MANAGED BY:
KAMIS
26 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 16 Desember 2017 08:09
AM dan HR Saling Tunjuk
ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TARAKAN – Langkah dua incaran Satreskoba Polres Tarakan akhirnya terhenti. Mereka yang diketahui sejak lama mengedarkan sabu berhasil diamankan di Kelurahan Pantai Amal, Rabu (13/12) sekitar pukul 16.00 Wita.

Diketahui, kedua pelaku berinisial AM (47) dan HR (20) merupakan pemasok sabu kepada penikmat sabu-sabu berlatar belakang nelayan dan petani rumput laut.

Saat dikonfirmasi, Perwira Urusan Subbag Humas Ipda Denny Mardiyanto menjelaskan, kedua pelaku beberapa kali ditangkap, namun minim barang bukti. Kali ini keduanya tak dapat berkutik karena adanya satu paket sabu-sabu siap edar. “Saat kami amankan, kedua tersangka (AM dan HR) sempat panik ketika melihat kami. Alhasil, makanya tersangka membuang sabu di bawah kandang ayam,” jelasnya saat dikonfirmasi Radar Tarakan, Jumat (15/12).

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Denny, saat diamankan ditemukan 12 bungkus sabu berukuran poket kecil siap edar ini disimpan tersangka dalam plastik warna hitam. Saat diperiksa, keduanya saling tuding siapa yang melempar sabu dan siapa pemilik sabu. Namun, keduanya akhirnya mengakui merupakan pengedar sabu di kawasan tersebut, akhirnya keduanya digiring ke Polres Tarakan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Memang tersangka ini sudah lama dilaporkan warga karena sudah sangat meresahkan, tadi ada juga Ketua RT juga yang menyaksikan penggeledahan di rumah tersangka. Apalagi, di rumahnya ini selalu ramai biar subuh dini hari,” bebernya.

Dijelaskannya, selain tersangka, pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa 12 bungkus plastik berisi sabu dengan berat 2,05 gram. Berikut 2 buah plastik bening, 2 buah serokan kecil, kresek warna hitam yang digunakan untuk membungkus, sebuah HP Samsung warna hitam dan sebuah alat bong lengkap dengan pipet kaca.

“Biasanya harga sabu yang ditawarkan Rp 100 ribu, harga nelayan katanya. Dua tersangka ini, menjual sabu ke kalangan petani rumput laut dan nelayan. Kalau ada pembeli mau rasa dulu, disediakan juga tempat khusus di dalam rumahnya untuk pembeli coba barang dagangannya,” ujar Ipda Denny.

Demi mempertanggungjawabkan perbuatannya, AM dan HR dijerat dengan pasal 112 ayat 2 juncto pasal 114 ayat 2, Undang-Undang nomor 35 tahun 2005 tentang Narkotika, ancamannya kepemilikan sabu di atas 5 gram minimal pidana 5 tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara. (*/sep/lim)


BACA JUGA

Rabu, 25 April 2018 12:10
Terkait 2.900 Ton Beras Vietnam via Sebatik

NAH KAN..!! Kemendag Sebut Selundupan

JAKARTA – Direktur Jenderal (Dirjen) Perdagangan Luar Negeri pada Kementerian Perdagangan Oke Nurwan…

Rabu, 25 April 2018 11:59

AH PAYAH..!! Angka Kemiskinan Meningkat

TARAKAN - Populasi penduduk di Kaltara sedang mengalami pertumbuhan masif. Baru-baru ini Badan Pusat…

Rabu, 25 April 2018 11:57

Tak Sabar Ingin Bertemu dengan Pelajar Papua Barat

Indonesia Student & Youth Forum (ISYF) kembali menggelar Forum Pelajar Indonesia ke-10 (FOR X) dengan…

Rabu, 25 April 2018 11:55

GAWAT BAH..!! Penderita TBC Terus Bertambah

MESKI tidak menjadi kasus terbesar di Kalimantan Utara, namun penularan penyakit tuberkulosis (TBC)…

Rabu, 25 April 2018 11:53

Pusaka Tegaskan Tidak Ikut Aksi Penolakan FPI

ORGANISASI masyarakat (ormas) Pusaka Tarakan menegaskan tidak ikut ambil bagian dalam aksi damai penolakan…

Rabu, 25 April 2018 11:48

Antre Cetak E-KTP, Jaringan Malah Lelet

TARAKAN - Antrean panjang terjadi di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Tarakan dikarenakan…

Rabu, 25 April 2018 11:41

AC RSUD Bocor-Bocor Tak Kunjung Diperbaiki

TARAKAN - Penanganan plafon yang bocor di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan belum juga terealisasi.…

Rabu, 25 April 2018 11:32

Anggaran Menipis, Dishub Terpaksa Mengutang

TARAKAN - Traffic light yang berada di simpang Ladang, Pamusian, Tarakan Tengah, sudah dua hari tidak…

Rabu, 25 April 2018 11:30

Trayek Harus Dikurangi

TARAKAN - Bus rapid transit (BRT) yang telah beroperasi di Tarakan sejak 2017 lalu, memang masih harus…

Rabu, 25 April 2018 11:28

2022 Tak Terima Uang Tunai

Tarakan- Direncanakan bulan April ini, Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) mulai diimplementasikan secara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .