MANAGED BY:
SABTU
26 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 20 Desember 2017 21:19
Tim SAR Temukan Pakaian Amat
DIDUGA BAJU KORBAN: Tim SAR kembali menemukan pakaian yang diduga milik korban saat memukat ikan. FOTO: BASARNAS UNTUK RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Amat, seorang nelayan yang hilang di Sungai Sebaung, Kecamatan Sembakung, Jumat (8/12) lalu, dipastikan diterkam buaya muara yang diketahui di lokasi hilangnya korban merupakan habitat buaya.

Itu dibuktikan dengan sejumlah temuan tim SAR berupa pakaian korban dan potongan tubuh. Temuan itu memperkuat dugaan jika Amat dimangsa buaya. Alhasil, tim SAR yang berkoordinasi dengan keluarga korban akhirnya menyepakati ditutupnya operasi pencarian korban.

“Ya, berkat beberapa faktor di antaranya temuan tanda-tanda korban serta waktu operasi yang sudah di luar batas mancapai kurang lebih 10 hari dan hasil koordinasi kami dengan keluarga sudah sepakat penghentian pencarian, maka operasi kami tutup,” ujar Kepala Seksi (Kasi) Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, Wilayah Kerja Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltimra), Octavianto kepada Radar Nunukan ketika diwawancarai kemarin.

Octa mengatakan, temuan berupa pakaian yang sudah dalam keadaan sobek yang ditemukan unsur SAR, sudah dipastikan milik korban karena dibuktikan oleh sepupu korban bernama Rusli dan Bobi. Keduanya mengaku bahwa korban saat pamit pergi memancing, memang menggunakan baju berwarna merah seperti yang ditemukan unsur SAR.

Keluarga korban yang diwakili sepupu korban telah mengikhlaskan kejadian yang menimpa saudaranya tersebut. “Berhubung keluarganya sedang pulang kampung, jadi sudah sepakat melalui sepupunya korban untuk penghentian operasi ini. Mereka juga sudah mengikhlaskan,” ungkap Octa.

Dalam operasi hari ketiga yang dilakukan unsur SAR, kondisi daerah Lokasi Kejadian Perkara (LKP) korban memang terbilang merupakan area habitat buaya muara. Unsur SAR beberapa kali bertemu dengan buaya berukuran besar di sekitar LKP dengan jarak 1 kilometer dari posisi buaya.

Keadaan itu semakin memastikan korban benar-benar telah dimangsa binatang buas tersebut. “Memang terlihat di sekitar LKP itu habitatnya (buaya, Red.). Ada lebih dari 3 buaya yang tim lihat, bahkan meski berjarak 1 kilometer dari posisi perahu tim, mendengar suara mesin, buaya tersebut langsung masuk ke dalam air dan mulai mendekati perahu,” beber Octa.

Sebelumnya, korban yang merupakan nelayan pukat ini dilaporkan hilang saat sedang mencari ikan bersama empat perahu lainnya, Sabtu (9/12) lalu. Korban ini pun tak kunjung pulang ke rumahnya. Padahal sejumlah rekannya sudah terlebih dulu pulang.

Lantaran tak kunjung pulang, pihak keluarga dan rekan-rekannya akhirnya mencari hingga ke lokasi korban memukat ikan. Ironisnya mereka hanya menemukan perahunya saja. Selain itu, ikan hasil memukat korban juga ditemukan sudah membusuk, belum lagi jaring pukat terlihat sudah robek.

Penemuan tersebut pun langsung dilaporkan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan Wilayah Kerja Kaltimra dan langsung ditindak lanjut dengan melakukan operasi SAR di LKP hilangnya korban. (raw/eza)

 


BACA JUGA

Jumat, 25 Mei 2018 11:49

Ramadan, Sementara Nihil Aksi Kriminal

NUNUKAN – Memasuki hari ke-8 bulan Ramadan kemarin, tindak kriminalitas di Nunukan selama Ramada…

Kamis, 24 Mei 2018 20:18

Dianggap Melanggar UU Adminduk

NUNUKAN - Pelayanan administrasi kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil)…

Kamis, 24 Mei 2018 11:16

Setengah Tahun, Kejari Baru Tangani Dua Kasus Korupsi

NUNUKAN – Selama periode Januari-Mei 2018, baru dua kasus korupsi yang ditangani Kejaksaan Negeri…

Kamis, 24 Mei 2018 11:14

Diselundup dari Sebatik, Rokok asal Indonesia Diamankan Malaysia

NUNUKAN – Dikutip dari Berita Ekhwal Semasa (BES) Tawau FM, Selasa (22/5), Agensi Penguatkuasaan…

Kamis, 24 Mei 2018 11:08

Pengawasan Takjil Belum Dilakukan Dinas Terkait

NUNUKAN–Pengawasan penganan berbuka puasa hingga hari ketujuh Ramadan kemarin belum juga berjalan.…

Kamis, 24 Mei 2018 11:07

Pengawasan Takjil Belum Dilakukan Dinas Terkait

NUNUKAN–Pengawasan penganan berbuka puasa hingga hari ketujuh Ramadan kemarin belum juga berjalan.…

Rabu, 23 Mei 2018 11:49

Terkendala Daya Listrik, Ditunda Beroperasi

NUNUKAN – Pengoperasian Pasar Liem Hie Djung yang direncanakan awal Mei lalu terpaksa tertunda.…

Rabu, 23 Mei 2018 11:46

Jaringan Terganggu, Listrik PLN Padam Total

NUNUKAN – Sejak memasuk Ramadan, kondisi listrik di wilayah Nunukan terus bermasalah. Meskipun…

Selasa, 22 Mei 2018 12:58

Usulan Pembangunan Kantor Baru

NUNUKAN - Gedung obat dan alat kontrasepsi di belakang kantor gabungan dinas (gadis) I terkesan dibiarkan.…

Selasa, 22 Mei 2018 12:56

Target Hukuman Mati, Pelaku Kasus Narkoba

NUNUKAN – Saat ini setidaknya sudah ada 7 SPDP Surat Pemberitahuan Dimulainya Pemeriksaan (SPDP)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .