MANAGED BY:
SENIN
22 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 20 Desember 2017 22:50
Undangan dan Suvenir Pernikahan Jadi Abu

Paling Rawan Permukiman di Pesisir

BERKOBAR: Kebakaran terjadi sekitar pukul 01.30 Wita di Jalan Kusuma Bangsa, RT 01, Gunung Lingkas kemarin (19/12). Api tersebut menghanguskan sebagian dari rumah milik warga. FOTO: IFRANSYAH/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, SELASA (19/12) malam menjadi kisah yang tak terlupakan bagi Arif (27), Nurul (19) dan orang tuanya. Rumah tempat mereka berlindung selama 15 tahun terakhir hangus dilalap si jago merah sekira pukul 01.30 Wita. Rumah di Gang Tengkawang, Jalan Kusuma Bangsa, RT 01, Gunung Lingkas, Kecamatan Tarakan Timur hanya tersisa dindingnya.

Arif menduga pemicu kebakaran karena hubungan arus pendek (korsleting). Berdasarkan apa yang dilihat adiknya Nurul, kebakaran mulai terjadi sesaat listrik di kawasan itu menyala. Beberapa jam sebelumnya diketahui listrik di kawasan itu padam. Nurul melihat letusan kecil di salah satu terminal steker, tepat di ruang makan.

“Kejadiannya jam 12-an lewat. Pertamanya mati lampu. Dan saat menyala langsung seperti ada bunyi ledakan. Dan setelah adek saya ini cek ternyata api sudah menyebar ke atas plafon,” kata Arif.

Sayangnya saat Arif tiba di rumahnya sekira pukul 00.45 Wita, dirinya tak dapat berbuat banyak. Api sudah membesar dan melalap semua barang yang ada di dalam rumah. Akibatnya, dapur dan ruang makan di rumahnya hangus.

Yang bisa diselamatkan hanya sejumlah uang dan perhiasan. Ibu dan adiknya, Nurul berhasil selamat dari musibah itu. “Nggak ada yang bisa diselamatkan lagi. Tiga unit televisi, kulkas, sertifikat tanah, ijazah, uang habis terbakar,” jelasnya.

Sementara itu, menurut pengakuan Nurul, terminal steker yang diduga menjadi biang kebakaran itu menghubungkan sejumlah peralatan listrik. “Di situ kan ada kabel untuk menghubungkan TV, kulkas,” lanjut Nurul.

Nurul dan ibunya masih mengalami trauma atas kejadian tersebut. Bagaimana tidak, selain menghabiskan harta benda dan rumahnya, pernikahan Nurul pun terancam ditunda.

Selain itu, yang membuat Nurul sedih menyangkut persiapan pernikahannya dengan Sultan (21) pada 10 Januari 2018 mendatang. Beberapa persiapan seperti 700 undangan, suvenir dalam seserahan turut terbakar. Padahal persiapan pernikahan itu hampir rampung, termasuk menyewa Gedung Wisma Patra, tempat dilangsungkannya resepsi.

“Kami akan berunding lagi dengan pihak keluarga mencari jalan terbaik,” kata Nurul dengan wajah sedih.

Ditemui terpisah, Kepala Seksi (Kasi) Pemadam Kebakaran (PMK) Tarakan, Sem Rura mengungkapkan  kurang lebih 40 personel dikerahkan memadamkan api di RT 01 Kelurahan Gunung Lingkas. Pihaknya juga menurunkan dua unit mobil fire dan tiga mobil tangki. “Kami baru bisa memadamkan api itu kurang lebih satu jam. Karena, selain aksesnya yang sulit juga sempat terkendala karena listrik yang belum padam. Sehingga, harus menunggu kurang lebih 15 menit listrik mati baru kita lanjutkan untuk memadamkan api,” jelasnya.

Usai memadamkan api, petugas PMK pun kembali beristirahat. Kurang lebih satu jam, lagi-lagi laporan kebakaran kembali diterima pihaknya. Kali ini terjadi di RT 18, Kelurahan Kampung Satu/Skip, Tarakan Tengah.

