MANAGED BY:
SENIN
22 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 20 Desember 2017 22:53
Api Menjilat, Ari Gendong Tiga Anaknya

Butuh Uluran Tangan untuk Bisa Sekolah

HANGUS: Kebakaran yang terjadi di RT 18 Kelurahan Kampung Satu/Skip menghanguskan satu unit rumah. FOTO: JOHANNY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, NASIB tragis nyaris saja menimpa keluarga Ari Syahari (44), warga RT 18 Kelurahan Kampung Satu/Skip yang menjadi korban kebakaran hebat, Selasa (19/12) dini hari. Kendati sudah dikepung api, Ari berhasil menyelamatkan ketiga anaknya yang masih kecil melalui jendela rumah.

Kebakaran sekira pukul 03.20 Wita itu nyaris merenggut nyawa ketiga putra Ari andai saja dia tak sigap. Ditemui di rumah keluarganya, sekira 500 meter dari lokasi kebakaran, anak-anak Ari masih terlihat shock.

Ari sedang duduk sambil memegang punggungnya. Wajahnya terlihat lelah, pucat dan sesekali meringis kesakitan. Ari baru tiba usai menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan.

Menjajaki satu per satu anak tangga, Ari menyambut hangat Radar Tarakan. Dengan ramah Ari pun akhirnya menceritakan bagaimana ia bersama anak-anaknya bisa selamat dari maut.

Saat kejadian tiga anaknya sedang tertidur pulas. Ari terbangun karena sesak  bernapas. Betapa kagetnya, api sudah menyala di bagian atap. Ari lantas membangunkan ketiga anak-anaknya untuk bergegas bangun dan keluar dari rumah. “Nak bangun. Rumah terbakar, cepat!” sergah Ari merangkul anaknya.

Ari memeluk ketiga anaknya, meski saat itu rumahnya dalam kondisi gelap gulita. Satu per satu anaknya ia bawa menuju jendela rumah. Untuk membuka pintu yang terkunci saja sudah tidak ada waktu lagi bagi Ari.

“Saya gendong mereka menuju jendela. Dan di situ apinya sudah kian membesar. Saat saya menyelamatkan anak-anak saya, saya pun tiba-tiba dijatuhi kayu balok hingga mengenai kepala saya,” jelasnya.

Saat itu Ari pun merasakan kesakitan yang tak tertahankan lagi. Namun, ia tetap kuat mencoba mengeluarkan anak-anaknya. “Saya serta anak-anak saya sudah berteriak meminta tolong. Tapi, tak satu pun yang mendengar,” ucapnya.

Dikatakan Ari, rumahnya dengan rumah warga lain terpisah dengan jarak lumayan jauh. “Saya sudah tidak mengurus barang-barang lain, karena yang paling berharga itu cuman anak-anak saya, meski sepeda motor tua sama sepeda anak-anak saya juga habis dibakar api,” katanya.

Saat ditanya penyebab kebakaran tersebut, Ari pun menduga bahwa asal api tersebut berasal dari bantal anaknya yang terkena obat nyamuk. “Saat anak saya tidur di ranjang, bantalnya jatuh dan mengenai obat nyamuk. Saat bantal tersebut diambil lalu bekas api dimatikan dengan air, bantal itu kemudian nggak dipakai lagi. Dan bisa jadi apinya itu masih ada,” jelasnya.

Ari pun kemudian meratapi ketiga anak-anaknya. Ari sangat bersyukur meski keadaan yang sesulit ini menimpa keluarganya. “Istri saya sudah pergi dengan anak saya yang paling kecil. Jadi saya bekerja untuk mencari uang untuk membiayai dan membesarkan anak-anak saya. Meski kehidupan saya penuh dengan kesulitan saya tidak bisa menunjukkan kepada anak-anak saya,” bebernya.

Saat ayahnya sedang bercerita, Ahmad salah satu anak Ari sedang menunduk dengan penuh kesedihan. Ia dan kedua adiknya tak bisa bersekolah karena seragam habis terbakar. Bahkan, sepeda yang ia gunakan untuk pergi bersekolah bersama sang adik Raka (9) juga hangus.

Nggak bisa sekolah karena baju, tas, sepatu tidak ada. Baju yang  mau dipakai pun juga tidak ada,” kata Ahmad sambil menitikan air mata.

Meski sedang menangis, Ahmad tetap melanjutkan ceritanya. Bahwa sepeda kesayangan pemberian ayahnya itu juga sudah menjadi rongsokan. Karena tanpa sepeda tersebut, Ahmad dan Raka harus berjalan kaki sejauh 3 kilometer menuju sekolahnya.

“Hari ini libur dulu, tadi guru juga sudah datang ke sini. Mudah-mudahan ada bantuan, baju seragam dan sepatu,” pungkasnya.

Melihat warganya mendapat musibah, Ketua RT 18 Agus Yuartono, telah meminta warga lainnya untuk memberikan sumbangan baik berupa barang demi meringankan beban Ari.  “Syukur warga ada inisiatif juga meminta sumbangan untuk meringankan beban beliau. Mudah-mudahan bisa ada seperti buku, baju sekolah untuk anak-anaknya,” ucapnya. (eru/lim)

 

 

 

 

 


BACA JUGA

Senin, 22 Januari 2018 14:22

Balon-Tim Sukses Harus Melek UU

PERSOALAN biaya kampanye memang rentan mengarah ke arah black campaign. Belajar dari pengalaman sebelum-sebelumnya,…

Senin, 22 Januari 2018 14:19

Arief Jadi Wali Kota Selama 130 Hari

TARAKAN – Sang petahana Sofian Raga yang memutuskan untuk ingin melanjutkan kerjanya, pada Pilwali…

Senin, 22 Januari 2018 14:07

Andalkan Sumbangan Sukarela Masyarakat-Gereja

KEBERADAAN maskapai Mission Aviation Fellowship (MAF), seolah menjadi penolong bagi masyarakat pedalaman…

Senin, 22 Januari 2018 14:04

Uang ATM Dibobol Pakai Lidi

TARAKAN – Masyarakat kudu waspada, khususnya saat akan melakukan transaksi tunai di mesin Anjungan…

Senin, 22 Januari 2018 13:52

Tingginya Kepedulian, Minim Keluhan

TARAKAN - Ketua RT 8 Kelurahan Pamusian Andi Laskariya mengatakan secara umum kondisi jalan yang berada…

Senin, 22 Januari 2018 11:45

MD Tak Diberi Akses Bertemu Anaknya

ANAK dari salah satu Warga Negara Asing (WNA) Filipina yang jadi kurir narkotika dititipkan Kepolisian…

Senin, 22 Januari 2018 11:28

Ular Hangus, Listik Padam

TARAKAN - Tidak ada hujan dan tak ada badai, tiba-tiba warga Bumi Paguntaka kembali merasakan listrik…

Senin, 22 Januari 2018 11:17

Siap Cabut Algaka Tak Berizin

TARAKAN – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018. Segala atribut berbagai macam alat…

Senin, 22 Januari 2018 11:08

Enam Tahun Menantikan Gapura

TARAKAN – Tidak banyak yang dikeluhkan oleh warga RT 14, Kelurahan Pamusian ini. Ruang lingkup…

Minggu, 21 Januari 2018 20:29

Harta Effendhi Rp 26 Miliar

TARAKAN – Hampir dipastikan seluruh Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) para bakal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .