MANAGED BY:
RABU
25 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 18 Desember 2017 15:10
Pernah Gempa, Potensi Akan Berulang
FOTO: ILUSTRASI/DOKUMEN RADAR TARAKAN

PROKAL.CO,  

 TARAKAN – Gempa bumi yang terjadi di Bandung Jawa Barat dan sekitarnya tak berpengaruh pada kondisi di Tarakan. Namun, tak menutup kemungkinan juga akan terjadi hal yang sama. Sebab, Bumi Paguntaka sebelumnya sudah pernah mengalami gempa pada akhir 2015 lalu.

 Kepala Stasiun Geofisika BMKG Kota Balikpapan, Mujianto mengatakan, gempa bumi setiap saat dapat terjadi di mana saja. Apalagi di tempat-tempat yang sebelumnya pernah terjadi gempa. Dalam artian sumber gempa bumi berada pada tempat pertemuan lempeng baik samudera ataupun benua serta di daerah patahan atau sesar aktif.

“Jadi kesimpulannya kita tetap waspada, di mana tempat kita berada yang sejarahnya pernah terjadi gempa bumi,” jelasnya saat dihubungi Radar Tarakan.

Apalagi Desember 2015 lalu, Tarakan mengalami hal yang sama dengan kekuatan 6,1 skala richter. Hal ini karena memang sebelumnya sudah pernah terjadi gempa bumi. Tentu tidak menutup kemungkinan tempat-tempat yang pernah terjadi gempa akan mengalami hal yang sama, dalam kurun waktu beberapa tahun mendatang. Maka dari itu mengenai bencana seperti gempa bumi ini terus diwaspadai.

“Gempa itu tempatnya di situ-situ saja, tapi memang membutuhkan waktu yang cukup lama untuk bisa terjadi lagi. Seperti di Aceh butuh waktu sampai 250 tahun baru terjadi tsunami lagi,” jelasnya.

Sedangkan potensi bencana gempa bumi dan tsunami mulai dari Pantai Banjarmasin sampai Semporna, daerah Kaki Gunung Kinabalu Malaysia. Sepanjang pantai itu dapat dikatakan garis merah dalam artian potensi tsunami, yang bisa disebabkan gempa lokal maupun tsunami kiriman dari daerah Sulawesi dan Filipina.

“Jadi kalau hubungan dari daerah Jawa dan Kalimantan itu jauh bedanya, satu berada di Samudera Hindia, dan satunya di Pasifik. Kalau Kalimantan dampak gempa dari Sulawesi dan Filipina,” terangnya.

Sebelumnya dijelaskan oleh Mujianto, wilayah potensi yang tinggi tingkat kerawanan gempa bumi adalah daerah yang dilalui jalur Sirkum Pasifik dan Samudera Hindia.

Di mana daerah tersebut merupakan tempat pertemuan antara lempeng samudera dan lempeng benua yang disebut subduction (penunjaman) dari Aceh sampai Papua, dan Maluku sampai Sangihe Talaud (Sulawesi Utara) ke Filipina. “Untuk di Kaltara sendiri beda jalur gempa buminya. Jadi wilayah Kalimantan, khususnya Kaltim dan Kaltara masuk wilayah Pasifik Subduction (penunjaman) Filipina atau  bisa dari sesar aktif Palu-Koro,” tuturnya.

Alat pendeteksi tsunami saat ini baru terpasang di Pantai Sumatera, Jawa dan Bali. Dan rencana awal memang akan terpasang di seluruh pantai yang berpotensi tsunami yang merupakan dampak dari gempa bumi berkekuatan 7,0 SR.

“Kalau alatnya itu bukan dari BMKG, tapi dari instansi pemerintah lainnya,” katanya.

Sedangkan untuk informasi dini gempa bumi dan tsunami, BMKG sudah memasang perangkatnya di Kaltara, tepatnya di Stasiun Meteorologi Juwata Tarakan dan juga di Nunukan. Alat itu merupakan digital video broadcasting (DVB), seperangkat komputer dan antena parabola untuk menyampaikan informasi dini ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

“Penyampaian informasi dini ke BPBD setempat dan pejabat pengambil keputusan di daerah,” tutupnya. (*/one/nri)

 

 


BACA JUGA

Selasa, 24 April 2018 10:58

Operasi Cipta Kondisi, Sita Puluhan Liter Ciu

TANA TIDUNG – Polisi menggiatkan razia penyakit masyarakat di wilayah Kecamatan Sesayap, KTT,…

Selasa, 03 April 2018 09:37

Sidak Sarden, Justru Ketemu Makanan Kedaluwarsa

TANA TIDUNG - Tim gabungan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop), Dinas Kesehatan,…

Rabu, 07 Maret 2018 10:50

Telur yang Diduga Palsu Akan Diuji di Tarakan

TANA TIDUNG – Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertanak) Tana Tidung langsung melakukan…

Rabu, 14 Februari 2018 12:44

Berburu Mesin Genset,Warga Rela Menyelam

TANA TIDUNG -  Insiden olengnya kapal motor KM Bintang Timur di Pelabuhan Tunon Taka Kabupaten…

Selasa, 23 Januari 2018 10:54

Diharapkan Jadi Acuan di 2018

TANA TIDUNG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tana Tidung (KTT) melaksanakan rapat paripurna…

Selasa, 23 Januari 2018 10:52

Pengusaha Tambak Wajib Bayar Pajak!

TANA TIDUNG -  Upaya optimalisasi penerimaan pendapatan asli daerah (PAD) di sektor perikanan,…

Senin, 22 Januari 2018 12:33

Ajak ASN Tingkatkan Disiplin

TANA TIDUNG - Bupati Kabupaten Tana Tidung (KTT) H.Undunsyah, didampingi oleh wakilnya, Markus, memimpin…

Sabtu, 20 Januari 2018 10:48

Bersihkan Sisa Puing-Puing Pembongkaran PKL

TANA TIDUNG – Memberikan bukti nyata dan turun langsung ke lapangan terus dilakukan Pemerintah…

Kamis, 18 Januari 2018 10:14

Tinjau Progres Turap Kedua

TANA TIDUNG - Bupati Kabupaten Tana Tidung (KTT) Dr. H.Undunsyah, MH.MSI meninjau lokasi pembangunan…

Kamis, 18 Januari 2018 10:11

Wabup Tinjau Kesiapan Relokasi PKL

TANA TIDUNG - Wakil Bupati Kabupaten Tana Tidung (KTT), Markus, meninjau lokasi  pemindahan pedagang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .