MANAGED BY:
KAMIS
17 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 16 Desember 2017 08:09
AM dan HR Saling Tunjuk
ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TARAKAN – Langkah dua incaran Satreskoba Polres Tarakan akhirnya terhenti. Mereka yang diketahui sejak lama mengedarkan sabu berhasil diamankan di Kelurahan Pantai Amal, Rabu (13/12) sekitar pukul 16.00 Wita.

Diketahui, kedua pelaku berinisial AM (47) dan HR (20) merupakan pemasok sabu kepada penikmat sabu-sabu berlatar belakang nelayan dan petani rumput laut.

Saat dikonfirmasi, Perwira Urusan Subbag Humas Ipda Denny Mardiyanto menjelaskan, kedua pelaku beberapa kali ditangkap, namun minim barang bukti. Kali ini keduanya tak dapat berkutik karena adanya satu paket sabu-sabu siap edar. “Saat kami amankan, kedua tersangka (AM dan HR) sempat panik ketika melihat kami. Alhasil, makanya tersangka membuang sabu di bawah kandang ayam,” jelasnya saat dikonfirmasi Radar Tarakan, Jumat (15/12).

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Denny, saat diamankan ditemukan 12 bungkus sabu berukuran poket kecil siap edar ini disimpan tersangka dalam plastik warna hitam. Saat diperiksa, keduanya saling tuding siapa yang melempar sabu dan siapa pemilik sabu. Namun, keduanya akhirnya mengakui merupakan pengedar sabu di kawasan tersebut, akhirnya keduanya digiring ke Polres Tarakan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Memang tersangka ini sudah lama dilaporkan warga karena sudah sangat meresahkan, tadi ada juga Ketua RT juga yang menyaksikan penggeledahan di rumah tersangka. Apalagi, di rumahnya ini selalu ramai biar subuh dini hari,” bebernya.

Dijelaskannya, selain tersangka, pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa 12 bungkus plastik berisi sabu dengan berat 2,05 gram. Berikut 2 buah plastik bening, 2 buah serokan kecil, kresek warna hitam yang digunakan untuk membungkus, sebuah HP Samsung warna hitam dan sebuah alat bong lengkap dengan pipet kaca.

“Biasanya harga sabu yang ditawarkan Rp 100 ribu, harga nelayan katanya. Dua tersangka ini, menjual sabu ke kalangan petani rumput laut dan nelayan. Kalau ada pembeli mau rasa dulu, disediakan juga tempat khusus di dalam rumahnya untuk pembeli coba barang dagangannya,” ujar Ipda Denny.

Demi mempertanggungjawabkan perbuatannya, AM dan HR dijerat dengan pasal 112 ayat 2 juncto pasal 114 ayat 2, Undang-Undang nomor 35 tahun 2005 tentang Narkotika, ancamannya kepemilikan sabu di atas 5 gram minimal pidana 5 tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara. (*/sep/lim)


BACA JUGA

Rabu, 16 Januari 2019 12:16

Tarakan Jorok, Adipura Lepas, TPA Over

TARAKAN – Kota Tarakan, satu dari empat kota lain di…

Rabu, 16 Januari 2019 12:14

Kasus Calon Anggota DPD Ditutup, ASN Dilanjutkan

TARAKAN - Sebanyak 3 anggota calon DPD RI dapil Kalimantan…

Rabu, 16 Januari 2019 12:12

Giliran Jasa Pengiriman Terdampak

TARAKAN – Tidak hanya tiket pesawat yang naik puluhan persen.…

Rabu, 16 Januari 2019 12:10

10-20 Perda Setiap Tahun

PRODUK hukum berupa peraturan daerah (perda) yang dibahas bersama, eksekutif…

Rabu, 16 Januari 2019 11:38

Sering Ancam Tetangga, AD Dijebloskan ke Penjara

TARAKAN – Akibat sering melakukan pemerasan dan pengancaman menggunakan pisau…

Rabu, 16 Januari 2019 11:32

Pompa Rusak, Bukit Tak Teraliri

TARAKAN – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Alam hingga…

Rabu, 16 Januari 2019 11:28

Berharap Miliki Drainase Lebar

TARAKAN - Kondisi jalan yang berada di RT 54 Kelurahan…

Rabu, 16 Januari 2019 11:18

Disangka Bom, Tim Gegana Amankan Tas Hitam

TARAKAN - Rabu pagi (16/1) sekitar pukul 07.00 WITA, Warga…

Selasa, 15 Januari 2019 19:20

Yos Sudarso Gugur Bersama Tiga KRI dengan Heroik

TARAKAN – Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) XIII Laksamana…

Selasa, 15 Januari 2019 14:04

Tiket Pesawat Mahal, Beralih ke Jalur Laut

TARAKAN - Kenaikan harga tiket pesawat membawa dampak luas kepada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*