“Di lokasi kebakaran yang kedua ini, kurang lebih 15-20 personel langsung dikerahkan. Dengan menurunkan satu mobil fire dan dua mobil tangki,” bebernya.

Di lokasi kedua, dikatakan Sem Rura berbeda dengan lokasi pertama. Di lokasi kedua, hanya ada satu rumah. “Yang terbakar ini rumah kayu, meski apinya dipadamkan namun tak ada satu pun barang yang dapat diselamatkan,” katanya lagi.

Kasus kebakaran dalam periode Desember 2017 mengalami penurunan dibanding tahun lalu. Periode Desember 2017, terjadi 30 kebakaran, sementara di periode yang sama tahun sebelumnya mencapai 50 peristiwa kebakaran.

“Untuk Desember 2017 itu 30 kasus, di antaranya kebakaran rumah 12 kali, kebakaran lahan 17 kali dan kebakaran mobil satu kali. Dan kami menganggap bahwa trennya tahun ini menurun. Bisa diasumsikan kesadaran warga akan bahaya kebakaran semakin meningkat,” jelasnya.

Adapun kasus kebakaran yang paling dominan pada bulan Februari dengan 10 kasus, di antaranya kebakaran rumah sekali dan kebakaran lahan sebanyak 9 kali.

“Lokasi rawan terjadi kebakaran itu, ada di daerah pesisir. Selain padat juga aliran listriknya saling terhubung satu sama lain. Seperti di Kelurahan Selumit Pantai, Kelurahan Karang Rejo dan Kelurahan Karang Anyar,” pungkasnya. (eru/lim)

 

 

 

 

 

 

 

 


BACA JUGA

Senin, 22 Januari 2018 14:22

Balon-Tim Sukses Harus Melek UU

PERSOALAN biaya kampanye memang rentan mengarah ke arah black campaign. Belajar dari pengalaman sebelum-sebelumnya,…

Senin, 22 Januari 2018 14:19

Arief Jadi Wali Kota Selama 130 Hari

TARAKAN – Sang petahana Sofian Raga yang memutuskan untuk ingin melanjutkan kerjanya, pada Pilwali…

Senin, 22 Januari 2018 14:07

Andalkan Sumbangan Sukarela Masyarakat-Gereja

KEBERADAAN maskapai Mission Aviation Fellowship (MAF), seolah menjadi penolong bagi masyarakat pedalaman…

Senin, 22 Januari 2018 14:04

Uang ATM Dibobol Pakai Lidi

TARAKAN – Masyarakat kudu waspada, khususnya saat akan melakukan transaksi tunai di mesin Anjungan…

Senin, 22 Januari 2018 13:52

Tingginya Kepedulian, Minim Keluhan

TARAKAN - Ketua RT 8 Kelurahan Pamusian Andi Laskariya mengatakan secara umum kondisi jalan yang berada…

Senin, 22 Januari 2018 11:45

MD Tak Diberi Akses Bertemu Anaknya

ANAK dari salah satu Warga Negara Asing (WNA) Filipina yang jadi kurir narkotika dititipkan Kepolisian…

Senin, 22 Januari 2018 11:28

Ular Hangus, Listik Padam

TARAKAN - Tidak ada hujan dan tak ada badai, tiba-tiba warga Bumi Paguntaka kembali merasakan listrik…

Senin, 22 Januari 2018 11:17

Siap Cabut Algaka Tak Berizin

TARAKAN – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018. Segala atribut berbagai macam alat…

Senin, 22 Januari 2018 11:08

Enam Tahun Menantikan Gapura

TARAKAN – Tidak banyak yang dikeluhkan oleh warga RT 14, Kelurahan Pamusian ini. Ruang lingkup…

Minggu, 21 Januari 2018 20:29

Harta Effendhi Rp 26 Miliar

TARAKAN – Hampir dipastikan seluruh Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) para bakal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .