan untuk menandatangani kontrak perjanjian. Dalam kontrak perjanjian itu, akan tercantum nilai sewa yang wajib dibayar penyewa. Karena, dari data yang dimiliki, di atas lahan 10 hektare milik PT Pelindo ini terdapat  400-an penyewa.

“Yang ingin kembali disewakan itu yang 28 tempat saja. Karena mereka ini yang berada di atas lahan pembuatan jalan lingkar itu,” sebutnya.

Diungkapkan, jika harus menunggu adanya pemberian tali asih dari Pemkab Nunukan tentunya harus menunggu lama lagi. Karena, besaran tali asih yang diinginkan warga senantiasa berubah. Bahkan, ada kenaikan lagi. “Dari Rp 5 juta, naik menjadi Rp 8 juta hingga Rp 14 juta itu. Sementara pemkab defisit. Makanya, saya pesimis juga bisa terpenuhi,” ungkapnya. (oya/eza)


BACA JUGA

Rabu, 25 April 2018 12:02
Dugaan Beras Selundupan dari Vietnam

Keuntungan Sudah Dibagi-bagi?

NUNUKAN – Beras Vietnam yang diangkut kapal MV Dong Thien Phu Golden masuk ke Sebatik diduga ada…

Rabu, 25 April 2018 11:08

Listrik Padam, UNBK SMP Terganggu

NUNUKAN – Hari kedua pelaksanaan Ujian Nasional Berbasik Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Menengah…

Rabu, 25 April 2018 11:07

Harga Rumput Laut Anjlok

NUNUKAN – Sempat berada di harga Rp 20 ribu per kilogram, kini harga rumput laut kering anjlok…

Selasa, 24 April 2018 12:40

Bea Cukai Pasang Badan

NUNUKAN – Kapal MV Dong Thien Phu Golden yang mengangkut 2.900 ton beras asal Vietnam dengan tujuan…

Selasa, 24 April 2018 11:12

Tunjangan Khusus Guru Tak Diberikan

NUNUKAN - Sejumlah guru di Kecamatan Krayan kembali mengadukan nasib mereka di Dewan Perwakilan Rakyat…

Senin, 23 April 2018 12:23

Pos Imigrasi ‘Diserbu’ Warga

NUNUKAN – Pelayanan Imigrasi Kelas II Nunukan yang dilakukan di Pos Imigrasi Sungai Pancang Sebatik…

Senin, 23 April 2018 12:22

PR Kedua Negara Perbatasan

NUNUKAN – Permasalahan tenaga kerja Indonesia (TKI), penyelundupan barang haram hingga teroris…

Minggu, 22 April 2018 12:12

Kapal Berbendera Vietnam Dipaksa Sandar di Pelabuhan Tunon Taka

NUNUKAN - Kapal asal Vietnam dipaksa bersandar di Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan. Kapal yang memiliki…

Sabtu, 21 April 2018 10:26

Warga Harus Segera Pindah

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan dalam waktu dekat, akan segera membersihkan area…

Sabtu, 21 April 2018 10:14

Persoalan Lawas, Dideportasi Bukan TKI Resmi

NUNUKAN – Bekerja di luar negeri masih menjadi magnet tersendiri bagi para Warga Negara Indonesia…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .