MANAGED BY:
JUMAT
19 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 16 Desember 2017 08:20
Pembayaran PL Belum Tuntas

BPKAD Cuma Sanggup Cicil

ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TARAKAN – Sejumlah kegiatan penunjukan langsung (PL) 2016 lalu belum juga dibayar, bahkan meninggalkan polemik di kalangan kontraktor. Sempat terjadi ketegangan antara Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Tarakan saat berjumpa puluhan kontraktor di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tarakan sekira pukul 10.30 Wita, kemarin (15/12).

Berdasarkan pantauan Radar Tarakan, sempat terjadi adu argumen antar Wali Kota Tarakan, Sofian Raga, Kepala BPKAD Tarakan Arbain dan puluhah kontraktor. Dalam pertemuannya, salah seorang kontraktor Zainuddin menyatakan, pihaknya bersama rekan-rekan sesama kontraktor tidak mendapat pembayaran pada 2017 ini. “Kita ini sama-sama Pak (kontraktor) jangan ada dibeda-bedakan. Jika ada perbedaan, akan ada aksi seperti ini lagi. Pokoknya kita transparan saja Pak,” bebernya.

Dalam perdebatan tersebut, Arbain mengaku dirinya merasa serba salah. Ia menyerahkan semuanya kepada kontraktor PL. Pihaknya menyanggupi pembayaran, sejauh dana yang dibutuhkan ada. Dia juga mengaku akan menerbitkan Surat Persediaan Dana (SPD). Akan tetapi bukan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D). “Mau kami bayarkan setengah (menyicil) atau menunggu uang sudah terkumpul semua?” ungkapnya di hadapan Wali Kota Tarakan dan kontraktor.

Wali Kota Tarakan, Sofian Raga juga kembali berjanji akan membayar hasil pekerjaan kontraktor tersebut. “Kalau mau tunggu cukup, nggak tahu juga kapan. Bahasa dibayar itu iya, yang penting kas kami ada. Kalau kas kosong, mau pakai apa. Nggak usah bapak ribut itu, ini sudah saya tahan. Bapak mundur-mundur ke belakang nggak selesaikan masalah. Ke depan aja. Kami sudah sepakat sama DPRD untuk menyelesaikan ini semua,” jawab Wali Kota.

Saat ditemui, Zainuddin mengaku dipanggil Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) atas tuntutannya agar segera diterbitkan Surat Perintah Membayar (SPM). Namun oleh DPUTR mensyaratkan adanya SPD. Akan tetapi, ketika pihaknya melaporkan pada petugas BPKAD, beralasan tidak bisa menerbitkan SPD jika tidak ada anggaran. “Itu yang menjadi kendala. Kalau tidak ada anggarannya di dalam kenapa ada di kalangan teman-teman (kontraktor lain) bisa menerbitkan SPD dalam satu mata anggaran,” papar Zainuddin. “Itu kan tidak logis,” sambungnya.

Diakuinya, kontraktor yang sudah dibayar sekitar delapan paket. Dirinya juga mempertanyakan, apakah ada kontraktor yang sudah dibayar melalui oknum-oknum petugas BPKAD. “Kami sudah setahun menunggu. Saya harap keluarkan semua SPD-nya. Jangan hanya beberapa paket. Jika belum ada kejelasan, hari Senin (18/12) kami akan turun lebih banyak lagi ke kantor BPKAD,” harapnya.

Sementara itu, Kepala BPKAD Arbain mengaku, dirinya sangat memahami perasaan rekan-rekan kontraktor PL yang belum dibayar. Dia juga sudah bersepakat untuk menerbitkan semua SPD kontraktor PL pada Senin (18/12).

“Mereka minta semua diterbitkan semua SPD-nya. Kalau uang itu ada di kas daerah, saya bayarlah. Ngapain juga nunggu-nunggu,” katanya.

Lebih lanjut, terkait kontraktor PL yang sudah dibayar, ada yang mengaku sebagai bagian asosiasi  PL, maka pihaknya langsung melayani, dengan syarat menyicil pembayaran tersebut. Selain itu dirinya juga mengaku mengajukan dana dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) sekitar pekan lalu. Akan tetapi, belum juga direspon.

“Saya juga kasih tahu, mau tidak dicicil dulu. Kalau mau, saya bayar dulu yang mana didahulukan. Ternyata mereka (kontraktor PL) ribut juga. Kalau begitu, saya tidak bayar sebelum uangnya terkumpul semua. Kalau ditanya kapan uangnya masuk, saya tidak tahu juga,” pungkas Arbain. (*/sep/lim/nri)


BACA JUGA

Kamis, 18 Oktober 2018 15:31

Mencari Bantuan, Malah Diminta Menunjukkan KTP

PALU - Warga Desa O’o, Kecamatan Kulawi Selatan, Kabupaten Sigi akhirnya dapat bernapas lega.…

Kamis, 18 Oktober 2018 15:25

Pengajuan Izin Sempat ‘Dipimpong’

TARAKAN – Izin operasional transportasi online hingga kini masih bergulir. Padahal pengajuan tersebut…

Kamis, 18 Oktober 2018 15:15

Santap Siang Bersama Dahlan Iskan, Nikmati Masakan Khas Banjar

Salah seorang di antara 35 pelajar Kaltara yang ikut program beasiswa  Indonesia Tionghoa Culture…

Kamis, 18 Oktober 2018 15:10

Mulai Mahal, Bulog Jual Beras Murah

TARAKAN - Program penjualan beras murah yang digagas PT Bulog, membuat sebagian besar masyarakat cukup…

Kamis, 18 Oktober 2018 12:39

Banyak SD Belum Sesuai Standar

TARAKAN – Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan…

Kamis, 18 Oktober 2018 12:32

Kondisi Posyandu Memprihatinkan

TARAKAN – Ketua RT 3, Kelurahan Sebengkok, Syamsudin mengatakan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu)…

Kamis, 18 Oktober 2018 12:12

Bawaslu: Jangan Terjun ke Politik Tanpa Tahu Aturan

Tarakan — Tahapan kampanye pilpres dan Pileg 2019 yang rawan terhadap pelanggaran, membuat Badan…

Kamis, 18 Oktober 2018 11:44

2018, Pencari Kerja 1.186 Jiwa

LEDAKAN penduduk semakin tinggi dan tidak diimbangi dengan pertumbuhan lapangan kerja menyebabkan meningkatnya…

Kamis, 18 Oktober 2018 11:40

Wali Kota Harapkan Bantuan Pusat

TARAKAN – Masih adanya beberapa infrastruktur penunjang olahraga di Tarakan yang perlu mendapatkan…

Kamis, 18 Oktober 2018 11:38

ISU CDOB, KURANG MENDULANG SUARA

TARAKAN – Calon daerah otonomi baru (CDOB) kembali jadi bancakan sejumlah elit parpol yang akan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .