MANAGED BY:
JUMAT
27 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 19 Desember 2017 19:06
Temukan Potongan Tangan, Korban Diduga Diserang buaya
PENCARIAN KORBAN: Hingga hari kedua pencarian nelayan yang hilang masih nihil. Tampak unsur SAR saat melakukan pencarian di Sungai Sebaung. FOTO: BASARNAS UNTUK RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Pencarian seorang nelayan yang diinformasikan hilang saat memukat di Sungai Sebaung, Kecamamatan Sebuku, hingga hari kedua operasi Search and Rescue (SAR) Senin (18/12) masih nihil.

Namun, unsur SAR menemukan potongan tubuh yang diduga bagian dari korban yang hilang berupa jari tangan orang dewasa. Organ tubuh tersebut diperkirakan muntahan dari buaya yang diduga memangsa korban.

Kepala Seksi (Kasi) Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, Wilayah Kerja Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltimra), Octavianto mengatakan, pencarian yang dilakukan unsur SAR di hari kedua masih nihil.

“Ya, jadi hingga pukul 17.00 Wita, Senin (18/12), pencarian korban hilang masih nihil,” ungkap Octa kepada Radar Nunukan ketika dikonfirmasi kemarin.

Padahal pihaknya telah melakukan penyisiran sejauh 500 hingga 1.000 meter ke arah hulu dan hilir dari titik lokasi kejadian perkara (LKP). Di LKP, unsur SAR juga mengalami sedikit kendala di mana cuaca angin terbilang cukup kencang, belum lagi tim harus benar-benar berhati-hati lantaran di sekitar daerah LKP merupakan habitat buaya muara.

Meski terbilang nihil, unsur SAR sempat menemukan potongan jari tangan manusia yang diduga milik korban. “Jari tangan tersebut, kemungkinan telah dimuntahkan oleh buaya di sekitar LKP, sebab unsur SAR juga menemukan jejak kaki buaya di lokasi ditemukannya jari tangan tersebut,” tuturnya.

Operasi SAR di Sungai Sebaung pun akan kembali dilaksanakan hari ini. Sementara itu, Octa mengungkapkan, sejumlah keluarga korban di LKP sempat melakukan ritual pemanggilan buaya yang dilakukan pawang buaya.

Namun, hingga kini pihaknya belum mendapatkan kembali informasi perkembangan ritual yang dilakukan sejumlah keluarga korban. “Jadi, sempat juga tertunda karena hal itu, tapi pada akhirnya kami diperbolehkan melakukan pencarian korban pada siang harinya. Sejauh ini belum ada perkembangan lagi dari keluarga. Kita hanya berharap korban segera ditemukan,” harap Octa mengakhiri.

Sebelumnya, korban yang merupakan nelayan pukat ini dilaporkan hilang saat sedang mencari ikan bersama empat perahu lainnya, Sabtu (9/12) lalu. Korban yang bernama Amat ini pun tak kunjung pulang ke rumahnya. Padahal sejumlah rekannya sudah terlebih dulu pulang.

Lantaran tak kunjung pulang, pihak keluarga dan rekan-rekannya akhirnya mencari hingga ke lokasi tempat korban memukat ikan. Ironisnya mereka hanya menemukan perahunya saja. Selain itu, ikan hasil memukat korban juga ditemukan sudah membusuk, belum lagi jaring pukat terlihat sudah robek.

Penemuan tersebut pun langsung dilaporkan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan Wilayah Kerja Kaltimra dan langsung ditindak lanjut dengan melakukan operasi SAR di LKP hilangnya korban. (raw/eza)

Keluarga Korban Sempat Lakukan Ritual


BACA JUGA

Kamis, 26 April 2018 13:54
Dugaan Penyelundupan Beras di Nunukan

TERUNGKAP..!! Ada Beberapa Oknum Dapat "Jatah" ..??

NUNUKAN – Selain informasi keuntungan beras Vietnam tujuan Filipina telah dibagi-bagi ke sejumlah…

Kamis, 26 April 2018 11:08

Dua Kali Tak Hadiri Hearing, DPRD Sambangi PT DTR

NUNUKAN – Sikap tak acuh manajemen PT Duta Tambang Rekayasa (DTR) yang tidak hadir setelah diundang…

Kamis, 26 April 2018 11:00

Hanya Swadaya, Warga Dirikan Sekolah

NUNUKAN – Kecamatan Sebatik Barat belum memiliki Sekolah Menengah Atas (SMA). Saat ini hanya Sekolah…

Rabu, 25 April 2018 12:02
Dugaan Beras Selundupan dari Vietnam

Keuntungan Sudah Dibagi-bagi?

NUNUKAN – Beras Vietnam yang diangkut kapal MV Dong Thien Phu Golden masuk ke Sebatik diduga ada…

Rabu, 25 April 2018 11:08

Listrik Padam, UNBK SMP Terganggu

NUNUKAN – Hari kedua pelaksanaan Ujian Nasional Berbasik Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Menengah…

Rabu, 25 April 2018 11:07

Harga Rumput Laut Anjlok

NUNUKAN – Sempat berada di harga Rp 20 ribu per kilogram, kini harga rumput laut kering anjlok…

Selasa, 24 April 2018 12:40

Bea Cukai Pasang Badan

NUNUKAN – Kapal MV Dong Thien Phu Golden yang mengangkut 2.900 ton beras asal Vietnam dengan tujuan…

Selasa, 24 April 2018 11:12

Tunjangan Khusus Guru Tak Diberikan

NUNUKAN - Sejumlah guru di Kecamatan Krayan kembali mengadukan nasib mereka di Dewan Perwakilan Rakyat…

Senin, 23 April 2018 12:23

Pos Imigrasi ‘Diserbu’ Warga

NUNUKAN – Pelayanan Imigrasi Kelas II Nunukan yang dilakukan di Pos Imigrasi Sungai Pancang Sebatik…

Senin, 23 April 2018 12:22

PR Kedua Negara Perbatasan

NUNUKAN – Permasalahan tenaga kerja Indonesia (TKI), penyelundupan barang haram hingga teroris…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .