MANAGED BY:
KAMIS
26 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 16 Desember 2017 08:20
Pembayaran PL Belum Tuntas

BPKAD Cuma Sanggup Cicil

ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TARAKAN – Sejumlah kegiatan penunjukan langsung (PL) 2016 lalu belum juga dibayar, bahkan meninggalkan polemik di kalangan kontraktor. Sempat terjadi ketegangan antara Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Tarakan saat berjumpa puluhan kontraktor di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tarakan sekira pukul 10.30 Wita, kemarin (15/12).

Berdasarkan pantauan Radar Tarakan, sempat terjadi adu argumen antar Wali Kota Tarakan, Sofian Raga, Kepala BPKAD Tarakan Arbain dan puluhah kontraktor. Dalam pertemuannya, salah seorang kontraktor Zainuddin menyatakan, pihaknya bersama rekan-rekan sesama kontraktor tidak mendapat pembayaran pada 2017 ini. “Kita ini sama-sama Pak (kontraktor) jangan ada dibeda-bedakan. Jika ada perbedaan, akan ada aksi seperti ini lagi. Pokoknya kita transparan saja Pak,” bebernya.

Dalam perdebatan tersebut, Arbain mengaku dirinya merasa serba salah. Ia menyerahkan semuanya kepada kontraktor PL. Pihaknya menyanggupi pembayaran, sejauh dana yang dibutuhkan ada. Dia juga mengaku akan menerbitkan Surat Persediaan Dana (SPD). Akan tetapi bukan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D). “Mau kami bayarkan setengah (menyicil) atau menunggu uang sudah terkumpul semua?” ungkapnya di hadapan Wali Kota Tarakan dan kontraktor.

Wali Kota Tarakan, Sofian Raga juga kembali berjanji akan membayar hasil pekerjaan kontraktor tersebut. “Kalau mau tunggu cukup, nggak tahu juga kapan. Bahasa dibayar itu iya, yang penting kas kami ada. Kalau kas kosong, mau pakai apa. Nggak usah bapak ribut itu, ini sudah saya tahan. Bapak mundur-mundur ke belakang nggak selesaikan masalah. Ke depan aja. Kami sudah sepakat sama DPRD untuk menyelesaikan ini semua,” jawab Wali Kota.

Saat ditemui, Zainuddin mengaku dipanggil Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) atas tuntutannya agar segera diterbitkan Surat Perintah Membayar (SPM). Namun oleh DPUTR mensyaratkan adanya SPD. Akan tetapi, ketika pihaknya melaporkan pada petugas BPKAD, beralasan tidak bisa menerbitkan SPD jika tidak ada anggaran. “Itu yang menjadi kendala. Kalau tidak ada anggarannya di dalam kenapa ada di kalangan teman-teman (kontraktor lain) bisa menerbitkan SPD dalam satu mata anggaran,” papar Zainuddin. “Itu kan tidak logis,” sambungnya.

Diakuinya, kontraktor yang sudah dibayar sekitar delapan paket. Dirinya juga mempertanyakan, apakah ada kontraktor yang sudah dibayar melalui oknum-oknum petugas BPKAD. “Kami sudah setahun menunggu. Saya harap keluarkan semua SPD-nya. Jangan hanya beberapa paket. Jika belum ada kejelasan, hari Senin (18/12) kami akan turun lebih banyak lagi ke kantor BPKAD,” harapnya.

Sementara itu, Kepala BPKAD Arbain mengaku, dirinya sangat memahami perasaan rekan-rekan kontraktor PL yang belum dibayar. Dia juga sudah bersepakat untuk menerbitkan semua SPD kontraktor PL pada Senin (18/12).

“Mereka minta semua diterbitkan semua SPD-nya. Kalau uang itu ada di kas daerah, saya bayarlah. Ngapain juga nunggu-nunggu,” katanya.

Lebih lanjut, terkait kontraktor PL yang sudah dibayar, ada yang mengaku sebagai bagian asosiasi  PL, maka pihaknya langsung melayani, dengan syarat menyicil pembayaran tersebut. Selain itu dirinya juga mengaku mengajukan dana dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) sekitar pekan lalu. Akan tetapi, belum juga direspon.

“Saya juga kasih tahu, mau tidak dicicil dulu. Kalau mau, saya bayar dulu yang mana didahulukan. Ternyata mereka (kontraktor PL) ribut juga. Kalau begitu, saya tidak bayar sebelum uangnya terkumpul semua. Kalau ditanya kapan uangnya masuk, saya tidak tahu juga,” pungkas Arbain. (*/sep/lim/nri)


BACA JUGA

Rabu, 25 April 2018 12:10
Terkait 2.900 Ton Beras Vietnam via Sebatik

NAH KAN..!! Kemendag Sebut Selundupan

JAKARTA – Direktur Jenderal (Dirjen) Perdagangan Luar Negeri pada Kementerian Perdagangan Oke Nurwan…

Rabu, 25 April 2018 11:59

AH PAYAH..!! Angka Kemiskinan Meningkat

TARAKAN - Populasi penduduk di Kaltara sedang mengalami pertumbuhan masif. Baru-baru ini Badan Pusat…

Rabu, 25 April 2018 11:57

Tak Sabar Ingin Bertemu dengan Pelajar Papua Barat

Indonesia Student & Youth Forum (ISYF) kembali menggelar Forum Pelajar Indonesia ke-10 (FOR X) dengan…

Rabu, 25 April 2018 11:55

GAWAT BAH..!! Penderita TBC Terus Bertambah

MESKI tidak menjadi kasus terbesar di Kalimantan Utara, namun penularan penyakit tuberkulosis (TBC)…

Rabu, 25 April 2018 11:53

Pusaka Tegaskan Tidak Ikut Aksi Penolakan FPI

ORGANISASI masyarakat (ormas) Pusaka Tarakan menegaskan tidak ikut ambil bagian dalam aksi damai penolakan…

Rabu, 25 April 2018 11:48

Antre Cetak E-KTP, Jaringan Malah Lelet

TARAKAN - Antrean panjang terjadi di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Tarakan dikarenakan…

Rabu, 25 April 2018 11:41

AC RSUD Bocor-Bocor Tak Kunjung Diperbaiki

TARAKAN - Penanganan plafon yang bocor di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan belum juga terealisasi.…

Rabu, 25 April 2018 11:32

Anggaran Menipis, Dishub Terpaksa Mengutang

TARAKAN - Traffic light yang berada di simpang Ladang, Pamusian, Tarakan Tengah, sudah dua hari tidak…

Rabu, 25 April 2018 11:30

Trayek Harus Dikurangi

TARAKAN - Bus rapid transit (BRT) yang telah beroperasi di Tarakan sejak 2017 lalu, memang masih harus…

Rabu, 25 April 2018 11:28

2022 Tak Terima Uang Tunai

Tarakan- Direncanakan bulan April ini, Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) mulai diimplementasikan secara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .