MANAGED BY:
JUMAT
20 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 26 Desember 2017 11:23
Dua Tahun Gratis, Tahun Depan Disewakan

Soal Lahan PT Pelindo Dimanfaatkan Masyarakat

AKAN DISEWAKAN: PT Pelindo IV Nunukan selaku pemilik sah lahan di sekitar Pelabuhan Tunon Taka Nunukan rencananya kembali menyewakan lahannya setelah dua tahun digratiskan. Khususnya, bangunan yang di atas rencana pembangunan jalan lingkar. RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Setelah dua tahun membiarkan lahannya dimanfaatkan masyarakat secara gratis, 2018 mendatang PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV Cabang Nunukan rencananya kembali menyewakannya.

Rencana ini belum diketahui beberapa masyarakat. Khususnya pemilik rumah toko (ruko) dan warung makan yang berdiri di atas lahan rencana pembangunan jalan lingkar tersebut. “Saya dengar informasi begitu. Tahun depan sudah dipungut sewa lagi,” kata Anton, pemilik salah satu warung makan yang berdiri di atas lahan PT Pelindo Nunukan.

Kendati demikian, katanya, sampai saat ini belum ada pemberitahuan dari pihak PT Pelindo Nunukan. Berapa jumlah sewanya. Apakah permeter atau tetap sama dengan yang sebelumnya. Itu yang belum diketahui. “Kalau pemberitahuan resmi belum ada. Tapi, baru kabar-kabar dari orang-orang di Pelindo saja. Infonya bakal kembali dipungut lagi,” ungkapnya.

Dikatakan, selama ini dirinya hanya menunggu informasi yang jelas. Apakah dibongkar untuk kelanjutan pembangunan jalanan lingkar atau dibiarkan sementara menunggu adanya anggaran pembangunan lanjutan jalan itu.

“Kalau menunggu ada anggarannya, saya rasa bangunan-bangunan di sini tetap masih berdiri. Karena, kami pedagang ini mau berjualan di mana kalau dibongkar,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, sampai saat ini juga uang tali asih yang dijanjikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan juga belum terlihat. Bahkan, jumlah yang ingin diberikan ke pemilik kios atau pedagang saja belum jelas. “Apa lagi defisit. Jadi, pemerintah sudah tidak ada anggaran lagi,” ungkapnya.

Terpisah, General Manager (GM) PT Pelindo IV Cabang Nunukan, Muhammad Ilyas membenarkan rencana tersebut. Langkah itu diambil karena lahan yang ditempati masyarakat setiap tahun pajaknya wajib dibayar.

“Ada temuan sekaligus teguran dari pimpinan juga. Kenapa banyak lahan Pelindo dimanfaatkan masyarakat, tapi sewanya tidak ada. Itulah makanya kami menyikapinya agar tidak menjadi temuan lagi,” ungkap Muhammad Ilyas yang dikonfirmasi via ponsel lantaran sedang berlibur di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) kemarin. 

Ia mengatakan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan memanggil seluruh penghuni lahan untuk menandatangani kontrak perjanjian. Dalam kontrak perjanjian itu, akan tercantum nilai sewa yang wajib dibayar penyewa. Karena, dari data yang dimiliki, di atas lahan 10 hektare milik PT Pelindo ini terdapat  400-an penyewa.

“Yang ingin kembali disewakan itu yang 28 tempat saja. Karena mereka ini yang berada di atas lahan pembuatan jalan lingkar itu,” sebutnya.

Diungkapkan, jika harus menunggu adanya pemberian tali asih dari Pemkab Nunukan tentunya harus menunggu lama lagi. Karena, besaran tali asih yang diinginkan warga senantiasa berubah. Bahkan, ada kenaikan lagi. “Dari Rp 5 juta, naik menjadi Rp 8 juta hingga Rp 14 juta itu. Sementara pemkab defisit. Makanya, saya pesimis juga bisa terpenuhi,” ungkapnya. (oya/eza)


BACA JUGA

Kamis, 19 Juli 2018 11:18

KPK Tegur Syarat Pemberian TTP ASN

NUNUKAN – Pemberian Tunjangan Tambahan Penghasilan (TTP) Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan…

Kamis, 19 Juli 2018 11:04

Pastikan Normal Pertengahan Agustus

NUNUKAN – Masyarakat Nunukan khususnya warga daerah Nunukan Selatan serta Nunukan Timur mempertanyakan…

Kamis, 19 Juli 2018 11:03

TKI di Wilayah Sabah Dinilai Tersiksa

NUNUKAN – Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia sebagai pahlawan devisa kerap kurang mendapatkan…

Kamis, 19 Juli 2018 11:01

Rutin Pemeliharaan, Listrik PLN Mulai Tahan Banting

NUNUKAN – Sedikit perubahan memang diperlihatkan oleh PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Nunukan…

Rabu, 18 Juli 2018 23:32

Perpindahan Pelabuhan Perlu Kajian

NUNUKAN – Perpindahan pelabuhan speedboat dari Pos Lintas Batas Laut (PLBL) Liem Hie Djung ke…

Rabu, 18 Juli 2018 23:02

Perpindahan Pelabuhan Perlu Kajian

NUNUKAN – Perpindahan pelabuhan speedboat dari Pos Lintas Batas Laut (PLBL) Liem Hie Djung ke…

Rabu, 18 Juli 2018 11:32

Kejari Kembali Tetapkan Tersangka Korupsi

NUNUKAN – Kejaksaan Negeri (Kejari) Nunukan kembali menetapkan satu orang tersangka atas dugaan…

Rabu, 18 Juli 2018 11:31

Caleg Bebas Kampanye di Media Sosial

NUNUKAN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nunukan telah menyampaikan larangan kampanye sebelum…

Rabu, 18 Juli 2018 11:30

Kembali Raih Juara di Event Internasional

NUNUKAN – Dua pembalap sepeda asal Kabupaten Nunukan yang membawa bendera Tunontaka Mountain Bike…

Selasa, 17 Juli 2018 10:34

Baru Dua Parpol Mendaftar

NUNUKAN – Masa pendaftaran calon legislatif (caleg) akan berakhir hari ini, Selasa (17/7). Namun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .