MANAGED BY:
SABTU
20 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 20 Desember 2017 22:50
Undangan dan Suvenir Pernikahan Jadi Abu

Paling Rawan Permukiman di Pesisir

BERKOBAR: Kebakaran terjadi sekitar pukul 01.30 Wita di Jalan Kusuma Bangsa, RT 01, Gunung Lingkas kemarin (19/12). Api tersebut menghanguskan sebagian dari rumah milik warga. FOTO: IFRANSYAH/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, SELASA (19/12) malam menjadi kisah yang tak terlupakan bagi Arif (27), Nurul (19) dan orang tuanya. Rumah tempat mereka berlindung selama 15 tahun terakhir hangus dilalap si jago merah sekira pukul 01.30 Wita. Rumah di Gang Tengkawang, Jalan Kusuma Bangsa, RT 01, Gunung Lingkas, Kecamatan Tarakan Timur hanya tersisa dindingnya.

Arif menduga pemicu kebakaran karena hubungan arus pendek (korsleting). Berdasarkan apa yang dilihat adiknya Nurul, kebakaran mulai terjadi sesaat listrik di kawasan itu menyala. Beberapa jam sebelumnya diketahui listrik di kawasan itu padam. Nurul melihat letusan kecil di salah satu terminal steker, tepat di ruang makan.

“Kejadiannya jam 12-an lewat. Pertamanya mati lampu. Dan saat menyala langsung seperti ada bunyi ledakan. Dan setelah adek saya ini cek ternyata api sudah menyebar ke atas plafon,” kata Arif.

Sayangnya saat Arif tiba di rumahnya sekira pukul 00.45 Wita, dirinya tak dapat berbuat banyak. Api sudah membesar dan melalap semua barang yang ada di dalam rumah. Akibatnya, dapur dan ruang makan di rumahnya hangus.

Yang bisa diselamatkan hanya sejumlah uang dan perhiasan. Ibu dan adiknya, Nurul berhasil selamat dari musibah itu. “Nggak ada yang bisa diselamatkan lagi. Tiga unit televisi, kulkas, sertifikat tanah, ijazah, uang habis terbakar,” jelasnya.

Sementara itu, menurut pengakuan Nurul, terminal steker yang diduga menjadi biang kebakaran itu menghubungkan sejumlah peralatan listrik. “Di situ kan ada kabel untuk menghubungkan TV, kulkas,” lanjut Nurul.

Nurul dan ibunya masih mengalami trauma atas kejadian tersebut. Bagaimana tidak, selain menghabiskan harta benda dan rumahnya, pernikahan Nurul pun terancam ditunda.

Selain itu, yang membuat Nurul sedih menyangkut persiapan pernikahannya dengan Sultan (21) pada 10 Januari 2018 mendatang. Beberapa persiapan seperti 700 undangan, suvenir dalam seserahan turut terbakar. Padahal persiapan pernikahan itu hampir rampung, termasuk menyewa Gedung Wisma Patra, tempat dilangsungkannya resepsi.

“Kami akan berunding lagi dengan pihak keluarga mencari jalan terbaik,” kata Nurul dengan wajah sedih.

Ditemui terpisah, Kepala Seksi (Kasi) Pemadam Kebakaran (PMK) Tarakan, Sem Rura mengungkapkan  kurang lebih 40 personel dikerahkan memadamkan api di RT 01 Kelurahan Gunung Lingkas. Pihaknya juga menurunkan dua unit mobil fire dan tiga mobil tangki. “Kami baru bisa memadamkan api itu kurang lebih satu jam. Karena, selain aksesnya yang sulit juga sempat terkendala karena listrik yang belum padam. Sehingga, harus menunggu kurang lebih 15 menit listrik mati baru kita lanjutkan untuk memadamkan api,” jelasnya.

Usai memadamkan api, petugas PMK pun kembali beristirahat. Kurang lebih satu jam, lagi-lagi laporan kebakaran kembali diterima pihaknya. Kali ini terjadi di RT 18, Kelurahan Kampung Satu/Skip, Tarakan Tengah.

“Di lokasi kebakaran yang kedua ini, kurang lebih 15-20 personel langsung dikerahkan. Dengan menurunkan satu mobil fire dan dua mobil tangki,” bebernya.

Di lokasi kedua, dikatakan Sem Rura berbeda dengan lokasi pertama. Di lokasi kedua, hanya ada satu rumah. “Yang terbakar ini rumah kayu, meski apinya dipadamkan namun tak ada satu pun barang yang dapat diselamatkan,” katanya lagi.

Kasus kebakaran dalam periode Desember 2017 mengalami penurunan dibanding tahun lalu. Periode Desember 2017, terjadi 30 kebakaran, sementara di periode yang sama tahun sebelumnya mencapai 50 peristiwa kebakaran.

“Untuk Desember 2017 itu 30 kasus, di antaranya kebakaran rumah 12 kali, kebakaran lahan 17 kali dan kebakaran mobil satu kali. Dan kami menganggap bahwa trennya tahun ini menurun. Bisa diasumsikan kesadaran warga akan bahaya kebakaran semakin meningkat,” jelasnya.

Adapun kasus kebakaran yang paling dominan pada bulan Februari dengan 10 kasus, di antaranya kebakaran rumah sekali dan kebakaran lahan sebanyak 9 kali.

“Lokasi rawan terjadi kebakaran itu, ada di daerah pesisir. Selain padat juga aliran listriknya saling terhubung satu sama lain. Seperti di Kelurahan Selumit Pantai, Kelurahan Karang Rejo dan Kelurahan Karang Anyar,” pungkasnya. (eru/lim)

 

 

 

 

 

 

 

 


BACA JUGA

Sabtu, 20 Oktober 2018 15:50

Wali Kota dan Wawali Diminta Mundur

PALU - Ratusan masyarakat Palu menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD)…

Sabtu, 20 Oktober 2018 15:48

UMK Akan Dibahas Awal November

TARAKAN - Sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan, upah akan selalu…

Sabtu, 20 Oktober 2018 15:44

Baliho Tak Sesuai Aturan Bisa Memicu Konflik

TARAKAN – Ramai ditemui baliho calon legislatif yang tidak sesuai aturan, tidak hanya merusak…

Sabtu, 20 Oktober 2018 15:35

Rasa Sedikit Asam dan Lebih Segar

Letak dan kondisinya sangat cocok dengan habitat lebah kelulut. Dinas Lingkungam Hidup (DLH) Tarakan…

Sabtu, 20 Oktober 2018 15:08

Pemuda Wajib Kontrol Hoaks

TARAKAN - Tahun depan Indonesia kembali akan menggelar pemilu serentak. Jauh sebelum berlangsungnya…

Sabtu, 20 Oktober 2018 15:06

Parkir di Gorong-Gorong, Truk Terperosok

TARAKAN - Jumat (19/10) sekira pukul 09.00 WITA, sebuah truk di Jalan Kamboja RT 43, Kelurahan…

Sabtu, 20 Oktober 2018 15:01

Legitnya Khas Bandung dari Olahan Ikan Tenggiri

BEBERAPA makanan nusantara yang menggunakan bahan utama dari ikan tenggiri. Di antaranya batagor, siomay,…

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:58

Siomay

Siomay ini disajikan bersama dengan bahan lainnya seperti kol, kentang, pare, telur, tahu bakso, yang…

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:57

Batagor

Bakso tahu goreng alias batagor, yang di atasnya disiram dengan bumbu saus kacang. Dilengkapi dengan…

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:55

Mi Yamin

Sekilas menu yang satu ini mirip dengan mi ayam. Di atasnya diberi taburan potongan ayam, yang disajikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .