MANAGED BY:
SENIN
22 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 16 Desember 2017 07:49
DERITA !!! Dana Transfer Triwulan Empat Tak Cair

ADD, Utang PL dan Uang Transportasi Guru PAUD Mandek

RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Harapan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan mendapat suntikan anggaran dari dana transfer di akhir 2017 ini harus pupus. Sebab, dana transfer untuk triwulan keempat dipastikan tak dapat dicairkan.

Tak ayal, sejumlah kegiatan yang berharap dari dana transfer ini juga harus musnah. Masyarakat yang dijanjikan mendapatkan haknya ini juga harus ekstra bersabar lagi. Seperti Alokasi Dana Desa (ADD), rekanan proyek penunjukkan langsung (PL) dan tunjangan transportasi bagi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nunukan, Muhammad Nasir membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan, dari hasil koodinasi dengan salah seorang pejabat di Kementerian Keuangan (Kemenkeu), untuk dana transfer di 2017 ini hanya mampu disalurkan hingga triwulan ketiga saja. Sementara, triwulan keempat sudah tidak mampu, akibat target pendapatan tidak tercapai.

“Jadi, jika pemerintah berniat untuk membayar utangnya, maka harus mencari upaya lain. Tidak bisa berharap dengan dana transfer itu lagi,” kata Muhammad Nasir saat dihubungi.

Menurutnya, dengan kondisi seperti ini Pemkab Nunukan harus berhati-hati mengambil sebuah kebijakan. Khususnya untuk mengatasi utang yang terlanjur dimiliki. Sebab, jika salah mengambil keputusan maka dapat berdampak besar. Utamanya, perputaran ekonomi masyarakat. “Tidak bisa diharap. Kecuali pemerintah memiliki solusi lain. Jadi, sama dengan 2016, uang transportasi itu hangus dan tak bisa digunakan lagi,” jelasnya.

Demikian pula dengan sejumlah kegiatan-kegiatan yang dilakukan sepanjang 2017 yang belum terbayar. Sudah tidak bisa berharap dari dana transfer lagi. Apalagi harapan rekanan proyek PL yang pernah mendatangi kantor Bupati Nunukan beberapa waktu lalu. “Jadi, jika pemerintah daerah ingin membayar utang itu, harus mencari alternatif lain,” ungkapnya.

Sementara untuk insentif bagi guru PAUD senilai Rp 500 ribu perbulan dari dana Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), dananya telah disalurkan ke kabupaten/kota. Namun, informasi dari para guru, hanya terbayar enam bulan saja.

“Saya sudah tanyakan dengan Gubernur. Dan beliau sudah menjawab berdasarkan keterangan dari bagian keuangan provinsi, bahwa untuk bantuan keuangan yang peruntukkan insentif guru PAUD sudah disalurkan semua ke kabupaten,” bebernya.

Sehingga, jika masih ada yang belum dicairkan maka menjadi tanggung jawab Pemkab Nunukan. Karena, dananya telah diserahkan ke daerah. Jika memang demikian, pihaknya dalam waktu dekat memanggil Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Nunukan untuk mendapatkan informasi pasti.

“Karena, kalau insentif guru PAUD ini yang belum diberikan semua untuk satu tahun, maka ini yang harus dipermasalahkan,” ujarnya.

Kepala Dinas Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Nunukan, H. Asmar, SE sebelumnya sudah pernah menyampaikan hal yang sama. Ia mengakui jika dana transfer dari dana perimbangan yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sampai saat ini belum diterima. Sehingga, dapat dipastikan utang senilai Rp 40 miliar untuk ratusan paket kegiatan proyek PL yang sempat dipertanyakan pihak rekanan, baru dapat dilunasi menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Nunukan 2018 mendatang.

“Ya, tidak ada jalan lain. Tunggu APBD 2018 saja. Karena, kalau saat ini uang benar-benar tidak ada,” katanya mengakhiri. (oya/eza)


BACA JUGA

Senin, 22 Oktober 2018 13:51

Netralitas ASN di Politik Pengaruhi Birokrasi

NUNUKAN – Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Nunukan Serfianus mengaku telah mendapat laporan mengenai…

Senin, 22 Oktober 2018 13:48

BB Miras Dilimpahkan ke Kejari

NUNUKAN - Ribuan barang bukti minuman keras (miras) dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Nunukan.…

Senin, 22 Oktober 2018 10:35

Dua ASN Belum Penuhi Panggilan

NUNUKAN - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Nunukan akhirnya memanggil empat aparatur sipil negara…

Senin, 22 Oktober 2018 10:34

Pawai Tematik, Ada Tuna Sebesar Minibus

NUNUKAN – Setidaknya ada ribuan warga yang ikut memeriahkan pawai tematik yang dilakukan Dinas…

Senin, 22 Oktober 2018 10:06

Gara-Gara Kasus Ini, Kepala UPP Sebatik Ikut Jadi Tersangka

NUNUKAN – Kasus dugaan pungli di kantor Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Sei…

Senin, 22 Oktober 2018 09:55

Honorer Berpolitik Akan Dipantau

NUNUKAN – Tak hanya aparatur sipil negara (ASN), pegawai honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten…

Sabtu, 20 Oktober 2018 15:38

Pengusaha Elektronik Keluhkan Kenaikan Dolar

NUNUKAN – Melemahnya rupiah terhadap dolar Amerika yang kini menyentuh Rp 15.145 per USD 1 cukup…

Sabtu, 20 Oktober 2018 15:37

Jalan Lingkar Sebatik Tunggu Perbaikan

NUNUKAN – Jalan lingkar Pulau Sebatik yang menghubungkan dua Kecamatan Sebatik Tengah dan Sebatik…

Sabtu, 20 Oktober 2018 15:10

Daging Alana Ilegal Masih Sulit Dibendung

NUNUKAN – Daging kerbau jenis alana yang beredar di Nunukan, masih banyak yang didatangkan secara…

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:21

Polisi Beri Dua Penyidik ke BNNK

NUNUKAN – Polres Nunukan akhirnya memberikan dua orang penyidik ke Badan Narkotika Nasional (BNN)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .