MANAGED BY:
RABU
19 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 20 Desember 2017 21:19
Tim SAR Temukan Pakaian Amat
DIDUGA BAJU KORBAN: Tim SAR kembali menemukan pakaian yang diduga milik korban saat memukat ikan. FOTO: BASARNAS UNTUK RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Amat, seorang nelayan yang hilang di Sungai Sebaung, Kecamatan Sembakung, Jumat (8/12) lalu, dipastikan diterkam buaya muara yang diketahui di lokasi hilangnya korban merupakan habitat buaya.

Itu dibuktikan dengan sejumlah temuan tim SAR berupa pakaian korban dan potongan tubuh. Temuan itu memperkuat dugaan jika Amat dimangsa buaya. Alhasil, tim SAR yang berkoordinasi dengan keluarga korban akhirnya menyepakati ditutupnya operasi pencarian korban.

“Ya, berkat beberapa faktor di antaranya temuan tanda-tanda korban serta waktu operasi yang sudah di luar batas mancapai kurang lebih 10 hari dan hasil koordinasi kami dengan keluarga sudah sepakat penghentian pencarian, maka operasi kami tutup,” ujar Kepala Seksi (Kasi) Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, Wilayah Kerja Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltimra), Octavianto kepada Radar Nunukan ketika diwawancarai kemarin.

Octa mengatakan, temuan berupa pakaian yang sudah dalam keadaan sobek yang ditemukan unsur SAR, sudah dipastikan milik korban karena dibuktikan oleh sepupu korban bernama Rusli dan Bobi. Keduanya mengaku bahwa korban saat pamit pergi memancing, memang menggunakan baju berwarna merah seperti yang ditemukan unsur SAR.

Keluarga korban yang diwakili sepupu korban telah mengikhlaskan kejadian yang menimpa saudaranya tersebut. “Berhubung keluarganya sedang pulang kampung, jadi sudah sepakat melalui sepupunya korban untuk penghentian operasi ini. Mereka juga sudah mengikhlaskan,” ungkap Octa.

Dalam operasi hari ketiga yang dilakukan unsur SAR, kondisi daerah Lokasi Kejadian Perkara (LKP) korban memang terbilang merupakan area habitat buaya muara. Unsur SAR beberapa kali bertemu dengan buaya berukuran besar di sekitar LKP dengan jarak 1 kilometer dari posisi buaya.

Keadaan itu semakin memastikan korban benar-benar telah dimangsa binatang buas tersebut. “Memang terlihat di sekitar LKP itu habitatnya (buaya, Red.). Ada lebih dari 3 buaya yang tim lihat, bahkan meski berjarak 1 kilometer dari posisi perahu tim, mendengar suara mesin, buaya tersebut langsung masuk ke dalam air dan mulai mendekati perahu,” beber Octa.

Sebelumnya, korban yang merupakan nelayan pukat ini dilaporkan hilang saat sedang mencari ikan bersama empat perahu lainnya, Sabtu (9/12) lalu. Korban ini pun tak kunjung pulang ke rumahnya. Padahal sejumlah rekannya sudah terlebih dulu pulang.

Lantaran tak kunjung pulang, pihak keluarga dan rekan-rekannya akhirnya mencari hingga ke lokasi korban memukat ikan. Ironisnya mereka hanya menemukan perahunya saja. Selain itu, ikan hasil memukat korban juga ditemukan sudah membusuk, belum lagi jaring pukat terlihat sudah robek.

Penemuan tersebut pun langsung dilaporkan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan Wilayah Kerja Kaltimra dan langsung ditindak lanjut dengan melakukan operasi SAR di LKP hilangnya korban. (raw/eza)

 


BACA JUGA

Selasa, 18 Desember 2018 14:32

Pesawat Susi Air Tergelincir di Krayan

NUNUKAN – Pesawat Susi Air dengan nomor penerbangan SI-8342 dari…

Selasa, 18 Desember 2018 14:07

Positif Narkoba, Dua ASN Dipecat

NUNUKAN – Terbukti positif menggunakan narkoba, dua Aparatur Sipil Negara…

Selasa, 18 Desember 2018 14:05

Perangi Produk Malaysia dengan Rumah Pangan Kita

NUNUKAN – Ketergantungan warga perbatasan terhadap produk Malaysia masih sangat…

Selasa, 18 Desember 2018 14:04

BPN Belum Ambil Langkah

NUNUKAN - Badan Pertanahan Nasional (BPN) Nunukan, siap melakukan pengukuran…

Senin, 17 Desember 2018 20:54

BREAKING NEWS! Pesawat Susi Air Tergelincir di Krayan

NUNUKAN – Pesawat Susi Air dengan nomor penerbangan SI 8342…

Senin, 17 Desember 2018 12:57

TEGAS..!! Dua Wilayah Outstanding Boundary Problem Milik NKRI

NUNUKAN –  Dua dari 5 titik sengketa sebagai wilayah perbatasan…

Senin, 17 Desember 2018 12:39

Kades Jangan Campuri Pemilu

NUNUKAN –  Proses pemilihan umum (pemilu) 2019 mulai terasa, para…

Senin, 17 Desember 2018 12:37

BMI Harus Waspada Penculikan

NUNUKAN – Konsulat Republik Indonesia (KRI) mengeluarkan surat edaran kepada…

Senin, 17 Desember 2018 12:34

Warga Protes Dikenakan Pajak Restoran

NUNUKAN – Penolakan warga terhadap penarikan pajak restoran 10 persen…

Senin, 17 Desember 2018 11:43

Terjun dari Lantai Dua, Nyawa MS Tak Tertolong

NUNUKAN – Pria berinisial MS (25) nekat lompat dari lantai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .