MANAGED BY:
SELASA
23 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 19 Desember 2017 19:06
Temukan Potongan Tangan, Korban Diduga Diserang buaya
PENCARIAN KORBAN: Hingga hari kedua pencarian nelayan yang hilang masih nihil. Tampak unsur SAR saat melakukan pencarian di Sungai Sebaung. FOTO: BASARNAS UNTUK RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Pencarian seorang nelayan yang diinformasikan hilang saat memukat di Sungai Sebaung, Kecamamatan Sebuku, hingga hari kedua operasi Search and Rescue (SAR) Senin (18/12) masih nihil.

Namun, unsur SAR menemukan potongan tubuh yang diduga bagian dari korban yang hilang berupa jari tangan orang dewasa. Organ tubuh tersebut diperkirakan muntahan dari buaya yang diduga memangsa korban.

Kepala Seksi (Kasi) Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, Wilayah Kerja Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltimra), Octavianto mengatakan, pencarian yang dilakukan unsur SAR di hari kedua masih nihil.

“Ya, jadi hingga pukul 17.00 Wita, Senin (18/12), pencarian korban hilang masih nihil,” ungkap Octa kepada Radar Nunukan ketika dikonfirmasi kemarin.

Padahal pihaknya telah melakukan penyisiran sejauh 500 hingga 1.000 meter ke arah hulu dan hilir dari titik lokasi kejadian perkara (LKP). Di LKP, unsur SAR juga mengalami sedikit kendala di mana cuaca angin terbilang cukup kencang, belum lagi tim harus benar-benar berhati-hati lantaran di sekitar daerah LKP merupakan habitat buaya muara.

Meski terbilang nihil, unsur SAR sempat menemukan potongan jari tangan manusia yang diduga milik korban. “Jari tangan tersebut, kemungkinan telah dimuntahkan oleh buaya di sekitar LKP, sebab unsur SAR juga menemukan jejak kaki buaya di lokasi ditemukannya jari tangan tersebut,” tuturnya.

Operasi SAR di Sungai Sebaung pun akan kembali dilaksanakan hari ini. Sementara itu, Octa mengungkapkan, sejumlah keluarga korban di LKP sempat melakukan ritual pemanggilan buaya yang dilakukan pawang buaya.

Namun, hingga kini pihaknya belum mendapatkan kembali informasi perkembangan ritual yang dilakukan sejumlah keluarga korban. “Jadi, sempat juga tertunda karena hal itu, tapi pada akhirnya kami diperbolehkan melakukan pencarian korban pada siang harinya. Sejauh ini belum ada perkembangan lagi dari keluarga. Kita hanya berharap korban segera ditemukan,” harap Octa mengakhiri.

Sebelumnya, korban yang merupakan nelayan pukat ini dilaporkan hilang saat sedang mencari ikan bersama empat perahu lainnya, Sabtu (9/12) lalu. Korban yang bernama Amat ini pun tak kunjung pulang ke rumahnya. Padahal sejumlah rekannya sudah terlebih dulu pulang.

Lantaran tak kunjung pulang, pihak keluarga dan rekan-rekannya akhirnya mencari hingga ke lokasi tempat korban memukat ikan. Ironisnya mereka hanya menemukan perahunya saja. Selain itu, ikan hasil memukat korban juga ditemukan sudah membusuk, belum lagi jaring pukat terlihat sudah robek.

Penemuan tersebut pun langsung dilaporkan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan Wilayah Kerja Kaltimra dan langsung ditindak lanjut dengan melakukan operasi SAR di LKP hilangnya korban. (raw/eza)

Keluarga Korban Sempat Lakukan Ritual


BACA JUGA

Selasa, 23 Januari 2018 12:54

Menang PTUN, Tiga Pejabat Dilantik

NUNUKAN – Tiga aparatur sipil negara (ASN) yang memenangkan gugatan terhadap Bupati Nunukan, Hj.…

Selasa, 23 Januari 2018 12:52

ASN Dilarang Komentar di Facebook

NUNUKAN – Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura yang baru saja melantik empat aparatur sipil negara (ASN)…

Selasa, 23 Januari 2018 12:30

Pemanfaatan Air Masih Sebatas Desa Lapri

EMBUNG Desa Lapri, Kecamatan Sebatik Utara mulai dapat dimanfaatkan warga. Saat ini sebanyak 170 rumah…

Selasa, 23 Januari 2018 12:09

APBD Lambat, SOA Terdampak

NUNUKAN - Subsidi Ongkos Angkut (SOA) Penumpang 2018 hingga saat ini belum juga berjalan. Padahal, aktivitas…

Selasa, 23 Januari 2018 12:08

12 Tahun Jembatan Tak Tersentuh Perbaikan

NUNUKAN - Dermaga Inhutani dan Sungai Bolong merupakan dermaga vital bagi petani dan pedagang. Sebab,…

Selasa, 23 Januari 2018 12:06

Aktifkan Pos Kamling, Tempatkan Personel Ronda Malam

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Nunukan turun tangan menangani maraknya aksi pencurian akhir-akhir…

Selasa, 23 Januari 2018 11:58

Beras ‘Tetangga’ Makin Langka

MESKIPUN harga beras asal Tawau, Malaysia tak semahal beras dalam negeri, masyarakat Nunukan tetap bertahan…

Senin, 22 Januari 2018 14:13

Rp 250 Miliar untuk PLTMG Mansapa

NUNUKAN – Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) di Kelurahan Mansapa, Kecamatan…

Senin, 22 Januari 2018 14:02

Jangan Curhat di Medsos, Tapi Laporkan!

NUNUKAN – Ada banyak faktor yang melatarbelakangi sejumlah aksi kriminalitas akhir-akhir ini.…

Senin, 22 Januari 2018 13:11

Kapal Sembako Harap-Harap Cemas

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan dan pemilik kapal sembilan bahan pokok (sembako)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .